
Alan menatap sang istri yang berada dalam dekapan dengan wajah yang damai . Dia mengelus rambut Najwa dengan lembut dan sesekali mengecup puncak kepala Najwa menyalurkan rasa sayang nya pada sang istri .
" Sungguh bodoh aku yang dulu yang sempat menyesali permintaan Alex . Tapi untung saja aku tidak menolak pernikahan mendadak dulu , jika tidak aku pasti tidak akan merasakan kebahagiaan seperti sekarang . terima kasih sayang , kau telah menarik ku dari masa lalu yang kelam . ." lirih Alan kembali mengecup puncak kepala Najwa .
Alan melirik jam di atas nakas , ternyata sudah menunjukkan pukul 7 pagi . Alan yang biasa nya on time dalam segala hal , terpaksa harus mengalah karena Najwa merengek pada nya untuk tidak pergi kemana pun karena dia ingin bersama Alan seharian ini . Alan tak menolak permintaan sang istri , karena dia yakin jika itu adalah keinginan calon anak nya . yah , mungkin boleh di bilang ngidam .
" Sayang , ayo bangun . ini udah jam 7 loh . kamu kan belum sarapan . ?! " kata Alan lembut seraya menggoyangkan pelan bahu Najwa .
" eeugh . . ."
Alan tersenyum melihat Najwa yang menggeliat meregangkan otot nya . Alan menarik pelan tangan nya yang terasa kebas karena di pakai menjadi bantal oleh Najwa . Najwa tersenyum pada sang suami yang ternyata masih berada di dekat nya .
" Selamat pagi , Daddy . . " kata Najwa dengan mata yang masih setengah terbuka . Alan terkekeh melihat tingkah istri nya .
" Selamat pagi mommy . sudah puas tidur nya , hmm . ? " kata Alan menyelipkan rambut yang menutupi wajah Najwa .
" hmm . . hoooaaaam . . . uuh , rambut panjang ini merepotkan . sayang , aku boleh potong rambut ya . ? baru hamil aja udah repot apalagi kalau nanti mau ngurus bayi . . " kata Najwa .
" terserah kamu aja , asal kamu nyaman . . " kata Alan
" makasih . hari ini temani aku ke salon ya . ." kata Najwa manja . Alan tersenyum dan mengangguk .
" aku siapin air mandi dulu ya. " kata Alan bangkit menuju kamar mandi .
skip
Alan tampak menyisir rambut sepinggang Najwa yang hitam dan lembut . Wangi shampo yang lembut mengurai di gumpalan rambut . Najwa meraih hairdryer dan mulai mengeringkan rambut nya . Tapi dia tampak berdecak kesal karena merasa kesusahan mengurus rambut nya yang hampir sebatas pinggul . Alan tersenyum melihat istrinya yang cemberut lalu menghampiri nya dan meraih hairdryer dari tangan Najwa . Alan kini sibuk mengeringkan rambut Najwa , setelah agak lembab Alan meletakkan hairdryer dan mengambil sisir lalu menyisir rambut Najwa .
" Seperti nya kamu memang harus memotong sedikit rambut mu , sayang . Ini sudah hampir sebatas pinggul . . " kata Alan terus menyisir rambut Najwa .
" Iya , aku udah susah banget ngurusnya . . " kata Najwa
" Ya udah habis sarapan kita langsung ke salon ya . " kata Alan . Najwa mengangguk , setelah sedikit memoleskan make up tipis dan lipbalm mereka lalu menuju ruang makan .
Saat mereka menuruni tangga , tampak Rubby tengah asyik menonton film kartun kesukaan nya . Dia langsung berlari menuju tangga saat melihat mommy dan Daddy turun .
" mommy . . akhirnya mommy bangun juga . " kata Rubby memeluk pinggang Najwa pelan .
" Ada apa , sayang ? " kata Najwa mengusap rambut Rubby .
__ADS_1
" Rubby bosan mom nonton sendirian , tadi mau ikut Abang ke sekolah tapi kata anty Sandy sebaik nya Rubby istirahat di rumah dulu . Rubby kan gak sakit . " protes Rubby . Najwa tersenyum melihat anak sambung nya itu .
" Adek memang gak sakit tapi kesehatan sedikit terganggu . . " kata Najwa .
" Tapi kan adek bosan sendirian , mom . " kata Rubby
" ya udah , yuk sarapan abis sarapan ikut mommy keluar , gimana . ? " kata Najwa
" kita jalan-jalan , mom ? " kata Rubby berbinar . Najwa mengangguk membuat Rubby semakin heboh . mereka pun menuju ruang makan .
s
k
i
p
Alan and the geng turun dari mobil , Najwa tampak memperhatikan salon yang cukup mewah di depan nya .
" Daddy , kita ngapain kesini ? " kata Rubby
" mommy mau pangkas rambut . hmm , ,seperti nya rambut adek juga harus di rapiin . . ! " kata Alan menyisir rambut Rubby dengan jari nya .
" Boleh , yuk kita masuk . ." kata Najwa . mereka berjalan dengan menuntun Rubby di tengah-tengah mereka . Saat Alan masuk ,seorang SPG langsung datang menyambut mereka .
" Selamat datang tuan , silahkan ikuti saya , ruang yang tuan booking sudah di siapkan . " kata SPG itu sopan .Alan hanya mengangguk dan menuntun Najwa .
" sayang , kamu sudah booking ruangan ? seperti nya kamu berhubungan baik dengan pemilik salon ini . " kata Alan .
" Ini salon langganan mamah , . ! " kata Alan . Najwa ber-o ria .
" silahkan masuk tuan . .! "
Mereka masuk ke ruangan yang terlihat nyaman . aroma terapi yang menenangkan memasuki Indra penciuman mereka . Dua orang SPG sudah menunggu mereka untuk melayani mereka .
S
K
__ADS_1
I
P
Alan menatap Najwa dengan tersenyum yang kini penampilan nya terlihat segar dan sedikit perubahan . Rambut Najwa yang panjang sebatas pinggul kini di potong sebahu dan di rapikan sesuai dengan wajah Najwa yang lonjong . Begitu juga dengan Rubby , sesuai keinginan nya yang ingin samaan dengan Najwa . wajah oval nya sangat serasi dengan rambut sebahu nya membuat dia semakin terlihat imut .
" Daddy kenapa lihatin mommy terus ? naksir ya . . " goda Rubby . Alan dan Najwa terkekeh mendengar celotehan Rubby .
" hey , hey hey . darimana putri Daddy ini mendapat kata-kata itu , hmm . ? " kata Alan
" dari film yang Rubby tonton . ! " jawab Rubby polos .
" wah , wah , ternyata putri mommy jadi korban sinetron . hahaha . ! " mereka tertawa kecil . Beberapa pengunjung yang melihat keharmonisan keluarga itu ikut tersenyum .
" wah ternyata kalian juga disini . . ! " sapa seorang wanita berpakaian ketat .
Alan dan Najwa serta Rubby sontak menoleh . Rubby yang tadi nya terlihat ceria , kini tiba-tiba berubah ketakutan dan langsung memeluk Alan dan menyembunyikan wajah nya ke perut Alan .
" sayang , gak apa-apa . ada mommy sama Daddy disini , ok . " kata Najwa mengusap punggung Rubby .
" kau lihat . Karena perlakuan buruk mu putri ku jadi ketakutan . " kata Alan dingin . ya , yang menyapa mereka adalah Leni .
" ku akui , aku memang salah . Rubby , maafin mommy ya . Mommy salah karena menghukum kamu terlalu keras . . " kata Leni terlihat berkaca-kaca . Najwa menatap Leni lekat .
" seperti nya benar kalau Ratna adalah mata-mata dari Leni . Saat kami mengatakan pada bi Sarmi akan liburan ke pantai , Leni tidak datang menemui kami . Dan saat kami pamit akan ke salon pada Ratna tadi , Leni juga datang ke salon ini . Tidak salah lagi Ratna lah mata-mata nya. . ! " batin Najwa .
Lamunan Najwa buyar saat sebuah sentuhan mendarat di bahu nya . Dia menoleh pada Alan yang tengah menyentuh pundak nya .
" jika tidak ada kepentingan lain , kami permisi . . Ayo sayang . . " kata Alan menarik tangan Najwa pelan dengan menggendong Rubby yang masih menyembunyikan wajah nya ke ceruk leher Alan .
" Alan, please , kasih aku kesempatan sekali lagi untuk bersama Rubby . aku mohon . . " kata Leni dengan bercucuran airmata .
" Sekali lagi aku bilang tidak , tetap tidak . aku sudah memberi mu kesempatan untuk menghabiskan waktu bersama Rubby tapi kamu malah memperlakukan anak kandung mu dengan sangat buruk . Ibu macam apa kau , kau mengurung Rubby di dalam kamar tanpa memberinya makan . Jika saja aku dan Najwa terlambat datang sedikit saja waktu itu , mungkin kau tidak akan memberi putri ku makan sampai dia mati . Sudahi sandiwara mu , Leni . Aku tahu apa yang ada di dalam pikiran mu , dan jangan harap kau mendapatkan apa yang kau inginkan dari ku . Dan mulai sekarang jangan pernah temui Rubby lagi . Dia sudah memiliki mommy yang tulus menyayangi nya , bukan untuk memanfaatkan nya . . ! " kata Alan lalu kembali melanjutkan langkah nya .
" Alan , tunggu . . !! " seru Leni mengejar Alan dan Najwa , tapi tiba-tiba langkah Leni terseok seperti akan terjatuh , dia berusaha untuk menahan keseimbangan tubuh nya . Tapi langkah nya semakin tak terkendali sampai dia semakin mendekat ke posisi Alan dan Najwa dengan tangan yang terulur ke punggung Najwa , hingga . . .
" Aawaaas . . . !! " teriak pengunjung
bruukh
__ADS_1
" Najwaaa . . . . ,!!! "
BERSAMBUNG . .