
Tak terasa waktu terus berlalu . Semua persiapan sudah selesai , pernikahan Alex dan Najwa akan di langsungkan besok . Setelah mereka mengurus gaun dan cincin, serta foto prewedding , mereka tidak lagi bertemu karena di larang oleh kedua pihak .
" kalian di larang ketemu sampai hari H nya nanti . . . ! " kata Rita tersenyum lembut .
" Tapi kenapa Bu . ? " kata Najwa
" Biar rasa rindu kalian menumpuk , dan saat kalian malam pertama nanti kalian bisa melepaskan rindu kalian dengan berbagai cara . . hahahaha . . ! " Rita tertawa lepas melihat wajah Najwa yang bersemu . Najwa langsung keluar dari kamar Rita dengan menahan malu .
" Ibu ada-ada aja . . ! " gumam Najwa . Tapi di setiap langkah nya , dia membayangkan malam pertama nya dengan suami baru nanti . Wajah nya semakin memerah .
PLAAK
" astaghfirullah , Wawa , kamu kenapa nampar wajah mu sendiri kayak gitu ? " kata Yongki yang tidak sengaja melihat nya ulah Najwa
" Gak apa-apa , ayah . Tadi ada nyamuk . Wawa ke kamar dulu . . ! " kata Najwa . Yongki geleng-geleng kepala melihat tingkah putri kakak nya itu .
Keluarga Sanjaya kini tinggal di rumah Najwa . Berhubung rumah Alex dan Najwa satu daerah , mereka memutuskan untuk melangsungkan pernikahan mereka di sana karena jarak antara mansion keluarga Sanjaya dan gedung tempat di selenggarakan nya pernikahan Alex dan Najwa cukup jauh . Najwa merasa tidak kesepian sekarang . Tapi sayang Karina tidak bisa hadir karena dia sekarang sudah berada di negara K kembali untuk mengambil S2 nya .
Karena Najwa sedang di pingit , Brian di antar Sandy dan Damar ke sekolah . Tak lupa Najwa menitipkan undangan untuk ibu-ibu di TK pada Sandy . Najwa juga menyempatkan diri untuk datang ke rumah makan di temani Bima . Dia mengumpulkan para karyawan nya dan mengumumkan pernikahan nya dan mengundang mereka semua untuk hadir tanpa terkecuali . Setelah mengumumkan pernikahan nya , Najwa mempersilahkan mereka melanjutkan pekerjaan mereka . Najwa mengernyitkan alis nya saat melihat Bima menatap Yuni lekat .
" ada apa bang ? "
" Itu mantan kakak ipar kamu kan ? kata Bima
" Iya itu kak Yuni . kenapa ? "
" dia udah nyakitin kamu sama Brian , kok kamu malah baikin dia sih . Kamu gak takut nanti dia berbuat jahat lagi sama kamu dan Brian . ? " kata Bima emosi . Najwa tersenyum dan mengusap lengan Abang nya untuk menenangkan nya.
" Abang tenang aja .Dia sekarang bukan Yuni yang dulu . Dia udah berubah kok . aku juga berencana untuk menjadikan nya manager di rumah makan ini . . ! " kata Najwa santai .
" Apa ?? dek , sebaik nya kamu pikir-pikir lagi sebelum kamu menyesal . . ! " kata Bima . Najwa tersenyum melihat kekhawatiran Abang nya .
" Abang tenang aja . aku percaya kok kalau dia sudah berubah . Aku sudah beberapa kali menguji nya . Dan ternyata dia sudah benar-benar berubah . Abang tenang aja . . ! " kata Najwa .
" Terserah kamu aja lah . . terus kita kemana lagi nih . . ? " kata Bima .
" pulang lah , mau kemana lagi . Nanti kalau kita pulang nya telat yang ada nanti malah di omelin ibu . . Abang kan tahu sendiri ibu kayak apa . . " Udah di bilangin jangan lama-lama , masih aja ngeyel . bla BLA BLA " . . ! " kata Najwa dengan menirukan gaya ngomong Rita saat mengomel . Bima tertawa terbahak-bahak .
" Ya udah ayo kita pulang . . ! " kata Bima . mereka masuk ke mobil sport merah Bima .
" Semoga kamu bahagia dengan pernikahan mu kali ini , wa . . ! " batin Yuni tersenyum .
--------------;;;;:;;
Hari yang di tunggu-tunggu tiba , saat ini Najwa sedang di rias oleh MUA. yang di pilih langsung oleh Sundari . mereka mendandani Najwa di mulai sejak subuh tadi . karena akad nikah akan di laksanakan jam delapan pagi ini .
" Wawa , sarapan dulu ya , ayo ibu suapi . . . ! " kata Rita datang dengan membawa piring berisi nasi .
" makasih Bu , kebetulan Wawa juga udah lapar . . ! " kata Najwa sumringah . Rita tersenyum lalu menyuapi Najwa dengan pelan .
Sementara itu Alex sekarang juga sedang bersiap . Beberapa kali dia menghembuskan nafas nya pelan untuk menenangkan hati nya yang sedikit gugup . tuan Smith tersenyum dan menepuk pelan bahu Alex .
" hey son , kenapa harus gugup , . Ini bukan pertama kali nya kamu ijab qobul . . oh , , apa jangan-jangan kamu gugup karena membayangkan malam pertama kalian . . ? hahaha . . !! " goda tuan Smith.
" om , jangan bikin aku tambah gugup . Entah kenapa dari kemarin aku merasa tidak tenang . Aku selalu gelisah dan selalu teringat dengan Najwa . Semoga akad nikah kami lancar dan semua nya baik-baik saja . . ! " kata Alex .
" Semua nya akan baik-baik saja . . kau sudah siap ? " kata tuan Smith menenangkan Alex .
" Sudah om . . ! "
Keluarga dari mempelai laki-laki berangkat menuju aula dimana akad nikah akan di laksanakan termasuk David yang baru kembali dari luar kota . Aula yang tadi nya riuh kini perlahan hening saat Alex yang memakai baju pengantin warna putih masuk dengan gagah di ikuti keluarga nya . Para rekan fotomodel Najwa juga sudah hadir semua .
" wah pak Alex makin ganteng banget deh . . ! "
" iya benar , aura nya beda banget bikin aku sesak nafas .hehe . . ! "
" Pak Alex , aku patah hati karena bapak . . bapak harus kasih bonus sama kami supaya bisa ngelem patahan hati kami . .! "
" hahahaha . . !! "
__ADS_1
Alex ikut tertawa pelan mendengar gurauan para fotomodel nya . Dia membalas gurauan mereka dengan kedipan mata nya .
" Astoge , pak Alex ngedipin mata nya sama aku . OMG bisa-bisa aku gak tidur semalaman . .! " kata Juwita
" Enak aja pak Alex ngedip nya sama aku , , !! " kata Chika gak mau kalah .
" sudah , sudah , kalau Wawa dengar bisa di smackdown kalian . . ! " gurau David membuat mereka tertawa .
Tapi di balik kehebohan para fotomodel yang berbahagia dengan pernikahan bos dengan rekan nya . Ada seorang gadis yang terlihat menatap Alex dengan tajam .
" Papah. ! "
Alex menoleh ke arah suara , dia tersenyum melihat Brian yang menatap nya dengan berbinar . Setelah Alex duduk di depan meja akad nikah , dia melambaikan tangan nya pada Brian . Tanpa di minta dua kali Brian langsung melangkahkan kaki nya mendekati Alex . Alex memeluk Brian dengan erat .
" Kau baik-baik saja jagoan papah . . ? "
" Brian baik pah . mamah juga baik . Tadi Brian lihat mamah di kamar nya ,cantik banget . papah pasti suka lihat mamah nanti . . ! " Alex tertawa pelan mendengar celotehan Brian .
" halo Brian . makin ganteng aja nih . . ! "
" Hy uncle David . uncle kemana aja kok gak pernah main ke rumah lagi . . ? "
" uncle baru pulang dari luar kota . Waah selamat ya , bentar lagi Brian punya papah baru nih . . ! "
" hehe Brian senang banget bakal punya papah yang baik dan akan selalu menjaga Brian dan mamah . . benarkan kan pah . ? "
" iya Donk , papah akan menjaga dan melindungi Brian dan mamah . . ! "
Brian memeluk Alex erat .Entah kenapa Alex merasa pelukkan Brian semakin membuat dia gelisah . Penghulu yang di undang tuan Smith sudah datang berbarengan dengan Yongki dan Bima yang juga baru datang .
" maaf , pak apa pernikahan nya sudah bisa di mulai , soal nya saya sebentar lagi juga ada janji dengan pasangan pengantin yang lain . . ! kata penghulu itu menatap jam di tangan nya .
" Sebentar saya lihat pengantin wanita nya dulu . . ! "
Bima langsung berjalan menuju kamar Najwa . Melihat pintu tak tertutup rapat dia mengetuk pintu dan langsung endorong nya . Bima terkesiap saat melihat Najwa yang sudah di dandani dan memakai baju kebaya putih dengan kain batik yang sangat kontras dengan kebaya putih nya .
" Abang Wawa tahu kalau Wawa cantik . . ! " goda Najwa menyadarkan Bima . Bima tersenyum sambil melangkahkan kaki nya mendekati Najwa .
Kecupan sayang mendarat di kening Najwa . Tatapan mata mereka beradu . Tampak mata Bima berkaca-kaca .
" Semoga pernikahan mu kali ini di sertai dengan kebahagian ,dek . ! " kata Bima membuat Najwa ikut berkaca-kaca .
" a , a , a,. di larang menangis karena akan merusak hasil karya ku ini . . ! " canda salah satu perias .
" Kamu siap . . ?? " tanya Bima .
" Aku siap , bang . . ! " jawab Najwa mantap .
" Baiklah , kamu tunggu disini saja ,nanti setelah ijab qobul nya selesai kamu akan di jemput . . ! "
" Baik , bang . . ! "
" Kalian tolong temani adik ku ya . . ! " kata Bima pada kedua perias tadi .
" Ok ,tampan . . ! " goda perias itu
Bima kembali ke tengah aula , dia kembali duduk di dekat Yongki .
" Mempelai wanita juga sudah siap . . . ! " kata Bima
" Baiklah karena kedua mempelai sudah siap , mari kita mulai acara nya. .! "
Penghulu mulai membaca rangkaian doa sebelum ijab qobul . Lalu memberikan sedikit ceramah mengenai tata cara dan aturan-aturan dalam rumah tangga . Setelah beberapa saat , penghulu meminta Alex untuk menjabat tangan Yongki selaku wali Najwa .
" saudara Alexander Smith , saya nikahkan kan dan kawin kan engkau dengan anak kami Najwa Assyifa dengan mas kawin . . .
" Aaaakh . . . . !!!! "
Teriakan seorang anak kecil menghentikan ucapan Yongki , Seketika semua orang menoleh pada arah suara .
__ADS_1
" Brian . . !! "
Semua orang berteriak panik saat melihat Brian tengah di sandera oleh Sonia dengan menodongkan sebuah pistol ke kepala Brian yang menangis .
" Papah . . uncle Abang . . huhuhuuu . . . !! " Brian menangis ketakutan .
" Sonia , lepaskan Brian . Apa yang kamu lakukan . . kamu gila , haaa. !!! " bentak Alex
" Iya , aku gila , Alex . . aku gila karena kamu . ! " teriak Sonia mengeratkan lengan nya pada leher Brian .
" Sonia ,tenang , kita bisa bicara baik-baik . . ! " bujuk David . Sonia terkekeh
" hehehe, bicara baik-baik . . ? baiklah . . katakan pada Alex kalau dia ingin anak ini selamat , batalkan pernikahan dia dengan Wawa lalu menikah dengan ku . . . ! "
" Sonia , apa-apaan kamu .Pernikahan bukan main-main . Sonia aku minta sekarang kamu lepaskan Brian . . ! " kata Alex mulai panik saat melihat Brian yang menangis dengan kencang .
" Diam berisik sekali kau . .!! " bentak Sonia pada Brian . Bukan nya diam Brian malah menangis semakin kencang .
Di kamar pengantin , saat mereka serius mendengarkan rangkain doa yang sedang berlangsung , mereka di kejutkan dengan suara gaduh dan teriak seorang anak kecil . Najwa langsung berdiri saat mendengar suara jeritan yang sangat dia kenal itu .
" Brian . . Apa yang terjadi di luar . . ?? " kata Najwa panik . Najwa menajamkan pendengaran nya , terdengar teriakan Brian memanggil papah dan uncle abang di sahut dengan mereka membujuk Sonia untuk melepaskan Brian . Hati Najwa menjadi kalut saat mendengar nama Sonia . Dia mengangkat sedikit kain rok batik nya lalu berlari keluar di ikuti dua perias tadi .
Saat dia sampai di aula , mata nya terbelalak saat melihat Brian yang menangis ketakutan di dalam tekanan Sonia . Jiwa keibuan nya langsung bangkit , tanpa ragu Najwa melangkahkan kaki nya mendekati Sonia .
" mamah . Brian takut mah ,Tante ini jahat . . huhuuuu .. ! " Ratap Brian saat melihat sang mamah .
" Sonia lepaskan Brian . .apa salah Brian sampai kamu ingin menyakiti nya . . !! " kata Najwa tajam .
" Hahaha , akhir kau keluar juga . kau ingin anak mu selamat ?? Ok akan aku penuhi. Tapi dengan satu syarat , kau harus membatalkan pernikahan kalian dan Alex harus menikahi aku sekarang juga. .! " kata Sonia .
" Wawa , kamu tenang . Kita jangan gegabah menghadapi Sonia . . ! " kata Alex yang entah sejak kapan sudah berdiri di dekat Najwa . Najwa melirik Alex lalu mengangguk .
" Brian , tenang . Kamu tenang ya sayang , mamah dan papah akan melindungi kamu , ya .Brian tenang jangan nangis lagi ya. . . ! " bujuk Najwa . Brian tampak sedikit tenang .
" Sonia , Brian masih kecil , dia gak tahu apa-apa tentang masalah orang dewasa . Jadi tolong lepaskan dia . . ! " kata Najwa membujuk Sonia ,tapi mata nya melirik Alex yang perlahan beralih ke belakang Sonia .
" He, Dia memang tidak tahu apa-apa ,tapi kau sangat tahu . Wawa , aku lebih dulu dekat dengan Alex . Tapi kenapa kau rebut Alex dari ku . . .!! " teriak Sonia .
" Sonia , aku tidak merebut Alex dari mu . Kami sama-sama saling mencintai . Aku tidak tahu kalau kau juga menyukai Alex . . ! "
" Tapi sekarang kau sudah tahu . Jadi tinggalkan Alex dan biarkan kami menikah . . . ! " kata Sonia .
" Sonia , cinta itu tidak bisa di paksa . Walau pun kalian menikah tapi tidak di landasi dengan cinta, maka . .
" Sudahi omong kosong mu , Wawa. Sekarang kau tinggal pilih , pilih melepaskan Alex atau anak mu akan mati . . Silahkan pilih waktu mu tidak banyak . . ! " ancam Sonia
" Sonia , ayo lah , jangan seperti anak kecil.. ! " bujuk David .
" Diam kamu , aku . . .aaaakhh . . lepaskan . . . !! " teriak Sonia saat sebuah tangan mencengkeram tangan nya yang memegang pistol .
" Brian cepat lari ke mamah . .cepat . . !!! " teriak Alex yang berusaha merebut pistol dari tangan Sonia . Brian langsung berlari ke arah Najwa .
" Brian , kamu gak apa-apa sayang. . . ? " kata Najwa memeluk Brian untuk menenangkan nya .
" Brian takut . . ! "
" Brian gak usah takut lagi ya , sekarang Brian sama nenek dulu . ya . . ! " kata Najwa mendorong Brian pelan ke arah Rita.
Najwa kembali fokus pada Alex dan Sonia yang masih mempertahankan pistol itu .
Door .
" Aaakh . . ! " Teriak para tamu ketakutan .
Satu tembakan terlepas , tapi untung nya tembakan itu mengarah ke atas . Sonia ingin menodongkan pistol itu ke arah Najwa ,tapi dengan sekuat tenaga Alex menahan pistol itu .
" Alex hati-hati . . !! " teriak Najwa panik saat melihat genggaman Alex pada pistol itu sempat melonggar akibat hentakan tangan Sonia . Suasana semakin tegang , Diam-diam Bima menyelinap ke belakang Sonia dan ingin meringkus nya , namun pergerakan Bima tertangkap oleh Sonia . Dengan sekuat tenaga Sonia meronta hingga tangan nya tertarik ke bawah karena tertahan oleh genggaman Alex , tanpa sengaja Sonia menarik pelatuk pistol , dan . . .
DOOR . . .
__ADS_1
BERSAMBUNG