JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT

JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT
BAB 121 anty dan ucle


__ADS_3

" Wawa , , !! " Alan langsung mendekati Najwa yang berteriak histeris seraya menutup kepala dan wajah nya dengan kedua tangan nya di iringi dengan tangisan yang pilu .


" mommy . . . ! " teriak Brian dan Rubby ikut menghampiri Najwa .


" berhenti , ,ampun , , hiks hiks hentikan , sakit . . Huhuuu . . ! "


" Wawa , sayang . Ini aku Alan , bukan mantan suami mu . . ! " kata Alan panik dan berusaha menyadarkan Najwa dari trauma masa lalu nya yang tiba-tiba.


" mommy , bangun mom . . ! " kata Brian ikut berusaha menyadarkan mommy .


" mommy , jangan nangis nanti adek bayi ikut nangis . ! " kata Rubby


Najwa masih menangis dengan pilu seraya memeluk lengan nya sendiri . Alan memeluk Najwa dengan penuh penyesalan karena membuat Najwa kembali trauma oleh perbuatan nya tadi .


" Daddy , sebaiknya mommy bawa ke kamar aja . . ! " kata Daddy . Tanpa menjawab Daddy langsung menggendong Najwa dengan paksa karena Najwa mencoba meronta . Setelah berhasil menangkap Najwa , Alan langsung membawa Najwa ke kamar di ikuti Brian dan Rubby . Tapi dengan paksa Leni menarik tangan Rubby .


" Sayang , kamu mau kemana , ayo kita pulang ke rumah mommy . . ! " kata Leni .


" Tapi mommy Najwa . .


" Sudah , dia gak apa-apa . Dia cuma sandiwara biar Rubby gak jadi nginap di rumah mommy . Ayo kita pergi . . ! " kata Leni menarik tangan Rubby . Tapi gerakan Leni terhenti saat genggaman tangan nya terlepas dari tangan Rubby , seketika dia menoleh .Wajah nya berubah jadi garang saat melihat Rubby yang kini telah berada di belakang Brian .


" maaf Tante . Tapi aturan di rumah ini anggota keluarga , tidak boleh keluar kecuali sudah mendapatkan izin dari Daddy . . ! " kata Brian tegas dengan suara comel nya .


" Dasar anak kurang ajar . Berani-beraninya kau mengatur ku . . Aku harus mengajari mu bagaimana bersikap pada orang dewasa . . ! " kata Leni melayangkan tangan ke arah Brian . Brian melindungi wajah dan tangan nya dengan kedua tangan mungil nya . Tapi belum sempat tangan Leni mengenai sasaran nya , ,


Shet


Bruukh


" aakh ..! "


Leni terpental dan menabrak sofa . Dia menyentuh pinggang nya yang terasa sakit . Dengan geram dia menoleh ingin melihat siapa yang telah berani memukul nya . Tatapan nya yang tajam tiba-tiba perlahan meredup saat melihat Sandy yang saat ini masih berpakaian serba hitam nya karena baru saja pulang dari markas , berdiri kokoh melindungi duo bocil .


" Berani kau berniat menyakiti anggota keluarga di rumah ini , berarti kau siap menanggung resiko nya . Cepat kau pergi atau aku akan melempar mu ke comberan . . !! " kata Sandy dengan nada datar dan tatapan mematikan . Tanpa berkata apapun Leni tertatih meraih tas nya di meja dan langsung berlari menuju pintu seraya menahan sakit di pinggang nya .


" kalian gak apa-apa . ? " kata Sandy berbalik pada duo bocil kesayangan nya .


" gak apa-apa anty , tapi mommy . .


" mommy udah gak apa-apa , kalian tenang ya . Jangan sedih . . ! " kata Alan yang baru saja turun dari tangga .


" Maaf , tuan , apa yang sudah terjadi pada nyonya . ? " kata Sandy . Sandy menatap curiga pada Alan yang tampak menghela nafas panjang


" Ini semua salah ku . Aku tidak bisa mengendalikan emosi saat Leni mengungkit masa lalu kami . Sampai aku membanting vas bunga dan menimbulkan . Aku gak nyangka kalau Najwa masih terjebak dalam memory trauma nya di masa lalu . . ! " kata Alan penuh penyesalan .


" Lalu dimana nyonya sekarang ? " kata Sandy .


" Dia sekarang sudah tidur . Sepertinya Najwa tidak bisa melihat adegan kekerasan . Jika dia melihat sebuah keributan atau kekerasan maka memory trauma nya akan muncul di otak nya dan menguasai alam bawah sadar nya . . ! " kata Alan .


" Daddy . . . Maafin Rubby . Kalau Rubby tidak mengatakan akan tinggal bersama mommy Leni . Daddy gak akan berantem sama mommy Leni dan mommy Najwa juga gak akan nangis kayak tadi . Ini semua salah Rubby . . ! " kata Rubby tertunduk . Alan menarik Rubby pelan ke dalam pelukan nya .


" Sebaiknya kalian istirahat sama anty ya . .Daddy mau lihat mommy dulu . .! " kata Alan .


" baik Daddy . .! " kata Brian dan Rubby patuh .


___________________


" selamat pagi , sayang . . ! " Bima mencium pipi Laura yang masih sibuk menyiapkan sarapan untuk mereka . Mereka sekarang hanya tinggal berdua di kediaman Sanjaya . Karena oma dan opa sudah memutuskan akan menetap di Paris untuk menikmati masa tua mereka di tempat pertama mereka bertemu saat masa-masa muda dulu .

__ADS_1


" Sayang , hari ini kita jadi kan ngajak Brian dan Rubby ngunjungin ayah sama ibu . .? Aku udah kangen banget sama mereka . .! " kata Laura menaruh roti sandwich ke piring Bima .


" jadi Donk . Ayo habiskan sarapan nya , setelah itu kita langsung berangkat . .! " kata Bima menggigit sandwich nya .


" kamu udah kasih kabar sama Najwa dan Alan kalau kita akan datang ? " kata Laura menggigit sandwich nya.


" gak perlu . Sekalian kita bikin kejutan buat mereka . .! " kata Bima . Laura pun melanjutkan sarapan nya .


S


K


I


P


Mobil Bima sudah masuk ke halaman rumah mewah keluarga Smith . Laura dengan sumringah turun dari mobil dengan menenteng dua paperbag .


" suasana disini sejuk banget ya . . ! " kata Laura melihat ke sekelilingnya yang tampak asri .


" Ayo kita masuk .! " kata Bima menggenggam tangan Laura dan menariknya ke pintu . * * *


Tok tok tok


Brian dan Rubby yang tengah asyik menonton acara film animasi di temani kedua orang tuanya , saling menoleh dan melirik mommy dan Daddy nya yang duduk di sofa belakang mereka . Najwa memang sekarang sudah baikan , saat bangun dari tidur nya dia seperti melupakan apa yang terjadi pada nya beberapa waktu lalu .


" Biar Daddy aja yang buka . ! " kata Alan mengusap belakang kepala Najwa lalu berjalan menuju pintu . Saat pintu terbuka .


" loh , bang Bima , kak Laura . . Ayo masuk . . Kok gak kasih kabar kalau mau kesini . . ! " kata Alan terlihat senang dengan kedatangan kakak ipar nya .


" Brian sama Rubby ada kan ? " kata Laura .


" Abang , adek . Lihat siapa yang datang . . ! " kata Alan . Najwa dan duo bocil pun menoleh , dan . .


" uncle , anty . . !! " teriak Brian dan Rubby berlari menghampiri Bima dan Laura . Bima dan Laura menundukkan badan mereka dan menyambut dua keponakan nya .


" uncle Sam anty kok gak telpon dulu kalau mau kesini . . ! " kata Brian yang berada di dalam gendongan Bima .


" iya ,untung aja kami gak kemana-mana . .! " kata Rubby yang juga berada dalam gendongan Bima .


" uncle Sam anty mau ngasih surprise buat duo bocil kesayangan kami ini . . .! " kata Bima membawa duo bocil duduk di kursi .


" coba lihat , anty bawa apa . .! " kata Laura menyodorkan dua paperbag masing-masing satu buat Brian dan Rubby .


" terima kasih anty . . ! " kata Brian lalu duduk kembali ke karpet di ikuti Rubby . Mereka tampak antusias membuka paperbag itu .


" Waaah , , mobil remote control . . Asyiiik . . makasih anty . . ! " kata Brian berbinar .


" Abang , lihat . Adek dapat boneka kembar . Warna pink lagi . . makasih anty . . ! " kata Rubby memeluk dua boneka itu .


" Sama-sama sayang . . ! " kata Laura gemas .


" Gimana kabar kalian . ? " kata Bima


" Alhamdulilah baik , bang . .maaf kami belum sempat mengunjungi kalian sama ayah dan ibu . Najwa sekarang sudah cepat banget lelah . Bahkan jalan ke dapur aja kadang sampai 2-3 dia berhenti istirahat . . ! " kata Alan . Bima melirik Najwa yang terkekeh sambil menepuk pelan lengan Alan karena malu . Bima ikut tersenyum senang melihat wajah sang adik yang terlihat bahagia .


" kak Laura , gimana udah ada tanda belum ? " kata Najwa .


" Belum , wa . Mungkin kami harus menunggu lagi . ! " kata Laura sendu .

__ADS_1


" Sabar aja kak . Suatu saat kabar bahagia pasti akan datang . . ! " hibur Najwa .


" Amin . Semoga aja .. ! " kata Laura .


" Selamat datang tuan , nyonya ini minum nya . .! " kata Sandy menaruh baki .


" Sandy , bagaimana kabar mu ? " kata Bima berbasa-basi pada anak buah nya .


" Semua nya baik-baik saja , tuan . ! " kata Sandy lalu pamit kebelakang .


" Ayo di minum . . ! " kata Alan . Mereka meriah gelas masing-masing dan menyesap nya pelan .


" oh iya . Kalian hati ini ada jadwal gak ? " kata Bima .


" seperti nya gak ada . Emang kenapa bang ? " kata Alan . Bima terkekeh melihat Najwa yang memeluk toples berisi keripik singkong pedas dan memakan nya dengan santai .


" hmm, gimana kalau kita hari ini ke ngunjungin ayah sama ibu . Abang udah lama gak nemuin mereka . ! " kata Bima merasa bersalah .


" Sama , kami juga udah lama gak ngunjungin ayah sama ibu . . Hmm, sayang gimana menurut Kamu .? " kata Najwa pada Alan .


" Aku setuju . . Kebetulan aku juga udah kangen banget sama masakan ibu . . ! " kata Alan .


" ya udah , kalian siap-siap sana . . ! " kata Bima menyesap lagi teh nya .


" Sandy . .!! " panggil Najwa sedikit kencang .


" iya , wa . ! " kata Sandy langsung datang .


" tolong bantuin anak-anak bersiap ya . kami mau ke saungan . . ! " kata Najwa


" oh , ok . Ayo anak-anak kita bersiap . . ! " kata Sandy . Brian dan Rubby pun patuh .


S


K


I


P


Alan menuntun pelan Najwa turun dari tangga . Brian dan Rubby sudah siap dan tengah bermain dengan Bima dan Laura di ruang tamu .


" huuufpph . . ! " Najwa menghembuskan nafas nya kasar .


" capek ya . . ? " kata Alan .


" gak sih . Cuma pinggang aku aja yang pegal . .! " kata Najwa .


" Semua nya sudah siap ? " kata Bima melihat Najwa dan Alan sudah datang .


" sudah . . "


" ok , kalau begitu kita . . .


" waah , , udah pada rapi mau kemana nih . . ?? " sebuah suara memotong ucapan Bima . Serentak mereka menoleh pada sumber suara .


DEG


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2