
Mobil Alan masuk ke halaman rumah makan , seperti biasa Alan turun lebih dulu dan langsung membantu Najwa turun . Anak-anak dan Selin turun satu persatu ,
" kakek . . !! " seru Brian berlari ke arah saung keluarga .
" sayang , tolong ambilin paperbag tadi ya . Aku mau mandiin Rubby dulu . " kata Najwa membimbing Rubby
" Eh kalian udah Dateng , loh loh loh , ini cucu gadis nenek kenapa acakadul begini , , ! " kata Rita yang baru keluar seraya terkekeh .
" tadi Rubby gak sempat mandi Bu . Selin , kenalin ini ibu aku . ." kata Najwa
" kenalin Bu saya Selin , teman Najwa . Ibu gimana kabar nya ? " kata Selin mencium punggung tangan Rita
" Alhamdulillah baik . ayo kita kesana . ." kata Rita mengajak mereka ke saung .
" kalian duluan aja , Wawa mau mandiin Rubby dulu . " kata Najwa .
" Sini ibu aja yang mandiin , kamu istirahat aja . Ayo sayang mandi sama nenek . " kata Rita menarik tangan Rubby dan mengambil paperbag dari tangan Alan .
" gak usah Bu , biar Alan aja . ." kata Alan
" Udah gak apa-apa , sana bawa istri mu istirahat . Selin ngobrol sama ayah Najwa dulu ya . " kata Rita .
" Iya Bu . " kata Selin . Rita membawa Rubby ke belakang , sedangkan Najwa di giring oleh Alan ke saung di ikuti Selin .
__ADS_1
" heheh , Doraemon ayah datang . ." gurau Yongki saat melihat Najwa datang .
" Sekalian aja kudanil . . " kata Najwa pura-pura merajuk , Yongki tertawa pelan melihat Najwa cemberut . Saat Najwa duduk di samping nya dan meraih tangan nya untuk mencium tangan Yongki , Yongki merangkul Najwa dan mencium pelipis nya .
" Doraemon ayah makin lama makin cantik aja . Apa ayah yang salah lihat ya . ? " Yongki kembali menggoda Najwa .
" ayah bukan salah lihat tapi sakit mata. " kata Alan ikut menjahili Najwa .
" hahaha . . " Alan dan Yongki tertawa melihat ekspresi Najwa yang semakin cemberut . Najwa mendelik pada Alan .
" cup cup cup , maaf cuma bercanda kok . Ayah gak salah lihat , emang istri ku semakin cantik kok . Makin manis malah . . " bujuk Alan mencubit lembut pipi cubby Najwa . Tapi Najwa menepis nya dengan bibir yang mengerucut . Alan terkekeh melihat tingkah istrinya . Dia menggeser duduk nya dan memijat kaki Najwa yang selonjoran untuk membujuk sang istri . Selin yang memperhatikan interaksi keluarga Najwa , merasa sedikit iri dengan keharmonisan mereka . Bayang-bayang masa kelam beberapa tahun yang lalu kembali berkelebat di benak nya .
" eh, ini siapa ? " kata Yongki baru menyadari Selin .
Mereka asyik mengobrol , tak lama seorang pelayan membawa minuman dan camilan bersamaan dengan Rita dan Rubby yang juga baru datang .
" waah , adek udah cantik banget . Enak ya di mandiin sama nenek . " kata Najwa menarik tangan Rubby untuk duduk di sebelah nya dan mencium Rubby dengan gemas .
" Segar mom . ." kata Rubby menoleh Brian yang asyik berbaring sambil bermain I-pad .
" kalau udah mandi , sana tiduran sama Abang gih , sebentar lagi makanan nya datang ." kata Najwa . Rubby dengan cepat berlari menghampiri Brian dan ikut berbaring sambil menonton di I-pad Brian .
" Wawa , kok Rubby kurusan sekarang , apa dia abis sakit ? " kata Rita .
__ADS_1
" Rubby gak sakit kok . ." kata Najwa terlihat gusar .
Tak lama pelayan datang membawa makan siang untuk mereka . Rubby dan Brian tampak bersemangat saat melihat hidangan yang sudah tertata rapi .
" Ayo kita makan . . " kata Yongki . Mereka pun makan bersama .
S
K
I
P
Suasana rumah makan tampak ramai , setiap saung berisi dengan pelanggan lama dan baru . Beberapa pelanggan lama menyapa Najwa sekedar berbasa-basi . Saat ini tinggal Selin dan Najwa yang masih bersantai di saung , Brian dan Rubby sudah tertidur dengan damai di sudut saung . Rita sibuk di dapur karena ada beberapa menu yang sudah habis , sedangkan Alan dan Yongki meninjau tanah yang yang di tawarkan oleh seseorang pada Yongki beberapa waktu yang lalu . Karena sudah mendapatkan persetujuan dari Najwa , barulah Yongki pergi meninjau lokasi tanah bersama Alan . Najwa menatap sahabat sekaligus kakak angkat nya itu dengan seksama .
" Selin , Butik kamu yang dulu masih lancar kan ? " kata Najwa memulai pembicaraan . Selin tampak tersenyum miris .
" Roselin Boutique udah tinggal nama , Wa . " kata Selin menunduk .
" Loh , kok bisa . ? " kata Najwa terkejut .
" Semua nya berawal dari . . . . .
__ADS_1
BERSAMBUNG