
Sesampainya Najwa di kamar rawat Brian , Najwa langsung masuk ke kamar mandi . Tak lama kemudian di keluar dengan memakai baju santai . wajah nya pun tampak lebih segar setelah mencuci muka nya . Dia mendekati ranjang Brian dan mencium kening putra kesayangan nya .
" Cepat sembuh ya sayang . . ?! "
Najwa lalu duduk di sofa di sebelah Bima . Bima tampak sibuk dengan ponsel nya .
" Bang . . ?! "
" hmmm . .?! "
" Abang kapan nikah ?? "
" uhuk uhuuk uhuk . . ?! " Bima tersedak saliva nya sendiri .
" nih minum . . ?! " Bima meraih botol minum yang di berikan Najwa . Setelah meminum beberapa teguk , dia menatap Najwa lekat .
" kenapa kamu nanya gitu ?? " kata Bima
" ingat , umur Abang itu gak muda lagi . . ?! "
" belum kepikiran !! " kata Bima singkat
" mikirin apa lagi sih ?? kehidupan Abang udah mapan , umur juga udah makin bertambah . Emang Abang mau jadi perjaka tua ?? "
" Sembarangan kamu kalau ngomong . kamu nyumpahin Abang ??? ! "
" Bukan nyumpahin , Abang . Tapi Najwa cuma ngingetin Abang . Coba deh Abang pikir , kalau misalkan Abang nikah di umur 40 tahun , ya kalau istri Abang cepat hamil , laah kalau masih harus nunggu beberapa tahun lagi ? lagi enak-enak bermain sama anak , malah encokan . Gimana mau main sama cucu Abang nanti ?? "
Bima tertawa mendengar ucapan Najwa . Dia tidak menyangka jika Najwa memikirkan nya sejauh itu . Dia menatap Najwa seraya tersenyum .
" Makasih udah mengingatkan Abang , sebenarnya Abang udah kepikiran buat nikah . Tapi Abang masih mikirin kamu sama Karina . Abang masih harus membimbing dan melindungi kalian . Apalagi kamu , Abang takut nanti setelah Abang menikah , Abang malah terhalang menjaga kalian karena harus mengutamakan istri Abang . . ?! "
" Abang , jangan terlalu memikirkan Najwa . Najwa jadi merasa bersalah kalau Abang terhambat menikah gara-gara menjaga Najwa dan Brian . walau Abang sudah menikah , Abang masih bisa menjaga dan melindungi Najwa kok . Najwa janji jika ada apa-apa Najwa akan mencari Abang . . ?! "
" Nanti akan Abang pikirkan . . ?! "
" Najwa doa in , semoga Abang cepat nikah , dan dapat istri yang cantik , baik dan setia sama Abang . . ?! "
" Amin . makasih Adek Abang . . ?! " kata Bima mengacak rambut Najwa .
Bima lalu menyuruh Najwa untuk beristirahat. Najwa menuruti perintah Abang nya lalu naik ke ranjang yang sudah di sediakan di sudut tak jauh dari sofa untuk beristirahat .
" Terima kasih ya Allah , engkau memberikan keluarga yang harmonis dan saling mendukung . Semoga kebahagiaan selalu bersama orang-orang yang hamba sayangi . amin . . ?! " batin Bima .
_________________
Setelah tiga hari Brian di rawat , hari ini Brian di perbolehkan pulang setelah jahitan nya di lepas . Bertepatan dengan saat Selin dan Angga menjenguk Brian . Setelah berdiskusi akhirnya diputuskan Najwa akan pulang bersama Selin dan Angga karena kebetulan Bima harus ke luar negeri karena ada urusan mendadak .
" Brian , jagoan uncle , maaf ya uncle gak bisa antar Brian sama mamah . Gak apa-apa kan kalau pulang bareng bunda Selin dan ayah Angga ya . ??! "
" Gak apa-apa uncle . ?! " kata Brian
" Anak pinter . Nanti kalau uncle selesai kerja , uncle bakal main ke rumah Brian sama anty Karina , ok . ?! "
Brian mengangguk . Bima memberikan Brian pada Najwa Lalu mereka masuk ke mobil Angga . Bima melambaikan tangan nya saat mobil Angga mulai berjalan . Setelah mobil Angga menghilang , dia masuk ke mobil nya lalu pergi .
" ayah , Brian pengen makan es krim . ?! "
" ok , kita cari es krim ya . . ?! " kata Angga .
" wah wah wah . . sayang lihat ini . . ?! " kata Selin menunjukkan ponselnya pada Angga .
" Ternyata kamu mulai di kenal banyak orang wa . .?! " kata Angga membuat Najwa menoleh .
" maksud nya mas ?? " kata Najwa bingung .
" coba lihat . . ?! " Selin menunjukkan ponsel nya , tampak di layar ponsel Selin menunjukkan foto Najwa bersama seorang gadis yang ternyata langganan butik nya .
" Itu secara gak sengaja kok . ?! " kata Najwa .
" Pokok nya kamu harus tetap optimis Wawa . . ?! " semangat Selin . Najwa mengangguk .
Mobil Angga membelok ke sebuah kafe . Mereka berempat turun dan masuk ke kafe. Mereka memilih duduk di meja di dalam restoran karena mereka hanya sebentar . Seorang waiters datang , Angga memesan kopi , Selin dan Najwa memesan jus jeruk dan Brian memesan es krim .
" Wa , Emang kamu di ajak foto bareng dimana ?? " kata Selin .
" di supermarket yang gak jauh dari rumah sakit . Aku juga gak nyangka kalau mereka akan mengenali ku . Karena awal nya niat aku mau nyari baju ganti . . eeh mereka malah rame-rame minta foto . bahkan pemilik toko pakaian juga ngasih baju yang mau aku beli secara gratis tapi dengan syarat aku harus foto sama dia . . ?! "
" Heheh . . ya nama nya juga penggemar . . ?! "
Obrolan mereka terhenti saat pesanan mereka datang . Brian sangat antusias memakan eskrim rasa coklat kesukaan nya . Sedang asyik menikmati minuman , mereka di kejutkan dengan kedatangan dua orang pria yang menghampiri mereka .
" HY . kalian juga disini ?? "
__ADS_1
" Elo juga di sini Dav ,. halo Alex . Ayo duduk ?? " kata Angga .
" Iya , halo Brian gimana kepala nya masih sakit ??
" Enggak . Uncle David mau es krim ?? " tawar Brian .
" Buat Brian aja . . ?! " kata David mengacak rambut Brian . Brian menatap Alex lekat . Alex tersenyum dan Brian pun ikut tersenyum . David memanggil waiters dan memesan kopi dan cappucino untuk Alex .
" Jadi ceritanya kalian mau pulang ke tempat Wawa ?? " tanya David .
" Iya , kebetulan Bima ada urusan mendadak jadi kita yang ngantar Wawa sama Brian . . ?! " kata Angga .
" Wah , kebetulan gue sama Alex juga mau ke rumah Wawa . kalau begitu abis ini kita bareng aja ya . ?! " kata David .
" Memang ada keperluan apa kamu ke rumah Wawa ?? " kata Selin penasaran .
" Nanti kalian juga bakal tahu setelah di rumah Wawa nanti . . ?! " kata David .
Mereka menikmati minuman masing-masing sambil mengobrol ringan . Setelah di rasa cukup mereka lalu melanjutkan perjalanan mereka .
* * * * *
Dengan menggunakan kekuasaan nya Bima berhasil menjebloskan Cindy ke penjara . awal nya Bima ingin memberatkan hukuman Cindy , tapi Najwa tidak menyetujuinya dengan alasan Cindy masih mempunyai bayi yang membutuhkan nya . Akhirnya Bima mengalah dan meringankan hukuman Cindy menjadi 6 bulan .
Cindy yang berada di dalam sel tahanan tampak menatap kosong ruang hampa di depan nya . Penampilan nya yang selalu modis dan wangi kini tampak berantakan . Wajah yang kusam , dengan rambut yang di ikat asal . Cindy di vonis penjara selama 6 bulan karena Najwa tidak mau menempuh jalan damai . Bukan nya dia tak memikirkan nasib bayi Cindy , tapi Najwa ingin memberinya pelajaran agar dia bisa merubah sikap nya yang selalu merendahkan orang lain . Cindy hanya berdiam diri di dalam sel tahanan , walau ada saja tahanan lain yang mencoba mengajak nya berinteraksi . Dia merasa tertekan atas keadaan nya jauh dari anak dan suami serta fasilitas mewah nya . Di tambah lagi setelah Cindy yang sudah di tahan selama 2 hari , Andi sama sekali belum pernah membesuk nya .
Namun Andi bukan nya sengaja tak membesuk Cindy , Andi sekarang sibuk dan hampir depresi karena perusahaan nya kini di ambang kebangkrutan . Dia pontangpanting mencari pinjaman untuk menutupi kerugian perusahaan nya . Namun Karena reputasi nya sedikit tercemar oleh sikap Andi yang berselingkuh dan Cindy yang bersikap arogan , banyak teman-teman nya yang enggan membantu Andi . Bahkan perusahaan ANGKASA JAYA yang menjadi harapan terbesar nya juga sudah memutuskan kerjasama secara sepihak . Pikiran Andi semakin kacau ditambah dengan Abel yang terus mencari mamah nya . Tiba-tiba satu ide melintas di benak nya membuat dia tersenyum tipis .
" Sepertinya aku harus kembali mendekati Najwa , mungkin dengan aku bersikap baik pada Najwa , Bima bisa sedikit luluh dan berbaik hati memberikan bantuan pada perusahaan ku . Untung-untung kalau Najwa mau kembali sama aku . . !! " .
Akhirnya Andi memutuskan untuk mencoba mendekati Najwa dan Brian . Dia berencana akan ke rumah Najwa untuk memulai rencana nya . Untung nya dia masih menyimpan alamat rumah pemberian nya pada Najwa .
--------------
Mobil David dan Angga memasuki halaman rumah yang asri setelah Najwa membuka kunci gerbang nya . saat Brian turun dari mobil Angga , dia berlari menuju ayunan nya yang di buat dari besi berbentuk segiempat dengan dua tempat duduk yang berhadapan dengan wajah antusias .
" Brian , ayo masuk dulu nak . . ?! " kata Najwa.
" Nanti aja mah , Brian masih mau main ayunan . . ?! " kata Brian .
" Tapi sayang . .
" Biarkan saja , kamu masuk aja biar aku yang jaga Brian . . ?! " kata Alex langsung menghampiri Brian dan duduk di seberang nya .
Melihat Brian tampak menerima kedatangan Alex dengan senang , Najwa lalu masuk dan langsung menuju dapur , dan kembali dengan membawa beberapa camilan .
" Emang kamu mau kemana Wa ?? " kata David .
" Mau ke depan sebentar . . ?! " Najwa langsung keluar dan mengambil motor matic nya di garasi samping . Dia membawa nya ke halaman dan memanaskan mesin motornya sebentar .
" Mamah mau kemana ?? " kata Brian menghampiri Najwa .
" Mamah mau ke depan bentar mau beli nasi bungkus buat kita makan siang . . Brian mau ikut ?? "
" mau . ayo uncle kita ikut mamah . . ?! " kata Brian mengajak Alex yang sudah berdiri di belakang nya .
" Biar aku yang bawa motor . Kamu tunjukkan jalan nya . . ! " kata Alex datar .
" hmm Alex , sebauknya kamu istirahat aja dulu di dalam . Aku bisa pergi sendiri kok . . ?! "
Tanpa menjawab Alex sudah duduk di jok depan di ikuti Brian yang duduk di depan Alex . Najwa masih diam di tempatnya . Alex dan Brian serempak menoleh Najwa .
" Mamah , ayo naik katanya mau beli makanan . ?! " kata Brian .
Akhir nya dengan sedikit terpaksa Najwa naik ke motor , setelah Najwa naik Alex melajukan motor matic berwarna merah itu ke arah yang di tunjukan Najwa . Seperti biasa Najwa menuju ke warung nasi Padang yang tak terlalu jauh dari rumah nya .
" Uda , pesan nasi nya 6 bungkus lauk nya di pisah ya , . ?! " pesan Najwa .
" Lauk nya pake apa aja kak . . ?! "
" Rendang sama ikan asam Padeh 3 , terus sayur pakis nya sama dasar telur tapi gak pedes . . ?! "
" tunggu sebentar ya kak , sembari menunggu pesanan silahkan duduk dulu Kak . ?! "
Najwa dan Alex memilih duduk di luar karena udara nya terasa panas di dalam ruangan itu . Brian tiba-tiba berlari mendekati Najwa yang sedang memainkan ponsel nya.
" Mah , minta uang . . ?! "
" Mau beli apa sayang ?? " kata Brian mengambil uang pecahan berwarna hijau lalu memberikan nya pada Brian . Brian berlari tanpa menjawab pertanyaan mamah nya . Najwa mengikuti arah Brian pergi , dari kejauhan Najwa melihat Brian membeli beberapa roti dan jajanan lain nya , juga beberapa minuman gelas . Tak sampai di situ , terlihat Brian berjalan menuju anak-anak yang berpakaian lusuh yang bergerombol di bawah pohon . Tampak Brian membagikan roti dan minuman kepada anak-anak yang terdiri dari 3 orang itu . Alex yang juga memperhatikan gerak-gerik Brian tersenyum puas melihat sikap Brian . Tiba-tiba Alex dan Najwa bangkit bersamaan tanpa di komando . Mereka saling bertatapan .
" Aku mau nyamperin Brian dulu . . ?! " kata Najwa .
" Sama , aku juga mau nyamperin Brian . ayo . ?! "
__ADS_1
Sebelum pergi Najwa berpamitan pada pelayan rumah makan Padang , takut nya nanti mereka mengira Najwa kabur . setelah itu Alex dan Najwa berjalan mendekati Brian .
" Brian . . ?! "
" Mamah . .
" Kalian sedang apa ?? "
" Brian ngasih mereka roti . Tadi Brian lihat mereka ngorek-ngorek tong sampah dan memakan makanan yang mereka ambil dari tong sampah . Kan kotor mah nanti mereka sakit perut . maka nya Brian minta uang sama mamah dan beliin mereka roti sama minuman . . ?! "
" Brian , siapa yang ngajarin kamu seperti ini ?? " kata Alex .
" mamah , kata mamah kita harus berbagi makanan sama orang yang kelaparan . . ?! "
Alex menatap Najwa yang berdiri di samping nya . Rasa kagum memenuhi hati Alex .
" Di usia nya yang kurang dari 5 tahun , Brian sudah memiliki kepribadian yang baik . . Wawa berhasil mendidik anak nya dengan baik . sungguh mulia . . !!? "" batin Alex .
" Ayo ikut om . . ?! "
" kemana om ??
" Kalian pasti masih lapar kan ?? "
ketiga anak itu mengangguk.
" Wawa , bawa mereka ke warteg itu . Jika di bawa ke warung Padang takutnya pembeli yang lain merasa risih dengan kehadiran mereka . Suruh mereka makan sampai kenyang . Biar aku yang bayarin mereka . ?! "
" Baik lah . Ayo anak-anak ikut Tante . Om yang baik ini akan mentraktir kalian makan . . ?! "
" Beneran om , Tante ?? kalian gak akan jual kami kan ?? "
" Gak kok , percaya sama kami ya . Ayo . . ?! "
ketiga anak itu mengikuti Najwa dan Alex menuju warteg di samping Warung padang tadi . Najwa meminta 3 porsi nasi untuk tiga anak tadi .
" Tante , kalau boleh sebaiknya nasi nya di bungkus aja , supaya kami bisa makan bareng keluarga kami . . ?! "
" iya Tante . Kami bisa berbagi makanan enak sama keluarga kami . . ?! "
Najwa sedikit terhenyak mendengar ucapan anak-anak itu . Dia menoleh pada Alex .
" Beri mereka 2 porsi . . ?! "
Akhirnya masing-masing anak mendapat 2 porsi . Setelah mengucapkan terima kasih mereka lalu pulang dengan wajah yang bahagia .
Setelah selesai dengan urusan anak-anak tadi . Alex dan Najwa langsung kembali ke warung Padang . Ternyata pesanan mereka telah siap . Lalu mereka pulang .Sesampainya di rumah Najwa , mereka langsung menyantap makan siang mereka dengan lahap . Brian tampak lahap memakan makan siang nya dengan telur dadar . Setelah makan Najwa membereskan bekas makan di bantu Selin .
Setelah selesai mereka kembali bersantai di ruang tamu . Tampak ada beberapa map tergeletak dimeja .
" Karena semua sudah selesai maka saya akan menyampaikan sesuatu pada Wawa . Wawa selamat ya kamu lulus jadi model pemula . . ?! " kata David .
" Apa ?? lulus ??!! " kata Najwa
" Iya , kamu berhasil lulus . dan aku membawa surat kontrak nya . Silahkan di tanda tangani . . ?! " kata David menyodorkan surat kontrak .
Najwa masih tak percaya . Dia membaca surat kontak itu . Matanya tampak berkaca-kaca . Lalu dengan tangan sedikit gemetar dia membubuhkan tanda tangan nya di atas materai . Terdengar ucapan hamdalah di dalam ruangan tamu itu .
" Selamat ya Wa , akhir jalan kamu mulai terbuka . . ?! " kata Selin.
" Semangat Donk .. kamu harus optimis , dan percaya diri kalau kamu bisa lebih baik dan semakin menjadi yang terbaik . . ?! " kata Angga .
" Makasih ya mbak , mas . ?! "
" Kamu tenang aja . Aku akan tetap jadi fotografer kamu kok . Jadi kamu gak usah grogi, lakukan seperti biasa .ok . ?! " kata David ikut menyemangati Najwa . Najwa tersenyum dan mengangguk .
Sungguh jika sang pencipta telah berkehendak , maka tak ada yang bisa menghalangi nya ..
B
E
R
S
A
M
B
U
__ADS_1
N
G