JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT

JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT
BAB 41 KECOLONGAN


__ADS_3

Najwa sudah lama mendengar ocehan Bu RT yang sudah capek menegur Siti dan Imas yang suka mengumbar aib orang dan selalu menyebarkan berita hoax . Sudah banyak ibu-ibu yang melabrak Siti karena Siti lah yang selalu berani berkoar-koar gak jelas . Kali ini mereka malah menyinggung Najwa . Tentu saja Najwa tidak terima . Cukup di masa lalu nya saja dia tindas .Tapi sekarang dia tidak akan tinggal diam . Selepas magrib Najwa bertamu ke rumah pak RT , Dia mengutarakan niat nya untuk memberi pelajaran pada Siti dan Imas agar tidak lagi mengulangi kesalahan nya . Pak RT dan Bu RT pun setuju dengan niat Najwa . Najwa pun memberikan rekaman kejadian tadi siang . Pak RT pun langsung menindak lanjuti laporan Najwa . Setelah di rasa cukup Najwa dan Brian pun pamit untuk pulang .


Saat mereka keluar pagar rumah pak RT , mereka di kejutkan dengan seorang laki-laki yang bersandar di mobil yang terparkir di depan gerbang pagar rumahnya .


" Pantesan kamu pintu nya di kunci , ternyata kamu keluyuran malam-malam . . ?! "


" ngapain elo kesini ?? . . ?! " kata Najwa sewot.


" Aku ingin menemui anak ku . Apa ada masalah ?? " kata Andi arogan .


" hee , anak ku . . eneg gue dengarnya . . Elo datang ke rumah seorang janda malam-malam , itu masalah nya . . ?! " kata Najwa


" haha . . kau janda ku , aku rasa tidak akan ada masalah . . ?! " kata Andi berjalan mendekati Najwa . Dia menatap Brian dengan tersenyum .


" sebaik nya elo datang besok aja . Gue gak terima tamu malam-malam . ?! " kata Najwa mundur selangkah .


" sudah ku bilang aku datang untuk menemui anak ku , bukan menemui kamu . Brian ayo sama papah . . ?! " kata Andi mulai membujuk Brian .


" Loh mbak Najwa , belum masuk ?? kata pak RT yang baru keluar dari pagar .


" iya nih pak , mau masuk tapi orang yang bertamu malam-malam , saya jadi gak berani masuk . . ?! " kata Najwa lega .


" memang mas ini siapa ?? " kata pak RT mendekat.


" dia Andi , mantan suami saya pak RT . . ?! " jawab Najwa cepat .


" Oh , ada keperluan apa ya mas ?? " kata pak RT yang mengerti keadaan Najwa .


" saya ingin menemui anak saya pak , tapi mantan istri saya ini tidak menerima niat saya . . ?! "


" maaf , bukan Najwa tidak menerima niat baik mas Andi , tapi mbak Najwa dilema sama keadaan nya . hmm , bagaimana kalau saya yang temani kalian agar tidak ada fitnah . . ?! " tawar pak RT .


" boleh deh pak . . ?! " kata Najwa


mereka bertiga pun akhirnya masuk ke rumah Najwa . Andi memperhatikan sekeliling ruang tamu. rumah itu nampak nyaman . Dia memperhatikan Najwa yang berjalan menuju ruang belakang dengan di ikuti Brian . Tak lama dia kembali dengan membawa baki berisi teh dan camilan ,Brian masih membuntuti Najwa kali ini dia kembali dengan memeluk toples nastar. Dia pun duduk menyandarkan tubuh nya ke Najwa .


" silahkan di minum . . ?! " kata Najwa .


" Brian , sini duduk dekat papah . . ?! " kata Andi dengan nada selembut mungkin . Namun Brian hanya diam dan terus menempel pada Najwa . Najwa hanya diam dan menepuk-nepuk lengan Brian lembut . Di ruangan itu hanya terdengar obrolan antara Andi dan pak RT . Beberapa kali Andi mencoba membujuk dan mendekati Brian . Namun sepertinya Brian masih enggan mendekati nya . Andi sedikit merasa kesal . Dia pun akhirnya pamit pulang .


" Terima kasih loh pak . Bapak bisa mengerti situasi yang saya hadapi . . ?! "


" Sama-sama mbak Najwa , kalau begitu saya pamit dulu . . ?! "


Setelah pak RT pergi , Najwa menggendong Brian yang sudah tertidur . Dia membawa nya ke kamar nya dan berbaring di samping Brian . * * *


Semenjak itu Andi sering ke rumah Najwa , namun dia lebih memilih untuk datang di siang hari agar dia lebih banyak kesempatan untuk mendekati Brian . Namun seperti nya hati Brian belum menerima Andi selaku ayah kandung nya . Terbukti , sekali pun dia belum pernah memanggil Andi dengan sebutan papah . Bahkan mainan yang di berikan Andi pun dia letakkan di kardus yang terpisah .


Ada pun laporan Najwa yang menuntut Siti dan Imas , Mereka sangat tertekan atas laporan Najwa , berulang kali mereka meminta maaf , namun Najwa tetap diam . Dengan sedikit perdebatan yang alot , Najwa pun memberikan dua pilihan , damai di tempat dengan denda 10 juta perorang , atau masuk penjara . Bukan Najwa ingin memanfaat kesalahan orang , tapi atas persetujuan pak RT dan istri nya , dia ingin memberi pelajaran pada Siti dan Imas yang bermulut lemes untuk memberi efek jera . Akhirnya suami Siti dan Imas setuju untuk membayar denda .


Dari waktu ke waktu ,nama Wawa alias Najwa semakin melejit di dunia modeling . Beberapa brand terkenal Mengontrak Najwa untuk mempromosi kan produk mereka . Cindy yang sudah di bebaskan karena masa tahanan nya telah habis , tampak tengah bermain dengan Abel . Dia sangat merindukan putri kecil nya yang semakin gemuk itu . Sedang asyik bermain , mereka di kejutkan dengan suara pintu yang di buka secara kasar , Andi masuk dengan penampilan yang berantakan . Wajah nya tampak kusut .


" sayang , apa ada masalah serius ?? " kata Cindy mendekati Andi .


" aku . . aku bangkrut cin . . ?! "


jedaaar .


Seluruh persendian Cindy seketika lemas dengan di iringi jantung nya yang berdegup sangat kencang sampai membuat dada nya sakit .


" apa ?? bangkrut ?? " kata Cindy linglung.


" iya Cin , Perusahaan ku telah di tutup dan rumah ini juga telah sita bank . Kita di beri waktu tiga hari untuk mengosongkan rumah ini .. ?! " kata Andi lesu .


" apa ?? rumah ini di sita bank ?? kenapa di sita bank ?? "


" aku menggadaikan rumah ini untuk menutupi semua kerugian perusahaan dan menambah modal , tapi ternyata perhitungan ku salah . . ?! "


" Tapi . . tapi kita bakal tinggal dimana kalau keluar dari rumah ini ?? " kata Cindy panik .


" Aku masih punya sedikit tabungan , kita bisa cari rumah kontarakan . . ?! " ruangan itu hening sejenak , tapi tiba-tiba jentikan jari Cindy memecah keheningan itu .


" sayang , gimana kalau kita rebut rumah mantan istri kamu , rumah nya kan lumayan besar , jadi uang tabungan kamu bisa untuk memenuhi kebutuhan kita sementara . . ?! " usul Cindy dengan tanpa bersalah .


" Najwa gak akan mau keluar dari rumah itu , apalagi sertifikat rumah ada di tangan nya . . ?! " kata Andi .


" Yah di rebut Donk sertifikat nya , atau kamu curi aja sertifikat itu . . ?! "


Andi mengerutkan kening nya , namun dalam hitungan menit senyum nya melebar .


" Besok aku akan coba ke rumah Najwa . . ?! "

__ADS_1


" pokok nya kamu harus berhasil , . ?! " bujuk Cindy dengan wajah licik .


_ _ _


Keesokan hati nya , tepat hari Minggu . Seperti biasa Najwa melakukan senam di halaman belakang nya . Sedangkan Brian tampak asyik menatap burung-burung yang berterbangan seperti main kejar-kejaran . Dia menoleh mamah nya saat musik berhenti . Najwa mengelap keringat nya . setelah itu dia mengajak Brian masuk dan mandi , setelah mandi mereka langsung menuju kedai buryam yang biasa karena permintaan Brian . Najwa pun setuju karena mereka sudah cukup lama tidak sarapan di sana . Saat Najwa dan Brian masuk , kedai itu hampir penuh oleh pengunjung .


" eeh neng Wawa sama si ganteng Brian datang . Udah lama loh gak kelihatan . . ?! " sapa istri mang Madun .


" iya mbak , pesan seperti biasa ya mbak . ?! " Najwa memilih duduk di meja yang dekat dengan gerobak . Brian tampak antusias menunggu buryam nya .


" mbak Wawa , berkat mbak , Siti sama Imas gak berani lagi asal ngomong loh . . ?! " kata Shiren .


" syukurlah kalau dia berubah . . ?! " kata Najwa tersenyum . Beberapa pria yang makan di sana menatap Najwa dengan penuh kekaguman .


pesanan mereka datang ,Brian bersorak membuat istri mang Madun tertawa kecil .


" oh iya mbak , mang Madun kemana ? kok mbak yang jaga kedai ?? " kata Najwa


" bang Madun lagi sakit neng , jadi saya yang jaga kedai . . ?! "


" Emang mang Madun sakit apa mbak ?? "


" Gak tahu sakit apa , kata nya badan nya lemes , kepala nya sakit . di ajak berobat ke dokter gak mau , ?! "


" semoga mang Madun cepat sembuh ya . . ?! "


" amin . makasih neng . ?! "


Najwa melanjutkan sarapan nya , Brian tampak lahap . Dia mengelap bibir Brian yang belepotan .


" mbak Wawa , gak bosen apa sendiri terus , ada niat nikah lagi gak ?? " kata seorang pemuda .


" Emang kenapa mas Aris ?? "


" kalau mbak Najwa mau nikah lagi , saya siap kok merawat Brian seperti anak saya sendiri . Asalkan mbak Wawa memberi bimbingan saya saat malam pertama. ?! " kata pemuda itu di sambut dengan tawa teman nya . Najwa pun ikut tertawa . Dia tidak tersinggung , Najwa mengenal pemuda itu karena dia pengantar galon langganan Najwa .


" makasih atas niat baik nya . Tapi untuk sekarang saya belum berencana untuk menikah lagi . Saya ingin fokus merawat dan membesarkan anak saya . . ?! " kata Najwa santai .


" Tapi kalau mbak punya rencana , jangan lupa hubungi saya ya . saya siap menunggu . . ?! " kata nya seraya tertawa kecil karena di senggol sama teman perempuan nya .


" hey mas Aris , lihat wajah calon istri mu itu , udah kayak kepiting rebus . Mbak jangan di ambil hati guyonan mas Aris ya . . ?! " kata Najwa menggoda gadis di samping Aris .


" dek Rani ,, kalau kamu jadi istri kedua mas , mau gak ?? mas mau jadiin mbak Wawa istri pertama , soal nya dia kan lebih tua dari kamu . .?! " canda Aris .


" halo Brian . Abis darimana sayang ?? " kata Andi sok perhatian membuat Najwa ingin memuntahkan sarapan nya tadi .


" Abis sarapan buryam . .?! " kata Brian .


" Ayo masuk , tapi gak bisa lama soal nya aku sama Brian mau keluar . . ?! " kata Najwa masuk


" emang mau kemana ?? " kata Andi penasaran .


" kepo . . ?! " sahut Najwa ketus .


Seperti biasa Andi duduk ruang tamu , Najwa menyuguhkan teh dan camilan . Andi masih membujuk Brian . Namun Brian tetap diam .


" Wa , kok kamu belum nikah lagi ?. " kata Andi membuat Najwa hampir tersedak ludah nya sendiri .


" memang kenapa ?? " ketus Najwa .


" Sudah hampir 5 tahun kamu sendiri . Emang gak bosan ?? "


" Aku lebih baik sendiri bisa hidup tenang , daripada punya suami tapi maka hati . . ?! " kata Najwa membuat Andi tercubit . Tiba-tiba Najwa mendesis seraya memegang perut nya .


" Elo tunggu sebentar , gue mau ke kamar mandi . . ?! " kata Najwa langsung berlari ke belakang . ternyata Brian juga ikut berlari kebelakang seperti menghindari Andi . Dengan cepat Andi langsung melancarkan aksi nya . Dia langsung berlari ke lantai atas dan mencari kamar Najwa . Dengan mudah dia menemukan kamar Najwa dan langsung menerobos masuk dan ternyata pintu kamar Najwa tidak terkunci . Dia langsung mencari sertifikat rumah , Dan tenyata dengan mudah Andi menemukan nya di bawah lipatan baju Najwa di lemari . Setelah mendapatkan apa yang dia cari , dia langsung menyembunyikan nya di dalam kemeja bagian belakang . Lalu merapikan lipatan baju yang sedikit berantakan lalu bergegas keluar . Dan ternyata Najwa belum kembali dari belakang . Dia kembali duduk dan mengatur nafas nya yang sedikit ngos-ngosan.


Tak berapa lama Najwa dan Brian kembali . Andi memperhatikan Najwa yang tampak makin cantik dan glowing .


" Aku pamit dulu , ada urusan yang harus aku selesaikan .. ?! " kata Andi , dia mencubit pipi Brian pelan lalu pergi dengan senyum yang puas . Setelah mobil Andi pergi , Najwa mengunci pintu pagar , ketika hendak berbalik , tampak Bu RT memanggil Najwa . Najwa pun menoleh dan langsung membuka gerbang .


" neng , bisa ibu ngomong sebentar . . ?! "


" ayo masuk Bu . ?! "


" kita duduk disini aja ya , enak adem . . ?! " kata Bu RT , Najwa pun mengikuti jejak Bu RT .


" ada apa Bu ? kayak nya serius banget . ?! "


" Gini neng , Arman mau jual rumah beserta isi nya , rumah nya gak jauh dari sini , ibu kesini mau nawarin ke kamu , siapa tahu kamu berminat . . ?! " kata Bu RT dengan wajah sendu .


" Rumah mas Arman ?? Memang kenapa mau di jual Bu ?? "

__ADS_1


" usaha Arman mengalami penurunan, jadi dia butuh modal , di tambah lagi , istri nya sakit keras dan di rawat di rumah sakit . Jadi tidak ada pilihan lain selain menjual rumah nya . ?! "


" terus kalau rumah nya di jual , mereka tinggal dimana ?? " kata Najwa iba .


" mereka akan tinggal di rumah lama nya yang di sebelah rumah ibu . Bagaimana kamu minat gak ?? atau bagaimana kalau kita lihat-lihat dulu , siapa tahu setelah itu kamu tertarik , hitung-hitung menolong anak saya . . ?! " kata Bu RT penuh harap . Najwa berpikir sejenak . Lalu dia pun setuju . Dia masuk untuk memanggil Brian dan mengambil dompet serta kunci motor . Setelah itu dia mengunci pintu , Mereka menyusuri jalan sesuai petunjuk Bu RT . Tidak memakan waktu lama , mereka berhenti di depan rumah yang lumayan mewah .



( othor malas ngejelasin detail rumah nya . lihat aja langsung gambar nya ya .😘😘 )


" Ini rumah nya Bu ?? " kata Najwa takjub


" iya neng , ini rumah anak saya yang mau di jual . Gimana Brian suka gak ?? "


" suka nek . Rumah nya bagus dan besar . . ?! " kata Brian polos .


" ayo masuk , saya temani lihat-lihat. . ?! "


mereka pun masuk , Brian tampak heboh dan berlari kesana kemari dengan riang . Najwa menahan gejolak hatinya saat melihat desain rumah itu , peletakan furniture nya pun sangat pas .


" ibu . Najwa . ?! " panggil seorang pria yang baru turun dari dari tangga .


" Arman , sini . ini Najwa mau lihat-lihat , siapa tahu berminat . ?! "


" oh , silahkan di lihat-lihat neng , siapa tahu berjodoh . .?! "


Mereka melanjutkan berkeliling . Najwa tersenyum saat melihat Brian yang semakin heboh saat melihat kolam renang . Setelah puas melihat-lihat , mereka kembali ke ruang tamu . Tampak Arman tengah duduk sambil memainkan ponsel nya. Aktivitas nya terhenti saat mendengar langkah kaki yang mendekati nya . Bu RT dan Najwa duduk berdampingan .


" gimana neng , setelah berkeliling tadi , . ?? " kata Arman .


" sejujurnya mas. saya jatuh cinta pada pandangan pertama sama rumah ini . . Tapi . . . .memang mas Arman mau jual berapa ?? " kata Najwa tercekat .


" Saya buka harga 3,5 M . Bisa nego kok , tapi dikit hehehe . . ?! "


Najwa ikut tertawa pelan mendengar nya . Dia memperhatikan sekeliling ruang tamu itu .


" Saya pikir-pikir dulu ya mas , nanti sore saya kabarin . .gimana . . ??! "" kata Najwa .


" ok .saya tunggu kabar baik nya dari neng Wawa . . Nanti sore datang aja langsung . Kebetulan saya gak kemana-mana hari ini . . . ?! "


" baik mas , kalau begitu saya pamit dulu . .ibu mau pulang bareng saya atau tinggal disini ?? " kata Najwa .


" Ibu disini aja dulu Wa . ?! "


" ya sudah saya pulang dulu ya , assalamualaikum . ?! "


" Waalaikumsalam . hati-hati ya . ?! " kata Arman.


Najwa dan Brian lalu keluar di antar Bu RT . Sebelum pergi najwa kembali menatap rumah itu . Lalu menarik gas motornya .


" semoga uang tabungan ku cukup . Buku tabungan pemberian Oma dulu masih utuh 2,5 M , tabungan ku kira-kira bisa nambahin gak ya . .aah iya sertifikat rumah , ya ya , aku bisa manfaatin setifikat rumah . ?! " sorak batin najwa


Dalam hitungan menit , Najwa sudah tiba di rumah kembali . Dia langsung memarkirkan motornya di halaman .


" Mah , Brian main di ruang tamu ya . ?! "


" iya sayang , mamah ke kamar dulu ya . . ?! "


Brian mengangguk , dia lalu menaiki tangga menuju kamar nya . sesampai nya di kamar dia langsung membuka lemari pakaian dimana dia menyimpan sertifikat itu . Namun dia tidak melihat sertifikat itu di tempat dia menyimpan nya . Dia membuka semua lipatan baju nya , namun hasil nya nihil .


" Ya Allah , kemana aku nyimpan sertifikat itu . Perasaan aku simpan disini deh . Apa aku lupa nyimpan ya . .?! " kata Najwa . Dia duduk di ranjang untuk menenangkan hati nya yang cemas . Setelah cukup tenang , dia pun kembali mencari sertifikat itu . Namun hasil nya tetap sama . Dia menangis karena takut jika sertifikat itu di curi orang . Akhir nya karena lelah mencari tetap tidak ketemu , Najwa menyerah . Dia menangis sesegukan karena khawatir . Dia lalu menyeka airmata nya . Dia mengambil buku tabungan yang dia simpan di laci di lemari . Dia membuka dua buku itu . salah satu nya adalah buku tabungan pemberian Oma , awal nya Najwa menolak saat tahu isi buku itu , namun Oma menjelaskan nya kalau uang itu adalah hak Najwa sebagai anggota keluarga Sanjaya . Akhirnya Najwa pun menerima nya . Lalu dia mengambil ponsel nya dan mengecek isi saldo di tabungan pribadi nya . Mata nya terbelalak saat melihat angka yang tertera di ponsel nya .


" ap. . Apa . . . ???? "


B


E


R


S


A


M


B


U


N

__ADS_1


G


__ADS_2