
Semenjak kejadian itu , Cindy dan Andi jarang sekali keluar rumah . Mereka sangat malu atas kejadian uang mainan itu . Mereka tidak akan keluar jika bukan untuk berbelanja kebutuhan rumah tangga . Walau mereka hanya sekedar duduk di beranda , tapi ada saja omongan orang yang kebetulan lewat di depan rumah mereka yang menyindir mereka . Membuat Cindy semakin malas untuk keluar .
" Sial . . gara-gara Hana aku jadi gak bebas keluar rumah . . aakh . . sialan . . !! " teriak Cindy kesal .
* * * * *
2 Minggu berlalu . Luka Brian sudah sembuh total . Hari ini Najwa dan Brian bersiap untuk berangkat ke mansion keluarga Sanjaya . Karena sudah ada mobil Damar , jadi Bima tidak menjemput Najwa . Damar yang akan membawa Najwa dan Brian .
" Kalian di rumah baik-baik ya . Bayu tolong jaga rumah kita ya , Sarah tolong bereskan rumah . . kami pergi dulu . . ! "
" Baik nona/mbak .. hati-hati di jalan . . ! "
Mobil Damar melaju meninggalkan rumah Najwa . Sepanjang perjalanan Brian berceloteh ria bersama Najwa. Sesekali Najwa akan mendapat Omelan dari Brian karena mencubit pipi Brian dengan gemas . Brian kini tampak asyik bermain game di tablet nya . Najwa pun tampak sibuk dengan ponsel nya . sesekali Damar melirik dua majikan nya yang sekarang hening .
Najwa asyik berkirim pesan di grup model nya . Saat sedang asyik berkirim pesan , Najwa terkejut saat kepala Brian terjatuh ke lengan nya membuat Najwa sontak menoleh . Dia tersenyum saat melihat Brian yang sudah tertidur . Dia menyimpan tablet nya lalu merangkul Brian dan menyelimuti nya dengan selimut tipis yang sengaja dia bawa . Dia kembali tenggelam dalam dunia nya .
Setelah menempuh perjalanan cukup lama . Akhirnya mereka tiba di mansion Sanjaya . Najwa meregangkan sedikit pinggang nya yang terasa pegal . Dia membangunkan Brian dengan pelan .
" Sayang , . ayo bangun , kita sudah sampai . . ! " Najwa menepuk-nepuk pelan lengan Brian , perlahan mata Brian terbuka, dia mengerjapkan mata nya beberapa kali , Brian duduk dengan wajah yang masih lesu . Najwa tersenyum melihat tingkah Brian .
" kita sudah sampai mah . ? "
" Iya , ayo kita turun . ! "
Najwa membantu Brian turun , koper mereka sudah di turunkan oleh Damar . Najwa menggandeng tangan Brian dan berjalan ke dalam mansion . Sedangkan koper nya di bawa oleh Damar yang berjalan mengekori ya . Saat akan menekan bel , pintu sudah terbuka terlebih dahulu , dan muncul lah ART yang menyambut mereka .
" Wah , non Najwa dan den Brian sudah datang . Ayo masuk . . ! "
mereka masuk , sedangkan Damar menghilang setelah melihat mereka masuk , sedangkan koper nya sudah di ambil alih oleh ART tadi .
" Yang lain pada kemana bi ?? "
" Tadi mereka keluar non , dan tuan Bima pesan kalau non Najwa sudah datang di minta untuk istirahat . ! "
" Oh baik lah . tolong bawa koper kami ke kamar ya bi . ! "
" Baik non . ! "
Najwa mengajak Brian langsung ke kamar nya di ikuti ART tadi . Setelah meletakkan koper , ART itu pun keluar . Koper kecil itu pun di simpan Najwa di dekat lemari .
" Sayang , Brian capek gak ?? "
" Sedikit mah . Tapi Brian masih ngantuk . ! " Najwa tersenyum .
" Yah udah , kita istirahat yuk . . ! "
kedua ibu dan anak itu pun membaringkan tubuh mereka yang terasa lelah . seperti biasa Najwa menepuk-nepuk pelan Brian sampai tertidur .
" Najwa dan Brian sudah datang ?? baiklah . . Jangan biarkan dia tahu semua ini . !! " Bima menutup telpon nya . Senyum simpul terlukis di bibir nya.
" Kak, aku sudah kirim keperluan untuk Najwa dan Brian . . ! " kata Karina yang baru masuk .
" bagus , Lalu bagaimana dengan catering nya ?? "
" Kata ibu catering nya juga udah siap . ! "
" Hmm . Oma tadi juga sudah bilang kalau persiapan gedung nya juga tinggal sedikit lagi . . . ! " Bima melirik jam di tangan nya .
" Terus gimana sama opa dan ayah , apa mereka sudah memberi kabar ?? " kata Karina .
" Mereka sedang mempersiapkan sesuatu nya . . ! "
Karina mengangguk. Mereka terdiam sejenak .
" Semoga kak Najwa suka . . ! " gumam Karina .
Ponsel Bima berdering , dia hanya tersenyum tanpa berniat mengangkat nya . dering ponsel terhenti . Namun mereka kembali di kejutkan dengan suara ponsel Karina . Mereka tertawa melihat siapa yang menelpon . Bukan hanya sekali dua kali , tapi sudah berkali-kali ponsel mereka bebunyi .
Di mansion , Najwa merasa kesal karena keluarga nya tidak kunjung pulang. Bahkan dia sudah berulang kali menelpon tapi tidak satu pun dari mereka yang mengangkat nya . Membuat Najwa semakin jengkel . Di tambah lagi dengan Damar yang menghilang entah kemana.
" Mereka pada kemana sih ?? "
Najwa yang tengah duduk di ruang tamu menemani Brian menonton , di kagetkan dengan suara bel yang berbunyi . Buru-buru Najwa bangkit untuk membukakan pintu yang dia kira adalah keluarganya yang datang . Namun dia harus kecewa karena yang datang adalah seorang pengantar barang .
" Selamat sore mbak , saya mengantarkan barang atas nama Najwa , ?! "
" Iya saya sendiri , tapi saya gak merasa mesan barang deh . . ! "
" Seseorang mengutus saya untuk mengirimkan kotak ini untuk nona . Silahkan di terima . ! "
Najwa menerima kotak itu , laki-laki itu segera pergi setelah barang sampai di tangan Najwa . Najwa menatap laki-laki itu yang semakin menjauh dengan tatapan heran . Dia menutup pintu kembali .
Ting
" pakai gaun itu , nanti malam jam 7 kamu di jemput oleh orang ku . ! "
Najwa membaca pesan yang di kirim oleh Bima . Najwa langsung menelpon nomor Bima , namun masih seperti tadi , Bima tetap tak mengangkat telpon nya . Membuat Najwa semakin jengkel .
Waktu terus berlalu , Langit yang tadi nya terang kini telah berganti gelap . Di bantu oleeh Salah satu ART , Brian kini telah siap dengan stelan jas hitam putih nya . Di saku jas terselip bunga mawar merah , membuat nya menjelma sebagai pria kecil yang manis . Najwa saat ini tengah di rias oleh seorang MUA yang datang beberapa waktu lalu , sama seperti yang di ucapkan oleh pengirim barang tadi , MUA ini juga di suruh oleh Bima . Najwa hanya pasrah dengan apa yang Abang nya rencanakan . Setelah semua selesai , Mereka membantu Najwa memakai gaun yang di kirim Bima tadi . Perias MUA menatap takjub setelah Najwa mengenakan gaun pesta nya .
" Nona , anda sungguh mempesona malam ini . . !
" mamah . . mamah sungguh sangat cantik malam ini. !! " seru Brian .
__ADS_1
" Terima kasih . ! "
Najwa menggandeng Brian menuruni tangga . Di depan ternyata sudah mengunggu sebuah mobil yang menjemput Najwa dan Brian .
" Silahkan nona .tuan kecil . ! " kata seorang laki-laki membukakan pintu untuk mereka . Dengan gerakan anggun Najwa masuk ke mobil di ikuti Brian . mobil itu melaju dengan kecepatan sedang , hanya memakan waktu 15 menit , mereka tiba di sebuah gedung yang cukup besar .
" Silahkan nona , tuan Bima meminta anda memasuki ruangan . ! " kata pria tadi . Najwa turun bersama Brian . Dia memperhatikan sebentar bangunan yang berdiri di depan nya .
"Terus bang Bima dimana ?? "
" Mereka sudah menunggu di dalam . !! "
Najwa kembali menggandeng tangan Brian . mereka berjalan pelan di ikuti oleh sopir tadi . Saat mereka masuk terlihat ruangan itu gelap , Najwa ragu untuk masuk.
" Apa anda tidak salah ruangan , tuan ?? " kata Najwa sedikit cemas .
" Tidak nona , silahkan masuk . . ! " kata nya santai . Najwa menatap pria itu tajam , Namun wajah pria itu tetap datar . Najwa menghela nafas kasar .
" Mah ,kok gelap banget sih . ! " kata Brian menggengam erat tangan Najwa .
" Brian percaya sama mamah ?? " Brian mengangguk.
" Kalau begitu ayo kita masuk . jangan takut , ada mamah disini . !! kata Najwa . mereka lalu berjala masuk dengan langkah yang pelan . namun .
bam
Pintu di belakang mereka tiba-tiba tertutup . Brian terkejut dan merapatkan tubuh nya ke Najwa . Najwa merangkul Brian dan menangkan nya .
Tap
Sebuah lampu menyala di depan nya . Najwa membaca tulisan di bawah lampu itu .
" come .! "
Najwa melangkah ke depan dan berhenti tepat di depan tulisan tadi .
Tap
satu lampu menyala lagi .
" Here "
Najwa kembali melangkah ke depan dan berhenti di depan tulisan tadi . Namun . .
" HAPPY BIRTHDAY . . !!!!! "
Ruangan itu seketika menjadi terang benderang dengan riuh nya ucapan happy birthday memenuhi ruangan . Najwa yang terkejut , hanya terdiam . Dia memperhatikan sekeliling nya . Hati nya terasa hangat saat melihat keluarga nya yang menatap nya dengan penuh kasih sayang .
" Selamat ulang tahun , Putri ku . Kami selalu mendoakan apa yang kamu impikan dan cita-cita kan , semoga terkabul dalam waktu dekat . . ! "
" Ayah . . !? " lirih Najwa , mata nya berkaca-kaca menatap sang paman yang telah menggantikan ayah nya .
" A . a. . di larang menangis . . !! " seru Karina mendekati Najwa dan memeluk nya . Najwa sangat terharu mendapat perhatian yang tulus dari keluarga nya .
" Jadi ini alasan kalian ngebiarin aku sama Brian berdiam diri di mansion seharian , di telpon satu pun gak ada yang ngangkat telpon aku. !! omel Najwa membuat mereka tertawa .
" Selamat ulang tahun Wawa , Saya mewakili agensi mengucapkan selamat ulang tahun Najwa Assyifa . Semoga semakin sukses dan menjadi yang terbaik kedepan nya . . ! "
" Alex , Kalian juga ada disini ?? "
" Iya Donk . gak mungkin lah kami gak hadir di ulang tahun sahabat tercinta kami ini. iya gak guys. . . !! " seru Chika.
" Iya Donk . selamat ulang tahun ya Wa . Semoga kamu menemukan pasangan yang terbaik buat kamu , yang bisa Nerima kamu apa ada nya . Terutama Brian . . !! " kata Juwita penuh perasaan .
" Amin . ! " keluarga Sanjaya kompak .
" makasih ya . . ! " kata Najwa terharu dengan doa Juwita .
" Ayo . . ! "
Najwa di tuntun oleh Oma dan Bu Rita ke meja yang di penuhi oleh kue bertingkat dua . Di atas kue tertancap lilin yang berbentuk angka 25 .
" Buat lah permintaan yang kau inginkan ., sayang ! " kata Oma .
Najwa memejamkan mata nya , setelah lewat beberapa menit , Najwa membuka mata nya dan tersenyum bahagia.
" Tiup lilin nya . . tiup lilin nya . .
para tamu bernyanyi sambil bertepuk tangan .
ffpuh . .
tepuk tangan semakin meriah saat Najwa meniup lilin nya . Bu Rita memberikan pisau untuk memotong kue . Najwa memotong kue pertama dengan potongan yang cukup besar . Dia meletakkan nya di piring lalu mengambil garpu . Dia tersenyum pada semua orang.
" Tidak penting tentang keistimewaan kue potongan pertama , yang jelas aku menyayangi kalian semua tanpa terkecuali . . ! "
Najwa menyendok kue di tangan nya dan menyuapkan nya pada Brian . Brian menerima nya dengan senang.
" Kue nya enak mah , lagi Donk . !! " seru Brian girang membuat semua tamu tertawa . Najwa menyuapi Brian lagi . kue di bawa ke belakang untuk di potong .
" Selamat ulang tahun nona Najwa . Tak ku sangka ternyata keluarga Sanjaya memiliki seorang model terkenal . mohon di terima hadiah yang sederhana ini. . ! "
" Terima kasih , tuan . ! "
satu persatu para tamu undangan memberikan ucapan selamat dan kado pada Najwa . Termasuk para rekan sepfofesi dan bos nya . meja yang tadi nya kosong sekarang di penuhi tumpukan kado. Baik yang berukuran kecil maupun berukuran besar .
Untuk menghormati para tamu , Najwa ikut berinteraksi dengan para rekan bisnis dan kolega opa dan Bima. Najwa menanggapi pertanyaan yang mereka lontarkan dengan ramah dan sopan , Membuat mereka langsung menyukai Najwa yang sopan dan lemah lembut. Beberapa pria lajang mencoba mendekati Najwa , mereka ingin mengenal Najwa lebih dekat . Bahkan ada beberapa pria yang terang-terangan menanyakan beberapa pertanyaan yang bersifat pribadi secara langsung pada Najwa . Tapi Najwa bisa mengatasi nya tanpa menyinggung perasaan mereka .
__ADS_1
Di kejauhan , Alex menatap tak suka pada pria yang mendekati Najwa . Dia menengguk kasar minuman nya lalu mendekati Najwa .
" Selamat malam Wawa , . ! "
" Selamat malam pak Alex .
" Bisa kita bicara sebentar ?? "
" Baiklah . , tuan-tuan saya undur diri dulu . ! "
Najwa sedikit menunduk lalu menyusul Alex yang telah pergi lebih dulu .
" Alex . kamu mau ngomong apa ?? "
" Najwa , sekali selamat ulang tahun , Dan , , tolong terima ini . . aku bukan pria yang berpengalaman dalam urusan perempuan . Jadi aku gak tahu apa kamu suka atau gak . Tolong di terima ya . ! "
Najwa melihat Alex menyodorkan sebuah kotak kecil berukuran kecil . Najwa menerima kotak itu dengan rasa penasaran .
" Apa ini ?? "
" Ini kado yang aku pilihkan sendiri . maaf jika tak sesuai dengan selera kamu. ! "
Najwa membuka kotak itu , mata nya terbelalak saat melihat isi kotak itu .
" Alex . . ini . .ini bagus banget . . makasih ya . ! " kata Najwa dengan wajah senang membuat Alex tersenyum lega . Alex mengambil gelang itu dan memasangkan nya di tangan kiri Najwa .
" Kamu suka ?? "
" Suka banget. . ! " kata Najwa tersenyum.
" jagalah gelang itu seperti kamu menjaga hati ku . jangan pernah di lepas , ok . ! "
Najwa mengernyitkan alis nya mendengar ucapan Alex yang ambigu.
" Maksud nya ?? "
" Haha . tidak ada . .! "
" Tahan Alex . Ingat kamu mempunyai sumpah yang harus selalu kamu ingat .. !! " batin Alex .
Acara di lanjutkan dengan jamuan makan malam . di meja panjang yang di khususkan untuk keluarga Sanjaya , mereka makan dengan di selingi senda gurau. Bahkan Brian terus menempel pada Karina walau acara makan malam telah selesai . Satu persatu para tamu mulai pamit undur diri . Sedikit demi sedikit ruangan mulai sepi .
" Najwa . semua orang sudah memberikan kado untuk kamu . Tinggal kami yang belum . Ayo kita keluar , kado nya ada di luar . ! " kata mang oyong .
Najwa hanya mengikuti mereka dengan rasa penasaran yang tinggi . sesampai nya di depan gedung , mereka berhenti di depan sesuatu yang berukuran besar dengan di tutupi kain lebar .
" Najwa , ini adalah kado dari kami . Semoga kamu suka . ! " kata opa .
" Opa . kalian gak repot-repot kayak gini . kalian mengingat hari ulang tahun Najwa aja udah senang banget . . ! " kata Najwa tak enak .
" Kami tidak repot kok sayang . Justru kami merasa senang melihat kami bahagia seperti ini . Tolong di terima ya . . !! " kata Oma lembut .
" baiklah omah , opa dan semua . makasih atas semua kejutan malam ini . . Najwa bahagaiaa banget . . ! "
" Ayo di buka kado nya . ! " kata Karina antusias .
Najwa membuka kotak kecil di tangan nya . Najwa terdiam sejenak melihat kunci yang berada di dalam kotak . dia menatap Bima . Bima tersenyum dan mengangguk . Najwa mengambil kunci itu .
" ini kunci . . . ?? " kata Najwa berdebar-debar
street
Najwa melihat sesuatu yang mengkilat di depan nya saat kain lebar tadi di tarik oleh beberapa pria . Najwa terpaku menatap nya.
" waaah . . mobil nya keren banget . . !! " seru Brian .
" Opa . . ini . .
" Opa sengaja memilih mobil ini sebagai kado untuk kamu . Agar kamu sama Rian bisa berkendara dengan nyaman . Maaf Najwa , bukan opa berpikir kalau kamu gak mampu beli mobil . Tapi opa cuma ingin kalian lebih nyaman . . ! " kata opa terlihat ragu .
" Opa . . opa ngomong apa sih . Justru Najwa bahagia banget Kalina perrhatian sama Najwa dan Brian . terima kasih atas kado nya . . Najwa bahagia menerimanya. ! " kata Najwa menyeka airmata di sudut mata nya .
" Terima kasih Najwa . nanti kamu bisa ikut les mengemudi . Atau kamu bisa minta ajarin sama Damar atau Bayu . . ! " kata Bima mengusap pipi Najwa . Najwa mengangguk .
" Untuk malam ini , ayo Abang yang nyetir . . ayo Brian naik mobil baru . . ! "
" Jadi ini mobil mamah ?? " tanya Brian heboh .
" Iya , mobil ini milik mamah, milik Brian juga . ! " kata Karina .
" Yeee . . !!! "
mereka tertawa melihat tingkah Brian . Najwa dan Karina naik ke mobil , Najwa duduk di depan , sedangkan Karina dan Brian duduk di bangku belakang .
" Siap . . ?? " kata Bima .
" Siap . . !! kata Brian .
" Let's go . . !!! " kata Brian dan Karina kompak .
mobil biru itu pun melaju meninggalkan gedung serba guna di ikuti anggota keluarga yang lain . .
BERSAMBUNG
__ADS_1