JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT

JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT
BAB 118 Ngomporin mantan


__ADS_3

Tak berapa lama , Sandy turun ke ruang tamu dengan menuntun duo bocil yang sudah rapi . Alan menyuruh mereka untuk menunggu di mobil , sedangkan Alan menghampiri bi Sarmi yang tengah membereskan peralatan makan . Alan melihat di sekeliling nya , hanya ada bi Sarmi .


" bi , saya sama keluarga saya mau liburan ke pantai xxx . Tolong jaga rumah ya . kalau misalkan ada pelayan atau orang lain yang memiliki kepentingan sama saya atau nyonya , bilang aja kalau saya ke butik ! " kata Alan pelan memberi kode dengan mata . Bi Sarmi yang sudah bekerja pada keluarga Smit sebelum Alan lahir pun , mengerti kode yang di berikan Alan .


" Baik tuan muda . . apa keperluan nyonya muda sudah di siapkan .? " kata bi Sarmi .


" Sudah . kalau begitu saya berangkat ya bi . ! " kata Alan


" baik tuan muda . . ! "


Alan lalu pergi menuju mobil .


skip


" menurut mu bagaimana dengan bi Sarmi . ? " kata Najwa .


" Aku yakin bi Sarmi bukan mata-mata . Bi Sarmi sudah bekerja di kediaman Smith sebelum aku lahir dan menjadi orang kepercayaan mamah dan papah . .! " kata Alan sambil menyetir dengan santai .


" aku juga percaya pada bi Sarmi . Sejak kedatangan ku di rumah mu , bi Sarmi memperlakukan ku dan Brian sangat baik . .! " kata Najwa . Alan mengotak-atik ponsel nya sebentar ,


" halo Juli , , , aku butuh bantuan mu . . . . tolong kau perhatikan apakah Leni akan datang ke butik saat jam makan siang nanti , , , terima kasih . . ! " sambungan telpon terputus .


" Daddy , nanti Brian mau makan lobster ya . .


" Rubby mau makan cumi goreng tepung . .


" iya , , nanti kalian bisa pesan ya . . ! " kata Alan.


" Hore . . . ! " sorak duo bocil .


Kehebohan itu hanya bertahan sebentar , mereka kembali fokus pada i-pad yang memutar video dongeng Nusantara . Sandy melirik Najwa dan Alan yang masih membicarakan tentang mata-mata .


" tuan , nyonya . Boleh saya mengatakan sesuatu .. ? " kata Sandy . Najwa langsung menoleh ke belakang , sedangkan Alan hanya menatap Sandy dari kaca spion depan .


" apa kau menemukan petunjuk tentang mata-mata di rumah , Sandy . . ? " kata Najwa .


" Saya belum tahu pasti . Tapi setelah nyonya mengatakan tentang ada nya mata-mata di rumah , saya mulai melakukan penyelidikan . Tadi malam saya sengaja mengelilingi rumah saat semua orang tengah tidur . Tak sengaja saya mendengar suara orang yang berbicara di halaman belakang . Karena penasaran saya menguping pembicaraan lewat telpon itu . Dari pembicaraan sepihak itu , saya bisa menyimpulkan jika salah satu pelayan baru itu adalah mata-mata yang tuan dan nyonya maksud . .! "


" apa kau mengenal siapa pelayan itu .. ? " kata Alan .


" karena saya lebih fokus pada anak-anak , saya belum sempat berkenalan dengan pelayan baru itu . Tapi saya masih ingat jika dia memanggil diri nya dengan panggilan , Ratna . .! " kata Sandy .


" Ratna . . ?? " gumam Najwa dan Alan saling pandang


" sayang , seperti nya kita bisa menangkap mata-mata itu dengan cepat . . ! " kata Najwa tersenyum penuh arti .


" Kau benar sayang . . ! " timpal Alan . Wajah yang tadi nya terlihat tegang kini kembali ceria .


_______


Di sisi lain , Juli dan rekan nya tampak sibuk melayani pelanggan yang mengunjungi butik . Setelah melayani pelanggan terakhir , Juli melihat jam yang melingkar di tangan nya .


" guys sudah masuk jam makan siang nih . .! " kata Juli seraya membalik tulisan open menjadi close . Lalu dia berjalan menuju deretan kedai yang menyediakan berbagai makanan . Langkah terhenti pada kedai yang menyediakan soto Betawi . Seraya menunggu pesanan nya , Juli memperhatikan sekitar nya , dan tatapan nya jatuh pada seorang wanita yang sangat dia kenal yang tampak berdiri memperhatikan butik tempat nya bekerja .


" Bu Leni , , ,aku harus memberitahu bos kalau dia kembali datang kesini . . ! " kata Juli meraih ponsel nya dan mengotak-atik ponsel nya .

__ADS_1


* " " " *


tring


Mereka yang tengah menikmati makan siang nya di kejutkan oleh dering notifikasi dari ponsel Alan . Alan membersihkan tangan nya dan meraih ponsel nya . Dia tersenyum miring dan menunjukkan ponsel nya pada Najwa .


from : Juli


" Bos , benar , bu Leni datang lagi ke butik . "


" hmmm , ,seperti nya kita harus bertindak cepat . Takut nya sedikit saja kita terlambat , dia akan berbuat nekat . .! " kata Alan .


" Kita makan saja dulu . Jangan bahas masalah ini di depan anak-anak . .! " kata Najwa . Mereka lalu melanjutkan makan siang mereka .


__________


" ck , kemana sih nih pelakor , gue udah hampir kering nunggu disini dia gak juga keluar . . ! " gerutu Leni melirik jam di tangan nya .


Dia duduk di salah bangku kedai yang menyediakan batagor . Dengan sengaja atas perintah Alan , Juli berjalan melenggang melewati tempat dimana Leni berada . Dan benar saja saat melihat Juli , Leni langsung menghampiri nya .


" eh , pelayan , dimana Najwa , kenapa kamu keluar sendirian . ? " kata Leni dengan gaya angkuh . Juli menatap Leni dengan tatapan jengah . Baru saja dia akan menjawab , mobil Alan masuk ke area parkir .


" nah , itu dia , tuan dan nyonya bos . . ! " kata Juli . Leni menatap tajam Alan dan Najwa yang baru saja turun dari mobil . Bergegas Leni menghampiri sepasang suami-istri itu . Begitu juga dengan Juli .


" Hay , Najwa . . ! " sapa Leni ramah .


" Selamat siang , tuan dan nyonya bos . .! " sapa Juli .


" oh , Hay Leni . Juli . ! " kata Najwa pura-pura kaget .


" Oh , tadi kami abis jalan-jalan ke pantai bareng anak-anak . . kenapa . .? " kata Najwa .


" ha , oh enggak . . oh iya aku bawain makan siang loh . aku baru mulai belajar masak , jadi jangan di ketawain ya kalau rasa nya masih belum pas . Ayo kita makan bareng . .sekalian kamu kasih saran buat masakan aku . . ! " kata Leni .


" wah bagus donk . Nanti kalau kamu udah nikah lagi , bisa masakin buat keluarga kamu . . Tapi maaf ya , aku baru aja udah makan , jadi gak bisa nemenin kamu makan . . maaf ya . . ! " kata Najwa terlihat menyesal . Diam-diam Leni menggengam erat rantang yang masih dipegang .


" oh , gitu ya . .ya udah deh kalau begitu . . ! " kata Leni kecewa .


" sayang , tadi kamu bilang udah ngantuk . ayo aku antar . . ! " kata Alan lembut .


" iya , sayang . Tapi aku lemas banget . . ! " kata Najwa manja . Alan tersenyum melihat akting Najwa . Alan langsung menggendong Najwa ala bridal .


" Sayang , aku masih bisa jalan kok . . ayo turunin aku , aku berat loh . . ! " kata Najwa kaget .


" siapa bilang istri ku ini berat . ? yang berat itu kalau kamu cuekin aku dan gak mau ngomong sama aku , itu baru berat buat aku . . ! " kata Alan menggesekkan hidung nya ke pipi Najwa membuat Najwa tertawa karena geli . Juli menahan tawa nya melihat wajah Leni yang berubah kemerahan karena tidak suka melihat keromantisan pasangan bos nya .


" nyesel kan elo . . dulu aja berani selingkuhin bos Alan . Sekarang , setelah bos Alan menikah lagi dan hidup bahagia , apalagi sekarang butik nya semakin maju , malah nyari kesempatan buat deketin bos Alan lagi . . Gak , gue gak akan biarin nenek lampir ini merusak kebahagiaan tuan dan nyonya bos . . ! " batin Juli menatap Leni tajam .


" kita duluan ya . . ! " kata Najwa mengaitkan tangan nya ke leher Alan .


" Alan , lebih baik Najwa berjalan kaki saja , karena itu bagus untuk kesehatan nya . .! " kata Leni beralasan agar Alan menurunkan Najwa .


" istri ku sedang hamil . Jadi dia harus mendapatkan perhatian lebih , dan tidak boleh capek . Apalagi sekarang istri tersayang ku ini hamil anak kembar , jadi pasti cepat lelah . . . ! " kata Alan tanpa menoleh Leni dan tetap menatap Najwa yang tersenyum manis di dalam gendongan nya .


" Apa ? hamil anak kembar . . ?? " kata Leni terkejut karena baru mengetahui kalau Najwa hamil anak kembar .

__ADS_1


" sayang , panas nih . . ! " rengek Najwa .


" maaf sayang . . Juli , tolong bawa paperbag di bagasi mobil . .! " kata Alan .


" baik bos . . ! " Juli langsung melakukan perintah bos nya .


" mbak Leni , sebaiknya mbak pergi saja , saya rasa bos Alan gak akan keluar sebelum nyonya bos benar-benar tidur . bahkan setahu saya bos Alan biasanya akan tetap bekerja di samping nyonya bos yang tengah tertidur . uuh , sungguh pasangan yang romantis . . . eeh , apa ini . . ? sepertinya kotak perhiasan . ? " kata Juli sengaja mengambil isi paperbag yang hampir terjatuh itu dan membuka nya . mata Leni melotot saat melihat isi kotak yang di balut kain beludru merah itu .



" Oooh , astaga . . kalung berlian merah muda asli . ini kan berlian termahal . . OMG , , ternyata bos Alan benar-benar mencintai nyonya Najwa . . ! " kata Juli dengan ekspresi yang terlihat cemburu . mata nya melirik sekilas Leni yang tampak ingin menyentuh kalung berlian merah muda itu . Tapi .


ptaak


Juli langsung menutup kotak itu hingga jari Leni hampir terjepit karena ulah nya .


" Aku harus segera menyerahkan perhiasan ini . aku takut nanti ada pencuri yang ingin mengambil perhiasan mahal dan mewah ini . . . ah , saya duluan ya mbak Leni . . bye . . . ! " kata Juli berjalan cepat masuk ke butik .


Leni mengepalkan tangan nya melihat Juli yang sudah pergi meninggalkan nya sendirian .


" awas kau Najwa . . kau telah merebut Alan dari ku . dan seharusnya kalung Titanic yang mau pakai itu dan perhiasan berlian merah muda itu adalah milik ku . . Tunggu saja , Alan harus kembali menjadi milik ku , bagaimana pun cara nya . . ! " kata Leni menyeringai . Dia menatap rantang yang masih dia pegang .


" Hari ini aku gagal memberikan obat penggugur kandungan ini . Tapi lain kali tidak boleh gagal . .! " kata Leni tersenyum miring lalu membuang rantang itu ke tempat sampah yang tak jauh dari tempat nya lalu pergi .


Tanpa dia sadari , semua ucapan nya terdengar jelas oleh Alan , Najwa dan Juli yang memperhatikan Leni dari balik kaca gelap ruangan kerja Alan .


" Ternyata , tidak sia-sia aku memasang alat penyadap suara di mobil , . ! " kata Alan tersenyum miring .


" kita harus lebih hati-hati , seperti nya setelah ini Leni akan semakin gencar mengincar kamu , sayang . . ! " kata Najwa sedikit khawatir . Kekhawatiran Najwa dapat di tangkap oleh Alan dari sorot mata Najwa . Dia menggengam tangan Najwa dan mencium nya .


" Sayang , kamu gak usah khawatir , aku tidak akan pernah balik lagi sama dia . Aku hanya mencintai kamu dan anak-anak kita . hanya kalian yang mengisi hati dan pikiran ku . . ! " kata Alan mencium kening Najwa dan memeluk nya . senyum lega terlukis di bibir Najwa .


" makasih sayang . ! " kata Najwa membalas pelukkan Alan .


" iissh , , tuan sama nyonya bos tega banget sama saya . sudah tahu saya jomblo , mesra-mesraan lagi di depan saya. . nih perhiasan nya , saya permisi . . . .HUUUWAAAAA AKU JUGA PENGEN PUNYA PASANGAN . . . !!! " teriak Juli seraya berlari keluar dari ruang kerja . Najwa dan Alan tertawa terbahak-bahak melihat tingkah lucu Juli . .


B


E


R


S


A


M


B


U


N


G

__ADS_1


__ADS_2