JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT

JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT
BAB 27


__ADS_3

handphone Cindy berdering . Dia langsung mengangkat nya karena tertera nama " suami ku " .


" halo sayang , ??


" Maaf , apa benar ini dengan istri pemilik handphone ini ?? " Cindy mengernyitkan alis nya saat mendengar suara orang lain dari seberang.


" iya , saya istri Andi. Ada apa ya ? kenapa ponsel suami saya ada sama kamu ?? "


" Suami mbak mengalami kecelakaan . Dan di bawa ke rumah sakit MEDICAL JAYA. .?! "


" Apa ? suami saya mengalami kecelakaan. .Terima kasih informasi nya. Saya akan segera kesana. . ?! " kata Cindy .


Cindy langsung bangkit dan menyambar tas tangan nya. Dia berjalan dengan tergesa-gesa menuruni tangga.


" Kak Yuni . .kak . .!!! " teriak Cindy.


" Ada apa sih teriak-teriak kayak di hutan aja .?! " kata Yuni muncul dari dapur.


" Kak , kita harus segera ke rumah sakit MEDICAL JAYA , Andi kecelakaan . .?! " kata Cindy panik.


" Apa ?? ok . ok . aku ambil tas dulu . .?!


___


Yuni dan Cindy masuk ke rumah sakit dengan tergesa-gesa.


" Suster , apa ada korban kecelakaan atas nama Andi Saputra ?? " tanya Cindy pada suster yang menjaga meja resepsionis .


" Sebentar ya mbak , saya cek dulu . .?! "


Suster itu mengotak atik komputer nya.


" Oh ada mbak . pasien di rawat di ruang mawar . Silah kan masuk dari kanan saya .?! " kata suster itu menunjuk arah kanan dengan ibu jari nya.


" Baik suster , terima kasih . .?! "


mereka lalu mengikuti petunjuk dari suster tadi. Saat menemuka ruangan yang dicari . mereka melihat seorang pemuda dengan pakaian sederhana yang duduk menjaga Andi .


" Andi. . . .!" seru Yuni dan Cindy bersamaan.


pria itu tadi menyingkir memberi ruang pada Cindy dan Yuni.


" Kamu yang menelpon saya tadi ?? "


" Iya mbak. ini ponsel dan dompet nya. Tadi suster yang menyerahkan nya pada saya . .?! "


" Makasih . bisa kamu ceritakan bagaimana kronologi kejadian nya ?? " kata Cindy memeriksa isi dompet Andi.


" Waktu itu saya bekerja sebagai tukang parkir di sebuah salon. Awal nya semua nya baik-baik saja , tapi Mobil suami mbak tiba-tiba membelok ke kiri karena ada sebuah mobil truk yang melawan arus dan hampir bertabrakan dengan mobil suami mbak. Dan akhir nya menabrak pohon pelindung di pinggir jalan. Saat kami membantu nya keluar , saya melihat kaki kanan nya terjepit . .?! "


Yuni menutup mulut nya dengan tangan karena kaget. Dia memandang Andi yang terbaring .


" Terima kasih atas bantuan nya. Tolong terima ini sebagai tanda terima kami . .?! " kata Cindy mengulurkan tiga lembar uang berwarna merah.


" Gak usah mbak. saya ikhlas kok. .?! "


" Saya juga iklas kok. tolong di terima ya . .?! "


" Baik lah , saya terima . Kalau begitu saya permisi mbak. ."


Pemuda itu pun lalu pergi . Cindy menatap wajah Andi yang terbalut perban.


" Semoga saja Andi tidak cacat. .?! " batin Cindy..


_________


Di sebuah mansion Yang mewah . Sebuah keluarga tampak sudah siap dan rapi . Hari ini , Bima mengajak keluarga nya untuk berlibur . hitung-hitung merayakan sekaligus menghibur Najwa dalam pasca perceraian nya. Bima berencana mengajak mereka ke Taman Margasatwa Ragunan (TMR)


" Sayang ya , Oma sama opa gak bisa ikut. .?! " kata Najwa sendu.


" Tak apa , lain kali kita akan berlibur lagi setelah Oma sama opa kembali dari Singapura. ?! " kata Bima .

__ADS_1


Mereka pun masuk ke mobil . Mereka menikmati perjalanan dengan riang. Mereka menyanyi bersama untuk mengajari Brian yang semakin lancar berbicara.


Tak terasa mereka sudah sampai di TMR . Setelah memarkirkan mobil nya. Bima keluar di ikuti Najwa yang menggendong Brian serta Bu Rita dan mang oyong. Setelah membeli karcis masuk di loket , mereka lalu masuk . Suasana asri menyambut mereka . Udara terasa sejuk karena banyak pohon-pohon rindang hingga oksigen melimpah si sekeliling pengunjung.


Brian dengan langkah tertatih berjalan dengan riang sambil sesekali menyentuh rumput di pinggir jalan . Brian semakin antusias saat melihat beberapa hewan di dalam kandang besi . ada singa, macan, dan berbagai hewan lainnya. Bima menggandeng tangan Brian agar tidak terjatuh. Mereka berfoto ria dengan background satwa di belakang mereka.


Hari semakin siang . Tapi karena mereka berada di taman ragunan , matahari yang terik tak mereka rasakan.


Bima mengajak mereka mencari tempat makan. Setelah mobil berjalan cukup lama , Bima menghentikan mobil nya di depan sebuah rumah makan Padang. Bima membantu Najwa menggendong Brian yang sudah tertidur. Mereka duduk di kursi yang tak jauh dari pintu . pelayan mulai menghidangkan menu masakan Padang . Rasa lapar mereka semakin terasa saat melihat hidangan yang sangat menggugah selera. Mereka makan dengan lahap.


Setelah membayar bill. Bima kembali melanjutkan perjalanan pulang ke mansion.


________


Di rumah sakit. Andi sudah sadar . dia sedikit shock setelah mengetahui luka yang dia derita. Terlebih lagi akibat kaki nya terjepit , Andi harus menggunakan kursi roda untuk sementara waktu.


" Kamu yang sabar ya Andi , kami akan merawat kamu dengan baik. .?! " kata Yuni.


" Makasih ya, maaf aku menjadi beban kalian. .?! "


" Kamu ngomong apa sih , sayang . Sudah seharus nya kami merawat kamu . Sekarang kamu jangan banyak pikiran ya , fokus aja sama pemulihan kamu. ya . . ?! " kata Cindy. Andi tersenyum dan menggenggam erat tangan Cindy.


Setelah beberapa hari di rumah sakit. Andi sudah di perbolehkan pulang. Yuni mendorong kursi roda Andi sedangkan Cindy berjalan di samping Yuni. Saat di loby. Mereka berpapasan dengan Zaki dan seorang wanita cantik yang tengah hamil ,bergelayut mesra di lengan Raka. wajah Zaki memancarkan aura kebahagian yang tak pernah Yuni lihat selama menjadi istri nya.


" Zaki . .?! " kata Andi


" Andi , loh kaki kamu kenapa ?? " kata Zaki ramah.


" Andi mengalami kecelakaan dan untuk sementara dia harus menggunakan kursi roda agar tidak mengganggu pemulihan kaki nya. . !?" jawab Cindy .


zaka melirik Yuni yang terdiam seraya memandang Perut buncit wanita di samping Zaki . Zaki tersenyum penuh kemenangan.


" Oh ya , kenalkan , dia Naomi istri ku. . ?! " kata Zaki dengan wajah cerah .


" Hay . aku Naomi . .


" Andi . .


Mereka berjabat tangan kecuali Yuni. Yuni hanya menatap uluran tangan Naomi dengan perasaan campur aduk . Naomi menarik tangan nya kembali . Dia hanya tersenyum menatap Yuni yang menatap nya lekat.


" Kalau begitu ,kita duluan ya . Ayo honey . .?! " kata Zaki merangkul pundak istri nya mesra. Naomi tampak tersenyum manis.


Yuni menatap kepergian Zaki dan istrinya dengan tatapan kosong. Andi menggenggam tangan Yuni , dia mengerti perasaan kakak nya.


" kak , lupakan semua nya . kakak harus membuka lembaran baru . masa depan kakak masih panjang. . ?! " hibur Andi.


Yuni tersenyum dan mengangguk . Tapi sorot mata nya menunjukkan sesuatu yang tak bisa di baca oleh orang lain. mereka lalu melanjutkan langkah mereka menuju mobil. Saat mereka tiba di dekat mobil. Yuni meminta bantuan satpam untuk membantu Andi masuk ke mobil. Setelah mengucapkan terima kasih. Yuni masuk ke mobil dan duduk di bangku sopir. Mobil itu pun pergi.


___________


Di ruang tamu . Najwa sedang duduk berhadapan dengan Raka. Raka sengaja datang untuk mengantarkan sertifikat rumah dan akta perceraian pada Najwa. Najwa menerima dokumen itu dengan tangan sedikit gemetar. Dia menatap dokumen berwarna kuning itu dengan perasaan campur aduk.


" Sekarang Bu Najwa sudah bisa menempati rumah itu. Karena sertifikat nya sudah di balik nama atas nama Bu Najwa. .?! "


" Sekali lagi terima kasih pak Raka. Saya gak tahu harus mengatakan apa lagi . ?! "


" Bu Najwa jangan berterima kasih . Itu sudah tugas saya. Semoga setelah ini Bu Najwa bisa menjalani kehidupan dengan tenang. .?! "


" Semoga saja. ayo di minum . ?! "


Setelah menghabiskan setengah minuman nya , Raka pamit pulang. Najwa mengantarkan Raka sampai ke pintu.


" mamah . . ."


Najwa membalik badan nya. Seorang pelayan menggendong Brian.


" Eh anak mamah udah bangun. Makin pinter ya , sekarang bangun tidur gak nangis lagi. .?! " kata Najwa mengambil Brian dari gendongan pelayan.


" Makasih ya Nadia . .?! "


" sama-sama non. kalau begitu saya permisi. .?!

__ADS_1


Najwa membawa Brian kembali ke kamar. Dia memandikan Brian . Setelah rapi dan wangi . Najwa memakaikan sepatu Brian. Dia akan mengajak Brian jalan-jalan ke taman yang tak jauh dari mansion .


Najwa sengaja melepaskan Brian agar berjalan sendiri. Dengan riang nya Brian berjalan tertatih-tatih sambil sesekali menyentuh rumput atau Bunga yang asing bagi nya. Brian diam tertegun ketika melihat seekor kucing di pinggir jalan . Najwa memperhatikan gerak gerik Brian . Dengan sedikit dorongan Brian semakin dekat dengan kucing putih berekor panjang itu.


" Meoong . .


Brian terlihat terkejut dan langsung berlari ke arah Najwa yang terkekeh pelan.


" Brian takut sama kucing ?? " kata Najwa menggendong Brian yang tampak ketakutan.


" ucing . mah . .?! "


" Ternyata kau takut sama kucing seperti papah mu . .?!


DEGG


jantung Najwa berdegup kencang saat menyadari ucapan nya. Dia menghela nafas mencoba menenangkan hati nya.


Dengan perlahan , Najwa membawa Brian mendekati kucing tadi. kucing putih itu ternyata sangat jinak. Najwa menarik tangan Brian untuk mengelus bulu kucing itu. Tapi Brian berusaha menjauhkan tangan nya . Berulang kali Najwa mencoba nya , hingga akhir nya Brian berani mengelus bulu kucing itu yang halus. Najwa menurunkan Brian agar lebih leluasa berdekatan dengan kucing. Najwa tidak mau Brian akan ikut-ikutan fobia terhadap kucing seperti papah nya. Tiba-tiba kucing itu berlari saat terdengar suara memanggil.


" Putih. . .dimana kamu ?? " teriak seseorang remaja putri.


" meong. .meoong . ."


" Putih , kamu kebiasaan deh main nya jauh-jauh . .?! " kata remaja itu menggendong kucing putih tadi sambil berjalan menjauh.


Brian menatap mamah nya. Najwa tersenyum.


" Ayo kita jalan lagi . .?! " kata Najwa .


Brian kembali berjalan . Karena kegirangan Brian kadang berlari dan hampir jatuh. Tapi dengan sigap Najwa menangkap tubuh Brian.


" Hati-hati sayang. .?! " kata Najwa.


Akhirnya Najwa membimbing tangan Brian agar tidak terjatuh. Hingga tiba di taman , Brian semakin girang saat melihat banyak anak-anak yang bermain di sana. Najwa mengerti , karena jika di rumah Brian hanya selalu bermain bersama mamah nya .


" Mungkin dia bosan main sendiri terus di rumah. .?! " batin Najwa sambil mengawasi Brian.


Untung nya , anak-anak yang sedikit lebih besar dari Brian , mengajak Brian bermain bola dengan ramah. Brian berlari kesana kemari mengejar bola dengan suara tawa nya yang riang. Hana melihat penjual es krim . Dia bangkit untuk membeli es krim untuk Brian dan teman-teman baru nya.


" Bang , es krim cup rasa coklat 4 ya . .?! " kata Najwa .


" Tunggu sebentar ya neng. .?! " kata penjual es krim itu melayani pembeli yang sudah datang terlebih dahulu. Karena masih harus mengantri, Najwa menoleh ke arah Brian dan teman-teman nya bermain , tapi mata nya terbelalak saat melihat seorang wanita paruh baya berperawakan kurus dan pakaian yang dekil tengah menggendong Brian secara paksa.


" Penculik. . . tolooooong . . ." Jerit Najwa kencang sambil berlari.


Jeritan Najwa yang sangat kencang menarik perhatian pengunjung lain nya.


" woy . . woy . . penculik wooy . . kejaaaar . .?! " kata pria yang sempat melihat wanita tadi berlari sambil menggendong Brian yang menangis .


Terjadi lah aksi kejar mengejar . walau tubuh Najwa gemuk dan sudah berkeringat , dengan nafas ngos-ngosa dia tetap berlari mengejar penculik tadi. Penculik itu berlari semakin jauh ke tempat yang sepi. Karena berlari sambil menoleh orang-orang yang mengejar nya , tiba-tiba dia terjatuh akibat menabrak sesuatu yang menghalangi jalan nya . Brian ikut terjatuh dan berguling di jalan yang kasar.


"Brian . . !!!!! " jerit Najwa semakin kencang saat melihat Brian terjatuh dengan keras.


Penculik itu mendongak , dia baru sadar kalau yang dia tabrak adalah seorang laki-laki tampan dengan wajah yang pucat. penculik itu bangkit dan akan menggendong Brian kembali , Tapi aksi nya terhenti karena laki-laki yang dia tabrak tadi mencekal tangan nya dan memiting nya ke belakang , hingga dia menjerit kesakitan. orang-orang yang mengejar penculik tadi langsung meringkus nya.


Sedangkan Najwa langsung memeluk Brian yang tengah menangis kesakitan karena luka di telapak tangan dan siku nya akibat terjatuh tadi.


" Sayang , maafin mamah , mamah salah . mamah lalai menjaga kamu. .sakit ya sayang , sini mamah tiup ...?! " kata Najwa meniup luka Brian.


" Mbak sebaik nya anak nya di bawa ke klinik terdekat , supaya luka-lukanya bisa segera di obati , takut nanti nya infeksi. .?! " saran seorang bapak-bapak.


" Iya pak . terimah kasih untuk semua atas bantuan nya. Saya gak bisa bayangin kalau bapak-bapak semua tidak membantu saya menyelamatkan anak saya .. ?! "


" Mbak gak usah berterima kasih pada kami . karena saudara itu yang telah menghentikan penculik itu . Kalau begitu kami permisi , kami akan menyerahkan penculik ini ke pihak yang berwajib. .?! "


Hana menoleh ke arah yang di tunjuk oleh bapak-bapak tadi. Tapi baru saja Najwa menolehkan kepala nya


BRRUKKH


#BERSAMBUNG.

__ADS_1


HY PARA READERS , SEMOGA KALIAN GAK BOSAN SAMA CERITA NYA YA . . AUTHOR AKAN BERUSAHA MENULIS ALUR YANG MENARIK UNTUK KALIAN. MOHON DUKUNGAN NYA YA . I LUP YU SEKEBON PISANG EMAS . BYE 😘😘😘😘😘


__ADS_2