
DEG
Alex menatap lekat kalung yang menggantung di leher Najwa , Alex tidak melihat nya tadi . Tapi kalung itu mencuat keluar saat Najwa terjatuh tadi . Najwa berdiri dan menepuk-nepuk pelan celana yang sedikit kotor . Alex menatap wajah Najwa yang terlihat cerah . Di dalam hati nya , ada sebuah perasaan yang seakan bisa meledakkan jantung nya . Di satu sisi dia lega karena telah menemukan kalung berliontin matahari dengan permata biru itu . Disisi lain , dia sangat bahagia karena perasaan dilema yang selama ini bergelayut di pikiran nya , kini sudah menemukan titik terang . Dia menatap Najwa dengan perasaan hangat , lebih hangat dari biasa nya . Alex menghela nafas ringan dengan senyum yang lebar , Hati nya terasa sangat ringan .
" Alex , kamu ngelamunin apa ?? " kata Najwa memecah lamunan Alex .
" Oh, ah gak . . Aku cuma khawatir tadi kamu terkilir . ! " kata Alex .
" Ooh . aku gak apa-apa kok . Eh ayo kita sarapan dulu . . ! " ajak Najwa .
Mereka bertiga berjalan menuju tikar yang sudah di gelar oleh Sarah dan Sandy , mereka juga sudah menata barang bawaan mereka tadi . Roti sandwich , roti panggang dan beberapa menu sarapan lain nya . Najwa mengajak Brian untuk duduk di sebelah .
" Ayo semua nya duduk . . kita sarapan dulu . . ! " kata Najwa . Alex duduk di sebelah Brian . Namun Sarah dan yang lain nya terlihat sedikit ragu untuk duduk . Mereka melirik Najwa dengan tatapan penuh arti . Najwa mengerti maksud mereka .
" Al , , kami sudah terbiasa untuk makan dalam satu meja . . walau mereka adalah orang suruhan bang Bima ,Tapi aku menganggap mereka sebagai keluarga ku . berhubung kamu ada disini , mereka boleh duduk bersama kita bukan ?? " kata Najwa hati-hati , dia takut menyinggung Alex . Alex tersenyum .
" Tentu saja . ayo duduk lah , aku sudah lapar melihat hidangan ini . ! " kata Alex terlihat semangat . Najwa tersenyum senang , dia menganggukan kepala nya pada Sarah dan trio bunglon . Mereka lalu duduk bersama dan memulai sarapan nya . Najwa mengambil roti sandwich untuk Brian , sedangkan untuk nya dia m ngambil semangkuk salad buah yang di siapkan oleh Sarah. Alex mengambil roti sandwich lalu memakan nya dengan semangat . Entahlah , tapi dia merasa hati dan pikiran nya terasa sangat ringan setelah mengetahui dimana dan siapa yang menyimpan kalung pemberian Melisa . seolah-olah beban yang berat nya berton-ton yang selama ini menghimpit nya , kini terhempas tak bersisa . Semua nya terasa ringan , seringan kapas . Dia mengambil lagi satu roti sandwich dan memakan nya dengan lahap . Najwa tersenyum melihat nya karena Alex menyukai menu sarapan yang dia siapkan .
Setelah menyelesaikan sarapan , Sarah di bantu Sandy membereskan semua nya . kini tikar itu sudah kosong , dan hanya di isi oleh mereka yang duduk bersantai . Brian bangkit lalu meraih bola nya dan mengajak Damar dan Bayu bermain bola kembali . Karena merasa tidak enak menganggu obrolan majikan nya , Sarah dan Sandy memutuskan untuk ikut bergabung dengan Brian . Najwa dan Alex masih duduk di tikar dengan menonton mereka bermain bola .
" Wawa , hari ini rencana kamu mau kemana ?? " kata Alex
" Aku mau ke kantor SATPAS , . ! "
" kau sudah bisa mengemudi ?? " kata Alex menatap Najwa dari samping.
" iya , aku sudah bisa mengemudikan mobil . Jadi aku mau bikin SIM biar aku bisa mengendarai mobil sendirian . Biar gak ngerepotin kamu sama David lagi jika ada jadwal pemotretan ke lokasi yang cukup jauh . . ! " kata Najwa balas menatap Alex .
" Wawa , aku gak merasa di repotkan kok . Justru aku merasa tenang jika kau bersama kami . Karena kau sekarang semakin terkenal , jadi akan ada banyak gangguan dari beberapa orang yang tidak menyukai ketenaran mu . Jadi kau harus lebih hati-hati . . ! " kata Alex menatap manik hitam itu .
" makasih perhatian nya Alex . aku akan berhati-hati dan lebih waspada lagi . ! " kata Najwa mengangguk .
" Lalu dengan siapa kamu akan pergi ?? " kata Alex .
" Aku akan pergi bersama Sandy . ! " Alex hanya mengangguk .
" Ngomong-ngomong liontin kalung mu bagus .! " kata Alex melirik kalung itu dengan penuh kerinduan . Najwa meraih liontin itu dan menatap nya .
" terima kasih . . ! " kata Najwa memasukkan liontin ke kerah baju nya .
" kalau boleh tahu dimana kamu membeli kalung itu ?? " kata Alex .
" Kalung ini . . .
" Itu Wawa kan ?? , Wawa fotomodel yang terkenal itu . . !! " teriak seorang gadis menunjuk Wawa . mereka berlari mendekati Wawa dan Alex .
" Iya benar ini Wawa fotomodel terkenal itu . . . waaah gak nyangka bisa ketemu langsung sama orang nya . mbak Wawa boleh minta foto bareng ?? " kata gadis berhijab itu dengan sangat antusias tapi tetap sopan . Najwa berdiri di ikuti Alex .
" waah ternyata lebih cantik asli nya . . ! " puji salah satu gadis . Wawa hanya tersenyum mendengar nya .
" mbak Wawa, boleh minta foto bareng ya , please . . !! " kata gadis berhijab biru itu .
" Baiklah . . ! " kata Najwa . mereka tampak girang . Mereka langsung berdiri di samping Najwa dan ber swa foto secara bergantian . ada yang mengambil pose dengan memeluk lengan Najwa . Najwa pun merangkul mereka hingga membuat mereka semakin terlihat bahagia . Mereka tampak terlihat sumringah .
" makasih ya mbak . gak nyangka ternyata bisa ketemu langsung sama fotomodel terkenal . . !! "
" iya , udah cantik , ramah lagi . . !! "
" Makasih ya kak Wawa udah mau ngabulin permintaan kami . Semoga ke depan nya kakak semakin sukses dan menjadi yang terbaik dari yang terbaik . ! "
" Amin . . makasih ya doa nya . . ! " kata Najwa merasa terharu .
" iya kak . kalau begitu kami permisi dulu ya . maaf ganggu waktu nya . . ! " Najwa tersenyum . mereka pun pergi dengan wajah yang tampak bahagia .
" Ehem . ehem . . waah yang jumpa fans kayak nya senang banget . . ! " goda Sandy yang kembali bersama Brian dan yang lain nya .
" eh udah siang nih . pulang yuk . ! " kata maka tanpa menghiraukan ucapan Sandy .
__ADS_1
" baiklah , mbak . ! " Sarah di bantu Bayu mengangkat keranjang berisi sisa sarapan tadi dan membawa tikar . Brian berjalan mengandeng tangan Najwa menuju mobil .
" waah , Brian punya mobil baru . keren banget mobil nya . !! " puji Alex .
" Ini bukan mobil Brian uncle , tapi mobil mamah . ini kado dari opa buat ulang tahun mamah kemarin . ! " kata Brian polos .
" ooh begitu . tapi sama aja kan mobil Brian juga . ! " kata Alex melirik tangan kiri Najwa , dia tersenyum tipis saat melihat gelang yang dia pasang waktu itu masih melingkar di pergelangan tangan Najwa .
" Al ,makasih ya kamu udah mau datang ke piknik kami . . ! kata Najwa .
" It's ok . kapan-kapan kalau Kalian ngadain acara lagi , jangan lupa ajak aku . ok. ! " kata Alex mengusap kepala Brian .
" Tentu uncle . Brian akan mengajak uncle Alex lagi . !! " kata Brian semangat .
" ok . Uncle tunggu kabar dari Brian . masuk gih , hari sudah semakin panas . . ! " kata Alex . Brian masuk ke mobil di bangku belakang di ikuti Sarah . Sedangkan Najwa duduk didepan dan Sandy yang menyetir . Damar dan Bayu membawa mobil yang mereka bawa dulu . Setelah mereka semua masuk . Alex pun masuk ke mobil nya .
tin
Sandy mengklakson lalu melajukan mobil nya duluan . Mobil itu akhir nya pergi beriringan meninggalkan taman .
_________
Yuni yang sedang memakai sepatu di teras kontrakan nya di kagetkan dengan kedatangan Andi . Yuni tersenyum menyambut kedatangan adik nya .
" Udah siap ?? " kata Andi tampak semangat .
" Sudah . tunggu sebentar . ! " Yuni bangkit lalu mengunci pintu kamar kontrakan nya . Lalu mereka berjalan beriringan menuju mobil Andi yang di parkir di pinggir jalan . Sore ini Yuni sengaja pulang kerja lebih awal karena sudah berjanji pada Andi akan menginap di rumah Andi . Tentu saja Andi sangat bersemangat menjemput kakak nya . Mereka masuk ke mobil Andi , mobil itu berjalan dengan kecepatan sedang .
" Andi , mampir ke warung bakso itu ya . . ! " pinta Yuni . Andi menepikan mobil nya di depan warung bakso yang di maksud Yuni . Yuni turun di ikuti Andi .
" Mang , bakso super nya 3 sama bakso beranak nya 1 ya , di bungkus ya kuah nya di pisah .! " kata Yuni .
" baik neng , ! "
Yuni mengangguk . Andi memperhatikan sikap kakak nya yang kini terlihat berbeda . Dulu kakak nya tidak pernah mau membeli makanan yang di jual di pinggir jalan . Dengan alasan gak higienis dan gak level sama kelas sosial nya . Tapi sekarang Yuni terlihat terbiasa dan bahkan cara bicara nya pun terlihat lebih ramah . Tanpa sadar Andi tersenyum melihat perubahan kakak nya .
" Itu apaan Kak ?? " kata Andi .
" Ini aku beli mainan buat Abel . . ! " kata Yuni tersenyum . Yuni sudah tahu tentang Abel dari cerita Andi .
" Ini mbak pesanan nya . semua jadi 50 ribu . ! " kata tukang bakso tadi . Yuni memberikan uang pada tukang bakso itu lalu mereka masuk ke mobil .
Tak memakan waktu lama , mobil Andi berhenti di sebuah rumah sederhana yang terlihat nyaman . Terlihat Cindy menggeser pintu pagar agar mobil Andi bisa masuk. Andi dan Yuni turun dari mobil .
" Selamat datang di rumah kami kak . ayo masuk . ! " kata Andi . Yuni melirik Cindy yang menatap nya dengan datar . Yuni tak menghiraukan Cindy , dia mengikuti Andi masuk .
Saat masuk ke ruang tamu , Yuni melihat seorang anak kecil perempuan berumur sekitar 3 tahun tengah duduk dengan memainkan mainan nya . Hati nya terasa menghangat sangat melihat rupa anak itu yang sangat mirip dengan Andi . Dia langsung meletakkan kresek berisi bakso di atas meja dan langsung menghampiri nya .
" Haloo cantik . ini Abel ya ??. lagi main apa ?? " kata Yuni duduk di sebelah Abel . Abel menatap Yuni lekat . Yuni tersenyum dan mengangkat Abel ke pangkuan nya .
" ini Tante bawain mainan buat Abel . coba lihat Abel suka gak ?? " kata Yuni mengeluarkan mainan yang dia beli tadi.
" waah , ada boneka Barbie , papah lihat , cantik kan ?? waah ini juga ada mainan masak-masak . . !! " seri Abel dengan heboh membuat Andi tersenyum dan ikut duduk bersama Yuni dan Abel .
" Abel suka ?? " tanya Andi .
" Suka pah . ! "
" Bilang apa sama Tante ?? "
" makasih Tante . . ! " kata Abel dengan suara lucu nya .
" Sama-sama cantik . . oh iya Tante juga bawa bakso . ayo makan bakso dulu . ! " kata Yuni . Abel bangkit dari pangkuan Yuni dengan bersemangat . Mereka masuk ke ruang makan . di meja sudah ada mangkok dan sendok yang di siapkan Cindy . itu pun setelah di suruh oleh Andi . Yuni mengambil bakso beranak untuk Abel . setelah memindahkan nya kedalam mangkok , dia meletakkan nya di depan Abel . Abel mencoba kuah nya .
" Waaw , enak banget . . ! " seru Yuni .
" Abel suka ?? coba lihat di dalam bakso besar ini ada telur puyuh nya , ada juga bakso kecilnya . coba Abel rasain ?? " kata Yuni menyuapkan bakso kecil yang sudah dia tiup ke mulut Abel .
__ADS_1
nyam
Abel mengunyah pentol bakso itu dengan cepat .
" hmm . enak banget . lagi Donk Tante . ! " kata Abel manja dengan Yuni . Andi tersenyum senang melihat Abel yang cepat akrab dengan Yuni . Sedangkan Cindy hanya menatap mereka sekilas lalu menikmati bakso nya .
" Abel , makan sendiri ya . Tante juga mau makan . ! " kata Andi .
" Baik pah . ! " kata Abel patuh .
" Pinter keponakan Tante . ! " kata Yuni mengusap puncak kepala Abel . Yuni lalu mengambil bakso bagian dia . tapi tangan nya terhenti saat bakso itu di ambil oleh Cindy . Andi yang melihat itu pun tercengang . Tapi Cindy tak menghiraukan mereka .
" Cindy , itu bakso jatah kak Yuni . kok kamu ambil ?? " kata Andi tak suka .
" kenapa ?? dia ngambil uang perusahaan aja gak minta izin dulu sama kita . ! " kata Cindy sinis . Yuni terlihat menunduk .
" Cindy , jaga sikap kamu . . !!! " bentak Andi .
" Andi . sudah . . itu cuma bakso kok . udah lanjutin aja makan nya . ! " kata Yuni pelan .
" Tapi kak . .
" Duduk lah . ! " potong Yuni . Andi kembali duduk dengan wajah yang memerah . merah karena kepedasan dan merah karena marah . Yuni melirik sekilas Cindy yang menyantap bakso kedua nya .
" kita bagi dua bakso punya ku , ya . ! " kata Andi menarik mangkok kosong .
" Gak usah Andi . kamu makan aja . kakak juga udah sering kok makan bakso ini . ! " kata Yuni kembali melirik Cindy yang makan dengan lahap .
" Ini lapar apa doyan sih ?? apa gak kerasa perih tu perut ?? " batin Yuni
Dia mengalihkan pandangan nya pada Abel . terlihat Abel makan dengan lambat . Yuni mengambil sendok dari tangan Abel dan menyuapi nya . Abel terlihat senang .
" Tante , udah , Abel kenyang . ! " kata Abel mengusap perut nya yang membuncit . Yuni mengambil tisu dan mengelap mulut Abel . Andi pun juga telah selesai , Cindy menumpuk mangkok dan langsung pergi meninggalkan meja makan . Yuni dan Andi saling menatap .
" Biar aku saja yang mencuci nya kak . ! " kata Andi .
" Biarkan aku saja , kau bawalah Abel ke dalam . ! " kata Yuni mencoba menahan kesabaran nya .
" tidak , kakak bawa saja Abel ke dalam , biar aku yang mencuci mangkok ini . ! " kata Andi langsung membawa mangkok ke wastafel . Yuni pun membawa Abel ke dalam .
" Tante , nama Tante siapa ?? kata Abel .
" Nama Tante Yuni . Tante kakak nya papah Abel . panggil Tante Yuni , ya . ! " kata Yuni .
" Baik Tante Yuni . ! " kata Abel manis .
Yuni menurunkan Abel ke karpet tempat dia bermain tadi .
" Dasar tamu tidak sopan , disuruh mencuci piring malah menyuruh tuan rumah yang mencuci sendiri . . !! " Yuni menoleh ke sofa . terlihat Cindy duduk dengan wajah sombong nya .
" apa kau bilang ?? " kata Yuni dengan tajam .
" kau tamu yang tidak sopan . Semestinya kau cuci bekas makan tadi . malah menyuruh tuan rumah . ! " kata Cindy sinis .
" Apa kau sudah menjadi tuan rumah yang sopan ?? Tak mengizinkan tamu makan tapi malah menyuruh tamu mencuci piring . . tapi , Apa kata mu tadi ?? tuan rumah ?? bukan nya rumah ini kalian curi dari Najwa ya ?? " kata Yuni santai . Membuat Cindy terlihat marah . Dia bangkit dengan kasar .
" Kami tidak mencuri , tapi dia yang terlalu lemah menjaga aset nya hingga jatuh ke tangan kami . . !! "
" ya, ya , ya . terserah kalian saja . Tapi yang jelas tindakan Kalian salah .Kalian merebut hak anak yatim piatu . sungguh berani . .! " kata Yuni kembali mendekati Abel . namun dengan cepat Cindy mendekati Abel dan menarik nya menjauh dari Yuni .
" PERGI , JAUHI ANAK KU . INI SEMUA GARA-GARA KAMU . KALAU BUKAN KARENA KAMU YANG MENCURI UANG PERUSAHAAN . KAMI GAK AKAN JATUH BANGKRUT KAYAK GINI . KAMI PASTI MASIH TINGGAL DI RUMAH MEWAH KAMI DAN TIDAK AKAN MERASAKAN HIDUP SUSAH SEPERTI INI . KAU SELALU MENYEBUT NAJWA DAN ANAK NYA SEBAGAI PEMBAWA SIAL . TAPI NYATA NYA KAU JUGA PEMBAWA SIAL . KAU PEMBAWA SIAL MAKA PERGILAH DARI RUMAH KAMI , AKU TIDAK MAU KAU SEMAKIN MEMBUAT KAMI SIAL DENGAN KEDATANGAN MU KE RUMAH KAMI INI . . !!! teriak Cindy penuh emosi seraya menunjuk wajah Yuni . Tapi . . .
PLAAAK. . . .
**BERSAMBUNG .
HAYOO LOH KENA TAMPAR KAN . TAPI SIAPA YANG KENA TAMPAR YA ?? DAN SIAPA YANG MENAMPAR ?? JADI SIAPA YANG DI TAMPAR DAN SIAPA YANG KENA TAMPAR ?? BINGUNG YA . . ???? NANTIKAN DI EPISODE SELANJUT NYA . . SEE YOU . . ❤️❤️❤️❤️**
__ADS_1