JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT

JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT
BAB 124 insting


__ADS_3

Sudah beberapa hari berlalu , setiap waktu makan Najwa menatap kursi di meja makan yang biasa di duduki oleh Rubby . Dia tampak menghela nafas panjang .


" sayang . . kenapa ? " kata Alan


" aku kepikiran Rubby , Al . Rubby udah bangun belum ya sekarang ? biasa nya kan Rubby sedikit susah di bangunin . .! " kata Najwa sendu . Alan tersenyum melihat Najwa yang begitu memikirkan putri nya .


" sayang . Rubby pasti udah bangun . Udah , ayo sarapan . Kasihan si twins udah laper . ! " kata Alan menaruh sepotong roti selai coklat kesukaan Najwa . Najwa pun hanya mengangguk . Mereka pun memulai sarapan mereka . Najwa memotong roti nya dan menyuap nya , tapi roti itu mengambang di depan mulut nya . Wajah nya kembali sendu dan meletakkan kembali roti ke piring nya .


" mommy . Kok gak di makan roti nya . ? " kata Brian membuat Alan menoleh pada Najwa .


" Sayang , kenapa roti nya gak enak ya. ? Apa kamu mau sarapan yang lain ? Ah , apa kamu mau sarapan di luar . ? " kata Alan .


" Rubby udah sarapan belum ya . .? " kata Najwa menatap roti di tangan nya . Alan menggengam tangan Rubby lembut.


" Sayang , Rubby pasti sudah sarapan . Leni pasti merawat Rubby dengan baik . Sekarang kamu sarapan dulu ya , kasihan si twins udah kelaparan loh . . ! Bujuk Alan . Najwa memaksakan roti masuk ke mulut nya dan mengunyah nya pelan . Alan tersenyum melihat nya dan melanjutkan sarapan nya .


* * *


Rubby mengucek mata nya pelan . Tatapan nya mengelilingi ruang kamar yang bernuansa pink-putih yang dia tempati sekarang . Tatapan nya tertuju pada jam Beker di atas nakas .


" kok mommy Leni gak bangunin aku sih . ? " gerutu Rubby menyibak selimut pink nya lalu beranjak keluar . Dia menelusuri apartemen Leni yang cukup luas mencari mommy nya .


" mommy . . .! " panggil Rubby saat melihat Leni tengah mengecat kuku nya di sofa .


" hmm . . " kata Leni menoleh Rubby .


" mommy kok gak bangunin Rubby . .! " kata Rubby duduk di sebelah Leni . Tak sengaja botol kutek terjatuh dan tumpah ke lantai .


" aduh Rubby . Kan tumpah kutek mommy . Mana kutek mahal lagi . .! " kata Leni dengan gigi merapat karena sedang memakai masker .


" maaf mom . .! " kata Rubby menunduk takut saat melihat mata Leni melotot .


" hhhfp . Baru satu hari aja udah bikin aku rugi . .! " kata Leni melepas masker nya .


" kamu mommy hukum . Kamu gak boleh makan sampai nanti siang . . Cepat beresin . Mommy mau ke kamar . .! " kata Leni bangkit dengan kasar .


" tapi mom . Rubby kan gak sengaja . .! " kata Rubby


" Sengaja gak sengaja kamu harus di beri pelajaran . Rubby , kamu udah gede dan kamu harus belajar mandiri . Karena suatu saat , kamu pasti akan menjaga diri kamu sendiri . Sana bersihkan . ! "


" Tapi mom . .


" Mommy gak suka di bantah ya . . Cepat keburu kutek nya kering , nanti gak bisa di bersihkan lagi . .! " kata Leni melenggang masuk ke kamar nya .


Rubby menatap pintu kamar Leni yang sudah tertutup . Dia menatap tumpahan kutek di lantai di dekat sofa . Perhatian nya beralih ke tisu di atas meja . Dia menarik beberapa lembar tisu , setelah di rasa cukup dia mengelap kutek di lantai . Dia berhasil membersihkan lantai yang kotor dengan jari yang belepotan . Setelah membuang tisu ke tong sampah , Rubby berjalan menuju dapur untuk mencuci tangan nya .


kruuk


Kruuk


Rubby mengusap perut nya yang terasa keroncongan .Dia berjalan menuju kulkas lalu mengambil susu kemasan dan menuang nya ke gelas . Dengan sedikit tidak sabar Rubby langsung meminum susu dingin itu . Setelah menghabiskan segelas susu , Rubby melihat-lihat isi tudung saji di meja , mencari sesuatu yang bisa di makan untuk mengganjal perut . Baru saja tangan Rubby terulur hendak mengambil roti kemasan ,


" Kamu mau apa . ? " kata Leni mengagetkan Rubby .

__ADS_1


" Rubby mau ambil roti ini mom . Rubby lapar . .! " kata Rubby .


" Sekarang udah lewat jam sarapan . jadi kamu gak boleh makan lagi . Nanti kamu tambah gendut . .! " kata Leni mengambil roti di meja dan memasukkan ke rak yang cukup tinggi .


" Tapi mom , Rubby lapar . .! " rengek Rubby hampir menangis.


" Tapi jam sarapan udah lewat , Rubby . Kamu mau badan kamu makin melar . Lihat ini , gara-gara ibu tiri kamu yang terlalu memanjakan kamu , badan kamu udah penuh dengan lemak kayak gini . . ! " kata Leni menarik pipi dan lengan Rubby.


" Mommy gak mau kamu makin gendut , Bikin minder tahu gak kalau kamu lagi jalan sama mommy . Mulai sekarang , selama kamu tinggal sama mommy kamu harus ikut aturan mommy . .! " kata Leni.


" kalau mommy minder jalan bareng Rubby , gak usah ajak Rubby jalan . . ! " ketus Rubby berlari ke kamar nya.


" dasar , anak sama ayah sama aja . Selalu menjawab apa yang aku ucapkan . . Hhhft , gara-gara ngeladenin anak kecil aku jadi kesiangan ke salon . Kalau bukan karena mau memperalat Rubby buat minta uang sama Alan , males banget aku ngajak dia tinggal disini . Bikin repot aja . .! " kata Leni berjalan menuju pintu .


Sementara di kamar nya , Rubby melamun dengan memeluk boneka Teddy putih kesayangan nya . Wajah nya memerah menahan tangis karena marah pada Leni yang menjelekkan Najwa serta menahan lapar nya . Rubby sangat ingin menelpon Najwa dan meminta mommy sambung nya itu untuk menjemput nya pulang . Tapi tadi malam Leni mengambil ponsel Rubby dan menyita nya.


" mommy Najwa , Rubby lapar . . ! " lirih Rubby .


* * *


praaang


" Astaghfirullah . . ! " kata Najwa terkejut saat gelas susu di tangan nya jatuh dan pecah .


" nyonya . . Nyonya ada apa. ? Apa susu nya terlalu panas . ? " kata bi Sarmi langsung datang menghampiri Najwa saat mendengar suara barang pecah .


" Gak bi , susu nya gak terlalu panas . Tapi . . Astaga , kenapa perasaan ku gak enak . Kenapa aku kepikiran sama Rubby , bi . ? " kata Najwa mengusap dada nya.


Karena merasa tidak nyaman , Najwa meraih ponsel nya dan menghubungi nomor Rubby lewat video call . Tapi tidak di angkat , membuat Najwa semakin cemas . Sudah beberapa kali Najwa menghubungi nomor Rubby tapi tetap tidak ada jawaban . Najwa pun memutuskan menelpon Alan .


" halo sayang. . .


" halo , sayang . Sayang coba kamu Telpon Rubby , aku dari tadi nelpon Rubby gak di angkat-angkat. .! " kata Najwa dengan khawatir .


" Baiklah Ku coba hubungi dulu . .


Sambungan telpon terputus , Najwa menatap layar ponsel nya yang menampilkan wallpaper mereka berempat saat liburan ke Dufan .


" Sayang , mommy harap kamu baik-baik aja di sana . .! " lirih Najwa . Dia pun kembali mencoba menelpon nomor Rubby dengan panggilan biasa , dan ternyata kali ini di angkat .


" halo , Rubby . . Sayang kamu lagi ngapain ? " kata Najwa terlihat senang .


" ngapain kamu nelpon Rubby ? "


Raut wajah Najwa berubah kecewa saat mendengar suara Leni yang menjawab . Dia menghela nafas untuk mengatur perasaan nya .


" Halo , Leni . dimana Rubby ? Aku ingin bicara sama dia . ! " kata Najwa sopan .


" Rubby lagi asyik main sama mainan baru nya , dan kata nya dia gak mau di ganggu . .! "


" Katakan kalau aku yang ingin bicara dengan nya . Dia pasti tidak akan menolak . ! " kata Najwa


" ck , udah di bilang Rubby gak mau di ganggu . Dia lagi asyik main sama mainan baru nya . Lagian siapa sih elo kayak Rubby peduli banget sama elo . Elo itu cuma ibu tiri jadi gak usah sok jadi orang penting . Udah lah gak nelpon lagi dan jangan ganggu waktu ku dengan Rubby. .! "

__ADS_1


Tut Tut Tut


Sambungan telpon terputus , Najwa menatap layar ponsel nya dengan perasaan yang berkecamuk . Layar ponsel nya menyala dan tertera nama suami nya .


" halo .


" Halo sayang , tadi aku udah telpon nomor Rubby , Tapi Leni yang ngangkat , kata nya Rubby lagi asyik main sama mainan baru jadi gak mau di ganggu . Kamu tenang aja ya , Rubby pasti baik-baik aja . Leni sebagai ibu kandung Rubby pasti merawat dan menjaga Rubby dengan baik . . "


" iya sayang , tadi telpon aku juga di angkat sama Leni dan juga bilang kalau Rubby lagi asyik main sama mainan baru nya . . " kata Najwa lesu .


" Ya udah , jadi kamu gak usah khawatir lagi ya . Ingat jangan lupa makan siang dan minum susu nya biar kamu sama si twins makin sehat . . "


" iya . Kamu jangan lupa makan siang ya . "


" iya sayang . kalau begitu aku lanjut kerja dulu ya . "


Sambungan telpon terputus . Najwa menghela nafas panjang . Walau dia sudah mendengar jika Rubby sedang asyik bermain dengan mainan baru nya , tapi hati Najwa tetap merasa tidak tenang . Entah kenapa hati nya mengatakan kalau Rubby sekarang sedang membutuhkan nya .


" Ya Allah , lindungi anak hamba Rubby . Jaga lah putri hamba agar tetap aman dan sehat .! " lirih Najwa .


* * *


" sibuk banget sih sampai nelpon berkali-kali, kalau gak di angkat ya udah gak usah nelpon lagi . Sok perhatian banget jadi ibu tiri. . !! " gerutu Leni menyimpan ponsel Rubby ke tas nya .


" Ada apa Len ? " kata seorang perempuan yang berjalan di samping nya .


" Tahu nih , ibu Tiri Rubby sok perhatian banget . Kalau ibu tiri ya tetap ibu tiri gak akan jadi ibu kandung walau dia udah nganggep Rubby sebagai anak kandung nya . Kesel gue ganggu acara orang aja . .! " kata Leni menyedot pipet minuman nya .


" Ya udah lah gak usah di pikirin . Ayo kita lanjut shopping time kita . ! " kata teman nya .


Leni yang tadi nya ingin langsung pulang ke apartemen nya setelah keluar dari salon , tiba-tiba bertemu dengan teman-temannya di parkiran dan mengajak Leni untuk ikut bersama mereka ke mall . Leni yang memang hobi shopping gak bisa menolak ajakan teman-teman nya dan langsung ikut tanpa memikirkan keadaan Rubby di rumah .


Sudah h berjam-jam Leni dan teman-temannya berkeliling mall melihat-lihat berbagai kebutuhan dan perlengkapan cewek dari satu toko ke toko lain nya . Saat melewati toko mainan Leni masuk sebentar ke toko mainan itu dan mengambil beberapa gambar mainan mahal . Lalu dia mengambil mainan yang tidak terlalu bagus dan membayar nya .


" Buat apa elo ambil gambar mainan itu ? " kata salah satu teman nya .


" Udah elo diam aja . Jam berapa sih sekarang ? " kata Leni melirik jam di tangan nya


" Astaga , udah hampir sore . Gue harus pulang nih . .! " kata Leni .


" ya udah yuk kita pulang . .! " kata teman nya . Mereka pun pulang bersama . Saat di perjalanan Leni berhenti di sebuah kafe dan memesan beberapa makanan untuk di bungkus . Setelah dia kembali melanjutkan perjalanan nya .


Skip


Leni memasukkan sandi apartemen nya dan membuka pintu . Saat dia masuk suasana terasa sunyi seperti biasa .


" Rubby , mommy pulang . . nih mommy bawain mainan dama makanan . ! " kata Leni membuka pintu kamar Rubby . Tapi ternyata kamar Rubby kosong .


" kemana sih nih anak . ! " kata Leni berjalan menuju dapur . Saat dia masuk ke area dapur , alis nya mengernyit saat melihat keadaan dapur yang berantakan . Pandangan nya tertuju pada pintu rak atas yang terbuka . Dia buru-buru mendekati rak , tapi mata nya terbelalak saat apa ya h terjadi di sana .


" Rubby . . . . .


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2