
Setelah kejadian salah paham itu , perlahan sikap Alan mulai lembut. Tapi hati nya tetap masih belum menerima Najwa sepenuh nya . Dia juga tidak tahu seperti apa perasaan Najwa pada nya. Karena sejauh yang Alan lihat , Najwa sedikit pun tidak pernah menampakkan kalau dia membutuhkan bantuan Alan atau meminta sesuatu seperti uang atau perhiasan pada Alan . Membuat perasaan Alan menjadi sedikit bimbang dan penasaran .
Saat ini Alan berada di Paris untuk mengurus beberapa masalah yang terjadi di butik cabang nya . Tapi selama di Paris , Alan di datangi oleh mantan istri nya , Leni . Setiap hari Leni datang ke butik Alan dan bertingkah seperti dia masih nyonya Alan yang terkenal dan harus di hormati oleh seluruh pegawai butik Alan . Tanpa permisi atau mengenal waktu , Leni selalu saja langsung masuk ke ruang pribadi Alan di butik . Membuat Alan merasa risih dan sangat marah melihat sikap tak tahu malu nya Leni . Apalagi saat Leni dengan sengaja membuka Blizzard nya hingga menampakkan pakaian ketat dan bagian atas nya nyaris hampir terbuka semua . Dengan berani nya Leni mencoba menggoda Alan , tapi bukan nya tergoda justru Membuat Alan merasa jijik dan langsung mendorong Leni hingga jatuh ke lantai .
" Dasar perempuan tidak tahu malu , kau bukan istri ku lagi . Bahkan aku mencampakkan mu dalam keadaan hina saat itu . Dan sekarang kau datang untuk menggoda ku . . ?? kenapa ? apa kekasih mu sekarang sudah bangkrut dan tak sanggup memberi mu makan lagi , hingga kau datang pada ku dan ingin menjual tubuh kotor mu itu ?? cuuih . .sebaiknya kau pergi sebelum ku lempar kau dari jendela itu . . . !!! " teriak akan penuh emosi
" Alan , aku sudah minta maaf , aku khilaf waktu itu .Dia telah memberi ku obat pe*****ng , hingga aku tidak bisa mengendalikan diri ku . . Alan , tolong percaya pada ku . Aku merindukan kamu dan Ruby , buah cinta kita . . ! " ratap Leni dengan wajah memelas .
" Kau merindukan ku ?? " kata Alan dengan tanpa ekspresi
" iya , aku sangat merindukan mu , , ! " jawab Leni dengan wajah sumringah karena merasa telah berhasil meluluhkan hati mantan suami nya .
"kau harus menjadi milik ku kembali , Alan . Aku sudah bosan hidup susah . .! " batin Leni .
" kau juga merindukan Ruby . . ?? "
" iya , aku juga sudah sangat merindukan Ruby . Dia pasti sudah menjadi gadis kecil yang sangat cantik . .! " kata Leni berbinar .
" Tapi sayang nya kami tidak merindukan mu . . jika kau memang merindukan Ruby , kenapa kau tak pernah menemui nya selama ini . ?? kenapa baru sekarang ?? " kata Alan dingin .
" Alan , aku sangat ingin menemui kalian dan meminta maaf , tapi keadaan lah yang membuat ku tak bisa menemui kalian . . Aku tidak punya uang untuk pergi dari negara ini . . ! " kata Leni .
" apa kehidupan mu sekarang sedang susah , Leni ?? " kata Alan lembut .
" hiks , hiks , hidup ku sekarang sangat kekurangan , Alan . .hiks , ,hiks , , ! " kata Leni memulai drama nya.
" Apa dia menelantarkan mu ? "
" Benar Alan , dia menelantarkan ku dan tak memberi ku kehidupan yang layak di negara ini . . . hiks , hiks .! "
" sejak kapan dia menelantarkan mu . . ? " kata Alan terdengar simpati .
" hiks , hiks . .Sudah hampir satu tahun ini dia menelantarkan ku . Bahkan dia jarang pulang ke apartemen. . . ! "
" Hahahaha . . . itu arti nya sekarang kau hidup susah dan ingin kembali pada ku setelah pengkhianatan mu dulu . . ?? mimpi mu terlalu ketinggian Leni . . sekarang kau pergi atau aku akan menyeret mu dari ruangan ku . . . ! " kata Alan sarkas .
" Alan , , Alan . tolong . .tolong bawa aku pergi dari sini . . Aku tidak mau hidup dengan Johan lagi . Dia kasar dan egois . .Maafkan aku , Alan . . bawa aku pergi dari sini . . !!! " jerit Leni seraya memeluk kaki Alan .Karena risih Alan dengan cepat menekan tombol intercom dan memanggil petugas keamanan . Tak lama datang dua orang berbadan besar .
__ADS_1
" bawa perempuan ini dan jangan biarkan dia kembali masuk ke butik ku . . !! " kata Alan dingin .
" Baik tuan . . ! "
" Alan, , aku mohon . . bawa aku Alan , , Alan . . .!!!! "
Teriakan Leni menghilang seiring pintu ruangan nya tertutup . Alan menghela nafas kesal lalu merapikan pakaian nya . Setelah menyelesaikan pekerjaan , entah kenapa Alan merasa sangat ingin pulang ke mansion dan melihat Najwa yang berdiri di depan pintu untuk menyambut kepulangan nya dengan senyum manis Najwa yang kini menjadi sebuah penghibur lelah nya . Alan senyum-senyum sendiri seraya menggelengkan kepala membayangkan nya . Alan lalu merapikan pakaian nya lalu keluar dari ruang pribadi nya. Tiba di lobby ternyata sopirnya sudah menunggu , Alan langsung naik ke mobil dan mobil melaju dengan santai . Saat melihat toko perhiasan , Alan meminta sopir nya untuk berhenti . Alan masuk ke toko perhiasan dan melihat-lihat etalase yang memajang berbagai perhiasan . Tatapan nya tertuju pada sepasang cincin pernikahan yang tampak indah.
" Semoga Najwa suka . . ! " gumam nya . Alan lalu meminta pegawai toko untuk mengemas cincin pilihan nya . Setelah membayar nya Alan kembali masuk ke mobil dan langsung menuju bandara.
_________
Ting
ponsel Najwa berdenting tanda sebuah notifikasi masuk .Dia meraih ponsel nya lalu memeriksanya .
from : Alan
Aku sekarang dalam perjalanan . Besok siang aku tiba di bandara . tolong jaga anak-anak . . ! "
Najwa menyimpan kembali ponsel nya lalu membaringkan tubuh nya di sofa . Walau Alan sedang tidak di mansion , tapi Najwa tetap memilih tidur di sofa .Dia tidak mau Alan mengira Najwa mengambil kesempatan saat Alan tidak ada. Dalam hitungan menit Najwa terlelap , Terdengar dari dengkuran yang halus dari nafas Najwa ya g teratur .
________________
Najwa membantu Brian dan Ruby turun dari mobil . Suasana di sekolahan sudah cukup ramai . anak-anak tampak bermain dengan riang , sedangkan ibu-ibu asyik ngerumpi di bangku yang sudah di sediakan di halaman .
" mamah , Brian duluan ya . ! "
" Iya sayang . . hati-hati , jangan lari-lari nanti jatuh . . ! " teriak Najwa . Najwa menutup pintu mobil lalu mengunci nya dengan alarm remote , lalu memapah Ruby masuk ke halaman sekolahan .
" eeh ibu tiri yang baik hati sudah datang . . waah , , semenjak menikah , makin hari makin kinclong aja , ya . . Semua pakaian nya juga branded semua . Enak banget ya hidup kamu. . !!! " kata Veronika melipat tangan nya dengan angkuh menghadang langkah Najwa . Najwa menatap Veronika dengan datar .
" minggir saya mau lewat . ! " kata Najwa
" Wah, , wah , , pak Alex sudah gak ada gara-gara anak kamu tapi kamu masih tetap bisa sombong , ya . . . Dasar pembawa sial . . ! " kata Veronika sinis.
__ADS_1
" maaf sebenar nya anda punya masalah apa sama saya. . ? " kata Najwa mulai emosi .
" kamu sudah menjatuhkan nama baik suami saya . Gara-gara kamu suami saya di pecat oleh pak Alex dan hidup kami sekarang melarat gara-gara kamu . . kamu harus bertanggung jawab atas kehancuran hidup kami . . !!! " teriak Veronika dengan melotot .
" Tanggung jawab apa ?? suami anda di pecat karena kesalahan nya sendiri . . jadi terima saja balasan perbuatan kalian sendiri , jangan menyalahkan orang lain . . ! " kata Najwa tajam membuat nyali Veronika ciut.
" mah , , Brian lupa minta uang untuk menambung . .!! " teriak Brian berlari ke arah Najwa , tapi tidak sengaja dia menyenggol Veronika dan membuat tas nya terjatuh .
" Aduh , tas mahal ku . . hee kalau jalan hati-hati . . kamu gak tahu kalau tas ku ini limited edition , haa. . kalau rusak memang kamu bisa ganti rugi , , ,dasar anak pembawa sial . .. !! " teriak Veronika mendorong Brian hingga terjatuh . Melihat Brian terjatuh emosi Najwa langsung meledak . Dia menarik bahu Veronika hingga menghadap nya , dan . .
PLAAK
PLAAK
" aaw . . . !! " jerit Veronika .
" Berani-beraninya elo nyakitin Brian di depan gue , haa . . mau mati elo . . !!! " teriak Najwa tak terkendali seraya mencekik leher Veronika . membuat wajah Veronika memerah .
" Mbak , , mbak sadar mbak . istighfar . . . !!! " teriak Ambar mencoba melepaskan cekikan Najwa . Najwa langsung tersadar dan melepaskan cekikan nya . Dia langsung menghampiri Brian yang sudah memegang tangan Ruby erat .
" Brian , kamu gak apa-apa sayang . . ada yang sakit atau terluka . ?? " kata Najwa terlihat cemas .
" Brian gak apa-apa mah . . ! " kata Brian .
" sialan kamu , aku akan laporkan kekerasan yang telah kamu lakukan pada ku sebagai penganiayaan . Aku akan langsung visum sebagai barang bukti nya . . !! " ancam Veronika setelah terbatuk cukup lama .
" Silahkan elo lapor ke polisi . Kita lihat laporan siapa yang akan paling cepat di tanggapi , laporan elo dengan tuduhan penganiayaan , atau laporan gue sebagai tindak kekerasan pada anak dan pencemaran nama baik gue . Gue tunggu di meja hijau . .! " kata Najwa tanpa rasa takut . terlihat Veronika memucat mendengar ucapan Najwa .
* * * * *
Pesawat mendarat dengan aman . Satu persatu penumpang turun membawa bawaan nya masing-masing . Salah satu di antara nya adalah Alan . Senyum Alan mengembang saat melihat langit sore di tanah kelahiran nya . Langkah nya terasa ringan menuju bandara , di lobby sudah menanti sopir pribadi keluarga Smith . pria paruh baya itu langsung mengambil alih koper Alan dan langsung menyimpan di bagasi mobil . Setelah itu mobil melaju dengan santai . Alan menikmati pemandangan sore , para penjual makanan mulai menyusuri jalan menjajakan dagangan nya . Jalanan terlihat cukup ramai oleh para pekerja yang baru pulang dari tempat kerjanya . Mobil berhenti di lampu merah . Alan memperhatikan aktivitas di pinggiran jalan yang tampak berjejer para penjual cangcimen dan pengamen . Lampu sudah berganti ke lampu hijau , mobil mulai melaju , tapi saat mobil akan membelok , tiba-tiba . . . . .
*tiiiiiiinnnn . . . .
bruukh .
braaakh . . .
__ADS_1
BERSAMBUNG* .