
" aaaaw . . apa-apaan sih . lepaskan tangan kotor mu itu dari rambut berharga ku . . . ?! " jerit Sonia . bukan nya melepaskan jambakkan nya Najwa malah semakin menarik rambut Sonia .
" Gue udah peringatin sama elo jangan hina anak gue . Dan elo harus tahu anak gue bukan anak haram . Ini hanya peringatan ringan buat elo , kalau elo ulangi lagi kelakuan elo , jangan menyesal jika hidup hancur . . ?! " kata Wawa dengan nada rendah tapi membuat mereka yang mendengar nya merinding . Dengan kasar Najwa mendorong kepala Sonia hingga Sonia sempoyongan .
" Kau , . . berani elo sakitin gue . . ?? Elo tahu siapa gue haa . .?!!! " teriak Sonia geram.
" kenapa gue gak berani ?? Dan siap elo itu gak penting buat gue . Yang gue tahu siapa pun yang menyakiti anak gue . akan berhadapan sama gue . .?!! " kata Najwa semakin dingin .
" Ayo gue anter ke kamar kalian . Sonia , gue harap setelah ini elo jaga sikap elo . . ?! " kata David menarik tangan Najwa seraya menggendong Brian . Dia takut Najwa akan terpancing emosi lagi .
" Tahu nih Sonia , mentang-mentang senior bicara nya seenak nya aja . pikirin juga perasaan orang . . ?! " Gerutu Chika .
" Elo gak usah ikut campur ya . . ?!!! "" bentak Sonia pada Chika .
" Gue bukan ikut campur . Tapi gue udah muak sama gaya elo yang sok senioritas itu . Senior apaan yang suka merundung junior nya . Bukan kah berbagi ilmu malah menindas . . Ayo sayang , kita istirahat , jangan buang-buang waktu . . ?! " kata Chika pergi di ikuti Kendra . Sonia menatap kepergian Chika dengan tajam . Dia mendengus kesal . Indra pendengaran nya menangkap bisikan di sekitar nya .
" Apa lihat-lihat . . !!!!? " bentak Sonia pada beberapa Model yang masih menatap nya .
" Benar kata Chika . Bukan nya berbagi ilmu pada junior malah menindas . . ?! "
" Astaga , ternyata seperti ini sifat asli model Sonia . .Ternyata berita yang mengabarkan kalau Sonia itu ramah dan lemah lembut cuma berita hoax . . ?! "
" Paling juga cari sensasi . .?! "
Telinga Sonia berubah warna menjadi merah karena menahan emosi nya .
" DIAAM . .!!!!!! " teriak nya kencang memenuhi ruangan villa itu .
" Yuk cabut nanti dia ngamuk . . ?! "
Mereka pun pergi ke kamar masing-masing hingga menyisakan Sonia sendiri di ruang itu . Dada nya turun naik dengan cepat karena emosi .
" Sialan , berani-beraninya dia merusak reputasi baik ku di depan orang lain . Lihat aja , gue bakal balas perbuatan elo . . ?! " kata Sonia lalu pergi dari ruang tamu .
__ADS_1
_-_-_-_-_--_-_-_-_-_-
Tak terasa sesi pemotretan telah berakhir . Berbagai pakaian santai dan pakaian khas pantai sudah di peragakan . Penampilan Najwa kali ini menuai banyak pujian dari rekan nya , kecuali Sonia yang menatap Najwa dengan tatapan iri dengan body Najwa .
" Gila . . sumpah gue pengen banget punya body kayak elo ,Wa . . huhuu iri deh , aah . . ?! " sunggut Chika merangkul Najwa .
" Rajin olahraga ,makan yang teratur dan jangan terlalu banyak pikiran . . ?! " kata Najwa .
" mamah . . mamah cantik banget Pakai baju itu . . Tapi Brian gak suka lihat mamah pake baju kebuka kayak gitu . . Nanti mamah masuk angin . . ?!! " omel Brian . mereka tertawa mendengar ocehan Brian . Najwa membimbing Brian menuju villa karena mereka akan segera bersiap-siap pulang . Sepanjang jalan , mata laki-laki yang melihat Najwa akan melotot seperti ingin keluar . Membuat Sonia merasa tersaingi karena selama ini dia lah bintang di agensi ini .
Saat mereka masuk mereka di kejutkan dengan Alex yang sedang bersantai bersama 2 orang bule .
" Alex , . kamu disini ?? kenapa gak kabarin aku ?? " kata Sonia langsung mendorong Najwa yang dia anggap menghalangi jalan nya hingga Najwa hampir terjatuh . Untung nya David menangkap lengan Najwa hingga dia kembali stabil.
" Sonia , jaga sikap mu . . ?! " tegur Alex dingin .
" Selamat sore pak Alex . . ?! " sapa model yang lain nya .
" uncle . . ?! " panggil Brian menatap Alex berbinar .
" Brian , kamu disini . ?? Kemari lah . . ?! " kata Alex dengan tersenyum . Sonia dan yang lain nya sempat tercengang melihat senyum Alex yang baru kali ini mereka lihat . Brian berlari ke arah Alex dan langsung memeluk Alex dengan erat .
" hey boy ,kau memeluk uncle dengan sangat erat . Apa ada yang menggangu mu ?? " kata Alex menaikkan Brian ke pangkuan nya .
" Tidak uncle . Brian hanya kangen . . ?! " kata Brian imut . Alex tertawa dan menepuk punggung Brian lembut .
" Seperti nya kalian sudah akrab . . ?! " kata seorang bule bermata biru dengan fasih mengucapkan bahasa Indonesia .
" Kami cukup akrab . . ?! " timpal Alex . Brian menatap bule bermata biru itu . bule itu tersenyum
" hello boy. . Kenalkan , uncle Sam . ?! "
" Brian . . ?! "
__ADS_1
" hmmm , kalau di perhatikan anak ini mirip dengan wanita itu . Apa ini anak mu ?? " kata Sam tertuju pada Najwa .
" benar , Brian anak saya . . ?! " kata Najwa santai .
" Woow . . Amazing . . ?! " Seru bule yang berambut sedikit gondrong itu menatap Najwa dengan tatapan liar . Membuat Najwa tidak nyaman . Alex yang menangkap ketidak nyaman Najwa pun mengerti .
" Silahkan kalian berganti pakaian dulu . . ?! " kata Alex menatap Najwa . repleks Najwa mengangguk . Para model langsung pergi ke kamar masing-masing untuk berganti pakaian .
" sayang , ayo ikut mamah . . ?! "
" Brian mau sama uncle Alex aja . ?! " kata Brian . Najwa melirik Alex . Dia lalu pergi ke kamar nya setelah mendapat anggukan Alex .
" Gue ke toilet sebentar . . ?! " kata bule gondrong
" Addy , don't touch his . .. ?! " kata Alex dengan tatapan tajam . Bule yang di panggil Addy itu hanya mengangkat kedua tangan nya . Alex menatap nanar arah Addy melangkah . Dia sangat tahu sifat rekan nya yang satu itu . Dia akan menggunakan segala cara untuk mendekati cewek yang membuat dia tertarik . David bisa menangkap kegelisahan di wajah Alex .
" Brian tunggu di sini sebentar , , ?! " kata Alex langsung bangkit lalu pergi . Dengan cepat David mendekati Brian .
Alex berjalan cepat menuju arah Addy tadi . sayup-sayup dia mendengar suara pria dan wanita yang berbicara dari arah dapur . dan Alex seperti nya kenal dengan suara wanita ini . Dia mempercepat langkah nya . Dan benar saja Alex melihat Najwa tampak ketakutan saat di hadang oleh Addy di pintu dapur .
" Pak , tolong izinkan saya lewat . . ?! " terdengar suara Najwa yang tampak sedikit bergetar .
" ayo lah , aku hanya ingin di temani minum kopi . . ?! " kata Addy dengan nada licik .
" Najwa apa kau sudah membawa minuman kaleng ku ?? " kata Alex saat melihat Najwa menggenggam minuman kaleng . sontak Addy menoleh ke belakang. Wajah nya tampak sedikit terkejut .
" su . sudah pak . . i . ini minuman nya . . Tapi . . ?! " kata Najwa tercekat .
" Addy , bisa kau beri model ku jalan ?? " kata Alex tajam .
" ok .ok . . ?! " kata Addy menyingkirkan tubuh nya . Dengan cepat Najwa berlari namun naas Addy dengan sengaja melintangkan kaki nya di jalan hingga kaki Najwa tersandung dan hampir jatuh tertelungkup . Namun untung nya Alex menangkap tubuh Najwa hingga tubuh Najwa tidak sampai menyentuh lantai .
" are you oke ?? ". kata Addy sengaja .
__ADS_1