
Alex melangkahkan kaki nya memasuki aula di sebuah gedung yang besar dengan wajah datar di ikuti beberapa model di belakang nya , salah satu nya adalah Sonia . Mereka saling menyapa dengan beberapa model dari agensi lain yang juga ikut menghadiri acara pameran ini . Walau mereka tidak mendapat bagian untuk ikut tampil di catwalk , mereka di izinkan hadir untuk menambah wawasan dalam profesi mereka sebagai model . Sonia tersenyum cerah kala menatap aula yang akan di jadikan sebagai tempat pertemuan antar desainer terkenal dan acara fashion show yang akan menampilkan karya baru dari para desainer . senyum nya semakin mengembang kala melihat panggung catwalk , dia membayangkan saat diri nya tengah berlenggok di atas panggung dengan memakai hasil karya salah satu desainer terkenal.
" maaf Wawa , kau harus mundur dan biarkan aku yang maju . . ! " batin Sonia .
Dia melirik Alex yang tampak datar , dia terlihat sibuk dengan ponsel nya . Sonia melangkahkan kaki nya untuk duduk di kursi barisan belakang yang di sediakan . Sedangkan bangku barisan depan di khususkan untuk para tamu penting . Tapi baru saja beberapa melangkah , dia melihat asisten Anne datang menghampiri Alex dan membisikkan sesuatu . Sonia tersenyum miring saat wajah Alex yang memerah . Dia berjalan mendekati Alex .
" Sebentar lagi dia akan memanggil ku , dan meminta ku mengikuti nya untuk ke ruang rias dan berganti pakaian dengan busana karya Anne . .hahaha . . Dan nama ku akan langsung di kenal dunia fashion . . ! "
Dengan senyum puas , dia berjalan dengan anggun mendekati Alex dan pria lemah gemulai itu . Dan benar saja saat melihat Sonia , Dia menatap Sonia dari atas sampai ke bawah seraya mengetukkan pulpen nya ke dagu . Sonia tak melewatkan kesempatan itu . Dia tersenyum semanis mungkin dan berjalan dengan anggun , terlihat wajah pria itu tersenyum cerah
" Tuan Alex , ini salah satu model mu bukan . . ?? boleh saya meminjam model mu yang ini . . ??! "
Alex menatap Sonia sekilas , lalu menatap pria itu kembali . Dia menghela nafas panjang .
" Baiklah , jika dia bisa membantu kalian . . ! " kata Alex tampak lesu . Sonia semakin yakin jika Najwa memang tidak bisa hadir .
" Yes , , sebentar lagi . . . sebentar lagi nama ku akan melambung tinggi . . . !! " jerit Sonia dalam hati .
" Terima kasih tuan Alex . Ayo sweety , ikut aku . . ! "
" Baik lah . . ! " kata Sonia lembut .
" Oh iya , perkenalkan , nama ku Rian . . aku harap kau bisa membantu ku . . ! " kata Rian
" nama ku Sonia . Aku akan berusaha membantu mu sebisa ku . . ! "
Sepanjang perjalanan nya mengikuti Rian , langkah demi langkah Sonia merajut angan-angan dan bayangan kesuksesan nya yang menari-nari di depan mata nya . Rian membawa nya ke ruang rias , terlihat beberapa orang sedang sibuk mengurus tata rias dan busana yang akan di pakai . Rian memanggil Seorang gadis yang sedang memegang sehelai pakaian yang tampak berkemilau .
" Sonia , coba kau beri pendapat mu tentang gadis ini . Dia akan memakai busana ini , kira-kira untuk tata rias nya seperti apa yang cocok dengan busana nya . . ! " kata Rian . Sonia memperhatikan wajah gadis itu dan busana nya secara bergantian . Rian lalu mendorong gadis itu ke kursi di belakang meja rias .
" sista , kamu aplikasikan make up sesuai petunjuk nona Sonia ya . . ! " kata Rian mencolek perias tadi .
" Ok . . ! "
Sonia lalu memberi petunjuk untuk memadukan busana dengan tata rias nya . Perias itu dengan cekatan mengikuti instruksi Sonia .
" sabar Sonia . . sebentar lagi giliran elo yang bersiap . . ! " batin Sonia dalam hati .
Setelah berkutat cukup lama , gadis itu selesai di dandani lalu berganti pakaian . Saat gadis itu keluar dari ruang ganti , Rian berdecak kagum melihat penampilan nya yang sangat anggun .
" Wa , waw , waaaw . . nona kau sungguh simbol keindahan . . . Sekarang giliran . . . . .
Sonia tersenyum lebar saat mendengar ucapan Rian yang membuat melambung .
" Aah , , ini dia . . nona kau harus membantu gadis ini juga , , aku pergi dulu , aku harus mengurus persiapan akhir . aku akan segera kembali . . bye . .
" tapi Rian . . .
Ucapan Sonia terputus saat Rian sudah berlari keluar . Dia menghela nafas kasar . Tapi hati nya sedikit senang saat mendengar kata " persiapan akhir " tadi .
" Mungkin dia sedang menyiapkan busana yang akan aku pakai , secara busana yang akan di tampilkan oleh Wawa adalah busana rancangan terbaru dari ANNE BUTIK . Jadi ruangan dan make up nya juga harus spesial . . ! " batin Sonia .
Dia kembali menginstruksi perias tadi dengan semangat . Perias itu pun dengan lincah melukis wajah gadis tadi dengan perpaduan warna yang lembut .
" ck, ck . benar-benar skill tingkat dewa . Kau sungguh ahli dalam memadukan warna , nona . . ! " puji perias itu setelah melihat hasil karya Sonia .
" sebagai seorang model , aku harus bisa memadukan berbagai warna dan pakaian untuk menunjang penampilan agar tetap menarik . . ! "
" Apa semua sudah selesai . . ?? waaah , hebat . . perfect . . ! " puji Rian . .
" sayang , pergi lah bergabung bersama yang lain . dan kau nona Sonia , ayo ikut aku . . ! " kata Rian .
Hati-hati Sonia berbunga-bunga saat mendengar ajakan Rian . Dia melangkahkan kaki dengan penuh semangat mengikuti Rian . Mereka menyusuri koridor cukup jauh , dan tak lama tiba lah mereka di ruang dimana para model dari perwakilan beberapa butik tampak sudah berbaris rapi . Sonia mengernyitkan alis nya menatap ke sekeliling .
" Kok langsung kesini . . ?? bukan nya aku harus berdandan dan ganti busana . . ?? " batin Sonia .
__ADS_1
" Nyonya , , ini nona Sonia dari agen tuan Alex . Dia yang telah membantu menata rias para model . . ! " kata Rian pada seorang yang sangat anggun .
" Sonia , terima kasih kamu telah membantu kami . Sebagai rasa terima kasih ku , , terimalah ini . . ! " kata nyonya Anne menyerahkan sebuah kotak kecil pada Sonia . Sonia menerima nya dengan hati yang tak karuan . Dia menatap Anne dengan lekat .
" Rian , silahkan antar Sonia , sebentar lagi acara di mulai . . ! "
" Baik nyonya , , ayo nona saya antar ke aula . ! " kata Rian berbalik .
" Tunggu . . Tapi . .
" Ada apa nona . . ? " kata Rian . Anne pun ikut menatap Sonia dengan datar .
" bukan kah saya akan menampilkan busana terbaru dari butik anda , nyonya . . sebentar lagi acara akan di mulai , bukan kah saya harus bersiap . . ?? " kata Sonia tanpa ragu . Sontak Rian dan Anne bertatapan cukup lama .
" Saya sudah memilih seorang model yang akan menampilkan rancangan terbaru saya . . ! " kata Anne menatap tajam Sonia .
" Bukan kah model yang anda pilih kemarin mengalami sebuah insiden dan tidak bisa hadir , saya sebagai senior nya yang akan menggantikan posisi nya , kan . . ?? " kata Sonia yakin .
" excuse me . . . ?? " kata Rian tidak mengerti
" Rian , antar dia ke aula . . acara akan di mulai dua menit lagi . . ! " kata Anne tegas . Rian langsung menarik tangan Sonia untuk keluar . * * *
Sonia duduk di kursi nya dengan gelisah . Hati yang tadi nya di penuhi bunga-bunga yang bermekaran , kini berubah menjadi kelopak bunga yang sudah layu dan diterpa angin .
" Sonia , elo kenapa ?? " kata Juwita yang duduk di samping nya .
" Gue gak apa-apa . . ! " kata Sonia ketus . Chika menyenggol pelan lengan Juwita mengisyaratkan tidak usah peduliin Sonia .
Dj mulai memainkan musik nya , suara musik yang Jedag jedug membuat para model melangkahkan kaki nya dengan semangat menyusuri catwalk . para model junior memperhatikan semua gerakan para model yang berlenggok . Tapi tidak dengan Sonia . Dia menatap Anne yang duduk di kursi paling depan di sebelah Alex .
" Sialan , , kenapa bisa jadi gini sih . . Wawa kan sudah ku buat lumpuh sementara . Lalu siapa yang di pilih Anne ?? " sunggut Sonia kesal .
" Ok . . terima kasih untuk para tamu yang sempat hadir di acara Fashion show ini . Baiklah , di puncak acara ini . Mari kita saksikan rancangan terbaru dari para desainer dengan kategori gaun malam . . . !!! " kata MC dengan semangat .
prok prok prok
itu visual baju nya . Untuk penampilan Najwa yang sedang jalan di catwalk bayangin aja sendiri dengan versi masing-masing , ,ok . . salam dari author .
" APA . . . ?? " kata Sonia sedikit keras tapi mampu membuat orang menoleh ke arah nya .
" Maaf . . maaf . . ! " kata Sonia malu .
Dia menatap Najwa yang berjalan dengan anggun bersama model pilihan lain nya . Gaun malam yang indah dan mewah membalut tubuh Najwa yang sempurna . Di tambah dengan riasan wajah yang natural , walau dia menampilkan wajah yang datar dengan sorot mata yang tajam . Tapi lesung pipi di pipi kiri nya masih terlihat walau samar . Membuat kaum Adam tak bisa mengalihkan pandangan nya pada Najwa .
" Sungguh tampilan yang sempurna . . ! " gumam salah satu juri .
Para model berjala ke setiap sudut catwalk dan berpose dengan gaya masing-masing . Najwa berpose di depan juri dan menampilkan senyum sinis nya , tapi para juri justru terpesona , mereka tampak heboh hingga bertepuk tangan bahkan menepuk-nepuk meja di depan nya . Alex tersenyum bangga ,sedangkan Anne tersenyum puas melihat aksi Najwa yang mampu membuat juri heboh .
Setelah para model menampilkan bakat gaya nya , mereka kini berjajar rapi di tengah catwalk dengan barisan zig zag .
Detik-detik menegangkan , setiap juri mengomentari tampilan busana dan penampilan dari semua model pilihan . Para model junior mendengarkan masukan dari juri dengan serius . Dan kini tibalah saat nya dewan juri mengumumkan busana terbaik bulan ini . Busana terbaik ketiga dan kedua sudah di umumkan .
" Dan desain busana terbaik pertama bulan ini , jatuh pada . . . .
deg deg deg
" ANNE BUTIK . . . !!! " teriak ketiga juri dengan heboh .
prok prok prok
Anne menutup mulut nya karena tidak menyangka kalau hasil desain nya bisa mendapat urutan pertama . Dia langsung naik ke catwalk dan berdiri di samping Najwa dengan mata berkaca-kaca . Juri senior menghampiri Anne dan Najwa dengan membawa piala dengan atas nya berbentuk gunting ( attention , , ini Hanya karangan author ya . 😁 ).
" hey , siapa nama mu . . ! " kata juri itu dengan tatapan tajam pada Najwa .
__ADS_1
" Anda bisa memanggil saya Wawa , tuan . . ! " kata Wawa datar .
" Kau terlalu sinis untuk menjadi seorang model . . ! " kata nya dengan mata melotot.
" Dan mulut anda terlalu pedas saat memberi komentar . . ! " balas Najwa .
" hahahaha . . . ! " juri itu tertawa seraya bertepuk tangan di ikuti para tamu .
" I like your style , Miss . . ! " juri itu seraya menyematkan sebuah Bros berbentuk bintang bertabur berlian kecil yang dia lepas dari jas nya ke baju yang di pakai Najwa .
" Thangk you ,sir . . ! " kata Najwa memberi hormat ala Putri kerajaan . Membuat juri semakin menyukai Najwa .Dia memeluk Najwa dan Anne bergantian lalu kembali ke meja juri .
Anne merangkul Najwa dan menghadap cameraman untuk berfoto . Begitu juga dengan desainer dan model lain nya . Setelah berfoto mereka lalu kembali ke belakang panggung . Di belakang panggung Najwa dan Anne sudah di tunggu beberapa rekan nya .
" Wawa . . . !! " teriak Chika menyambut Najwa dan Anne .
" Selamat ya untuk keberhasilan kalian . . ! " kata Alex menjabat tangan Anne .
" Aku bangga sama kamu Wa . kau berhasil menakhlukkan tuan Smith yang notebene nya juri paling judes . . bahkan dia memberi mu hadiah secara pribadi . . uuh aku jadi iri . . !! " cerocos Chika .
"mungkin hari ini aku beruntung . ! " kata Najwa bersahaja .
" kau benar , Wawa . kau membawa keberuntungan untuk ku . . terima kasih . . ! " kata Anne .
" tidak nyonya , jangan berterima kasih pada ku . ini karena memang busana rancangan mu yang memang sangat bagus . . ! "
" tidak Wawa , ini juga berkat bakat mu . Apa guna nya busana yang indah dan bagus jika pemakai nya tidak mengekspresikan nya dengan baik . ini semua berkat kamu , Wawa . . sekali lagi terima kasih . . ! " kata Anne tersenyum tulus .
" kalau nyonya sudah berkata begitu , saya bisa apa . . !!? " kata Najwa pasrah . Anne tertawa pelan .
" Baiklah , kalian lanjutkan obrolan kalian , tuan Alex ayo ke ruangan saya . . ! " kata Anne melangkah pergi .
" kau sungguh istimewa , ratu ku . . ! " bisik Alex lalu menyusul Anne . wajah Hana tampak bersemu .
Rian membawa Najwa ke ruang ganti . Sedangkan teman-teman nya sudah pergi ke tujuan masing-masing . Saat Rian dan Najwa memasuki pintu , tampak Sonia keluar dari ruang ganti dengan wajah kesal . Sonia melirik Najwa tajam , Najwa melanjutkan langkah nya dan Saat dia melewati Sonia , dia menghentikan langkah nya dan mendekatkan wajah nya .
" maaf mengecewakan mu . . ! " bisik Najwa lalu masuk ke ruang ganti .
Setelah mengganti pakaian nya , dia lalu keluar menuju lobby . Najwa melihat Sonia duduk di kursi tunggu .
" Nona . . ! "
" Damar , kau masih menunggu ku . . ?? " kata Najwa melirik
" iya , nona . nona langsung mau pulang . . ? "
" Seperti nya kita harus cari makan dulu . Aku lapar . ! " kata Najwa mengedarkan pandangan nya ke sekeliling . Sudut mata nya menangkap siluet Sonia yang berjalan ke arah nya . Najwa bisa mendengar Ketukan high heels Sonia semakin dekat , ,dan saat Sonia hampir melewati Najwa , Tiba-tiba . . .
B
E
R
S
A
M
B
U
N
__ADS_1
G