JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT

JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT
BAB 09


__ADS_3

Semakin hari perlakuan Yuni dan Bu Imas kepada Najwa semakin menjadi. Di saat semua keluarga Baskara sedang berkumpul, Najwa sedikit merasa tenang . karena di saat pak Kadir di rumah , baik Yuni maupun Bu Imas tidak berani memperlakukan Najwa seperti biasa nya. Namun di saat pak Kadir telah berangkat bekerja, Di situ lah penderitaan Najwa di mulai. Najwa akan menyiapkan mental dan fisik nya sekuat mungkin. Kecuali Zaki yang tak pernah menghina atau pun memihak pada Najwa .


Begitu pun dengan sikap Andi yang semakin lama semakin memusuhi Najwa. Semua keluhan Najwa tentang kondisi tubuh nya yang mulai tak nyaman, tak pernah di tanggapi oleh Andi . Bahkan Andi selalu menatap dengan tatapan jijik kepada Najwa. Najwa harus menelan kekecewaan atas penolakan Andi saat Najwa meminta untuk mengantar nya ke rumah sakit untuk melakukan USG . Andi langsung menolak dengan alasan ada meeting penting. Dia hanya memberi Najwa uang dan meminta nya untuk pergi sendiri.


***


Di sebuah kantor yang cukup mewah, Andi di sambut dengan ucapan selamat pagi oleh karyawan nya. Andi membalas salam mereka dengan senyum yang lebar. Karyawan nya sedikit terkejut dengan sikap Andi yang Biasa nya Andi akan menjawab salam mereka hanya dengan menganggukkan kepal nya. Namun kini senyum manis menghiasi wajah nya yang nampak bahagia. Yah . . suasana hati Andi saat ini sedang baik. Proposal pengajuan kerja sama nya kepada perusahaan ANGKASA JAYA GRUP , yang sekarang menjadi perusahaan terkenal dan berada di puncak kejayaan. di sambut dengan baik oleh pihak A.J.G.. Langkah Andi seringan kapas yang terbang di tiup angin.


Dia memasuki ruangan nya dengan tenang. meletakkan tas kerja nya dan menyalakan laptop. Konsentrasi Andi pecah saat suara manja seorang wanita mengusik Indra pendengaran nya.


" Sayang.. ??! " sapa seorang wanita dengan pakaian ketat nya, dan langsung duduk di pangkuan Andi . dan tanpa ragu ******* bib*r Andi hingga tak mau tamu Andi membalas c*Uman itu. setelah beberapa menit. c*Uman dua manusia itu lepas


" Cindy, kau selalu bisa membuat ku terpancing.. ?! " kata Andi serak oleh gairah sesaat.


" Selamat ya, atas keberhasilan kerja sama kamu dengan perusahaan A.J.G... aku ikut bangga loh.. ?! " kata wanita yang di panggil Cindy tadi.


" Terima kasih sayang.. Apa aja jadwal ku hari ini ?? kata Andi.


" Jam 10 nanti ada rapat dengan klien dari singapur di kafe blue sky. Aku udah booking ruang VIP nya. . ?! " kata Cindy.


" Ok. kalau begitu lanjut kerja dulu gih. Aku takut nanti kalau terlalu lama dekat kamu nanti aku gak jadi kerja.. ??!! " kata Andi.


" Mau aku service dulu biar energi kamu penuh?? " goda Cindy meraba dada bidang Andi. membuat Andi memejamkan mata nya menikmati sentuhan kekasih gelap nya. Ketika Cindy akan melanjutkan aksi nya. Tiba - tiba pintu terbuka bersamaan dengan Jhonatan , pria yang berumur 23 tahun sebagai asisten Andi masuk tanpa tahu apa yang sedang terjadi.


" Maaf boss, tapi tolong kondisikan tempat. Ini masih di kantor , kalau klien yang melihat. Itu akan merusak reputasi kantor dan merusak reputasi keluarga Baskara. ?! " kata Jhonatan jengah dengan perbuatan dua manusia yang terikat hubungan terlarang itu.


" Cindy , kamu keluar dulu. ?!! " kata Andi.


Cindy bangkit dari pangkuan Andi dengan malas. Dengan langkah Anggun dia melewati Jhonatan dengan tatapan sinis . Jhonatan membalas tatapan Cindy dengan tatapan yang dingin seakan - akan bisa membekukan sekeliling nya .


Andi menghela nafas kasar melihat asisten nya yang tampak tak suka dengan Cindy.


"Jho.. !!" kata Andi pelan.


" Boss, tolong jaga sikap anda . Jangan sampai merusak kehidupan anda sendiri. Ingat istri anda sedang hamil anak anda di rumah. . ?! " kata Jho memperingatkan Andi.


BRAKKH... Andi menggebrak meja

__ADS_1


" Kalau elo Dateng cuma buat ngerusak mood gue. Mending elo keluar ..?! sengit Andi . dia paling tidak suka jika ada yang mengungkit istri gendut nya .


Jhonatan meletakkan sebuah map . Lalu pergi dengan diam. Andi mendengus kesal dengan asisten nya yang selalu menentang hubungan nya dengan Cindy.


Cindy adalah sekretaris nya , sekaligus mantan Andi waktu SMA dulu. Di sebut mantan , tapi tidak ada kata putus di antara mereka, mereka terpisah karena Andi melanjutkan kuliah nya ke luar negeri. Semenjak itu kontak mereka terputus .


Takdir tak bisa di tebak. Tanpa sengaja mereka bertemu di sebuah rumah sakit. Saat itu Andi sedang mengantar Najwa untuk melakukan pemeriksaan kehamilan di ruang poli kandungan . Andi pamit keluar untuk mengangkat telpon. Setelah telpon terputus, Saat akan berbalik arah dia bertabrakan dengan seorang wanita hingga membuat tas nya terjatuh.


" Sorry.. sorry... !!! " kata Andi repleks memungut tas itu dan memberikan nya ke pemilik nya.


" Andi . . . ?? " kata wanita itu. Andi menatap wajah wanita di depan nya. Seberkas ingatan memenuhi otak nya.


" Cindy ?? kamu Cindy ?? " kata Andi dengan jantung berdegup kencang.


" Iya , aku Cindy. ya ampun, Kamu gimana kabar nya ?? " kata Cindy merona.


" Aku baik. Oya kamu ngapain disini ?? siapa yang sakit ? " kata Andi


" teman aku.. Kamu sendiri ngapain disini ?? " siapa yang sakit ?? " kata Cindy bersimpati


"Istri ?? hamil ?? " kata Cindy ambigu.


" Iya.. aku udah nikah.. kamu sendiri gimana ?? " kata Andi sedikit gugup


" Aku.. aku masih single.. hehehe.. ?! " kata Cindy tekekeh canggung.


" Oh.. terus kegiatan kamu apa sekarang ?? " kata Andi.


" Aku masih proses interview di salah satu perusahaan. Doa in ya, biar lulus interview. . ?! " kata Cindy sedikit bisa menguasai perasaan nya..


" Semoga aja ya. . Oh ya ini kartu nama ku. kalau kamu butuh bantuan kamu hubungi aja aku. kalau begitu aku duluan ya, takut nya nanti istri aku nyariin.. bye...?! " kata Andi berlalu setelah Cindy menerima kertas itu.


"Andi... ?!! " gumam Cindy dalam hati sambil menatap punggung Andi yang semakin menjauh dengan tatapan kagum dan kerinduan.


Selang beberapa waktu, Cindy mencoba menghubungi Andi setelah interview nya di nyatakan gagal. Dia mencoba peruntungan dengan memasukkan berkas lamaran kerja nya ke perusahaan yang di pimpin Andi dengan saran Andi sendiri. Setelah melalui beberapa proses . Dalam waktu beberapa bulan setelah tryning, Cindy di angkat menjadi sekretaris Andi. Semenjak itu mereka kembali berinteraksi . Awal nya interaksi dan sikap mereka masih bersifat formal . Namun seiring berjalan nya waktu , kedekatan mereka sedikit demi sedikit merekat kan masa lalu mereka . Di tambah dengan sikap Andi yang uring - uringan. Dengan inisiatif Cindy membujuk Andi untuk membagi keluh kesah nya yang dia simpan di hati nya. Melihat sikap Cindy yang nampak tulus. Andi menceritakan keluhan nya tentang ketidaksukaan nya pada perubahan fisik istri. Seperti mendapat angin segar, Cindy menghibur Andi dengan kata - kata yang menyejukkan. Tanpa di sadari Andi , dia telah menciptakan cela untuk orang ketiga dalam rumah tangga nya. Dengan kata - kata semanis madu Cindy selalu memberikan dukungan dan motivasi untuk menguatkan hati Andi. Berkat ucapan manis Cindy, sedikit demi sedikit kehadiran Cindy di sisi Andi mulai mengisi hati nya alias CLBK. Hubungan yang awal nya bersifat formal, semakin lama semakin menjadi tidak normal. Hingga akhir nya hubungan mereka sudah melewati batas, entah siapa yang memulai , Mereka melakukan hubungan suami istri di sebuah hotel. Setelah semua nya terjadi , Andi sempat menyesali apa yang telah dia perbuat. Rasa bersalah terhadap istri nya, sempat membuat hati nya kacau dan berjanji tidak akan mengulangi nya lagi . Namun rasa kecewa nya terhadap Cindy sedikit menyentil perasaan nya saat tahu bahwa Cindy sudah tidak suci lagi saat mereka berhubungan.


Setelah kejadian itu , Andi sedikit menjaga jarak terhadap Cindy. Dia tak ingin mengulangi perbuatan hina itu lagi walau dia sedang tidak baik - baik saja dengan istri nya. Melihat sikap Andi seperti itu. Cindy tidak terima. Dia kembali melancarkan aksi nya menggoda Andi. Andi berusaha agar tidak terpengaruh. Dalam waktu singkat Andi mampu menahan godaan sekretaris sexy nya itu.

__ADS_1


Semenjak tubuh istri nya mulai berisi, Andi seperti tak berselera untuk menyentuh nya. Padahal gairah nya sering membuncah saat melihat istri nya sedang tertidur pulas . Posisi nya yang sering tidur miring menghadap sang suami, menampakkan pemandangan yang menggoda iman. Dada nya yang montok sering mengintip dari selah kerah daster nya. Dengan susah payah , Andi menelan ludah nya secara kasar menahan hasrat dan gairah nya. Pernah suatu malam Najwa mencoba menggoda Andi dengan memakai lingerie warna hitam kesukaan Andi saat mereka malam pertama dulu. Namun usaha Najwa gagal , Andi tidak ingin menyentuh nya dengan alasan takut terjadi apa - apa dengan calon bayi nya yang saat itu baru berusia 4 bulan. Mendengar alasan suami nya , Najwa pun mengerti dan tidak menuntut pada suami nya.


Walau saat ini Andi sedang menghadapi laptop nya , namun bayangan istri nya yang memakai lingerie , masih berkelebat di pelupuk mata nya. Desiran aneh menyerang tubuh Andi secara tiba-tiba. Andi mencoba menenangkan pikiran nya dengan mengatur nafas nya yang semakin berat.


" ffuuhh... seandai nya tubuh Najwa tidak berubah seperti sekarang , mungkin aku tidak akan tertekan seperti ini.. ini semua gara - gara kehamilan nya. . ??! " Andi bermonolog dalam hati .


Tiba - tiba bayangan Najwa semalam kembali berkelebat. Andi merasa nafas nya semakin berat . Dengan Keras dia membanting gelas yang ada di meja nya bersamaan dengan Cindy memasuki ruangan nya.


" Andiii . . . kamu kenapa ha ?? tenang .. jangan emosi. . . ??? ! kata Cindy menuntun Andi duduk ke kursi. Andi masih tampak ngos - ngosan menahan emosi nya.


" Andi.. tenang , atur nafas kamu. tarik, hembuskan pelan - pelan anggap saja kamu membuang amarah kamu.. ?! " kata Cindy penuh perhatian.


Karena jarak antara Cindy dan Andi cukup dekat. Wangi parfum Cindy menyeruak memenuhi Indra penciuman Andi. Sial nya gairah yang tadi sedikit redam kini kembali bergejolak. Bayangan yang menganggu nya tadi kini kembali menari - nari di mata nya. Andi menatap Cindy tajam penuh nafsu. Cindy yang mengerti dengan arti tatapan Andi, dia bangkit menuju pintu dan mengunci nya dari dalam. Setelah itu dia membalik badan nya menghadap Andi, dia berjalan selangkah demi selangkah sambil membuka kancing Blizzard satu persatu dengan gaya yang menggoda. Setelah semua kancing terlepas, dia melempar Blizzard nya dan kini tertinggal kemeja putih tipis boleh di bilang tembus pandang sebagai pakaian atas nya. Kini di depan Andi terpampang pemandangan yang semakin menekan batin nya. Kemeja transparan dengan bongkahan daging kenyal yang nampak tersembul di belahan baju Cindy. Wajah Andi tampak merah antara menahan godaan dan menahan hasrat nya. Andi berusaha memalingkan wajah nya , namun dengan cepat Cindy menahan gerakan nya hingga wajah Andi tetap berhadapan dengan nya.


" Cindy , to..tolong.. pergi lah.. jangan ganggu aku.. ?! ! " kata Andi Cekat.


" Menganggu ?? aku tidak menganggu mu, Aku hanya ingin membantu mu mengurangi beban mu... ?! ". kata Cindy langsung mengelus sesuatu yang tampak mengeras di balik celana Andi.


Cindy tersenyum puas . Dia semakin nekat dengan membuka kaitan celana dan retsleting Andi. Andi ingin menolak perlakuan Cindy tapi reaksi tubuh nya berkata lain. Andi menarik tubuh Cindy ke atas pangkuan nya dan ******* kasar bibir Cindy dengan penuh nafsu, seperti orang yang kelaparan ( memang Andi kelaparan , lapar batin 😁😁😁 ) suara decapan memenuhi ruangan. Cumbuan Andi turun ke leher putih jenjang Cindy. lenguhan lembut Cindy semakin membuat Andi menggila. Kemeja tipis yang Cindy pakai kini terbuka lebar menampakkan pembungkus daging kenyal yang berwarna merah muda. skip


Dengan kasar Andi membanting tubuh Cindy ke Sofa empuk yang mereka duduki. Andi mencari posisi yang nyaman dan mengarahkan "adik kecil " untuk memasuki sarang nya. Dengan sekali hentakan semua nya amblas (😂😂😂 ngerti lah maksud nya. ) permainan terus berlanjut seakan - akan Andi memiliki tenaga cadangan . Setelah bertahan selama 2 jam akhir Andi roboh setelah merasakan pelepasan. Dia menatap lekat wajah lelah penuh nafsu gadis di bawah kungkungan nya itu . Dia mencium mesra kening Cindy. Membuat Cindy berbunga - bunga.


" Terima kasih. kamu Telah menolongku melepaskan beban ini. kalau tidak . mungkin aku akan gila.. ?! " kata Andi puas.


" Kalau kamu butuh pelampiasan . kamu bisa datang ke aku. aku siap membantu.. ?! " kata cindy. Andi menggeleng


" Tidak. kamu bukan pelampiasan ku. Mulai sekarang kamu kekasih ku. kamu mau kan kita balikan lagi ?? " kata Andi


" Dengan senang hati. tapi...bagaiman dengan istri mu.. ??! " kata Cindy dengan wajah sendu


" Aku akan urus nanti.. ?! " kata Andi mencium bibir Cindy lalu memeluk nya.


" Yeess. . akhir nya , kamu kembali ke pelukkan ku Andi. aku gak akan melepaskan kamu lagi kali ini . . kamu milik ku , hanya milik ku.. ?! " cindy tersenyum penuh kemenangan di dalam pelukkan andi.


Semenjak itu Andi dan Cindy kembali menjadi sepasang kekasih. Ini juga menjadi salah satu alasan Andi kenapa dia tidak mengambil cuti seperti yang di minta pak Kadir. Dia tidak bisa lepas dari Cindy yang bisa mengimbangi keinginan nya. Cindy sudah menjadi candu nya . Bahkan dia tidak perduli dengan keadaan istri nya yang sebentar lagi akan melahirkan. oh Najwa. betapa malang nya diri mu....


# BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2