JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT

JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT
BAB 65 Racun


__ADS_3

Najwa tersenyum melihat Brian bermain di tepi danau dengan gembira di temani Sandy . Sesekali dia tertawa melihat tingkah laku Sandy dan Brian yang berjoged ria sambil mengayunkan senar pancing . Diam-diam Alex ikut tersenyum melihat Najwa yang tampak bahagia . Dengan mengumpulkan keberanian nya , Alex menggenggam tangan Najwa , membuat Najwa terkejut dan repleks menarik tangan nya . Tapi usaha nya sia-sia karena Alex menggengam erat tangan Najwa . Najwa melirik tangan nya yang bertaut dan menoleh Alex . Tapi Alex tetap menatap lurus ke arah Brian seraya tersenyum .


" Alex . .


" Aku mencintai mu . . . ! " potong Alex cepat seraya menoleh Najwa .


deg deg deg


Mereka saling menatap dengan jantung yang sama-sama berdebar . Najwa merasa wajah nya terasa panas . Padahal mereka duduk di bawah pohon yang rindang .


" Apa kau merasa kepanasan , sampai wajah mu merah , sayang . . ?? " goda Alex . dia tertawa lepas saat melihat Najwa memalingkan wajah nya yang semakin memerah .


" mamah . . Brian dapat ikan . .horeee . !!! " teriak Brian gembira . Dengan cepat Najwa menarik tangan nya yang di genggam Alex lalu berlari menuju Brian . Alex terkekeh melihat nya .


" Hehe , , sungguh menggemaskan. . . ! " kata Alex bangkit lalu ikut menghampiri Brian . Brian tampak bertepuk tangan penuh semangat saat Najwa memuji ikan nila hasil pancingan Brian yang cukup besar . Selebar telapak tangan orang dewasa .


" Waaw jagoan uncle hebat . dapat ikan Segede ini . . !! " puji Alex .


" Ikan nya nanti kita bakar aja ya mah . . uncle harus ikut makan nanti . . ! "kata Brian .


" Siap . . ! " kata Alex .


" Brian , ayo pegang ikan nya , mamah foto dulu . . ! "


Brian berpose dengan gaya imut seraya memegang ikan hasil pancingan nya tadi . Sedang asyik mengambil foto , terdengar suara seseorang yang memanggil .


" Hay Alex , Najwa . ternyata kalian juga disini . . ?? "


" Sonia . . kamu disini . . ?? " kata Najwa . Sonia berjalan dengan kesusahan karena memakai high heels


" Iya , aku datang bareng teman-teman aku . Gak tahu nya kalian juga ada disini . . Duh susah banget sih jalan pake heels , kalau aku tahu jalan nya kayak gini . . mending aku gak ikut tadi . . ! " gerutu Sonia dengan berjalan tertatih-tatih . Tapi saat tinggal beberapa langkah lagi , tiba-tiba gerakan terlihat tidak stabil dan . . .


" Aaaakhh . .


byuuurr . .


Najwa terlempar ke dalam danau akibat dorongan Sonia yang mendadak .


" Wawa ,. .


" mamah . .


" nona . . .


Mereka yang melihat Najwa jatuh ke danau berteriak . Sandy mendorong Brian menjauh dari tepi danau dan bersiap hendak terjun , tapi seseorang mendahului nya setelah melempar jaket nya .


BYUUR . .


Sandy mengurungkan niat lalu kembali merangkul Brian . Dia menatap Sonia yang berdiri di belakang nya , dia masih sempat melihat tatapan sinis dari Sonia , tapi dalam sekejap tatapan nya berubah menjadi cemas .


" Alex , Wawa . . kalian baik-baik aja . . ?? " kata Sonia dengan wajah khawatir saat melihat Alex menyeret Najwa ke tepi . Sandy langsung menarik Najwa ke daratan di susul Alex yang langsung naik ke tepi .


uhuk uhuk uhuk


Najwa terbatuk dengan wajah memerah .


" Wawa , kamu gak apa-apa ?? " kata Alex dengan wajah khawatir .


" Aku . uhuk. . gak apa-apa . . cuma . uhuk , uhuk . . cuma kaget dan gak sengaja air masuk ke hidung . . . ! " kata Najwa tersengal .


" Mamah . .. ! " kata Brian sendu . Najwa tersenyum .


" Mamah gak apa-apa , sayang . . jangan peluk mamah ya , nanti Brian ikut basah . .! " kata Najwa .

__ADS_1


" Wawa , maaf ya . aku . . aku gak sengaja dorong kamu gara-gara heels aku tadi nyangkut . . maaf banget yaa . . . ! " kata Sonia dengan wajah memelas .


" maka nya kalau jalan itu hati-hati . kalau sampai terjadi apa-apa sama Wawa , . . . .


" Ssst . . udah . .tadi kan Sonia udah bilang dia gak sengaja . . ! " kata Najwa menepuk lengan Alex . Alex menatap Najwa lalu mendengus kesal , dia beranjak dari tempat lalu meraih jaket nya yang sempat dia lempar tadi . Sandy membantu Najwa bangun .


" Beneran , kamu gak apa-apa . . ?? kata Sandy .


" aku gak apa-apa , , cuma air danau tadi dingin banget , sumpah kayak es . . . ! " kata Najwa memeluk lengan nya . Dia menoleh ke belakang nya saat sebuah jaket menyelimuti punggung nya .


" Al , kamu aja yang pakai , kamu pasti juga kedinginan kan . . ?! " kata Najwa .


" kamu aja yang pakai . . ayo kita balik , kamu harus ganti pakaian , kalau gak nanti kamu masuk angin , ingat besok kamu harus ke ANNE BUTIK , , ! " kata Alex .


" Sonia , kami . . .


Ucapan Najwa terpotong karena Alex langsung membalik badan Najwa dan mendorong nya untuk berjalan .


" Alex , kamu apa-apaan sih . . aku kan . .


" Dia juga sudah tahu kalau kita mau pulang , walau kamu gak pamit sama dia . . ! " ketus Alex .


" Iya tapi kan gak sopan nama nya . . ! " omel Najwa kesal . Tapi Alex menatap nya sekilas lalu menggelengkan kepala nya .


" Kau terlalu polos ,Wawa . . ! " batin Alex .


Mereka berjalan meninggalkan Sonia yang masih terdiam di tempatnya . Dia menatap tajam pada rombongan Najwa yang perlahan menjauh .


" Kemarin rencana ku gagal untuk mempermalukan mu karena kau bisa mengalahkan orang suruhan ku .Tapi kali ini kau tidak akan bisa lolos lagi . kau memang tidak kenapa-kenapa saat terjatuh ke danau . tapi . . . . " Sonia menatap sesuatu yang berada di genggaman nya dengan tersenyum miring .


Mobil Alex melaju cukup kencang . Kali ini Sandy yang membawa mobil karena Alex mulai merasa kedinginan dan sedikit menggigil . Alex dan Najwa duduk di belakang sedangkan Brian duduk di bangku depan . Sesekali Sandy melirik penumpang di belakang dari kaca spion depan . Najwa sedang memeriksa isi tas nya , tampak barang-barang nya terlihat tetap kering . Tapi Najwa terlihat sedikit pucat dan Alex yang menggigil . Sandy membelokkan mobil lalu berhenti di sebuah toko pakaian .


" Nona ,tuan Alex , Seperti nya kalian harus berganti pakaian agar tidak masuk angin . . ! " kata Sandy . Najwa dan Alex sama-sama menoleh ke depan . Alex mengambil dompet nya lalu memberikan Black card pada Sandy.


" Kau saja yang Carikan pakaian untuk kami . . ! " kata Alex .


" Hitung saja sekalian . . ! " kata Alex menumpuk belanjaan Najwa ke belanjaan nya .


" Tapi Al . . .


" Ssstt . . ini cepat ganti . . ! " kata Alex menyodorkan pakaian Najwa .


S


k


i


p


Setelah berganti pakaian mereka kembali ke mobil , Sandy mengelap bangku belakang yang masih basah bekas pakaian Alex dan Najwa tadi . Setelah selesai mereka melanjutkan perjalanan mereka .


" Mamah masih kedinginan . . ?? " tanya Brian .


" sedikit . . ! " kata Najwa tersenyum . Tapi di dalam hati dia juga merasa aneh . Seharusnya dia tidak merasakan kedinginan lagi setelah berganti pakaian . Apalagi Najwa juga memilih sebuah Hoodie yang cukup tebal .


Melihat Najwa yang masih menggigil , Alex merapatkan tubuh nya ke Najwa , membuat Najwa tersentak .


" Maaf bukan aku lancang , tapi aku hanya ingin sedikit membantu mu . . ! " kata Alex lembut , Najwa pun kembali tenang .


Sudah cukup lama Alex merangkul Najwa , tapi Alex masih bisa merasakan kalau Najwa masih saja menggigil . Dia menatap wajah Najwa yang tampak lesu .


" Wawa , are you ok . . ?? " kata Alex .Najwa hanya mengangguk menjawab pertanyaan Alex . Alex semakin merapatkan tubuh nya dan bahkan dia memeluk Najwa dari samping , saat Brian dan Sandy lengah . . .

__ADS_1


cup


Alex mendaratkan kecupan nya di puncak kepala Najwa . Tapi Najwa hanya diam karena Najwa tak menyadari nya . Perlahan tubuh Najwa terasa hangat kembali . Dan ternyata dia tertidur , begitu pun juga dengan Brian . Sandy melirik Alex dari kaca spion .


" Tuan , apa anda merasa ada yang aneh . . ?? " kata Sandy .


" kau juga melihat nya . ? " Alex balik bertanya .


" Saya tidak tahu pasti , tapi saya melihat gelagat aneh dari orang yang mendorong nona Najwa . . ! "


" kita lihat satu jam lagi . Jika ada reaksi lain , kita harus membawa Wawa ke rumah sakit . . ! " kata Alex . Sandy menganggukan kepala nya .


Setelah menempuh waktu cukup lama , mobil Alex tiba di depan rumah Najwa saat hari sudah mulai gelap . Bayu langsung membuka gerbang . Setelah mematikan mesin mobil Sandy langsung turun dan menuju pintu di sisi Brian . Bayu mengulurkan tangan untuk membuka pintu belakang tapi langsung di halangi oleh oleh Sandy . Dia lalu menggendong Brian dan langsung di ambil alih oleh Sarah yang baru saja keluar . Alex menggoyangkan bahu Najwa untuk membangunkan nya . Setelah Najwa terbangun dia pun turun dari mobil . Dia lalu membukakan pintu untuk Najwa , Najwa menurunkan kaki nya yang terasa berat . Dan saat dia akan melangkah , tiba-tiba . . .


BRUUKH


Najwa jatuh terduduk dengan lemas . Alex langsung menghampiri Najwa .


" Wawa , kamu kenapa . . ?? "


" Al , kaki ku lemas banget . ! " kata Najwa lesu . Sandy dan Bayu langsung berlari menghampiri Najwa . Sandy langsung meraih tangan Najwa dan meletakkan jari nya di pergelangan tangan Najwa . wajah Sandy terlihat tegang .


" Ada apa ?? " kaya Bayu penasaran .


" Racun . . , tidak maksud ku , obat pelumpuh syaraf . . ! " kata Sandy dengan mode serius menatap Alex .


" Benar dugaan ku . Ternyata Sonia melakukan sesuatu pada Najwa . . . Kita harus membawa Najwa ke rumah sakit . . ! " kata Alex hendak menggendong Najwa . Namun Sandy menghalangi Alex hingga gerakan Alex terhenti .


" Dimana Damar . . ?? " kata Sandy .


" Tadi dia di minta kembali ke " rumah " sebentar . . ! " kata Bayu dengan tatapan mengkode .


" Bawa Najwa ke dalam . . ! " kata Sandy bangkit .


" Tapi Najwa harus di bawa ke rumah sakit supaya dia bisa mendapat perawatan secepat nya . . ! " protes Alex .


" Bayu , bawa nona masuk . . ! " perintah Sandy tegas .


" Kau tidak bisa seenak nya seperti ini . . !! " geram Alex pada Sandy .


" Tolong anda diam atau Najwa akan lumpuh . . ! " kata Sandy dengan tatapan tajam .


" halo . . . kembali lah secepat nya dan bawa Acong segera . . . . nona sekarang dalam bahaya . . . . ok . . . !! " Sandy menutup telpon nya lalu kembali menatap Alex .


" sebaiknya anda kembali dan beristirahat . Biar kami yang menangani nona . . ! " kata Sandy datar .


" Tidak . . aku akan tetap di sini sampai Najwa baik-baik saja . . ! " kata Alex . Mereka pun mengikuti Bayu yang menggendong Najwa ala bridal menuju kamar Najwa . . .


B


E


R


S


A


M


B


U

__ADS_1


N


G


__ADS_2