
Najwa tersenyum melihat Brian bermain di tepi danau dengan gembira di temani Sandy . Sesekali dia tertawa melihat tingkah laku Sandy dan Brian yang berjoged ria sambil mengayunkan senar pancing . Diam-diam Alex ikut tersenyum melihat Najwa yang tampak bahagia . Dengan mengumpulkan keberanian nya , Alex menggenggam tangan Najwa , membuat Najwa terkejut dan repleks menarik tangan nya . Tapi usaha nya sia-sia karena Alex menggengam erat tangan Najwa . Najwa melirik tangan nya yang bertaut dan menoleh Alex . Tapi Alex tetap menatap lurus ke arah Brian seraya tersenyum .
" Alex . .
" Aku mencintai mu . . . ! " potong Alex cepat seraya menoleh Najwa .
deg deg deg
Mereka saling menatap dengan jantung yang sama-sama berdebar . Najwa merasa wajah nya terasa panas . Padahal mereka duduk di bawah pohon yang rindang .
" Apa kau merasa kepanasan , sampai wajah mu merah , sayang . . ?? " goda Alex . dia tertawa lepas saat melihat Najwa memalingkan wajah nya yang semakin memerah .
" mamah . . Brian dapat ikan . .horeee . !!! " teriak Brian gembira . Dengan cepat Najwa menarik tangan nya yang di genggam Alex lalu berlari menuju Brian . Alex terkekeh melihat nya .
" Hehe , , sungguh menggemaskan. . . ! " kata Alex bangkit lalu ikut menghampiri Brian . Brian tampak bertepuk tangan penuh semangat saat Najwa memuji ikan nila hasil pancingan Brian yang cukup besar . Selebar telapak tangan orang dewasa .
" Waaw jagoan uncle hebat . dapat ikan Segede ini . . !! " puji Alex .
" Ikan nya nanti kita bakar aja ya mah . . uncle harus ikut makan nanti . . ! "kata Brian .
" Siap . . ! " kata Alex .
" Brian , ayo pegang ikan nya , mamah foto dulu . . ! "
Brian berpose dengan gaya imut seraya memegang ikan hasil pancingan nya tadi . Sedang asyik mengambil foto , terdengar suara seseorang yang memanggil .
" Hay Alex , Najwa . ternyata kalian juga disini . . ?? "
" Sonia . . kamu disini . . ?? " kata Najwa . Sonia berjalan dengan kesusahan karena memakai high heels
" Iya , aku datang bareng teman-teman aku . Gak tahu nya kalian juga ada disini . . Duh susah banget sih jalan pake heels , kalau aku tahu jalan nya kayak gini . . mending aku gak ikut tadi . . ! " gerutu Sonia dengan berjalan tertatih-tatih . Tapi saat tinggal beberapa langkah lagi , tiba-tiba gerakan terlihat tidak stabil dan . . .
" Aaaakhh . .
byuuurr . .
Najwa terlempar ke dalam danau akibat dorongan Sonia yang mendadak .
" Wawa ,. .
" mamah . .
" nona . . .
Mereka yang melihat Najwa jatuh ke danau berteriak . Sandy mendorong Brian menjauh dari tepi danau dan bersiap hendak terjun , tapi seseorang mendahului nya setelah melempar jaket nya .
BYUUR . .
Sandy mengurungkan niat lalu kembali merangkul Brian . Dia menatap Sonia yang berdiri di belakang nya , dia masih sempat melihat tatapan sinis dari Sonia , tapi dalam sekejap tatapan nya berubah menjadi cemas .
" Alex , Wawa . . kalian baik-baik aja . . ?? " kata Sonia dengan wajah khawatir saat melihat Alex menyeret Najwa ke tepi . Sandy langsung menarik Najwa ke daratan di susul Alex yang langsung naik ke tepi .
uhuk uhuk uhuk
Najwa terbatuk dengan wajah memerah .
" Wawa , kamu gak apa-apa ?? " kata Alex dengan wajah khawatir .
" Aku . uhuk. . gak apa-apa . . cuma . uhuk , uhuk . . cuma kaget dan gak sengaja air masuk ke hidung . . . ! " kata Najwa tersengal .
" Mamah . .. ! " kata Brian sendu . Najwa tersenyum .
" Mamah gak apa-apa , sayang . . jangan peluk mamah ya , nanti Brian ikut basah . .! " kata Najwa .
__ADS_1
" Wawa , maaf ya . aku . . aku gak sengaja dorong kamu gara-gara heels aku tadi nyangkut . . maaf banget yaa . . . ! " kata Sonia dengan wajah memelas .
" maka nya kalau jalan itu hati-hati . kalau sampai terjadi apa-apa sama Wawa , . . . .
" Ssst . . udah . .tadi kan Sonia udah bilang dia gak sengaja . . ! " kata Najwa menepuk lengan Alex . Alex menatap Najwa lalu mendengus kesal , dia beranjak dari tempat lalu meraih jaket nya yang sempat dia lempar tadi . Sandy membantu Najwa bangun .
" Beneran , kamu gak apa-apa . . ?? kata Sandy .
" aku gak apa-apa , , cuma air danau tadi dingin banget , sumpah kayak es . . . ! " kata Najwa memeluk lengan nya . Dia menoleh ke belakang nya saat sebuah jaket menyelimuti punggung nya .
" Al , kamu aja yang pakai , kamu pasti juga kedinginan kan . . ?! " kata Najwa .
" kamu aja yang pakai . . ayo kita balik , kamu harus ganti pakaian , kalau gak nanti kamu masuk angin , ingat besok kamu harus ke ANNE BUTIK , , ! " kata Alex .
" Sonia , kami . . .
Ucapan Najwa terpotong karena Alex langsung membalik badan Najwa dan mendorong nya untuk berjalan .
" Alex , kamu apa-apaan sih . . aku kan . .
" Dia juga sudah tahu kalau kita mau pulang , walau kamu gak pamit sama dia . . ! " ketus Alex .
" Iya tapi kan gak sopan nama nya . . ! " omel Najwa kesal . Tapi Alex menatap nya sekilas lalu menggelengkan kepala nya .
" Kau terlalu polos ,Wawa . . ! " batin Alex .
Mereka berjalan meninggalkan Sonia yang masih terdiam di tempatnya . Dia menatap tajam pada rombongan Najwa yang perlahan menjauh .
" Kemarin rencana ku gagal untuk mempermalukan mu karena kau bisa mengalahkan orang suruhan ku .Tapi kali ini kau tidak akan bisa lolos lagi . kau memang tidak kenapa-kenapa saat terjatuh ke danau . tapi . . . . " Sonia menatap sesuatu yang berada di genggaman nya dengan tersenyum miring .
Mobil Alex melaju cukup kencang . Kali ini Sandy yang membawa mobil karena Alex mulai merasa kedinginan dan sedikit menggigil . Alex dan Najwa duduk di belakang sedangkan Brian duduk di bangku depan . Sesekali Sandy melirik penumpang di belakang dari kaca spion depan . Najwa sedang memeriksa isi tas nya , tampak barang-barang nya terlihat tetap kering . Tapi Najwa terlihat sedikit pucat dan Alex yang menggigil . Sandy membelokkan mobil lalu berhenti di sebuah toko pakaian .
" Nona ,tuan Alex , Seperti nya kalian harus berganti pakaian agar tidak masuk angin . . ! " kata Sandy . Najwa dan Alex sama-sama menoleh ke depan . Alex mengambil dompet nya lalu memberikan Black card pada Sandy.
" Kau saja yang Carikan pakaian untuk kami . . ! " kata Alex .
" Hitung saja sekalian . . ! " kata Alex menumpuk belanjaan Najwa ke belanjaan nya .
" Tapi Al . . .
" Ssstt . . ini cepat ganti . . ! " kata Alex menyodorkan pakaian Najwa .
S
k
i
p
Setelah berganti pakaian mereka kembali ke mobil , Sandy mengelap bangku belakang yang masih basah bekas pakaian Alex dan Najwa tadi . Setelah selesai mereka melanjutkan perjalanan mereka .
" Mamah masih kedinginan . . ?? " tanya Brian .
" sedikit . . ! " kata Najwa tersenyum . Tapi di dalam hati dia juga merasa aneh . Seharusnya dia tidak merasakan kedinginan lagi setelah berganti pakaian . Apalagi Najwa juga memilih sebuah Hoodie yang cukup tebal .
Melihat Najwa yang masih menggigil , Alex merapatkan tubuh nya ke Najwa , membuat Najwa tersentak .
" Maaf bukan aku lancang , tapi aku hanya ingin sedikit membantu mu . . ! " kata Alex lembut , Najwa pun kembali tenang .
Sudah cukup lama Alex merangkul Najwa , tapi Alex masih bisa merasakan kalau Najwa masih saja menggigil . Dia menatap wajah Najwa yang tampak lesu .
" Wawa , are you ok . . ?? " kata Alex .Najwa hanya mengangguk menjawab pertanyaan Alex . Alex semakin merapatkan tubuh nya dan bahkan dia memeluk Najwa dari samping , saat Brian dan Sandy lengah . . .
__ADS_1
cup
Alex mendaratkan kecupan nya di puncak kepala Najwa . Tapi Najwa hanya diam karena Najwa tak menyadari nya . Perlahan tubuh Najwa terasa hangat kembali . Dan ternyata dia tertidur , begitu pun juga dengan Brian . Sandy melirik Alex dari kaca spion .
" Tuan , apa anda merasa ada yang aneh . . ?? " kata Sandy .
" kau juga melihat nya . ? " Alex balik bertanya .
" Saya tidak tahu pasti , tapi saya melihat gelagat aneh dari orang yang mendorong nona Najwa . . ! "
" kita lihat satu jam lagi . Jika ada reaksi lain , kita harus membawa Wawa ke rumah sakit . . ! " kata Alex . Sandy menganggukan kepala nya .
Setelah menempuh waktu cukup lama , mobil Alex tiba di depan rumah Najwa saat hari sudah mulai gelap . Bayu langsung membuka gerbang . Setelah mematikan mesin mobil Sandy langsung turun dan menuju pintu di sisi Brian . Bayu mengulurkan tangan untuk membuka pintu belakang tapi langsung di halangi oleh oleh Sandy . Dia lalu menggendong Brian dan langsung di ambil alih oleh Sarah yang baru saja keluar . Alex menggoyangkan bahu Najwa untuk membangunkan nya . Setelah Najwa terbangun dia pun turun dari mobil . Dia lalu membukakan pintu untuk Najwa , Najwa menurunkan kaki nya yang terasa berat . Dan saat dia akan melangkah , tiba-tiba . . .
BRUUKH
Najwa jatuh terduduk dengan lemas . Alex langsung menghampiri Najwa .
" Wawa , kamu kenapa . . ?? "
" Al , kaki ku lemas banget . ! " kata Najwa lesu . Sandy dan Bayu langsung berlari menghampiri Najwa . Sandy langsung meraih tangan Najwa dan meletakkan jari nya di pergelangan tangan Najwa . wajah Sandy terlihat tegang .
" Ada apa ?? " kaya Bayu penasaran .
" Racun . . , tidak maksud ku , obat pelumpuh syaraf . . ! " kata Sandy dengan mode serius menatap Alex .
" Benar dugaan ku . Ternyata Sonia melakukan sesuatu pada Najwa . . . Kita harus membawa Najwa ke rumah sakit . . ! " kata Alex hendak menggendong Najwa . Namun Sandy menghalangi Alex hingga gerakan Alex terhenti .
" Dimana Damar . . ?? " kata Sandy .
" Tadi dia di minta kembali ke " rumah " sebentar . . ! " kata Bayu dengan tatapan mengkode .
" Bawa Najwa ke dalam . . ! " kata Sandy bangkit .
" Tapi Najwa harus di bawa ke rumah sakit supaya dia bisa mendapat perawatan secepat nya . . ! " protes Alex .
" Bayu , bawa nona masuk . . ! " perintah Sandy tegas .
" Kau tidak bisa seenak nya seperti ini . . !! " geram Alex pada Sandy .
" Tolong anda diam atau Najwa akan lumpuh . . ! " kata Sandy dengan tatapan tajam .
" halo . . . kembali lah secepat nya dan bawa Acong segera . . . . nona sekarang dalam bahaya . . . . ok . . . !! " Sandy menutup telpon nya lalu kembali menatap Alex .
" sebaiknya anda kembali dan beristirahat . Biar kami yang menangani nona . . ! " kata Sandy datar .
" Tidak . . aku akan tetap di sini sampai Najwa baik-baik saja . . ! " kata Alex . Mereka pun mengikuti Bayu yang menggendong Najwa ala bridal menuju kamar Najwa . . .
B
E
R
S
A
M
B
U
__ADS_1
N
G