JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT

JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT
BAB 63 Bismillah


__ADS_3

" Bu Sri , apa semua nya baik-baik . . ?? " kata Najwa basa basi . Melihat Najwa duduk bersama Bu Sri , karyawan yang menemani Bu Sri tadi meninggalkan mereka berdua .


" hhufft . . entahlah mbak , . saya pusing . . saya gak rela jika rumah makan ini di robohkan , ini satu-satunya peninggalan almarhum suami saya . Tapi jika saya tidak menjual tanah ini , saya bingung uang darimana untuk bayar hutang sama orang itu . . ! " kata Bu Sri dengan wajah putus asa .


" Maaf sebelum nya , kalau boleh tahu hutang ibu berapa ?? " kata Najwa hati-hati takut menyinggung perasaan wanita paruh baya ini .


" Sebenarnya dulu saya cuma pinjam uang 200 juta untuk biaya operasi suami saya . Tapi karena saya sering menunggak di tambah bunga setiap bulan nya , hutang saya sekarang hampir 500 juta . . ! " kata Bu Sri penuh penyesalan .


" astaghfirullah , , . ! " kata Najwa kaget .


" Saya menyesal mbak . . kalau bukan karena terpaksa , saya gak akan ambil resiko sebesar ini . . hiks . hiks . . kasihan suami saya , , Dia pasti belum tenang gara-gara hutang ini . . . !! " kata Bu Sri dengan airmata berderai .


" Sabar Bu , , setiap masalah pasti ada solusi nya . . ! " kata Najwa menggenggam tangan Bu Sri .


" Saya harus bagaimana , mbak . . ??! " kata Bu Sri seolah meminta pendapat teman lama . Najwa terdiam dengan alis mengerut .


" Tadi ibu bilang , kalau ibu mau jual tanah ini kan , tapi ibu gak mau rumah makan ini di robohkan . . ! "


" Benar mbak . Seandainya orang itu setuju . Saya akan melepas tanah ini , saya ingin melunasi hutang saya supaya suami saya bisa beristirahat dengan tenang . .! "


" Boleh saya tahu alasan ibu kenapa ibu tidak rela rumah makan ini di robohkan ?? "


" Seperti yang saya bilang tadi , ini adalah satu-satunya peninggalan almarhum suami saya Selain itu , jika rumah makan ini di robohkan , anak-anak saya gimana ?? mereka sudah bekerja disini semenjak suami saya mendirikan rumah makan ini beberapa tahun yang lalu , walau ada beberapa yang baru masuk .Tapi nyari kerja sekarang susah , Jika rumah makan ini di robohkan , kasihan mereka . . . ! " kata Bu Sri menatap karyawan nya dari jauh . Hati Najwa tersentuh mendengar ucapan Bu Sri .


" saya paham dengan perasaan ibu . Lalu ibu mau jual berapa ?? Siapa tahu saya bisa bantu ?? " kata Najwa


" Karena saya butuh uang cepat , saya buka harga 800 juta aja . Terserah mbak mau ambil keuntungan berapa . . ! " kata Bu Sri mengira Najwa akan menawarkan pada teman nya .


" saya boleh lihat-lihat dulu ?? " kata Najwa .


" Silahkan . .ayo saya antar . . ! "


Najwa berjalan keluar ,dia menindai sekeliling nya , tanah nya cukup luas , bahkan masih ada lokasi yang kosong . Dia lalu melihat-lihat bagian dalam bangunan , bangunan terdiri dari dua lantai , lantai atas sebagai ruang pribadi ,dan lantai bawah sebagai tempat usaha rumah makan . Tapi saat melihat kamar mandi yang di sediakan , kamar mandi terdiri dari 4 ruang , kondisi kamar mandi cukup memprihatinkan , lantai dan plafon nya ada yang jebol , keran nya juga macet .


" maklum mbak , keuangan lagi mepet banget . Jadi gak sempat memperbaiki kamar mandi .

__ADS_1


" Melihat kondisi kamar mandi nya , seperti nya harus di renovasi ulang . Apa harga nya bisa di kurangi Bu ?? beberapa saung juga perlu di perbaiki . . ! " kata Najwa . Walau pun niat ingin menolong , tapi juga harus mempertimbangkan segala sesuatu nya .


" Ibu bisa kurangi dikit . ibu kasih aja 750 juta , gimana ?? " kata Bu Sri . Najwa kembali menimbang biaya yang akan di keluarkan untuk renovasi .


" kalau 700 juta gimana Bu ?? saya juga harus merenovasi tiga kamar mandi , beberapa saung dan juga beberapa meja dan kursi . Kalau saya perkirakan biaya renovasi dan perbaikan fasilitas lebih dari 100 juta . Belum lagi memperbaiki pagar dan membuat ulang plang di depan . . Ibu pikir-pikir dulu mengenai harga yang saya ajukan . .? " kata Najwa . Bu Sri terdiam sejenak , kening nya tampak berkerut tanda dia sedang berpikir keras . Setelah terdiam sejenak , dia menatap Najwa mantap .


" Baik lah ,saya setuju . Waktu saya tidak banyak , apa teman nya bisa datang sekarang . . ?? " kata Bu Sri was-was .


" Saya bersedia membeli tanah beserta bangunan ini , Bu . . ! " kata Najwa dengan berdebar-debar . ibu Sri menatap Najwa dalam .


" Kamu serius , mbak ?? " kata Bu Sri . Najwa tampak menarik nafas dalam dan menghembuskan nya dengan pelan.


" bismillahirrahmanirrahim . . semoga keputusan ku tepat . ! "


" Saya serius Bu . Saya bersedia memenuhi keinginan ibu . Dan kebetulan anak saya suka banget sama masakan disini dan juga suasana nya . Maka dari itu saya bersedia memenuhi keinginan ibu . Saya tidak akan merobohkan rumah makan ini dan saya akan tetap mempekerjakan karyawan yang bekerja disini sesuai dengan tugasnya masing-masing . . ! " kata Najwa mantap .


" Alhamdulillah , ya Allah . . Terima kasih . . . ! " kata Bu Sri menggenggam tangan Najwa seraya berlinang airmata .


" Sekarang ibu bisa tenang dengan hutang ibu . . ! " kata Najwa .


" Baiklah , boleh saya minta nomor rekening ibu , supaya saya bisa transfer DP nya dulu . . ! " kata Najwa .


Setelah Bu Sri memberikan nomor rekening nya , Najwa langsung mentransfer sejumlah uang sebagai DP . Wajah Bu Sri yang tadi nya tegang , kini sedikit cerah . Mereka juga bertukar kontak .


" terima kasih ya mbak .Sekarang saya bisa tenang meninggalkan anak-anak . . ! " kata Bu Sri .


" Sama-sama Bu . Besok saya datang lagi kesini untuk melunasi sisa nya . ! "


" Baik mbak . . ! "


Najwa melangkah kan kaki nya yang terasa ringan . Dia menghampiri Alex dan Brian yang sudah berdiri di dekat mobil ,sedangkan Sandy duduk di motor . Najwa tersenyum cerah pada mereka .


" Ada apa ?? aku lihat senyum mu kali ini beda . . ! " kata Alex .


" Mau tahu aja . . ! " kata Najwa .Alex terkekeh mendengar ucapan Najwa .

__ADS_1


______


Andi pulang dengan wajah cerah . Setelah berminggu-minggu kesana kemari mencari kerja , akhirnya Andi di terima kerja di sebuah minimarket . Dengan senyum yang lebar dia masuk ke halaman rumah nya .


" Cindy . . Sayang . . aku pulang . . ! " teriak Andi riang sambil membuka pintu . Tapi senyum Andi langsung sirna saat mendengar suara Abel yang menangis dengan nyaring . Andi buru-buru berlari ke kamar Abel . Tampak Abel menangis sampai tersedu-sedu dengan ingus yang belepotan di pipi nya .


" Abel , sayang . . . ! " Andi langsung menggendong Abel dan mengelap wajah Abel yang berantakan dengan tisu basah . Dia mengusap punggung Abel untuk menenangkan nya .


" Cindy . . Cindy . . . ! " teriak Andi . Tapi Andi tak mendengar jawaban Cindy . Sambil menggendong Abel ,Andi mencari Cindy ke setiap ruangan . Tapi tetap tidak menemukan nya .


" Cindy kemana sih . . tega banget ninggalin Abel keluar , . . ! " omel Andi .


Karena capek Andi membawa Abel ke kamar nya . Dia menurunkan Abel ke kasur ,lalu dia melepas baju kemeja putih nya dan membuka lemari untuk mengambil baju ganti . Namun Andi tercengang saat melihat isi lemari pakaian nya .


" Cindy . . . . . .


B


E


R


S


A


M


B


U


N


G

__ADS_1


__ADS_2