JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT

JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT
BAB 12


__ADS_3

" Kamu kemana tadi . . . ??? " kata Najwa dengan nada dingin tanpa menoleh.


Andi tersentak mendengar nada dingin yang di ucapkan Najwa. Entah kenapa hati nya merasa sedikit sakit .


" Tadi , , tadi aku ada urusan mendadak di kantor. Jadi aku kembali sebentar ke kantor. Sekali lagi maaf tadi aku gak bisa nemenin kamu di ruang bersalin. . ?! " kata Andi gugup.


" oh . . ?! " jawab Najwa singkat. membuat Andi mengernyitkan alis nya.


" kenapa nada bicara nya seperti dia tidak percaya ? atau jangan - jangan dia tahu kalau aku tadi menemui Cindy ?? "


yah , saat Andi mengangkat telpon dari nomor Cindy , ternyata itu bukan Cindy tapi orang lain yang mengabarkan kalau Cindy mengalami kecelakaan dan di bawa kerumah sakit , yang kebetulan di rumah sakit yang sama dengan Najwa .hanya berbeda ruangan. Saat mendengar Cindy kecelakaan , tanpa pikir panjang dia langsung pergi menemui Cindy tanpa memikirkan keadaan istri nya sendiri yang sedang berjuang mempertaruhkan nyawa melahirkan darah daging Andi.


Lamunan Andi buyar saat suara pintu di buka. Bima masuk bersama Bu Rita dan mang oyong. bertepatan dengan Najwa yang telah selesai memberi ASI . Bayi nya tertidur pulas di dekapan ibu nya.


" Ayah. . ibu. . ?! " kata Najwa sumringah.


" Najwa sayang . . akhir nya kamu sekarang jadi seorang ibu. selamat ya sayang. . . ?! " kata Bu Rita menghadiahkan sebuah kecupan sayang di kening Najwa.


" Najwa . . . ?! " kata mang oyong tertahan . lalu memeluk Najwa . Najwa yang tahu sifat mang oyong yang cengeng, dia mengusap punggung mang oyong untuk menenangkan nya .


" Ayah , , Najwa baik - baik aja kok. . ?! " kata Najwa .


mang oyong mengangguk dan menyeka airmata bahagia nya . Bima hanya tersenyum melihat tingkah ayah nya


"Ayah , ibu ., gimana kabar nya ? sehat ? ? " sapa Andi mencium punggung tangan mang oyong dan Bu Rita bergantian.


" Baik. . . ?! " kata mang oyong singkat.


" wah. . lihat , cucu kita ganteng banget mas. . . ?! " kata Bu Rita antusias sambil menoel pipi baby boy Najwa.


" ya iya lah ganteng. Oom nya aja ganteng . . ?! " Narsis Bima menyugar rambut nya .


" Hallaaahh . Ganteng tapi gak laku . . percuma aja . . ?! " ledek Bu Rita .


" Bukan gak laku Bu. Tapi belum nemuin yang cocok . . . ?! " balas Bima tak mau kalah.

__ADS_1


" Selalu begitu jawaban nya. . ?! " sungut Bu Rita kesal .


" Sudah jangan debat. Nanti cucu ku bangun . . ?! " kata mang oyong mengusap rambut lebat bayi Najwa.


" Enak aja. Ini juga cucu ku , mas. . ?! " sengit Bu Rita .


Bima tertawa kecil melihat tingkah orang tua nya. sekilas dia melirik Andi yang tampak sibuk dengan handphone nya .


" Oh ya Andi , dedek nya sudah di kasih nama ?? " kata Bu Rita mengagetkan Andi yang tampak fokus pada hp nya.


" Hmm , , untuk nama aku serahin aja Sama Najwa Bu. ?! " kata Andi ringan.


Rita kembali menatap Najwa dengan tatapan yang penuh arti .


" Brian . . . ?! " kata Najwa singkat.


" Hanya Brian ? " kata mang oyong bingung .


Najwa mengangguk penuh arti. mang oyong dan Bu Rita saling menatap.


" Kedengaran nya keren. oke. Mulai sekarang nama kamu BRIAN AVRICHO. dan mamah akan panggil kamu Brian . . ?! " putus najjwa sambil mencolek hidung mancung putra nya. Seakan mengerti dan menerima pemberian mamah nya. baby Brian tersenyum dalam tidurnya .


" Diih , , senyum. . tahu aja dia baru di kasih nama sama oom nya . . . ?! " kata Bima mulai narsis. mereka tertawa bahagia.


Bima kembali melirik Andi yang masih sibuk dengan hp nya dengan senyum di tahan. .


" Andi , kalau kamu masih punya urusan , kamu bisa pergi, biar kami yang jaga Najwa dan baby Brian. . ?! " kata Bima menyindir tingkah Andi. Andi sedikit tergagap.


" Gak kok bang. . aku akan disini menjaga Najwa dan baby Brian. Sebaik nya ayah sama ibu istirahat. kalian pasti capek. . ?! " usul Andi sambil menyimpan hp nya.


" iya, sebaiknya kalian istirahat. . perjalanan dari kampung kesini kan lumayan jauh. . ?! " kata Najwa.


" Baiklah. kami akan istirahat disini saja. sambil jagain Brian sama kamu. . ?! " putus mang oyong.


" Baik lah kalau begitu kalian tunggu sebentar. . ?! " kata Bima lalu keluar.

__ADS_1


Tak lama kemudian , beberapa orang pria masuk dengan membawa beberapa perlengkapan tidur. tak lupa kasur lipat . Bima meminta anak buah nya mencari barang - barang tersebut demi kenyamanan orang tua nya. Setelah kasur lipat di bentang di lantai, mereka bersiap tidur.


" Najwa ,kamu istirahat gih. . . ?! " kata Andi mencoba bersikap baik. tapi memuakkan bagi Najwa.


Najwa menidurkan baby Brian di samping nya. Lalu meletak bantal di samping Baby Brian sebagai pembatas agar tidak jatuh. Najwa Yang memang masih merasa lemas perlahan menutup mata nya . Dalam hitungan menit dia pun memasuki alam mimpi.


* * *


Setelah merasa semua nya tertidur pulas. Andi melangkah Dengan langkah pelan agar tak menimbulkan suara . Perlahan dia membuka dan menutup pintu pelan. setelah dirasa aman. dia melangkah bebas menuju ke suatu ruangan. dan yah selamat tebak reader benar. Andi memang menuju ruangan dimana Cindy di rawat. Dia membuka pintu pelan. Terlihat oleh nya Cindy yang di balut perban di beberapa bagian tubuh nya. Termasuk di kepala. Andi mengecup kening Cindy dengan penuh kasih sayang.


Cindy terbangun saat merasakan ada pergerakan di dekat nya


" Sayang. kamu kesini juga akhir nya. . ?! " kata Cindy manja.


" Maaf ya , aku agak lama. soal nya tadi ada mertua ku . . ?! " kata Andi merasa bersalah kepada kekasih gelap nya.


" Gak apa - apa , yang penting sekarang kamu disini . kamu temanin aku ya malam ini. aku takut sendirian. . ?! " rengek Cindy semakin manja.


" Gak bisa sayang, kalau semalaman aku disini. mereka nanti curiga. aku temanin kamu sampai kamu tidur ya. . ?! " bujuk Andi lembut, Sangat jauh dengan perlakuan nya kepada Najwa sebagai istri sah nya.


Cindy mengangguk dengan sedikit kecewa. .


" Sayang , kalau istri kamu sudah lahiran , dia pasti akan melakukan program diet dan olahraga teratur. Kalau tubuh nya kembali langsing , apa kamu akan ninggalin aku dan kembali sama dia ?? " kata Cindy dengan nada sedih . Andi diam sebentar .


" Sudah . jangan banyak pikiran . Sekarang kamu tidur ya . .jangan mikir yang aneh - aneh , biar kaamu cepat sembuh. . ?! " kata Andi sambil mengusap punggung tangan Cindy.


" Tapi kamu harus janji. Kamu gak boleh nyentuh istri kamu lagi. atau aku gak akan pernah mau melayani kamu lagi. karena aku gak mau nyentuh bekas perempuan gendut itu.. menjijikkan. . . ?!!! " sarkas Cindy.


" Iya . aku janji . cuma kamu wanita ku. Hanya kamu yang bisa mengimbangi keinginan ku. . ?! " kata Andi mencolek hidung Cindy. membuat wanita pelakor itu tersenyum puas. .


Tanpa mereka sadari. Sepasang mata setajam elang sedang memperhatikan kelakuan mereka di balik pintu yang tak tertutup rapat. Tangan nya terkepal erat hingga menimbulkan urat yang menonjol.


" Dasar bajingan . .kau memang lebih cocok dengan perempuan penggoda itu daripada dengan adik ku yang polos . . ku harap pemikiran Najwa cepat terbuka dan menyadari pemikiran nya yang sempit itu . dengan itu aku bisa mengambil Najwa kembali dan menghancurkan keluarga kalian. . !!!! "


# **BERSAMBUNG

__ADS_1


maaf ya untuk part ini othor cuma bisa nulis sedikit. soal nya kepala othor sedikit pusing. . jangan lupa like dan vote nya ya. dan jaga kesehatan kalian. di tunggu kritik dan saran dari kalian . . . Terima kasih. . byeee**....


__ADS_2