JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT

JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT
BAB 112 Kabar tak terduga


__ADS_3

" ssshhh . .aawh . . ! " Najwa perlahan sadar dari pingsan nya . Tangan nya mengurut pelan kepala nya yang terasa pusing .


" sayang , , ! " kata Alan yang duduk di samping ranjang ikut memijit pelan kepala Najwa .


" Sayang , kepala ku pusing banget . . ! " rengek Najwa manja dengan tiba-tiba .


" kan tadi udah aku bilang jangan terlalu capek . Untung nya semua baik-baik aja . . ! " kata Alan masih memijat pelan kepala Najwa . Najwa tampak memperhatikan sekeliling nya .


" kita dimana ? " kata Najwa baru menyadari suasana ruangan yang asing .


" Kita di rumah sakit . . ! " kata Alan menatap lekat pada Najwa . Najwa tak menjawab , dia tampak sangat menikmati pijatan di kepala nya . Suasana kamar menjadi hening . Najwa merasa kalau Alan masih menatap nya dan repleks menoleh , dan ternyata benar Alan masih menatap nya dengan tatapan yang sedikit aneh .


" kamu ngapain lihatin aku kayak gitu banget. .? " kata Najwa sedikit risih . Alan tampak menghela nafas pelan .


" Sayang , jujur sama aku . kenapa kamu gak bilang sama aku . .? " kata Alan .


" bilang apa ? " kata Najwa bingung .


" jujur sama aku sayang . kenapa kamu sembunyiin hal baik ini. Aku juga berhak tahu , sayang . . ?! " kata Alan sendu .


" Maksud kamu apa sih sebenar nya , gak bilang , sembunyiin apa maksud kamu . . ? " kata Najwa semakin bingung .


" kenapa kamu gak bilang sama aku kalau kamu hamil . kalau aku tahu kamu hamil aku gak bakal izinin kamu kerja . begini kan jadi nya . . ! " kata Alan terlihat menahan kesal .


" apa . . ?? aku hamil . . ? siapa yang bilang ? " kata Najwa langsung mendudukkan bokong nya . Dia meraba perut nya


" kamu serius gak tahu kalau kamu hamil . .? " kata Alan berubah kaget . Najwa menggeleng kan kepala nya .


" tadi saat kamu pingsan dokter Dora yang memeriksa kamu , dan menurut hasil pemeriksaan nya , dia bilang kalau kamu hamil 3 bulan . ! " kata Alan terlihat sumringah .


" haa ? 3 bulan . . ? masa sih , kok aku gak ngerasa apa-apa ya . .? hmm , , Al biar lebih jelas gimana kalau kita langsung periksa ke dokter kandungan . ? " kata Najwa .


" ide bagus . Tunggu kamu enakan dulu baru kita ke poly kandungan . .! " kata Alan terlihat penuh harap .


" aku udah enakan kok . . ayo kita periksa sekarang . . ! " kata Najwa semangat . Alan tersenyum melihat Najwa yang tampak semangat dan membantu nya bersiap .


skip


Saat ini , Najwa dan Alan sudah berada di ruangan dokter obygin . Dokter mulai mengajukan beberapa pertanyaan pada Najwa , dan meminta Najwa untuk berbaring di brangkar untuk USG agar lebih meyakinkan . Alan menggengam tangan Najwa dengan wajah harap-harap cemas . Seorang perawat membantu mengoleskan gel pada perut Najwa dan dokter mulai menempelkan stik USG pada perut Najwa . Alan dan Najwa tampak tegang melihat monitor yang menampilkan sesuatu yang bulat .


" selamat ya , tuan , istri tuan memang hamil dan sudah memasuki trimester pertama . .! " kata dokter itu tersenyum dan terus menggerakkan stik pada perut Najwa . Najwa dan Alan terdiam dengan senyum dan mata yang berkaca-kaca . genggaman tangan mereka semakin erat seakan menyalurkan perasaan bahagia mereka .


" wah , , sungguh beruntung tuan dan nyonya . . seperti nya calon bayi kalian kembar . . ! " kata dokter .

__ADS_1


" ke , ,kembar dok . ? " kata Alan terlihat antusias sekaligus belum percaya .


" iya tuan , coba tuan dan nyonya lihat , di sini terlihat dua bulatan , itu arti nya nyonya mengandung bayi kembar . Selamat ya tuan . . ! " kata dokter menyudahi USG nya . perawat membantu mengelap sisa gel di perut Najwa . Saat Najwa duduk dia terkejut karena tiba-tiba Alan memeluk nya dengan erat di iringi getaran kecil dari tubuh nya . Najwa tahu kalau Alan tengah menangis meluapkan emosi nya , Najwa menepuk dan mengusap punggung Alan untuk menenangkan nya . Setelah cukup lama Alan melerai pelukkan , Najwa tersenyum melihat mata suami nya basah dan menyeka nya .


" makasih sayang . . kamu membawakan lagi kebahagiaan dalam hidup ku . . ! " kata Alan menggengam tangan Najwa yang menyeka pipi nya .


" kebahagiaan kita . . ! " kata Najwa tersenyum . Alan mengangguk dengan senyum yang merekah , Najwa turun pelan dari brankar dan di tuntun oleh Alan duduk di kursi di depan dokter .


" Sedikit masukan untuk untuk nyonya dan tuan , mengandung bayi kembar membutuhkan tenaga yang ekstra . Nyonya juga harus makan yang cukup agar nutrisi dan gizi si kembar terpenuhi . Saya sudah menuliskan resep untuk membantu menunjang perkembangan janin . .dan nyonya harus rutin satu bulan sekali untuk periksa kandungan untuk mengetahui perkembangan dan kesehatan janin . ! " kata dokter memberikan selembaran kertas .


" Makasih dokter . Tapi apa saya masih bisa bekerja . ? " kata Najwa .


" No , kamu gak boleh kerja lagi . kamu cukup di rumah dan bersantai . Biar aku yang bekerja . . ! " kata Alan langsung protes . Bu dokter tersenyum .


" Nyonya masih bisa bekerja , tapi jangan di paksakan jika badan terasa mulai capek atau tidak nyaman . Cukup lakukan pekerjaan yang ringan-ringan saja . .! " kata dokter .


" iya dokter . . ! " kata Najwa . Najwa terkekeh melihat wajah cemberut Alan .


" baiklah kalau begitu kita permisi dulu , dokter . .! "


" Silahkan . . ! "


Najwa dan Alan keluar dari ruangan . Alan tampak menuntun Najwa berjalan dengan senyum dan wajah yang riang .


" Kenapa ? kamu tahu aku lagi bahagia sekarang jadi biarkan senyum ini mewakili ku untuk berbagi kebahagiaan dengan orang di sekitar kita . . ! " kata Alan .


" Hhh , terserah kamu aja lah . . tapi Al , aku lapar . . ! " kata Najwa . Alan tersenyum


" Mau makan apa . . ? " kata Alan penuh perhatian . Najwa melirik jam di tangan nya .


" Sebentar lagi anak-anak pulang . Gimana kalau kita makan di rumah aja bareng anak-anak . . ? " kata Alan .


" Boleh . . Mau cari camilan untuk ganjal perut di mobil . . ? " tawar Alan takut istri nya kelaparan .


" hihihi , kamu tahu aja . . ayo kita beli jajan di depan . . ! " kata Najwa .


Mereka berjalan beriringan , Saat sudah sampai di pelataran rumah sakit , Najwa langsung menunjuk sebuah gerobak jajanan yang menjual siomay , Alan mengantar Najwa menuju gerobak yang di maksud dan mendudukkan Najwa di sebuah kursi plastik yang di sediakan . setelah memesankan siomay sesuai permintaan Najwa , Alan meminta Najwa untuk menunggu sebentar karena dia mau ke apotek untuk menebus resep . Najwa mengangguk setuju , tak lama Alan pergi pesanan Najwa datang . Dia mulai menikmati siomay yang terlihat menggugah selera nya. Saat sedang asyik menikmati makanan nya , tiba-tiba . .


" Najwa , kamu ngapain disini . . ? "


Sebuah sapaan dari suara yang tak asing membuat Najwa berdebar , dengan gerakan patah-patah Najwa menoleh , dan


Deg

__ADS_1


Jantung nya berdegup kencang saat melihat Andi berdiri di samping nya . Raut wajah yang tadi nya ceria , kini terlihat memucat . Bayang-bayang perlakuan jahat dan kasar Andi di masa lalu mulai menari di benak Najwa hingga Semakin lama nafas Najwa semakin berat .


" Najwa kamu kenapa ? kamu sakit . . ?? " kata Andi mengangkat tangan nya hendak menyentuh kening Najwa yang berkeringat . Tapi di mata Najwa Andi seperti hendak memukul nya seperti di masa lalu ,


praaang


" Tidak . . ampuun . . jangan pukul aku lagi , , sakit . ampuuun . .huhuuuu . . . !! " jerit Najwa tanpa sadar seraya menutup wajah dan kepala nya dengan kedua tangan nya hingga piring yang dia pegang jatuh dan pecah menimbulkan suara ribut . Abang siomay dan beberapa orang yang kebetulan melihat nya langsung menghampiri Najwa .


" Neng , , ada apa neng . . ??! " kata tukang siomay .


" Najwa , kamu kenapa . . ? " kata Andi menarik tangan Najwa , tapi bukan nya tenang Najwa malah semakin menjerit penuh ketakutan . Beberapa orang mencoba menenangkan Najwa . Tapi Najwa semakin gemetar ketakutan .


" Najwa , , sayang kamu kenapa . . ??! " Mendengar suara sang suami , sontak Najwa menoleh .


" Alan , , hiks , hiks . aku takut . . ! " kata Najwa langsung masuk ke dalam pelukkan Alan dan berpegang erat pada Alan dengan tangan dan tubuh yang gemetar hebat .


" sssstt. kamu tenang ya . ada aku disini . . Siapa pun tidak akan ada yang bisa menyakiti kamu selama ada aku . kamu tenang ya . . . ! " kata Alan mencium puncak kepala Najwa bertubi-tubi dan mengusap lembut punggung Najwa . Suasana kembali tenang setelah Alan berhasil menenangkan Najwa . Perlahan Alan menuntun Najwa agar berdiri , Najwa mengikuti gerakan Alan , tapi dia tetap membenamkan wajah nya ke dada Alan seakan takut melihat sesuatu yang menakutkan .


" Alan , ada apa dengan Najwa . . ? " kata Andi yang masih berdiri di tempat nya . Najwa semakin memeluk nya erat saat mendengar suara Andi . Alan kini tahu kalau Najwa masih trauma jika bertemu Andi .


" Puas elo . Ini semua gara-gara elo yang menyiksa nya di masa lalu . . Sebaik nya elo pergi dari sini dan jangan pernah menampakkan wajah lagi di depan Najwa . Jika Najwa kembali syok seperti ini gara-gara elo . Maka elo jangan menyesal jika gue bertindak kasar sama elo . . pergi . . . !!! " kata Alan emosi .


" Ayo sayang , kita pulang . . ! " kata Alan menuntun Najwa menuju ke mobil . Setelah Najwa duduk di bangku sebelah sopir . Alan kembali menuju tukang siomay dan membayar pesanan Najwa . Setelah itu Alan kembali ke mobil dan mobil itu pun pergi . Andi yang melihat mobil itu pergi pun akhir nya juga pergi dengan perasaan yang berkecamuk . .


" Apa separah itu Najwa benci sama gue. . ?? " batin Andi .


B


E


R


S


A


M


B


U


N

__ADS_1


G


__ADS_2