
Najwa menatap tajam gelas berisi susu yang di antar oleh Ratna tadi yang berada di atas meja . Lalu gelas susu apa yang di bawa Alan tadi ? Gelas kosong tadi adalah gelas bekas susu Najwa tadi malam . Raut wajah yang biasa nya ramah dan ceria , kini tampak terlihat sangar .
" Gue gak pernah gangguin elo . Tapi elo masih gangguin gue bahkan elo berniat ingin melenyapkan bayi gue . Gue gak akan tinggal diam dan elo harus di kasih pelajaran , Leni . . ! " kata Najwa mengepalkan tangan nya . Dia meraih gelas susu itu dan membawa nya ke lantai bawah .
" bi Sarmi . . . . bibi . . . . !! "
" Iya , nyonya . Nyonya butuh apa . ? " kata bi Sarmi datang tergopoh .
" Tolong panggilkan Ratna , dan bibi juga kembali kesini . . " kata Najwa menyandarkan punggungnya ke sandaran sofa .
" baik nyonya . " kata Bi Sarmi berlari kecil ke belakang dan tak lama . Sepertinya bi Sarmi , seorang pemuda datang menghampiri Najwa .
" Damar . . " kata Najwa tersenyum lebar melihat kedatangan bodyguard nya .
" Bagaimana kabar nyonya muda kami ini . ? " kata Damar menyerahkan sebuah kresek .
" Apaan sih . kamu kapan datang . ? " kata Najwa menerima paperbag itu . Tatapan nya tampak sumringah saat melihat isi kresek itu .
" Tadi malam . Sandy memberitahu saya kalau ada yang mengganggu tuan putri kami ini . Jadi tuan muda menghubungi saya dan meminta saya untuk menjaga kamu . " kata Damar .
__ADS_1
" Jadi Sandy sudah memberitahu bang Bima . ? " kata Najwa .
" Benar . Oh iya , bolu pelangi itu titipan nona Laura dan dia membuatnya sendiri . . ! " kata Damar . Najwa langsung mencomot sepotong bolu dan melahap nya .
" Hmm , , enak banget . Cobain deh . . " kata Najwa menyodorkan Tupperware berisi bolu pelangi itu pada Damar . Damar yang sudah tahu sifat Najwa tak menolak nya .
" Benar , bolu ini sangat enak . " kata Damar .
Najwa menoleh saat mendengar derap langkah menuju mereka . Tampak Bi Sarmi dan Ratna datang menghampiri mereka .
" Nyonya , ini Ratna nya . . Eh , ini siapa , Nyah . ? " kata bi Sarmi melihat Damar .
" Halo Damar . Kenalin aku Ratna . ." kata Ratna dengan nada menggoda . Tapi Damar tak merespon ucapan Ratna membuat Ratna bersemu malu .
" Siapa yang biasa nya membuatkan saya susu . ? " kata Najwa dengan wajah serius .
" Saya nyonya . Ada apa , Nyah .? Apa bibi membuat kesalahan . ? " kata bi Sarmi
" Apa bibi sudah membuatkan saya susu siang ini . ? " kata Najwa .
__ADS_1
" Belum . Biasa nya kan nyonya minum susu hamil setelah satu jam habis makan siang . . " kata bi Sarmi . Najwa melirik Ratna yang tampak tertunduk dengan jari tangan yang tak bisa diam .
" Tapi tadi Ratna mengantarkan susu ini pada saya . Kata nya bi Sarmi yang nyuruh . " kata Najwa santai menunjuk segelas susu di meja seperti tak tahu apa-apa .
" ha . ? Kapan saya nyuruh kamu ngantar susu sama nyonya . ? " kata bi Sarmi menoleh Ratna .
" saya , , saya juga pengen ikut memberi perhatian sama nyonya . Biar si kembar makin sehat , begitu maksud saya , nyonya . " kata Ratna dengan wajah tegang .
" Sekarang belum waktu nya saya minum susu . Tapi susu ini terlanjur sudah di bikin . Kan mubazir kalau di buang . Gimana kalau kamu aja yang minum ? " kata Najwa pada Ratna .
" Tapi , tapi saya kan tidak hamil , Nyah . Bagaimana bisa saya yang minum . ? setahu saya , susu hamil gak perlu nunggu jam tertentu . Kan bisa di minum kapan aja . Sebaik nya nyonya minum aja biar si kembar senang . " bujuk Ratna . Raut wajah Najwa tiba-tiba berubah garang .
" Damar . . . " kata Najwa tegas . Damar langsung bangkit dan meraih gelas susu lalu mendekati Ratna .
" Ka , , kau mau apa . .?! " kata Ratna dengan wajah ketakutan .
" kenapa Ratna . ? kenapa kau sangat ketakutan . ? ini hanya susu ibu hamil bukan racun . . ! " kata Najwa dengan senyum miring . Melihat reaksi Najwa , Bi Sarmi sedikit paham jika ada sesuatu yang tidak beres . Dia sedikit menjauh dari Ratna untuk memberi ruang pada Damar .
" Tidak , ,jangan . . saya tidak hamil mana bisa minum susu itu . . " kata Ratna hendak berlari , tapi . . . . .
__ADS_1
BERSAMBUNG