JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT

JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT
BAB 75 Pertemuan keluarga


__ADS_3

Sesuai dengan ucapan nya Alex telah mengatur jadwal pertemuan antar dua keluarga . Alex telah menentukan tempat berlangsung nya pertemuan , Awal nya dia ingin memilih sebuah restoran . Tapi Najwa menyarankan untuk di rumah saja . Karena di rumah akan terkesan lebih ramah dan santai dalam membahas segala sesuatu nya. Alex pun menyetujui nya lalu mereka memutuskan akan mengadakan pertemuan di mansion keluarga Sanjaya .


Malam ini adalah malam yang di tentukan Alex untuk mengunjungi keluarga Sanjaya . Najwa pun telah menyiapkan segala sesuatu nya di bantu keluarga nya.


" Semoga semua nya lancar . . ! " lirih Najwa merasa gugup .


" Amin . ! " sahut suara di belakang nya


Najwa menoleh ke belakang , dia tersenyum melihat Abang nya berdiri di belakang nya . Dia merapikan kerah baju kemeja Bima yang sedikit terlipat .


" Abang ku ini sebenar nya gagah loh . . Hanya saja entah apa yang di pikirkan nya sampai sekarang belum juga punya pasangan . . ! " kata Najwa menatap Bima


" hehe , tenang saja . Setelah ini Abang akan menyusul kamu . . ! " kata Bima


" Huu , dari dulu bilang gitu . . Ya Allah semoga setelah ini Abang ku menyusul nikah . .


" Amin . . ! " sahut Najwa dan Bima berbarengan . Mereka tertawa ceria .


Namun tawa mereka langsung memudar saat dua mobil berhenti di depan mansion . Najwa dan Bima langsung menyambut mereka .


" Selamat malam . . loh , , tuan juri . . ? " kata Najwa kaget saat melihat juri yang terkenal judes waktu itu juga turun dari mobil Alex .


"kak Wawa . . . !! " teriak seorang anak kecil


Najwa semakin terkejut saat melihat Rubi dan Alan juga ikut hadir di sini . Keterkejutan langsung hilang saat terdengar suara kekehan .


" helo Miss sinis. kita berjumpa lagi . . ! " Najwa ikut tersenyum kikuk .


" Bang , kenalkan ini om Matheo Smith , dia kakak kandung almarhum ibu ku . Dan ini bibi Sundari , dan ini Alanda ,dia kakak sepupu ku dan ini Rubi anak kak Alan . Mereka adalah keluarga ku . Maaf aku tidak sempat memperkenalkan mereka saat acara fashion show waktu itu . . ! " kata Alex sedikit merasa bersalah .


" Ayo masuk , ibu dan ayah sudah menunggu kalian . . ! " kata Bima setelah berjabat tangan .


" Hahaha , tidak ku sangka ternyata model unik ini akan menjadi menantu ku . . bagus. bagus . ! " kata tuan Smith merangkul Najwa .


Di ruang tamu , Rita dan dan Yongki ( orang tua Bima sekarang di panggil seperti itu ya . ) Sudah menunggu mereka , mereka menyambut calon besan nya dengan ramah .


" Ayo silahkan duduk . . ! "


" terima kasih . ! "


Najwa duduk di sebelah Brian , Brian menatap gadis kecil yang kini menempel pada Najwa membuat Brian mengeratkan pelukkan nya di lengan Najwa . Najwa yang mengerti maksud Brian tertawa kecil .


" Brian , kenalin ini Rubi . Rubi kenalin ini Abang Brian . ! " kata Najwa


" Aku Rubi . .


" Aku Brian . . . mah kenapa Rubi panggil Brian Abang ? "


" Rubi baru berumur 4 tahun , sedangkan Brian sudah berumur 6 tahun , jadi Brian lebih tua dari Rubi dan Rubi harus panggil Brian Abang . . paham . . ? "


" Paham mah . . ! " jawab Brian . Dia tersenyum manis pada Rubi . Rubi pun membalas senyuman Brian , membuat mereka tertawa melihat tingkah mereka .


" maaf ,nyonya ,makan malam sudah siap . ! " kata ART .


" Oh iya , baiklah . Ayo kita makan malam dulu , biar lebih enak ngobrol nya . . ! " kata Rita semangat .


Mereka pun menuju ruang makan , Di ruang makan mereka sudah duduk di tempat masing-masing. Yongki sebagai kepala keluarga duduk di kursi utama , Para wanita duduk di sebelah kanan , dan para laki-laki di sebelah kiri . Mereka makan dengan tenang .


skip


Dua keluarga kini duduk berhadapan , Rubi dan Brian bermain di ruang main di temani ART . Mereka masih mengobrol biasa untuk mengurangi ketegangan sepasang kekasih itu .


" ehhem . . Pak Yongki , kami datang kesini atas permintaan anak kami Alexander Smith untuk menyampaikan niat baik nya , yaitu ingin melamar anak bapak dan ibu yang bernama Najwa Assyifa . Alex mengatakan kalau dia dan Najwa sudah sepakat untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius , yaitu menikah . . ! " kata tuan Smith membuka pembicaraan serius .


" Benar , Alex sudah beberapa kali datang dan meminta restu pada kami untuk meminang anak kami . . Tapi saya tidak bisa memutuskan semua nya . Semua keputusan ada di tangan anak kami . ! " kata Yongki .


" Bagaimana Wawa , apa lamaran Alex di terima . . ? " kata Sundari .


" Saya menerima lamaran Alex . . ! " jawab Najwa lirih tapi masih bisa di dengar oleh mereka . Ruangan itu menjadi riuh oleh ucapan syukur mereka . Alex dan Najwa tersenyum .

__ADS_1


" apa kau menerima lamaran Alex secara terbuka tanpa paksaan dari pihak mana pun . . ? " kata Alan dingin memecah keriuhan hingga ruangan kembali hening.


" aku bukan gadis polos yang tak bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk . Saya menerima lamaran Alex dengan hati terbuka tanpa paksaan dari pihak mana pun . . ! "" kata Najwa tegas .


" Baiklah , karena kedua pihak telah setuju , kita tinggal mengatur waktu baik nya . ! " kaya tuan Smith .


Mereka lalu mendiskusikan waktu yang pas untuk menggelar pernikahan Alex dan Najwa . Setelah cukup lama berdiskusi akhir nya di putuskan kalau pernikahan Alex dan Najwa akan di adakan seminggu lagi .


" Sebagai pihak mempelai laki-laki , saya yang akan bertanggung jawab penuh pada persiapan pesta pernikahan Alex dan Najwa . pokok nya kalian terima beres . . ! " kata tuan Smith berbinar


" Tapi apa tidak terlalu merepotkan jika semua nya kalian yang urus , ,? " kata Yongki .


" Hehe , kalian tenang saja , semua nya akan beres di tangan kami . ! " kata Sundari .


" Baiklah kalau begitu , kami percayakan pada kalian . terima kasih . . ! " kata Rita .


" Untuk fitting baju pengantin kalian datang aja ke butik ku . Aku akan menyiapkan baju pengantin untuk kalian . anggap aja sebagai kado pernikahan kalian . ! " kaya Alan santai .


" makasih sebelum nya , , , kak Alan . . ! " kata Najwa ragu .


" Baiklah , karena keputusan sudah di dapat , kalau begitu kami pamit dulu . Kami akan mulai sibuk sekarang . . . ! " kata tuan Smith .


" Sebentar saya panggil Brian dan Najwa dulu . ! " kata Najwa . * *


Mereka mengantar keluarga Alex sampai di depan . Setelah berbasa basi sedikit keluarga Smith masuk ke mobil lalu pergi .


" Hey , calon pengantin sana cepat tidur . Jaga kesehatan dan jangan begadang . Bisa-bisa di hari H nanti mata kamu kayak mata panda . . ! " ledek Bima .


" iya Abang ku yang handsome . ! " kata Najwa . Dia lalu menuju kamar nya bersama Brian di ikuti yang lain menuju kamar masing-masing .


" Semoga pernikahan mu kali ini kamu bahagia , dek . ! " batin Bima menatap punggung Najwa yang kini telah menghilang .


___________


braaakh , ,


bruukh , ,


praang


praang


praang


" Sialan . . kenapa semua ini terjadi begitu cepat . Alex , kamu tega sama aku . .kamu tega . . Apa kurang nya aku di bandingkan janda sialan itu . . Alex kamu milik ku . kamu hanya milikku . . aaaakh . . . . ! "


Sonia kembali mengamuk saat mendapat kabar dari mata-matanya kalau pernikahan Alex dan Najwa akan di laksanakan seminggu lagi . Dia merasa tertekan mendapat kabar itu . Dia terduduk di sudut kamar apartemen nya ,dia menangis pilu dengan memeluk lutut nya .


" Kenapa , kenapa kamu gak pernah lihat aku , Alex . Aku cinta sama kamu . Tapi kamu malah lebih memilih perempuan itu daripada aku . . kenapa Alex , kenapa . . ??!!! " ratap Sonia dengan pilu . Bahu nya berguncang hebat pertanda dia menangis dengan keras .


Sonia mengangkat wajah nya yang memerah dan basah akibat airmata nya . Tatapan yang tadi nya sendu , kini berubah tajam . Dia menghapus sisa air matanya dengan kasar .


" Masih ada waktu , Aku harus melakukan sesuatu secepat nya sebelum mereka benar-benar bersatu . Ya , aku harus melakukan sesuatu agar Alex menjadi milik ku . . ! " kata Sonia menyeringai .


* * *


Keluarga Smith sekarang di sibukkan dengan persiapan pernikahan Alex dan Najwa . Mereka sibuk kesana kemari mengurus semua hal , mulai dari gedung , dekorasi , catering hingga mencari MUA handal . Tuan dan nyonya Smith tampak semangat menyiapkan semua nya .


Alex dan Najwa kini sedang dalam perjalanan menuju butik yang di sebutkan Alan kemarin . Suasana di dalam mobil terasa hangat dengan beberapa obrolan ringan antara kedua calon pengantin .


Mobil Alex tiba di sebuah butik yang terlihat besar dan mewah . Semua pakaian dan aksesoris yang berhubungan dengan fashion tertata rapi dengan bahan dan jenis yang berkualitas bangus . Di meja resepsionis Alex dan Najwa di sambut oleh seorang perempuan lalu memimpin jalan menuju ruang koleksi gaun pengantin hasil rancangan Alan sendiri . Saat memasuki ruangan , Najwa berdecak kagum dengan gaun-gaun yang di pajang di manekin yang terlihat wah dan elegan dengan berbagai model dan warna .


" Silahkan mbak dan mas nya lihat-lihat dulu , tadi pak Alan pesan kalau beliau akan menemui kalian setelah meeting dengan klien , . ! "


" Baik lah . . ! " jawab Alex .


Alex menemani Najwa melihat-lihat gaun yang tersusun rapi sambil menunjuk gaun yang terlihat sangat bagus . Najwa masih berkeliling melihat semua gaun . Tapi dia belum menentukan gaun yang mana .


" Wawa , apa gaun disini gak ada yang menarik ?? " kata Alex .

__ADS_1


" Bukan gitu Lex , gaun nya bagus semua , tapi . . hehe. . . gaun nya kayak nya mahal banget . Aku jadi gak berani milih . . ! "


Alan dan asisten nya yang baru saja masuk ke ruangan tanpa sepengetahuan Alex dan Najwa , tersenyum mendengar ucapan Najwa . Dia berjalan perlahan mendekati pasangan itu .


" sudah menemukan gaun yang di pilih . ? " kata Alan datar . Alex dan Najwa menoleh ke belakang .


" Wawa bingung mau pilih yang mana , , gimana kalau elo aja yang nentuin . . ! " saran Alex . tanpa menjawab Alan langsung berjalan di sekitar manekin di ikuti Alex dan Najwa , dan tak lama dia berhenti di depan sebuah gaun yang terlihat begitu indah .


" Wawa , Seperti nya gaun ini sangat cocok dengan mu . . ! " kata Alan membuat Najwa terbengong menatap gaun itu .



" yang ini . . ? " kata Najwa cengo


" Iya , kenapa , kurang bagus ?? kalau begitu kita cari lagi . . ! " kata Alan santai .


" Bukan , , bukan itu maksud ku . Tapi dari semua gaun yang aku lihat di ruangan ini , gaun ini yang paling bagus . . ! " kata Najwa .


" lalu ada apa dengan ekspresi mu barusan . . ? " kata Alan mengangkat alis kiri nya .


" Itu , , itu , ,gaun nya pasti mahal . . ! " kata Najwa lirih memalingkan wajah nya ke arah lain .


" Hehe , jadi itu masalah nya . . It's ok . .Jangan di permasalahkan soal harga nya . yang penting kamu suka apa enggak . .? " kata Alan .


" suka . ! " kata Najwa


" Baiklah . . Sekarang kita lihat-lihat tuxedo pengantin pria . . ayo . ! " ajak Alan .Mereka mengikuti Alan seperti anak itik mengikuti induk nya . Mereka mengelilingi ruangan yang menyimpan tuxedo dengan berbagai macam gaya dan warna . Dan akhir nya Alan menjatuhkan pilihan nya pada tuxedo yang terlihat wah .



" seperti nya tuxedo ini cocok untuk kamu dan di sandingkan dengan gaun Wawa tadi . ! " kata Alan .


" Ok , aku nurut aja . . ! " kata Alex .


" Ok untuk masalah gaun sudah selesai , aku juga sudah mengatur pengambilan foto prewedding , kalian bisa menentukan tema yang kalian suka besok . . ! " kata Alan tanpa ekspresi .


" Ok , makasih Kak . ! " kata Alex . Alan mengangguk .


" Baiklah , karena semua sudah selesai , silahkan kalian pergi dulu , karena aku masih ada meeting dengan beberapa klien . ! " kaya Alan tetap dengan wajah datar .


" Kalau begitu kami permisi dulu . . ! " kata Alex menarik tangan Najwa keluar .


Najwa hanya bisa mengikuti langkah Alex . Sesampai nya di luar , baru lah Alex melepaskan genggaman tangan nya .


" Wa , kamu jangan ambil hati ya sama sikap dingin kakak sepupu ku . Sebenar nya dia itu baik kok . Tapi semenjak pengkhianatan yang di lakukan kakak ipar beberapa tahun lalu membuat sikap nya dingin kayak gini . . maaf ya . ! " kata Alex .


" Gak apa-apa kok . Oh iya abis ini kita kemana . . ? " kata Najwa .


" Gimana kalau kita ke toko perhiasan nyari cincin untuk pernikahan kita . ? tapi sebelum itu kita makan dulu yuk , laper nih . . . ! " kata Alex .


" Ayo , aku juga udah laper . . ! " mereka lalu masuk ke mobil dan menuju sebuah restoran .


B


E


R


S


A


M


B


U


N

__ADS_1


G


__ADS_2