
Pagi ini keluarga Alan di kejutkan dengan kedatangan Leni yang tiba-tiba . Dia datang dengan alasan merindukan Rubby dan ingin menemani Rubby sarapan . Terpaksa Alan menerima kedatangan Leni karena tidak ingin di anggap menjauhkan ibu dan anak itu . Karena bagaimanapun Leni adalah ibu kandung Rubby dan berhak menemui anak nya .
" ayo sayang , makan yang banyak biar cepat besar . . ! " kata Leni meletakan sepotong roti lagi dengan selai strawberry .
" cukup mommy Leni . Rubby udah kenyang . .! " kata Rubby mendorong piring nya .
" Loh mommy udah capek bikinin roti loh buat Rubby . ! " kata Leni
" Rubby kan gak minta . mommy Leni aja yang terus bikinin Rubby roti . .! " kata Rubby cemberut.
" Adek , gak boleh ngomong kayak gitu sama mommy Leni . minta maaf sama mommy Leni . ! " tegur Najwa lembut .
" maaf mommy Leni . ! " kata Rubby menunduk
" gak apa-apa sayang . maafin mommy ya , mommy belum terlalu mengerti Rubby . Rubby mau kan temanan sama mommy . . ! " kata Leni berusaha lembut , padahal hati nya terasa panas melihat Rubby lebih patuh pada Najwa . Rubby melirik Alan dan Najwa bergantian , Alan hanya diam dengan ekspresi datar nya , sedangkan Najwa hanya tersenyum .
" Abang , selesaikan sarapannya , hari sudah semakin siang nanti kamu terlambat sekolah loh . . ! " kata Najwa . Brian langsung melahap roti terakhir nya dan meminum susu nya hingga habis . begitu juga dengan Rubby yang tampak buru-buru menghabiskan susu nya yang tinggal setengah .
" mommy , Daddy Abang berangkat sekolah dulu , ya. . ! " kata Brian meraih tangan Najwa lalu mencium punggung tangan Najwa dan Alan bergantian . Rubby juga bangkit dan mengikuti perbuatan Abang nya .
" loh , Rubby mau kemana . .? " kata Leni melihat Rubby yang mengikuti langkah Brian .
" Rubby mau ikut Abang sekolah . .! " kata Rubby .
" Alan , memang Rubby udah sekolah ? " kata Leni
" belum , tapi dia lebih suka ikut ke sekolah Brian . . Biarkan dia pergi bersama Brian , ada Sandy yang akan menjaga nya . ! " kata Alan meletakan gelas dan mengelap bibir nya .
" Sayang , aku mau berangkat kerja , kamu mau ikut ke butik atau di rumah aja . ? " kata Alan .
" Hmmm , , aku ikut ke butik aja deh . .!! " kata Najwa melirik sekilas Leni .
" baiklah , Leni berhubung kami akan berangkat kerja , jadi silahkan pergi terlebih dahulu . . ! " kata Alan .
" kamu ngusir aku ? " kata Leni tampak tidak terima .
" Jika kamu tahu etika bertamu , seharusnya kamu tahu waktu jika ingin bertamu , dan kamu juga akan tahu apa yang akan kamu lakukan jika tuan rumah akan pergi . . ! " kata Alan tanpa rasa bersalah .
__ADS_1
" aku masih mau tetap disini . . ingat ya , aku juga pernah menjadi nyonya di rumah ini , jadi . .
" jangan menjadi pribadi yang tak tahu malu , Leni . kau harus ingat kita tidak punya hubungan apa-apa lagi sejak 5 tahun yang lalu . Dan dengan enteng nya kamu mengatakan ingin tinggal disini dengan alasan pernah menjadi nyonya di rumah ini . ? dasar tidak waras . . cepat pergi atau aku akan panggil petugas keamanan . . !! " kata Alan memotong kalimat Leni dengan nada tinggi . Dengan wajah kesal bercampur marah Leni meraih tas nya dan pergi dengan menghentakkan kaki nya kasar .
" Dasar tidak tahu malu . . ! " umpat Alan jengkel .
" Sssst , , sayang udah , gak boleh ngomong kasar , kamu mau si kembar mendengar kata-kata yang gak baik . .? " kata Najwa mengusap lengan Alan .
" Astaga , aku lupa . . . sayang , maafin Daddy ya . Daddy udah nakutin kalian , jangan di ingat kata-kata buruk barusan , ya . . mmmuaach . . ! " Alan yang berjongkok di depan perut buncit Najwa mencium perut Najwa .
" Ya udah , ayo kita berangkat . . ! " kata Najwa . Alan menggandeng tangan Najwa lalu pergi menuju mobil .
* * *
" aaarrgh . . Dasar perempuan sialan . . Bisa-bisanya dia mempengaruhi Alan dan Rubby sejauh ini . . ini tidak bisa di biarkan , aku harus cari cara untuk meluluhkan Alan agar dia mau kembali pada ku . . . . . Rubby , ya . Satu-satunya cara untuk mendekati Alan adalah Rubby . Aku harus membuat Rubby lebih percaya pada ku dan lebih dekat dengan ku daripada ibu tiri nya itu , agar aku lebih mudah berdekatan dengan Alan . .hahaha , Leni kau sungguh pintar . . ! "
Leni melajukan mobil nya menuju sebuah mall , dia membelikan beberapa pakaian untuk Rubby , juga beberapa mainan untuk menarik perhatian Rubby . Karena terlalu bersemangat berkeliling mall , tak terasa waktu sudah menunjukkan jam pulang sekolah . Dengan senyum penuh keyakinan Leni kembali melajukan mobil nya menuju sekolah Brian . dia memang sudah tahu dimana sekolah Brian ketika tidak sengaja melihat Najwa dan Alan mengantar Brian saat hari pertama Brian masuk sekolah .
hanya memakan waktu beberapa menit Leni sudah tiba di depan sekolah Brian . Dia turun dari mobil nya dengan gaya angkuh , kacamata hitam menambah kesan sombong pada penampilan Leni . Dari kejauhan Sandy yang mengawasi Rubby yang tengah bermain dengan beberapa anak seusia nya yang ikut menjemput kakak mereka , menjadi waspada saat melihat Leni berada di sekitar sekolah .
teng teng teng
lonceng pulang berbunyi , Sandy langsung menggandeng Rubby menuju gerbang untuk menunggu Brian . Sandy terus memegang tangan Rubby takut dia kecolongan .
" adeeeek . . ! "
" Abaaang . . ! "
Brian dan Rubby berpelukan seperti sudah lama tak bertemu . Sandy hanya bisa tersenyum seraya menggelengkan kepala nya .
" Ayo kita pulang , Anty udah janjian sama nenek sama kakek kalian untuk membawa kalian ke saungan . . ,! ' kata Sandy menggandeng tangan kedua bocil itu .
" Waah , asyik . . ! " seru kedua nya .
" halo Rubby sayang . . ! "
Sebuah suara menghentikan keseruan kedua bocil itu dan langsung menoleh ke asal suara .
__ADS_1
" Mommy Leni . .! " kata Rubby biasa saja .
" kalian mau pulang ya . ? " kata Leni .
" Kami . .
" iya saya harus segera membawa mereka pulang . .! " kata Sandy dengan datar . Leni mendelik pada Sandy .
" Rubby , coba lihat mommy bawa apa . .? " kata Leni menunjukkan beberapa paperbag berukuran besar .
" isi nya apa . ? " kata Rubby yang pada dasar nya memang masih sangat mudah terpengaruh .
" Taraaa , , coba lihat ada mainan baru , pakaian baru juga sepatu baru . ini semua buat Rubby . ayo ambil sayang . . ! " kata Leni .
" makasih mommy Leni . . .tapi , kok cuma buat Rubby , buat Abang mana . ? " kata Rubby polos .
" Abang ? maksud Rubby kakak tiri mu ini ? dia masih mempunyai ibu jadi biarkan ibu nya yang memberikan apa yang dia mau . .! ' kata Leni ketus menatap Brian tajam .
" mommy Najwa kalau beli mainan atau apapun pasti kita dikasih sama-sama . Biar adil kata mommy Najwa . . ! " Rubby melihat paperbag di tangan nya .
" Adek , Abang gak apa-apa kok . .! " kata Brian tersenyum .
" Brian , Rubby ayo kita pergi . . ! " kata Sandy menarik tangan kedua bocil itu menuju mobil mereka .
" Hey tunggu . aku belum selesai bicara dengan putri ku . . ! " kata Leni .
" maaf tapi kami ada janji temu dengan kakek dan nenek mereka . .permisi . .! " kata Sandy melanjutkan langkah mereka .
" Hey kau hanya seorang baby sitter , jadi jangan sok mengatur anak majikan mu . ! " kata Leni .
" Saya bukan hanya baby sitter tapi saya juga bodyguard mereka dan bertanggungjawab penuh untuk keselamatan anak-anak . Bahkan tuan dan nyonya juga memberi saya wewenang untuk menghalangi dan memberi izin pada siapa saja yang ingin mendekati tuan dan nona kecil ku ini . . Jadi silahkan menepi dan jangan halangi jalan kami . . ! " kata Sandy tegas . Setelah membantu duo bocil masuk ke mobil Sandy lalu masuk ke bangku sopir dan mobil itu berjalan meninggalkan Leni yang masih terlihat jengkel .
" Sial , bertambah satu lagi penghalang jalan ku . . ! " gerutu Leni menghentakkan kaki nya .
" ok , tenang Leni , tenang . Di lihat dari penampilan nya , sepertinya dia hanya seorang cewek norak. Jadi aku rasa tidak sulit untuk membujuk nya . .! " kata Leni kembali menyusun rencana untuk mendekati Rubby .
BERSAMBUNG
__ADS_1