
Hana menatap pantulan diri nya di cermin. Dia mengenakan baju kemeja longgar warna putih , dipadukan dengan jeans hitam dan sepatu sneaker putih kesayangan nya. Dia memoles wajah nya dengan make up tipis. pipi nya sedikit dibuat merona. Mata nya terlihat sedikit sipit dengan bantuan eye linear ( maaf ya kalau tulisan nya salah. soal nya othor gak paham sama nama-nama alat make up 😁😁). Inti nya sentuhan make up tipis nya membuat wajah Najwa sedikit tirus. Najwa memoles bibir nya dengan lipstik berwarna nude. Sekali lagi dia memperhatikan penampilan nya. Awal nya dia tidak ingin memakai semua itu. Tapi karenai paksaan dari Bu Rita dan Oma , Najwa akhir mengalah. Dia tidak tahu jika Bu Rita dan Oma sudah menyiapkan semua nya. Najwa hanya tinggal memilih dan memadu padan kan pakaian serta accecories dan make up yang sudah tersedia.
Setelah dirasa cukup. Dia meraih tas tangan nya lalu keluar . Hana tersenyum saat semua anggota keluarga Sanjaya menyambut nya di ruang tamu. Brian pun sudah tampak rapi dan wangi. Najwa merasakan sesak di hati nya saat melihat pakaian yang dikenakan Brian. Selama hidup bersama Andi, Sedikit pun Andi tak pernah memperhatikan kebutuhan Brian. Baju-baju Brian hanya di beli oleh Najwa di pasar tradisional, itupun dengan harga pas-pasan. Apalagi sepatu atau sendal nya. Najwa hanya mampu membelikan sepatu berkualitas rendah. Sendal pun hanya sendal jepit.
Namun hari ini. Brian tampak gagah dengan pakaian dan yang berkualitas bagus
" Ternyata anak ku sangat tampan . Maafin mama ya . mama belum bisa ngasih kehidupan yang layak buat kamu. Mama janji, setelah semua urusan mama selesai, mama akan cari kerja. .?! " batin Najwa.
" Najwa . kamu udah siap ?? " kata mang oyong memecah lamunan Najwa.
" udah siap ayah. . ?! " kata Najwa sedikit gugup.
Akhir nya mereka pergi. Hanya mang oyong dan Bima yang menemani Najwa. Belum saat nya tuan dan nyonya Sanjaya muncul.
mobil Xenia yang di kendarai Bima masuk bersamaan dengan sebuah mobil putih yang dikenal Najwa. Dari mobil putih tadi, keluar lah Andi di ikuti Cindy dan Yuni . Bima melirik Najwa. Bima bisa menangkap sebuah rasa sakit yang terlukis di sorot mata Najwa.
" Sudah lah. untuk apa memikirkan dia lagi. Kakak tahu bukan soal yang mudah untuk melupakan orang yang kita cintai. Tapi kamu juga harus ingat , dia sudah menyakiti kamu dan mengabaikan Brian. Apa masih pantas seorang pria sudah melalaikan tanggungjawab nya untuk dipertahankan ?? " kata Bima menggenggam tangan Najwa memberi nya semangat.
" Abang benar. Aku akan mencoba lebih kuat lagi untuk melupakan semua tentang laki-laki kejam itu. .??! " tekad Najwa.
Najwa menghembuskan nafas nya panjang lalu turun dari mobil diikuti ayah dan Abang nya setelah melihat Andi sudah masuk . Najwa langsung menuju ruang pengadilan. Andi tampak sudah duduk di salah satu kursi yang disediakan untuk tergugat. Najwa duduk dengan tenang di kursi disebelah Andi , setelah sebelum nya menyapa Raka yang juga sudah hadir. Andi sempat memperhatikan Najwa . suara jaksa memecah kesunyian ruangan. Persidangan di mulai. pertanyaan demi pertanyaan di tujukan pada Andi dan Najwa bergantian. Andi sedikit menyangkal atas tuduhan yang dilayangkan Najwa. Tapi Raka memberikan semua bukti-bukti yang kuat ,, hingga membuat Andi bungkam. Dan akhir nya Andi mengakui semua tuduhan Najwa.
__ADS_1
Setelah memakan waktu yang cukup lama. Sidang di bubarkan. keputusan hakim akan di umumkan 2 Minggu lagi.
Saat sudah di luar . Bima meminta Najwa untuk menunggu di dekat mobil, karena dia ingin membicarakan sesuatu dengan Raka. Sedangkan mang oyong sedang ke toilet. Najwa menunggu sambil memainkan ponsel nya seraya bersandar di mobil.
" Najwa . . . ?! " sebuah suara memanggil Najwa.
Najwa menoleh. Dia terkejut saat melihat Andi sudah berdiri di depan nya.
" ya ? Ada apa ? " tanya Najwa datar.
" Kamu apa-apaan ha ?? kamu sengaja menipu aku ?!! " sengit Andi tiba-tiba
" Maksud kamu apa ?? " kata Najwa bingung.
" Kamu menanyakan penampilan ku ?? kamu sadar gak sih Sama perbedaan nya ?? Saat aku masih tinggal di rumah kamu. Aku gak sempat dandan karena aku sibuk mengurus rumah dari pagi sampai tengah malam sambil ngurus brian . Dan kenapa aku bisa dandan saat aku sudah keluar dari rumah kamu ? karena aku tidak dijadikan pembantu oleh keluarga ku. Mereka bahkan memberi aku banyak waktu untuk merawat diri aku. Apa kau masih ingat ?? apa pernah kamu ngasih uang buat perawatan dan belanja untuk aku ?? Gak pernah. Setelah aku melahirkan Brian Kamu sama sekali gak pernah peduli sama aku. Yang kamu peduliin itu cuma protes sama badan aku yang gemuk dan wajah aku yang kusam, tapi kamu gak mau kasih aku modal . Lihat tu , istri baru kamu. Dia cantik kan setelah menghabiskan uang kamu untuk perawatan dan shopping demi menunjang penampilan nya ?? Coba kamu ingat berapa modal yang kamu kasih ke aku untuk berubah cantik ?? 0 besar. Ingat , cantik itu butuh modal materi buka modal mulut doank. .?! " kata Najwa panjang lebar .
" Tapi tetap aja . kamu nipu aku . . ?! " kata Andi tak mau kalah.
" Emang kamu tertipu di bagian mana ? karena kamu melihat aku bisa cantik setelah berdandan. .?? Tapi sayang , aku hanya wanita bertubuh gemuk yang menjijikan Dimata kamu. . ?! " kata Najwa sinis.
" Mas , lama banget sih . kata nya cuma sebentar. .?! ' tiba-tiba Cindy datang dan bergelayut mesra di lengan Andi.
__ADS_1
" Cindy. .?! gumam Andi.
" eeh wanita gembrot. Jangan coba-coba menggoda suami aku ya. Dia tidak akan kembali sama kamu lagi . . ?! " Serang Cindy.
" Eeh wanita langsing dan cantik tapi sayang jadi pelakor. Aku gak pernah punya niat buat menggoda suami kamu ini ya. Justru sebalik nya , Andi bilang kalau dia menyesal mengabaikan aku selama ini , dan meminta aku untuk mau kembali sama dia. .?! " kata Najwa sengaja memanasi Cindy.
" Apa ?? Berani-berani nya kamu ya mas. Pulang. . ayo pulang. . ?! " kata Cindy menarik paksa tangan Andi kembali ke mobil nya.
Najwa tertawa melihat aksi istri calon mantan suami nya yang tampak garang itu. Dari kejauhan Najwa bisa melihat kalau Yuni memperhatikan Najwa dari jauh.
" ini ada apa sih kok main tarik-tarikan begini kayak anak kecil. . ?! " kata Yuni.
" tahu nih , Andi sudah gila hingga meminta Najwa untuk kembali sama dia. Sampai kapan Pun aku gak akan izinin kamu kembali sama wanita sialan itu. Aku gak mau dimadu. Kamu juga kak, kenapa kamu diam aja . .? Kenapa kamu gak samperin dia dan permalukan dia seperti biasa nya ?! " kata Cindy mencak-mencak.
" Gue lagi males. .?! " jawab Yuni.
" ya kali gue nyamperin dia , buat malu-maluin dia. Yang ada malah sebalik nya. Bisa-bisa gue ketiban sial lagi. Mending gue diem aja. . ?! "
Karena tidak tahan melihat sikap arigan Cindy. Andi meminta mereka masuk ke mobil lalu pergi dari sana. Mang oyong datang .dia pun berjalan menuju mobil Bima. Tak lama Bima kembali dan mereka langsung pulang.
Andi masuk ke ruang kerja nya seraya menghempaskan bokong nya ke kursi. Bayangan Najwa menari-nari di mata Najwa.
__ADS_1
"Sial, kenapa jadi seperti ini . Kenapa selama ini aku gak menyadari kalau Najwa tetap cantik jika dia berdandan ,walau tubuh nya gemuk. .Apa yang harus aku lakukan agar Najwa mau membatalkan perceraian ini ??? " Andi pusing memikirkannya. Hingga dia ketiduran diruang kerja nya.
#BERSAMBUNG.