JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT

JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT
BAB 125 berdebat


__ADS_3

" Rubby . . !


Leni berlari menghampiri Rubby yang tergeletak di lantai . Melihat dari keadaan di sekeliling Rubby , Leni menebak kalau Rubby jatuh dari kursi saat ingin mengambil roti di lemari bufet sayur .


" Rubby , bangun sayang . . ! " kata Leni menepuk pelan pipi Rubby , dan alangkah terkejutnya saat merasakan suhu tubuh Rubby sangat tinggi . Leni mengangkat tubuh Rubby dan membawa nya ke sofa . Dia memeriksa bagian tubuh Rubby takut jika ada yang terluka , untung nya semua nya baik-baik saja . Dia segera mengambil air dingin dan handuk kecil lalu mengompres kening Rubby . Leni menatap wajah Rubby yang terlihat pucat , rasa bersalah merasuk ke dalam hati nya .


" ini semua salah ku . Jika saja tadi pagi aku tidak menyimpan roti ke lemari , mungkin Rubby tidak akan demam dan terjatuh seperti ini . ! " lirih Leni .


Setelah di kompres cukup lama , demam Rubby sedikit turun . Leni memindahkan Rubby ke kamar nya dan memasak bubur untuk Rubby . Setelah matang Leni membawa bubur itu ke kamar Rubby . Saat Leni masuk , dia terkejut melihat Rubby yang menangis terisak .


" sayang , kamu kenapa nangis ? mana yang sakit . ? " kata Leni mendekati Rubby setelah menaruh bubur di atas nakas .


" hiks , hiks , hiks . Mommy . . .! " lirih Rubby .


" Iya , sayang . Ini mommy . . ! " kata Leni


" Huhuuuu aku mau mommy Najwa . . Huhuuu. . ! " kata Rubby dengan terisak .


" Najwa , Najwa , Najwa . . Kenapa sih kamu lebih suka manggil dia daripada mommy . Ini mommy , mommy kandung kamu . . Mommy yang melahirkan kamu Rubby . . !! " teriak Leni kesal .


" Mommy , , mommy Najwa . . . !!! " jerit Rubby semakin terisak .

__ADS_1


" DIAAAAM . . !!! " teriak Leni kencang hingga membuat Rubby langsung terdiam . Leni menatap tajam Rubby yang sesegukan .


" **** , kenapa gue bisa hilang kendali sih . Kalau begini kan Rubby jadi takut sama gue . Bisa-bisa dia gak bakal mau lagi tinggal bareng gue , dan gue gagal memperalat dia . .! " kata Leni memijit pelipis nya .


Rubby yang masih menunduk , beringsut sedikit saat Leni duduk di samping nya. Tapi ketakutan nya seketika hilang saat dia merasakan pelukan hangat dari mommy kandung nya.


" maaf , , , maafin mommy ya sayang . Mommy bukan marah sama kamu , tapi mommy marah sama diri mommy sendiri karena mommy sudah meninggalkan kamu hingga kamu lebih dekat dengan ibu tiri kamu ketimbang mommy . Maafin mommy ya sayang . . ! " kata Leni dengan suara serak menahan tangis. Rubby hanya diam dalam pelukkan Leni . Leni melerai pelukkan nya dan menangkup wajah Rubby . Rubby menatap wajah Leni yang sedikit mirip dengan nya . Leni tersenyum pada Rubby dan mengecup kening nya.


" sekarang Rubby makan dulu ya . abis itu minum obat . Sini mommy suapin . ! " Leni mengambil mangkok bubur di atas nakas lalu menyuapi Rubby , Rubby menatap Leni dengan wajah bingung . Suap demi suap bubur telah berpindah . setelah menghabiskan bubur nya , Rubby meminum obat nya lalu kembali tiduran . Leni menyelimuti Rubby dan memeluk nya .


" Tidur lah . Mommy akan nemenin Rubby . ! " kata Leni . Rubby hanya diam dan memejamkan mata nya . Setelah beberapa menit terdengar dengkuran halus dari Rubby .


Semenjak hari itu Leni berperan baik dalam merawat Rubby , membuatkan sarapan , memandikan Rubby , menyiapkan makanan dan mengajak Rubby jalan-jalan. Tapi Rubby masih saja protes dengan porsi makan nya yang sedikit . Tapi kali ini Leni menjelaskan nya dengan cara yang lebih lembut hingga membuat Rubby sedikit menerima alasan mommy nya .


Saat ini Leni dan Rubby tengah bersantai di sebuah taman . Leni terpaksa membawa Rubby bermain keluar karena Rubby merasa bosan di apartemen.


" Mommy , lihat itu . . ! " kata Rubby menunjuk sebuah gerobak yang menjual batagor , salah satu jajanan kesukaan Rubby .


" Kamu mau jajan itu ? " kata Leni . Rubby mengangguk dengan cepat . Leni pun menuruti keinginan Rubby .


" Cobain deh mom , mommy pasti suka . ! " kata Rubby

__ADS_1


" Kamu aja yang makan . Tapi ingat jaga badan kamu . ! " kata Leni . Rubby asyik menikmati jajanan nya hingga sebuah suara bariton mengalihkan perhatian nya .


" Rubby . . Kalian disini . . ! "


" uncle Abang . . ! " seru Rubby menaruh jajanan nya asal dan langsung berlari ke arah Bima . Bima langsung menangkap tubuh Rubby dan mengangkat nya .


" kok keponakan uncle sekarang kurusan . ? " kata Bima mencubit pipi Rubby .


" mommy Leni bilang gak bagus kalau anak gadis itu gemuk . Jadi mommy Leni yang mengatur porsi makan Rubby . Anty Laura mana ? " kata Rubby .


" anty ada di rumah . Uncle gak sengaja kesini karena ban mobil uncle pecah . Jadi sambil menunggu uncle pengen santai di taman . Eh gak tahu nya ketemu Rubby . Rubby udah makan belum ? " kata Bima . Rubby melirik Leni dengan sedikit ragu .


" baiklah , kalau begitu ayo makan bareng uncle . Mbak saya bawa Rubby dulu ya . ! " kata Bima . tanpa menunggu jawaban Leni , dia langsung membawa Rubby ke sebuah kafe yang tak jauh dari taman .


" hiish , bukan nya nawarin malah main pergi aja . . ! " kata Leni kesal . Dia meraih tas di samping nya lalu menyusul Bima dan Rubby .


Leni celingukan mencari Bima dan Rubby karena pengunjung kafe yang cukup ramai . Namun dia tersenyum saat pandangan nya jatuh pada orang yang dia cari . Dia Langsung berjalan ke arah meja Bima dan Rubby yang tampak asyik bercanda .


Saat tinggal beberapa langkah lagi , tiba-tiba. . . . . .


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2