JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT

JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT
BAB 36 FANS DADAKAN


__ADS_3

Brian merintih kesakitan didalam pelukan Najwa . Najwa mengelus rambut Brian untuk menenangkan nya .


" mah , kepala Brian sakit . . ?! "


" Sabar ya sayang , bentar lagi kita sampai di rumah sakit ya . Sini mamah tiup-tiup luka nya ya biar gak sakit . . ?! " Najwa meniup pelan luka Brian . Mobil Alex tiba di rumah sakit .


" Kamu tunggu sebentar . . ?! " kata Alex lalu turun dari mobil. Lalu dia berjalan cepat menuju pintu di samping Najwa lalu membukakan nya .


" Biar aku yang bawa Brian . . Ayo Brian gendong uncle . ?! " kata Alex merentangkan tangan nya . Brian melirik mamah nya . Najwa tersenyum . Brian lalu masuk ke gendongan Alex .


Setelah Najwa turun dari mobil . Alex mengunci pintu mobil dengan remote lalu mereka masuk . Brian langsung di bawa ke ruang periksa. * * * *


Setelah Cindy di bawa ke kantor polisi, Andi langsung pamit pulang . Di dalam perjalanan , pikiran nya menerawang jauh. Dia tidak habis pikir Najwa sekarang kembali cantik. Bahkan lebih cantik dari saat masih gadis . Wajah nya terlihat lebih dewasa , bentuk tubuh sintal nya pun sangat menggoda. Apalagi saat dia mendengar pengenalan tentang identitas Najwa . Rasa tak percaya dan menyesal bersatu bercampur aduk menjadi satu hingga membuat hatinya tertelan. wajah nya seketika masam saat mengingat dimana beberapa laki-laki mendekati Najwa . Rasa tak rela menyeruak di dalam hati nya .


" aku harus dekati Najwa lagi . Dan mengatakan pada Brian kalau aku adalah papah kandung nya . Dan akan ku buat dia ketergantungan pada ku , dengan begitu Najwa bisa berpikir kalau Brian sangat membutuhkan aku dan akan kembali pada ku demi Brian . . ?! "


Mobil Andi memasuki halaman rumah mewah nya . Dia masuk dengan langkah gontai dan lagsung menuju kamar putri nya . Terlihat Abel tidur dengan tenang . Di samping nya ada ART yang mendekap nya . Andi lalu menutup pintu perlahan lalu menuju kamar nya . Dia memutuskan untuk membersihkan badan nya .


Setelah bebersih , pikiran nya sedikit tenang. Dia melirik jam sudah menunjukkan angka 10. Dia lalu memutuskan besok saja ke kantor polisi karena badan dan pikiran nya terasa lelah. Dia lalu membaringkan tubuh nya dan mencoba untuk tidur.


______


Najwa menatap Brian yang sudah tertidur . Brian sekarang sudah di pindahkan ke ruang VIP. Najwa tetap menepuk-nepuk punggung tangan Brian walau sang buah hati telah tertidur pulas.


ceklek .


Najwa menoleh ke arah pintu yang terbuka . Tampak Alex masuk dengan membawa kantong kresek . Dia berjalan dengan gagah menghampiri Najwa .


" Makan lah . Aku tahu kamu tadi belum sempat makan saat di pesta . .?! " kata Alex menyodorkan kresek .


" Tapi aku gak lapar . . ?! " kata Najwa lirih.


" Perut mu memang tidak terasa lapar . Tapi organ mu yang lain membutuhkan asupan karbo . Jika tubuh mu melemah , bagaimana kamu akan menjaga Brian ? Yang ada kamu merepotkan orang lain . . ?! " kata Alex ketus.


" Maaf jika telah merepotkan Anda tuan Alex . Karena sekarang semua nya sudah aman . Tuan bisa kembali .


Terima kasih sudah mengantar kami ke rumah sakit . Nanti saya akan ganti semua biaya transport dan biaya rumah sakit karena saya benar-benar lupa membawa tas saya . . ?! " kata Najwa dengan wajah tanpa ekspresi alias datar . Sejenak Alex terdiam mendengar ucapan Najwa yang sepertinya tersinggung dengan ucapan nya . Alex mengh la nafas .


" Maaf Wawa , bukan maksud saya menyinggung kamu . maksud saya jika kamu sakit bagaimana kamu akan merawat putra mu ? dan jika kamu sakit Brian akan sedih dan akan menghambat pemulihan luka nya . Bukan kah keluarga mu akan ikut sedih jika Brian merasa tidak nyaman dan kamu juga sakit ?? bagaimana mereka akan berkerja dan beraktivitas dengan tenang ?? " jelas Alex . Wawa tertegun mendengar ucapan Alex . Dia lalu mengambil kresek dari tangan alex dan membawa ke meja di depan sofa . Dia mulai menyantap nya .


Saat sedang asyik menyantap makanan nya , mereka di kejutkan dengan suara pintu di buka dari luar . Tampak keluarga Sanjaya masuk .


" gimana keadaan Brian ?? " kata opa dengan wajah khawatir .


" Dia baik-baik aja . untung luka di pelipis nya hanya luka kecil. . ?! " jawab Alex yang duduk di kursi dekat ranjang .


" kak Wawa , nih tas nya sekalian aku bawain makanan buat kakak . . ?! " kata Karina meletakkan kantong berisi kotak makanan .


" Makasih ya Karin . ?! " kata Najwa tersenyum .


" Lanjutin makan nya . . ?! " kata Karina lalu mendekati ranjang Brian . Dia mencium pipi Brian pelan .


" Cepat sembuh ya keponakan anty yang imut . . ?! " kata Karina . Najwa yang sudah selesai makan berdiri mendekati keluarga nya .


" karena Brian sudah baik-baik aja , kami pamit dulu . Besok kami akan kesini lagi , ya . . ?! " kata opa mengusap bahu Najwa .


" Baik opa . Memang sebaiknya opa harus pulang dan istirahat . Wawa gak mau opa sakit . . ?! " kata Najwa mengusap lengan opa . opa tersenyum mendapat perhatian cucu nya .


" Lalu yang nemanin kak Wawa siapa ?? " kata Karina .


" Biar aku yang temanin Wawa . Kalian pulang saja . ?! " kata Bima . Akhir nya mereka pulang . Kini tinggal Najwa , Bima dan Alex yang menanti Brian .


" Tuan Alex , terima kasih sudah mengantar adik saya . . ?! " basa basi Bima .


" Tidak masalah tuan Bima . Baiklah karena sudah ada keluarga Najwa , kalau begitu saya pamit dulu . . ?! " kata Alex melangkah menuju pintu . Namun langkah nya terhenti .

__ADS_1


" Tunggu . . Maaf tuan Alex , boleh saya minta nomor rekening anda ? saya akan mengembalikan uang anda yang saya pinjam tadi . . ?! " kata Najwa . Alex menatap Najwa lekat .


" Nona Wawa , Jika memang kamu ingin mengembalikan uang saya . Anda bisa mentraktir saya lain kali . . ?! " kata Alex tersenyum sekilas lalu melanjutkan langkah nya . Bima menatap Najwa tanpa berkedip .


" Abang kenapa ?? " kata Najwa bingung .


" Apa kamu sudah kenal dengan Alex sejak lama ?? " kata Bima .


" ketemu aja baru kali ini ... Eeh tapi dulu pernah sekali ketemu , Abang masih ingat kan waktu kejadian Brian di culik sama pengemis ? nah dia yang nangkap penculiknya . Setelah itu dia pingsan lalu aku bawa ke klinik terdekat sama Brian , tiba-tiba hilang saat aku ke toilet . Memang ada apa bang . ?! " kata Najwa . Bima menganggukkan kepala nya .


" Apa dia selalu bersikap manis sama kamu ?? " kata Bima penuh selidik .


" hmmm , gak juga . . emang kenapa sih ?? " kata Najwa penasaran . .


" Kau tahu ?? dia selalu bersikap dingin pada setiap cewek yang deketin dia . Dan selalu bersikap kejam terhadap orang yang mengusik nya .Dia terkenal sebagai laki-laki dingin dan tak pernah bersikap ramah apalagi tersenyum seperti tadi . . ! " jelas Bima .


" Lalu apa hubungan nya sama pertanyaan Abang tadi ? " kata Najwa polos .


Bima hanya menghela nafas dan menggelengkan kepala nya melihat kepolosan sang adik .


" Sudah lah , sebaiknya kamu istirahat gih . . ?! " kata Bima .


" Tapi . . aku gak punya baju ganti . . ?! " kata Najwa .


" Ya sudah kalau gitu , ayo Abang temani cari baju buat kamu . . ?! " ajak Bima .


" tapi Brian . .


" Kamu tenang aja , nanti Abang panggil perawat untuk menjaga Brian . ayo . . ?!


Bima dan Najwa lalu pergi ke sebuah supermarket yang buka 24 jam setelah meminta perawat untuk berjaga di kamar Brian . Hanya menempuh jarak 10 menit , mereka Sampai di supermarket. Bima dan Najwa langsung menuju sebuah toko pakaian . SebeLum Najwa masuk Bima memberikan jas hitam nya pada Najwa agar tidak kedinginan , karena Najwa memakai gaun panjang tanpa lengan . Najwa sibuk melihat-lihat pakaian sedangkan Bima duduk di bangku tunggu . Sedang asyik melihat-lihat Najwa di kejutkan dengan sebuah suara yang tak asing .


" Wah , wah , wah . . Ternyata dunia sangat sempit . Duuh . kenapa harus bertemu sama perempuan pembawa sial ini sih . . ?! " kata Yuni yang berjalan mendekati Najwa bersama dua orang teman nya .


" Dia siapa Yun ?? " kata cewek yang berpakaian ketat berwarna oren


" Ooh , si gembrot yang dulu di rumah elo itu kan ?? " kata cewek langsing memakai baju merah mentap Najwa jijik.


" Iya . . Eh perempuan kampung . Ngapain elo ke sini ?? hmm elo pakai jas mahal jangan-jangan elo datang sama om-om ya . Waah dasar cewek mu****n . . ?! " hina Yuni . karena mendengar ada keributan pengunjung toko mulai mendekati ke empat wanita itu.


" Eh kalau ngomong itu di rem ya . Jangan sampai elo ikut masuk penjara seperti adik ipar elo itu . . ?! " kata Najwa sengit.


" Haa ?? adik ipar elo masuk penjara . . ?? " kata si baju Oren .


" Mana gue tahu . . ?! " kata Yuni dengan wajah memerah .


" hey cewek gembrot , elo jangan asal ngomong ya . . ?! " bentak si baju merah seraya menarik jas yang di melekat di kedua bahu Najwa . Mata mereka terbelalak saat melihat penampakan Najwa yang tak memakai jas . terutama mata cewek berbaju merah itu. Dia menatap Najwa dari ujung rambut sampai ujung kaki .


" what ??? " seru si baju merah tak percaya melihat body Najwa yang kini sangat sempurna .


" Waah , body mbak itu bagus banget . . ?! "


" Njirrr . Gue jadi minder sama body tepis gue . . ?! "


" Eh kira-kira dimana ya dia olahraga sampai bisa membentuk tubuh sesempurna itu . . ?! "


" Gue harus tanya kiat-kiat apa aja yang dia terapin sampai bisa memiliki body sebagus itu .


" Lihat deh cewek yang bilang mbak itu gembrot . Mata nya sampe mau copot . hahaha . . !! "


" hahah lihat mata nya sampe gak berkedip. . ! "


Seketika toko baju itu menjadi heboh oleh komentar para pengunjung . Berbagai komentar pujian tertuju pada body Najwa yang semok . Namun tiba-tiba sebuah teriakan terdengar .


" Lihat , itu Wawa . Model katalog di ROSELIN butik. . ?! " seru seorang ibu-ibu. komentar mereka semakin riuh.

__ADS_1


" Apa ?? model ROSELIN BUTIK ?? gak . . gak . itu gak mungkin . Gue aja udah berapa kali ikut tes di Butik itu tapi gak lulus . Sedangkan dia ?? " kata si baju merah .


" Eh mbak sadar diri juga kali . Lihat perbedaan penampilan kalian aja jauh banget . Mbak ini sintal dan bahenol . Lah situ ?? udah kayak batang pisang , luruuus aja . . ?! " kata ibu-ibu . membuat pengunjung yang lain tertawa .


" Sialan . . Bahenol apaan orang gemuk gitu di bilang seksi . . Buka mata kalian . . ?! " teriak si baju merah .


" Eh mbak semestinya situ yang buka mata lebar-lebar . heem pantesan aja gak lulus ikut tes di ROSELIN BUTIK , sama body bagus aja gak bisa bedain . . ??! "


" huuuu . . ?! " sorak pengunjung .


Karena mendengar ada kehebohan di dalam toko . Bima bangkit dan langsung menghampiri kerumunan itu saat melihat Najwa di kelilingi banyak orang .


" Ada apa ini ?? " kata Bima mendekati Najwa .


mata Yuni seketika membesar saat melihat sosok Bima yang tampak gagah dengan lengan kemeja yang di gulung Sampai ke siku , berdiri di dekat Najwa . Begitu juga dengan kedua teman yuni yang menatap Bima dengan tatapan terpesona .


" Gak ada apa-apa kok bang . Cuma ada gangguan sedikit dari dedemit . ?! " kata Najwa membuat pengunjung lain tertawa pelan.


" Terus jas ku mana ?? " kata Bima


" itu . . Di rampas sama dia . . ?! " tunjuk Najwa pada si baju merah.


" Ini punya kamu ya ?? nih aku balikin . Tapi nama kamu siapa ?? kenalin nama aku Airin . . ?! " kata si baju merah .


" Kenalin juga , aku Lusi . . ?! " kata si baju Oren . .


Bima tampak diam . Dia merebut jas nya dari tangan Airin lalu menuju tong sampah kemudian membuang jas nya . Membuat mereka melongo .


" Ayo , kita cari toko yang lain . . ?! " kata Bima menarik tangan Najwa .


" Tapi kenapa jas Abang buang ?? "


" jas tadi sudah tercemar . Jadi aku gak mau pakai jas yang sudah tercemar oleh limbah . Ayo pergi . . ?! "


ucapan Bima membuat Airin seketika membatu. Dia menatap Bima tanpa bisa di artikan .


" Mas ,ad , tunggu sebentar . Saya izin foto bareng mbak Wawa ya . . ?! " kata seorang gadis . Bima melepaskan pegangan tangan nya dari Najwa .


" Tapi mbak saya bukan siapa-siapa loh . . ?! " kata Najwa bingung .


" saya tahu mbak model dari ROSELIN BUTIK. Jadi saya boleh foto bareng mbak Wawa ya . please . . ?! " kata gadis tadi. Najwa terdiam sejenak , karena melihat raut wajah gadis itu penuh harap . Akhirnya Najwa pun mengiyakan . Gadis itu tampak senang lalu dia meminta bantuan teman nya untuk mengambil gambar dari ponsel nya . Namun ternyata tidak hanya gadis itu , beberapa emak-emak juga ikut meminta foto bareng Najwa , membuat Yuni dan temannya terlihat tidak suka . Setelah beberapa saat , akhir nya ajang foto bareng itu selesai . Tampak wajah puas dari penggemar dadakan Najwa .


" Makasih ya mbak . . ?! " kata mereka .


Najwa tersenyum lalu melambaikan tangan hendak pergi . Bima lalu mengajak Najwa ke sebuah toko baju yang sepi . Najwa memilih baju dengan cepat lalu dia membawa baju pilihan nya ke kasir. Namun saat di kasir Najwa Kemabli di buat panik saat sang pemilik toko mengenali Najwa sebagai model ROSELIN BUTIK . bahkan pemilik toko itu memberikan baju yang di pilih Najwa secara gratis dengan syarat Najwa bisa mempromosikan baju itu saat Najwa memakai nya nanti . Setelah berdebat sedikit lama , akhir nya Najwa mengalah . Setelah itu Najwa dan Bima buru-buru pergi dari supermarket . Mereka langsung masuk ke mobil lalu pergi .


" Ciee ciee yang udah ada penggemar nya . . waaah sebentar lagi abang bakal punya adek seorang model . . ?! " goda Bima . Najwa hanya diam dengan wajah yang cemberut membuat Bima tertawa . .


B


E


R


S


A


M


B


U


N

__ADS_1


G


__ADS_2