
Setelah sesi pemotretan selesai , Najwa dan yang lain bersiap hendak pulang . Setelah berganti pakaian mereka keluar menuju lobby . Chika dan Juwita tampak berjalan mengapit Najwa .
" Wa , elo pulang bareng David ?? " tanya Juwita .
" Iya , tadi dia udah pesan kata nya tunggu di lobby . Dia masih ada urusan . . ?! "
" Ya udah kalau gitu gue duluan ya . bye . . ?! "
Chika dan Najwa membalas lambaian Juwita . mereka lalu duduk di kursi tunggu karena Chika masih menunggu sang kekasih nya menjemput .
" Gimana perasaan elo saat pemotretan tadi ?? " kata Chika
" Awal nya gue deg-degan sekaligus grogi . Gue takut banget kalau gue salah ambil pose dan kelihatan kaku . Tapi lama-lama makin nyaman sih , hehe . . ?! "
" Yang penting elo fokus ke kamera dan sesuaikan baju sama gaya yang akan di peragakan , gimana cara nya supaya fashion yang kita kenakan terlihat menarik . . ?! " kata Chika .
" Iya , iya . David juga bilang begitu . .?! " kata Najwa .
" Hey , sorry ya lama . Yuk kita pulang . . ?! " kata David .
" Chik , kita duluan ya . . .?! " kata Najwa bangkit .
" sayang . . maaf ya aku telat . Kamu udah lama nunggu nya . ??! " kata seorang cowok tampan menghampiri Chika .
" Gak apa-apa kok sayang . Baru aja kami selesai . . ?! " kata Chika tersenyum .
" Ini model baru ya ?? " kata cowok Chika .
" Iya , kenalin dia Najwa . Dia anggota baru kami . .Wa kenalin dia cowok aku . ?! " kata Chika .
" Hay , gue Kendra .
" Najwa . .
" ya udah yuk kita pulang . . ?! " ajak Chika .
Mereka berempat berjalan menuju mobil masing-masing . mobil David berjalan lebih dulu setelah mengklakson . Mobil David melaju pelan menuju butik Selin .
" Gimana rasa nya jadi model ?? " kata David .
" Rasa nya asam manis pedas asin . . ?! " kata Najwa membuat David tertawa pelan .
" hehe , yang penting kamu harus optimis dan terus berusaha . . ?! " kata David .
" Iya . ..makasih dav . . ?! "
" Oh iya kita mau mampir ke suatu tempat atau langsung jemput Brian ?? " kata David .
" Langsung jemput Brian aja . Aku takut nanti dia ngerepotin mbak Selin . . ?! " kata Najwa .
" ok . . !!? "
__ADS_1
David melajukan mobil nya dengan santai , sedangkan Najwa sibuk memainkan ponsel nya . Tak berapa lama mereka tiba di depan butik Selin . Mereka langsung turun dan masuk ke butik . Namun ketika baru saja masuk , tiba-tiba Najwa mematung pandangan nya lurus ke depan . David yang kaget langsung mengikuti arah pandangan Najwa . Dia pun paham .
Di depan mereka tampak Andi tengah mencoba membujuk Brian yang berada di dalam gendongan Angga .
" Brian , ayo sama papah , om nya pasti capek gendong Brian terus . Yuk gendong papah . . ?! " bujuk Andi terdengar jelas di telinga Najwa . dada Najwa naik turun dengan cepat dengan wajah memerah . Dia berjalan dengan dengan langkah lebar mendekati Selin .
" Mamah . . . !!!? " teriak Brian seraya meronta ingin turun . Angga menurunkan Brian dan langsung berlari menghampiri Najwa . Najwa memeluk Brian dan mencium nya .
" Jagoan mamah gak apa-apa kan ?? " kata Najwa merapikan rambut Brian .
" Brian gak apa-apa mah. Tapi uncle itu terus gangguin Brian . . ?! " adu Brian menunjuk Andi . Najwa menatap Andi tajam seraya menggendong Brian .
" Brian . ini papah nak . . papah kandung Brian . . ?! " kata Andi mendekati Najwa dan Brian . David yang berada di samping Najwa bersikap waspada saat Andi mendekat .
" Apa kamu bilang ?? papah ?? sejak kapan kamu menjadi papah Brian ?? " kata Najwa .
" Najwa , ingat . Aku memang ayah biologis nya Brian . Gak ada yang bisa membantah kenyataan itu . . ?! " kata Andi tajam .
" Aku tahu . Tapi apa selama ini kamu memperlakukan Brian seperti anak mu ?? Bahkan dari dia lahir pun kau tak pernah ingin melihat apalagi menyentuh nya . Dan sekarang tiba-tiba kau datang dan membujuk Brian agar mau ikut dengan mu ?? hee Sangat mencurigakan . . ?!! " kata Najwa . Sedikit keributan itu menarik perhatian para pengunjung . Melihat mereka menjadi pusat Andi memiliki ide untuk memojokkan Najwa .
" Najwa aku tahu aku salah . Tapi tidak seharusnya kau memisahkan aku dan anak ku . Mau bagaimana pun , hubungan darah antara ayah dan anak tidak bisa di putuskan . . ?! " kata Andi memelas seolah-olah dia yang menjadi korban .
" Kau . . .
" Mbak apa yang di bilang mas itu benar . Walau kalian sudah berpisah , tapi kamu gak berhak melarang ayah nya menemui anak nya . Dosa loh . . ?! " kata seorang wanita paruh baya .
" iya benar . Nanti kualat loh . . ?! " timpal yang lain.
" Najwa , walau aku tidak sekaya dulu . Tapi tolong izinkan aku untuk bertemu putra ku . . . ?! " kata Andi dengan wajah yang di buat sesedih mungkin . Padahal di dalam hati nya dia tersenyum licik .
" Benar-benar tega . . ?! "
" Dapat karma baru tahu rasa . Ujung-ujungnya minta rujuk karena gak sanggup biayain anak sendiri . . ?!! "
Cibiran dan cemoohan terlontar dari mulut pengunjung tertuju pada Najwa . Mendengar komentar buruk yang memojokkan nya . Najwa terpancing emosi .
" Andi , tolong jaga ucapan mu . Sebaiknya kamu pergi jika Hanya ingin mencari masalah dengan ku . ?! " sarkas Najwa .
" Najwa sudah ku bilang , aku hanya ingin bertemu dengan anak ku . Namun apa yang ku dapat , bahkan anak ku tak mengenali ku sebagai ayah nya . Sungguh malang nasib ku . . ?! " kata Andi menunduk .
" hahaha Andi , Andi . Jadi laki-laki itu jangan munafik . Brian tidak mengenali mu itu karena salah mu sendiri . Kau tidak pernah mau ikut merawat nya dari kecil , kau tak pernah menganggap Brian ada , dan sudah hampir 4 tahun kita berpisah , kau baru kali ini menemuinya dan menyebut Brian sebagai anak mu . dan bahkan kau memanggil anak ku dengan sebutan " Anak pembawa sial " . Apa kau lupa jika Brian lahir prematur gara-gara kau mendorong ku sampai terjatuh karena aku ingin memeluk mu dulu ??? Bahkan di saat Brian dalam inkubator dan aku yang terbaring lemah di rumah sakit , bukan kah kau lebih memilih menemani selingkuhan mu di ruang yang lain ??? " kata Najwa berang . ucapan Najwa membuat Andi tersentak , dia menatap Najwa lekat.
" apa Najwa sudah tahu semua nya sebelum kami bercerai ??? " batin Andi .
" Kenapa ?? kaget karena aku tahu ?? Sudah lah Andi . Lebih baik kau jalani hidup mu dengan keluarga kecil mu yang baru . Biarkan kami berdua hidup dengan tenang . . ?! " kata Najwa jengah .
" Najwa , tega-teganya kamu memfitnahku ?? Kapan aku tidak mengakui Brian sebagai anak ku ?? jangan menghasut putra ku lebih jauh Najwa . Aku juga berhak atas Brian . ?! " tegas Andi dengan wajah memerah .
" Kau bilang aku fitnah ?? Baik aku akan tunjukkan buktinya . . ?! " kata Najwa mengambil ponsel nya dari tas lalu memutar rekaman suara . Terdengar suara dan Najwa dan Andi yang terdengar sedang cekcok . Dan terdengar beberapa kali Andi dan Yuni menyebut Brian anak pembawa sial .
" Jauhkan anak pembawa sial itu dari ku . Dan ingat sampai kapan pun aku tidak akan mengakui dia sebagai anak ku . . . ?! "
__ADS_1
" Astaga . . Ternyata mbak ini gak bohong . . ?! "
" Pantas aja anak nya gak ngenalin ayah nya . . ?! "
" Dasar laki-laki muna. . . !!? "
Setelah mendengar rekaman itu , komentar pedas dan sinis kembali terdengar , namun kali ini di tujukan pada Andi , membuat wajah Andi memerah menahan malu .
Dia menatap Najwa tajam .
" kamu masih ingin berdalih dengan ucapan mu Andi ?? apa perlu aku tunjukkan juga rekaman CCTV bagaimana kalian keluarga Bagaskara memperlakukan ku di rumah kalian ?? " kata Najwa .
" Baiklah kali ini aku mengalah , Tapi lain kali aku akan datang untuk menemui Brian lagi . . . ?! " kata Andi pergi dengan wajah kesal bercampur malu .
" mamah , dia siapa ?? " kata Brian .
" sekarang kita pulang dulu . Nanti di rumah mamah jelasin ya . . ?! " kata Najwa mencium pipi Brian .
" Maaf ya , semua nya atas sedikit keributan tadi yang membuat suasana sedikit tidak nyaman . Silahkan lanjutkan memilih pakaian nya . . ?! " kata Selin .
Kerumunan itu akhir nya bubar .
" Mbak , mas aku pulang dulu ya . makasih loh udah jagain Brian . . ?! "
" Sama-sama Wa . Hati-hati ya di jalan . . Brian jangan nakal-nakal ya sayang , mamah nya capek loh abis kerja . ?! " kata Selin .
" iya bunda . . Dadah bunda , ayah . . ?! " kata Brian sambil m lambaikan tangan nya yang di balas oleh Selin dan Angga .
Najwa dan David masuk ke mobil , tak lama mobil David melaju menuju rumah Najwa . Di perjalanan Najwa tampak termenung sambil memangku Brian yang seperti nya mengantuk .
" Wa , sebaik nya sekarang elo lebih hati-hati , gue takut jika mantan suami elo akan nekat . . ?! " kata David .
" Iya Dav , gue juga lagi mikirin Masalah itu juga . . Dan seperti nya gue harus lebih waspada jaga Brian . Gue takut nanti Andi bakal nekat ngerebut Brian dari gue. . gue gak akan sanggup hidup tanpa Brian . ?; " kata Najwa sendu .
" gue punya usul buat elo . Gimana kalau elo nikah lagi ?? Dengan elo udah bersuami lagi , ada orang yang akan jaga elo dan Brian dan Andi akan merasa segan untuk menemui elo dan Brian . . ?! "
B
E
R
S
A
M
B
U
__ADS_1
N
G