JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT

JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT
BAB 31 PERTEMUAN TAK DI SENGAJA


__ADS_3

Awal nya Andi tidak tertarik dengan acara tersebut. Tapi tatapan nya terpaku pada sosok model yang tampak familiar itu.Mata Andi menatap lekat wanita yang memakai dress putih selutut yang tengah berlenggok di panggung bak model yang profesional . Semakin dia memperhatikan wajah itu semakin terlukis wajah seseorang yang dia kenal .


DEG


Jantung Andi berdetak lebih cepat saat mengingat wajah itu . Namun Andi tidak ingin mengakui ingatan nya itu .


" tidak mungkin itu Najwa , mereka pasti hanya mirip saja . yah pasti hanya mirip . .?!! " batin Andi .


Setelah semua model tampil satu persatu, di acara terakhir mereka tampil secara bersamaan . Lalu acara di tutup dengan pengumuman potongan diskon dan promo secara besar-besaran . Para pengunjung langsung masuk dan berburu barang-barang yang mereka ingin kan .


Sementara untuk para model , mereka di minta untuk menuju satu ruangan yang sudah di siapkan untuk pengambilan foto . mereka satu persatu di pinta untuk mengambil pose yang menarik dan sesuai dengan kriteria fashion yang mereka pakai. Pakaian-pakaian sudah disediakan .


Sementara menunggu giliran , Najwa dan Selin tampak berbincang bersama Angga .


" mbak , sumpah aku deg-degan banget tadi . .?! kata Najwa .


" Tapi jujur aku salut loh sama kamu . penampilan kamu tadi itu sangat sempurna . Mereka yang tidak tahu Gak akan nyangka kalau kamu itu baru pertama kali tampil . sungguh penampilan kamu tadi kayak model yang sudah profesional. iya kan mas . . .??! " kata Selin berbinar .


" Betul aku setuju sama Selin . Awal nya aku tadi meremehkan mu Wawa , Tapi setelah melihat penampilan mu tadi . Aku menjadi tertarik untuk mempromokan mu ke agensi kami . Maaf telah meremehkan mu . .?!! " kata Angga di sambut kekehan Hana dan Selin .


" ya , ya , aku setuju dengan ide mu mas . .?! " kata Selin .


" Jangan mas , nanti bisa-bisa aku mempermalukan kalian . .?! " kata Najwa .


Obrolan mereka terhenti saat giliran Najwa di panggil . Najwa bangkit lalu menuju tempat pengambilan foto . fotografer memberikan instruksi pada Najwa . Najwa mulai berpose sesuai instruksi Najwa , namun penampilan Najwa tampak kaku , beberapa kali fotografer membenarkan pose Najwa . sampai-sampai fotografer itu berdecak kesal membuat Najwa semakin minder .


" ck . . kamu bisa ambil pose yang santai gak sih ?? kaku banget . . . Senyum nya yang bener jangan kaku gitu kayak . ck kamu gimana sih , gaya itu aja gak bisa . ??!!! " gerutu David kesal .


" Maaf mas . ini baru pertama kali nya aku tampil . .?! " kata Najwa minder.


" David , beri dia waktu untuk menenangkan hati . ini pertama kali nya dia ikut pemotretan. . Jangan terlalu galak , nanti kamu suka loh . .?! " goda Angga . Selin tertawa pelan mendengar ocehan suami nya . Sedangkan David , menampakkan wajah masam nya .


Setelah beberapa waktu , Najwa dan David kembali bekerja . Namun Najwa masih tetap kaku. senyum nya pun terlihat sangat terpaksa .


" ck . . . lama-lama gue banting juga nih kamera . . ?! " kata David dengan wajah kesal nya . Dia menatap Najwa tajam .


" Maaf mas . .?! " kata Najwa malu .


" Mbak kita boleh pamit gak ?? bosen disini . .lagian kan tinggal dia sendiri yang belum selesai . .?! " kata salah satu model .


" Iya mbak , kita kan juga mau cari baju di butik . .?! " timpal model lain .


" Ya udah . kalian bisa ambil honor kalian langsung sama Uci ya . ?! " kata Selin . mereka pun langsung keluar .


" Udah , ini kesempatan terakhir ya . terserah kamu mau berpose seperti apa . capek gue . . .?! " terlihat wajah David yang kusut karena kesal .


" Najwa , kamu pasti bisa . ambil pose yang buat kamu nyaman dan yang kamu suka . .Semangaaat . . !! " teriak Selin .


Najwa melirik Selin yang menyemangati nya . Dia memejamkan mata nya dan menarik nafas panjang lalu membuang nya perlahan . Kini suasana hati nya menjadi tenang dan nyaman . Dia membuka mata nya dan tersenyum manis , membuat David sedikit terkesiap . Lalu Najwa mulai mengambil pose yang sederhana dengan menekankan tangan kiri nya ke pinggang , memajukan kaki kanan nya dan mengangkat bagian tumit nya . Najwa memiringkan kepala nya dan mengulas senyum yang natural . David dengan cepat mengambil foto nya .


" Lanjut . . . !!? " teriak David sedikit bersemangat setelah melihat hasil jepretan nya .


Najwa Kembali mengambil pose yang menurut dia santai dan nyaman . semakin lama , penampilan Hana semakin bagus dan terlihat natural . Najwa di minta untuk mengganti pakaian nya dengan pakaian lain . Najwa kembali berpose dengan apa yang dia anggap cocok dengan pakaian yang dia pakai . Selin dan Angga menatap Najwa kagum . Dan akhir nya Najwa berhasil menyelesaikan pengambilan foto untuk lima baju yang akan di jadikan katalog .


" ok . . sip . . selesai . .?! " kata David tersenyum puas. Najwa menghembuskan nafas nya kasar seraya berjalan menuju Selin dan Angga yang tengah melihat kamera David . David tersenyum dan memberikan sebotol air mineral pada Najwa .


" makasih . .?! " Najwa langsung meminum nya .


" Gila ,. . benar-benar bakat terpendam . .?! " kata Angga seraya menatap Najwa bangga .


" Tak ku sangka , Ternyata kau memiliki bakat terpendam, Wawa . .?! " kata Selin memeluk Najwa .


" makasih mbak . aku cuma mengekspresikan gaya apa yang cocok untuk pakaian yang aku pakai . .?! " kata Najwa .


" sama aja . . itu namanya bakat . .?! " kata Selin .


" Maaf ya Wa , kalau ucapan ku tadi menyinggung kamu . Terkadang seorang pemula harus di latih mental nya agar mereka bisa berkembang . . ?! " kata David dengan wajah cerah .


" Gak apa-apa , aku ngerti kok . .?! " kata Najwa tersenyum .


" mamah . .?! " panggil Brian yang baru masuk bersama Uci .


" Iya sayang . . wah abis makan apa ini ?? " kata Najwa mensejajarkan badan nya dengan Brian . mulut Brian tampak belepotan .


" abis makan es krim mah . .?! " kata Brian nyengir . Najwa tertawa lalu mengelap bibir Brian dengan tisu .


David memperhatikan aktivitas kedua nya . David melihat kemiripan antara Brian dan Najwa .


" Maaf Wa , kalau boleh tahu , Brian anak kamu ??? " tanya David .


" iya , dia anak aku . . ?! " kata Najwa .


" Maaf mbak , tadi ada pelanggan yang mau ketemu sama mbak . .?! " kata Uci .


" oh . suruh dia tunggu di ruang tamu , ya . ?! " kata Selin


" Baik mbak . ?! " kata Uci lalu keluar .


" Ayo , kalian istirahat dulu , bentar lagi kita makan siang. . ?! " kata Selin .


" Ayah , gendong . .?! " rengek Brian manja pada Angga .

__ADS_1


" Brian, sayang . ayah masih sibuk . gendong sama mamah aja ya . .?! " bujuk Najwa .


" Brian , jagoan ayah . Ayah mau nemenin bunda ketemu sama tamu dulu , ya . Nanti ayah gendong , ok . .?! " bujuk Angga mengacak rambut Brian lalu keluar .


" gimana kalau Brian gendong sama om David aja . .mau . .??! " tawar David . Brian menatap David sejenak.


" Mas David , gak usah biar saya saja . .?! " kata Najwa tidak enak hati .


" Gak apa-apa . Lagian Brian juga mau kan gendong sama om ?? " kata David lembut . Brian pun mengangguk . David mengangkat Brian yang montok .


" Duh jadi ngerepotin mas David . Ya udah sini kamera nya biar saya yang bawa . .?! " kata Najwa . David pun memberikan kamera nya pada Najwa . Mereka pun berjalan beriringan .


David dan Najwa berjalan menuju ruangan yang biasa di pakai para karyawan untuk beristirahat atau makan siang . David menurunkan Brian ke sofa dan duduk di sebelah Brian . Najwa memberikan kamera pada David .


" oh iya , Wa , kamu udah lama kenal sama Selin dan Angga . .?! " tanya David .


" Udah cukup lama , mungkin udah hampir satu tahun semenjak kami pindah ke rumah yang tak jauh dari rumah Selin . .?! " kata Najwa .


David menganggukan kepala nya . mereka berbincang seputar dunia modeling . David memberikan banyak masukan untuk memperbaiki penampilan Najwa . Ponsel David berdering .


" Hallo . . . . ok . . .?!! " David memutuskan sambungan telpon dan menyimpan ponsel nya ke dalam saku nya .


" Angga nelpon dan meminta kita untuk menyusul mereka di restoran sebelah . . ?! " kata David .


" Ya udah , yuk sayang kita susul bunda di restoran .. .?! " kata Najwa bangkit lalu membantu Brian turun dari sofa .


" Om David , . ?! " panggil Brian seraya merentangkan tangan ingin di gendong .


" Sayang . kamu itu gendut loh . kan capek om David nya kalau di gendong Mulu . gendong mamah aja , ya .?! " kata Najwa .


" udah gak apa-apa , berarti Brian mau Donk berteman sama om . .?! " kata David . Brian mengangguk dan tersenyum . David kembali menggendong Brian lalu mereka keluar .


Saat di parkiran, David menyimpan kamera nya ke dalam mobil . Lalu mereka melanjutkan langkah mereka menuju restoran yang bersebelahan dengan butik.


Di ruang VIP di sebuah restoran . Angga dan Selin tengah berbincang dengan Andi dan Cindy yang membawa serta bayi mereka yang belum genap satu tahun .


" Jadi kapan jadwal pengambilan foto keluarga saya bisa di laksanakan pak Angga . .??! " tanya Cindy .


" Mbak Cindy bisa tanya langsung pada fotografer saya nanti . .?! "kata Angga .


Bertepatan dengan itu terdengar pintu dibuka dan masuk lah seorang wanita di ikuti seorang pria yang menggendong anak laki-laki yang tampan .


DEG


Jantung Andi berdegup kencang saat tatapan mata nya bertemu dengan mata wanita yang baru saja masuk.


" kalian sudah datang ,ayo duduk . ?! " kata Selin .


" mbak Cindy , Andi , perkenalkan ini David fotografer kami . . . ?! " kata Angga .


" halo, saya Cindy . semoga kita bisa bekerja sama dalam pengambilan foto keluarga Bagaskara , ya . . ?! "


David hanya mengangguk , dengan wajah yang datar .


" Dan ini Najwa , ini Brian . Mereka model baru di butik ini ??! " kata Selin .


" Jadi benar kamu Najwa ?? " kata Andi cerah . Dia melirik Brian yang sepertinya tak mengenalinya . Andi menelisik wajah Brian yang lebih banyak memiliki kemiripan dengan Najwa . Andi hanya kebagian hidung nya saja .


" Kalian sudah saling kenal ?? " kata Selin sedikit terkejut .


" Bukan saling kenal lagi , Sel .Tapi dia dan anak nya adalah pembunuh orangtua Andi . Sebaiknya kamu depak mereka dari butik kamu karena anak nya ini pembawa sial . . .!!! " kata Cindy sinis .


" Cindy . . . .


PLAAK


sebuah tamparan mendarat di pipi kanan Cindy . yah , Najwa menampar Cindy dengan tangan kiri nya . suara tamparan itu terdengar jelas di ruangan itu . Selin , Angga dan David terkejut melihat aksi Najwa .


" Jaga ucapan mu . Anak ku bukan pembawa sial . kematian orangtua Andi memang karena ajal nya yang sudah sampai waktu nya . Jika sekali lagi kalian menghina anak ku . Jangan salahkan aku jika aku menghancurkan kalian . . ?! " bentak Najwa dengan wajah yang mengerikan .


" Najwa , sabar . .Tenangkan hati kamu . Bisa-bisa kamu membuat Brian ketakutan . . ?! " kata David menggenggam tangan Najwa dan menarik nya duduk kembali.


" Mamah . .?! " panggil Brian seraya memeluk lengan Najwa . Hati Najwa sedikit tenang saat menatap wajah Brian yang identik dengan nya .


" Maafin mamah ya sayang . .kamu takut ?? " kata Najwa merapikan rambut Brian dan merangkul nya . Brian mengangguk . Najwa mengusap punggung Brian dan mengecup puncak kepala Brian beberapa kali.


" Sialan ,. . berani-beraninya elo nampar gue . Dasar perempuan kampungan . gue gak terima . . sini elo . . ?!!! " kata Cindy mencoba menarik rambut Najwa . Tapi dengan cepat David menghadang Cindy hingga Najwa dan Brian tersembunyi di balik punggung David. Selin buru-buru mengambil Brian dari Najwa .


" Jaga sikap anda . Atau kami akan menuntut Anda karena telah mencoba mencelakai anggota kami . .?! " ancam David .


" apa yang telah perempuan itu lakukan sampai-sampai kalian membela dia mati-matian ?? apa dia telah menyerahkan tubuh nya pada anda tuan David . . ????! " cemooh Cindy .


" Jangan samakan aku dengan kau yang rela menjual tubuh demi kekayaan pada suami orang , . . . ??!!! " kata Najwa dengan senyum sinis .


" Berani nya kau . .!!!! hee . . jangan salahkan aku merebut suami mu . salahkan diri mu sendiri yang tidak bisa menjaga tubuh mu hingga membuat suami mu bosan dan mencari pelampiasan di luar . ?! " sengit Cindy menatap tubuh Hana yang sedikit menyusut .


" Hehe . . bahkan dengan tak tahu malu nya kau mengakui perbuatan mu yang suka merebut suami orang . Bukankah kau sadar jika kau hanya pelampiasan ?? Lalu apa yang kau banggakan ?? menjadi seorang PELAKOR . . ???? " kata Najwa melipat tangan nya ke dada penuh kemenangan .


" Kauu . . . !!!?? aaarrgghh . . ayo mas kita pergi . . ?! " kata Cindy terpojok . Dia pergi tanpa menghiraukan anak nya yang tengah menangis. Andi langsung menggendong Abel .


" Maafkan atas sikap istri saya . kami permisi . . ?!! " kata Andi pergi .

__ADS_1


Mereka yang masih di ruangan itu menatap kepergian Andi dengan berbagai pertanyaan . ketika membalik badan nya , Najwa terkesiap karena ketiga orang di ruangan itu menatap Najwa intens . Najwa tahu apa yang ada di dalam otak mereka .


" hhft . . Duduk lah . aku akan menceritakan nya . . . ?! " kata Najwa . Brian turun dari pangkuan Selin lalu naik ke pangkuan Najwa . Ingin sekali Najwa tertawa terbahak-bahak saat melihat wajah-wajah Kepo di depan nya .


" Dia mantan suami ku . . ?! " kata Najwa .


" Naah , benerkan tebakan aku . . . ?!!! " kata Selin menepuk bahu suami nya.


" Wawa , apa tebakan ku benar , kalau kamu pisah sama dia gara-gara wanita tadi ??? " kata David .


Najwa mengangguk sambil tersenyum miris . Dia menarik Brian untuk bersandar dalam pelukkan nya dan mengusap rambut Brian .


" Andi menceraikan aku karena tubuh ku yang gemuk . dia bilang tubuh ku menjijikan . Dia mengabaikan ku semenjak aku hamil karena tubuh ku mulai berisi . Bahkan Brian lahir prematur gara-gara dia mendorong ku karena tidak suka aku sentuh . . ?! " kata Najwa memeluk Brian erat seakan takut jika putra nya merasakan kesakitan .


" Astaga . .betapa jahat nya dia . . bahkan hampir membunuh anak nya sendiri . . ?! " kata Selin dengan mata berkaca-kaca.


" Sungguh manusia biadap . . ?! " kata Angga geram .


David tidak mengomentari cerita Najwa . Tapi David menatap Najwa lekat .


Najwa melanjutkan kisah perjalanan rumah tangga nya yang singkat itu. Berbagai komentar meluncur dari Selin yang terlihat kesal .


" Najwa . kamu gak usah pikirin laki-laki bodoh itu . Sekarang kamu harus merubah penampilan kamu . Kamu harus buktikan bahwa kamu lebih bahagia tanpa dia . Aku akan bantu kamu sampai berhasil . Dan kita akan membuat dia menyesal karena telah membuang kamu . hee , dasar laki-laki egois , menuntut istri cantik tapi gak mau keluar modal . . . ?!!? " gerutu Selin .


" Makasih mbak . . ?! " kata Najwa terharu .


mereka lalu melanjutkan makan siang mereka yang tertunda . Karena Brian tertidur . Najwa memesan makanan untuk Brian untuk di bawa pulang . setelah membayar bill tagihan. Mereka lalu keluar menuju parkiran .


" Kita langsung pulang apa mau jalan dulu nih ?? " kata Angga .


" langsung pulang aja deh . . kasihan Brian kecapekan . . ?! " kata Selin mengelus punggung Brian di gendongan Angga .


" Ok . Dav , kalau elo gak sibuk . mampir dulu yuk ke rumah kita . . ?! "" ajak Angga.


" Boleh deh . kebetulan gue hari ini free. . ?! " kata David .


mereka lalu masuk ke mobil . Selin duduk di depan . Sedangkan Najwa duduk di bangku belakang sambil memangku Brian . Mobil David mengikuti mobil Angga .


Iringan mobil itu berhenti di depan sebuah rumah yang sederhana . Angga turun lebih dulu untuk membantu Najwa .


" Ayo masuk dulu . . ?! " ajak Najwa . David ikut masuk bersama mereka . Angga langsung mengantar Brian ke kamar nya . Najwa langsung ke dapur untuk membuat minuman . Najwa memgambil toples berisi camilan dan meletakkan di atas baki lalu membawa nya ke ruang tamu . Namun Najwa tak menemukan tamu nya di ruang tamu , tapi mereka tengah asyik bersantai di bangku di bawah pohon mangga yang rindang .


" Loh kok pada di luar . .di dalam aja . . ?! " kata Najwa dari pintu .


" Disini aja Wa , lebih adem . . ?! " kata Angga .


Najwa terpaksa membawa baki keluar.


" Ayo di minum . . ?! "


" Gak usah repot-repot Wa . . ?! " kata David.


" Gak repot kok . cuma minuman sama camilan . . ?! "


Mereka lanjut mengobrol . mereka membicarakan berbagai hal . mulai dari harga sembako , berita hangat para selebritis , dunia fashion dan modeling . mereka memberi banyak masukan untuk Najwa dan membuatkan jadwal program diet dan olahraga . Hingga tak terasa hari semakin sore . Angga , Selin dan David pun pamit pulang .


" Wawa , ingat besok jadwal sudah di mulai . aku akan jemput kamu besok . Brian sekalian aja di bawa biar aku yang jaga . .kita pamit dulu ya . . ?! " kata Selin cipika cipiki sebelum masuk ke mobil .


" Semangat ya . aku yakin kamu pasti berhasil . . ?! " kata David memberi semangat .


" Makasih David . . ?! " kata Najwa salting .


Najwa menatap kepergian mobil itu . Setelah mobil menjauh Najwa menggeser pintu gerbang lalu mengunci nya .


__________


Di sebuah ruang kerja yang luas. Seorang pria tampan meremas pena hingga patah sambil menatap pria di depan nya .


" Jadi mereka kembali mengusik Najwa . . ??! kata Bima geram .


" Benar tuan . Saya sendiri yang melihat nya di tampilan layar CCTV yang terpasang dari ruang VIP restoran . . ?! "


" hmmm. . . Sepertinya mereka ingin di beri pelajaran keras . . . .


B


E


R


S


A


M


B


U


N

__ADS_1


G


__ADS_2