JODOH YANG TIDAK TERDUGA

JODOH YANG TIDAK TERDUGA
Om Om Mapan


__ADS_3

Pada akhirnya dapur bagaikan kapal pecah gara gara ke empat orang yang sedang mencoba berbagai kue.


Nesya yang lebih pro di antara ketiganya, Alana lebih banyak ke oh iya oh iya saja, paling mengambilkan apa yang Nesya suruh.


Mama Diana masuk ke dapur karena mendengar suara yang begitu rame di sana.


"Kamu bintang nya sayang, terimakasih sudah hadir dalam kehidupan kami", sangat terharu melihat tawa lepas Gavin, Alana dan Benny juga tidak berhenti tertawa.


Elvan sudah seperti chef, anak itu tidak berhenti mencoba setiap bentuk kue yang berbeda beda.


Tidak mau mengganggu kebahagiaan anak menantu dan kedua sahabatnya, mama Diana memilih pergi ke kamar membawa senyum yang terus mengembang.


"Suara ribut tawa terus ada apa mah?", tanya papa Aditya.


"Nesya Gavin sama kedua temannya sedang membuat kue di dapur pah, bentuk dapur juga sudah gak beraturan hahahaa".


"Biarkan nanti ada yang membersihkan ini, terdengar sampai kamar apa yang mereka ketawain".


"Tinggal liat cctv apa susahnya", mama Diana terkekeh.


Jadinya kedua orang tua itu tertawa, melihat siaran langsung bagaimana kericuhan yang terjadi di dapur.


.


Benny sesekali menatap Nesya, beruntung banget elo dapetin dia Vin, wanita super limited, batinnya.


"Dih bini orang juga tetap aja di liatin, tar yang punya ngamok loh", bisik Alana.


"Dia sudah ada yang punya kan, hemmm bagaimana kalau kamu aja yang aku liatin", Benny mengkerlingkan matanya.


Buka mata lebar lebar Ben, ingat kata Gavin, bahwa semua mahluk di ciptakan berpasang pasangan.


Perbaiki diri dan jangan pernah berhenti minta pada yang maha kuasa, minta yang baik menurutnya.

__ADS_1


"Dih sudah om om juga gatel banget", Alana melimpir ke tempat cucian piring.


Benny mengikutinya, Alana sangat lucu jinak jinak angsa, jika tidak di ajak bicara seolah memberi topik jika di ajak bicara selalu mengalihkan.


"Jangan terus mengalihakan ayo kenalan lebih dekat dek siapa tau kamu jodoh om", mengerlingkan matanya.


"Apasih minggiran sana saya mau cuci ini", kilahnya.


Gavin dan Nesya saling tatap tidak tau apa yang Benny dan Alana bicarakan sebab mereka seperti sedang berbisik bisik, lumayan jauh juga karena dapur itu sangat luas.


"Cocok gak mereka Sya?", tanya Gavin.


"Cocok sih kaya om dan keponakan, percis kita hehee".


"Ikhlas saya mau di bilang tua atau apalah kalau sama kamu, yang penting kamu cintanya hanya sama saya saja".


"Uluhh uluhh suami aku semakin mencair ya, cintanya jadi bertambah satu tingkat".


"Sayang Daddy kamu itu udah bucin banget sama mami ya kan hehee, kapan lagi ya di bucinnin om om ya kan", Nesya mengelus perutnya.


"Om om juga masih kuat, buktinya masih bisa bikin adiknya Elvan".


Plakss tangan Gavin kena pukulan maut Nesya, "Mas Gavin".


"Iya ini saya sayang".


Hihh Nesya menggerdikan bahunya, susah banget bercanda dengan Gavin yang pada akhirnya akan menyambung ke mesuman.


"Lana gue mau ganti baju dulu ya gerah, elo mau pakai baju gue gak?".


Membuat 4 macam kue dengan adaonnan dan bentuk yang berbeda beda, akhirnya selesai jug.


"Okey, gak usah gue juga gak lama pulang kan".

__ADS_1


"Oke gue ke atas bentar ya", Nesya dan Gavin ke atas menaiki tangga masuk ke dalam kamar mereka.


Alana dan Benny masih di dapur karena masih ada kue yang panas belum mereka buka dan pindahkan.


"Dapur acak acakan banget ya, tante Diana ngomel gak nanti nih", Benny menatap sekeliling dapur itu.


"Mangkanya beresin bukan liatin aja gimana sih jadi cowok gak ada tanggung jawabnya", seru Alana.


"Kita belum ngapa ngapain, belum sampai tahap mana juga masa saya harus tanggung jawab sih".


"Astagfirulloh dasar om om mesum".


"Ingat kata saya juga jangan terlalu benci sama saya takutnya nanti jadi suami".


"Hihhh gak laku amat apa gue masa mau sama om om".


"Om om lebih mapan lagian saya juga tampan gak kalah jauh dari Gavin , jadi ayo".


"Tau ah malas sekali gue".


"Gue gue mulu di hadapan calon suami".


Alana mendelik, Benny benar benar membuatnya susah bernapas, calon suami calon suami terus yang di omongin.


.


.


.


.


Happy rading❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2