JODOH YANG TIDAK TERDUGA

JODOH YANG TIDAK TERDUGA
Mengisi Tenaga


__ADS_3

Setelah mandi Nesya mengambil troli berisi makannan tadi, huwhh sekarang sudah punya suami dan anak ada yang harus iya siapkan khusus.


Berusaha jadi istri yang baik sebelum di ceraikan bukan, hehehe nikmatilah Nes nikmati apa yang telah tuhan gariskan ke dalam hidupmu, batinnya.


Nesya mengambilkan makan untuk Elvan, dan Gavin terlebih dahulu.


"Pak makan dulu, mau makan pake apa?, saya bingung tidak tau apa yang bapak suka", ucap Nesya bertanya pada Gavin.


Gavin melirik ke arah istrinya, "Saya bisa ambil sendiri urus saja hidupmu", Gavin berucap dengan dingin.


Deg... Bagai terhantam batu besar, maksud laki laki ini apa ya, kali ini nyerinya sampai ke ulu ati tembus ke ubun ubun.


Tahan Nes tahan jangan buang buang air mata lagi, tidak perlu menangisi laki laki sepertinya, menghela napas dengan pelan.


"Ya sudah kalau begitu maaf".


Nesya berjalan ke arah Elvan yang sedang duduk di kasur memainkan ipad nya.


"Elvan mau makan apa?, Mami tidak tau apa yang di sukai Elvan", tanya nya.


"Aku mau ayam goreng aja sama sayur mih", ucapan Elvan sangat lembut.

__ADS_1


"Yaudah tunggu ya Mami ambilkan", berjalan gontai mengambilkan makan untuk anak nya.


"Makan di sini yuk jangan di kasur takut kotor kasurnya".


"Iya mih", Elvan menurut turun dari kasur dan duduk di kursi yang sudah Nesya siapkan untuknya.


Makan di temani Nesya sesekali Nesya menyuapinya.


Seperti inilah yang Elvan inginkan ada Maminya yang menyiapkan makan dan menemani nya dikala sepi, dirinya bukan mau pengasuh karena sudah tidak perlu di asuh lagi, mangkanya dia bandel dan tidak nurut selama ini.


"Mami gak makan juga?".


"Setelah kamu makan Mami akan makan", Nesya tersenyum hangat pada bocah yang ada di depannya.


Melirik ke arah Gavin yang sedang makan dengan tangan kiri, sudah lah mau di bantuin juga susah yang ada aku di telan mentah mentah nanti.


Setelah Gavin dan Elvan selesai makan barulah Nesya mengambil makan untuknya, dirinya harus mengisi tenaga juga untuk menghadapi kehidupan yang terasa pelik ini.


Tidak banyak makannan yang dirinya ambil, hanya beberapa sendok doang, bahkan rasa makannan itu hambar hampir iya tidak bisa menelannya juga.


Jadi kangen Bunda, terimakasih bund sudah melahirkanku ke dunia aku jadi tau dan merasakan bagaiman perjalannan hidup yang sangat bergelombang ini, setetes air matanya turun lagi.

__ADS_1


Sudahlah Nesya tidak melanjutkan makannya lagi, dirinya mengambil ponselnya, ternyata banyak sekali pesan dari sahabatnya.


Semenit dua menit itu dirinya lupa dengan permasalahan hidupnya.


Namun menit ke lima demikian di kagetkan suara Gavin yang menyuruhnya siap siap.


Tidak membantah Nesya langsung mengemas baju bekas pakainya tadi dan merapihkan pakaian Elvan.


Mereka pulang ke rumah utama, bahkan acara nanti malam juga iya batalkan dengan alasan Gavin nya yang sedang kurang sehat dan cedra di tangannya.


"Elvan di depan sama Daddy ya", ucap Nesya dan langsung memposisikan anak nya duduk dengan nyaman di samping kemudi, "Diam diam ya", nasehatnya, bocah itu mengangguk patuh.


Gavin tidak mempermasalahkan itu dirinya langsung menjalankan mobil meskipun Nesya baru saja masuk belum mendapat posisi nyaman.


Astagfirullohalazim, hanya bisa mengelus dada dan memberikan semangat juga menyuruh sabar pada dirinya sendiri.


Terimakasihku ke Bunda hanya ini yang bisa Nesya lakukan Bund, menyelamatkan mereka dari rasa malunya, Nesya gak apa apa akan sabar dan ikhlas, batinnya.


.


.

__ADS_1


.


Happy reading❤❤❤


__ADS_2