JODOH YANG TIDAK TERDUGA

JODOH YANG TIDAK TERDUGA
Muncul di Hadapannya


__ADS_3

Gavin yang baru saja pulang kerja dan masuk ke dalam rumah, menyengit heran sebab ada yang menghubunginya, biasanya kalau orang penting menghubungi Radit.


Melihat pesan masuk ada orang yang memintanya bertemu di salah satu kafe yang tidak begitu jauh juga dari rumahnya.


Berhubung sudah masuk ke dalam rumah tidak mungkin juga Gavin langsung pergi begitu saja, bisa bisa singa jantannya ngamuk.


"Daddyyy", Elvan langsung menyambut Daddy nya.


"Hai boy, sudah mandi Mami mana?".


Kehangatan Gavin sangat terasa oleh semua penghuni rumah besar ini, benar benar terasa hangat rumah ini semenjak adanya Nesya.


Bu Sanah yang selalu merasa terharu di kala mendengar tawa dari Elvan dan Gavin, bahkan bos besar mereka bapak Aditya dan Mama Diana juga sekarang lebih banyak bicara dan bercanda sangat jauh berbeda dengan kemarin dan dulu yang bicaranya hanya seperlunya saja.


"Aku di sini mas", Nesya tersenyum yang baru keluar dari arah dapur.


Gavin juga tersenyum melihat istrinya yang semakin hari semakin bertambah kecantikannya, semakin hari hatinya semakin terpaku kepada Nesya.


"Sore Sya".


Nesya langsung menyambut tangan Gavin lalu mencium tangan suaminya seperti biasa, kegiatan kecil itu semakin menambah keluarganya harmonis.


"Sore mas, mandi dulu ya baru turun lagi sebelum magrib", Nesya melirik jam baru jam 5 masih ada waktu mereka untuk kumpul di ruang tengah.


"Saya ijin keluar sebentar boleh?", tanya Gavin.

__ADS_1


Tidak tau Gavin juga merasa aneh pada dirinya sendiri yang sekarang lebih tunduk dan takut pada istri kecilnya ini.


"Mau apa?", ucapnya dengan nada mengintrogasi, sudah sore baru pulang kerja juga pikir Nesya.


"Ada yang mengajak bertemu di kafe YH, saya juga tidak tau siapa dia", jujur Gavin.


Nesya mengangguk, tidak jadi masalah mau bertemu dengan siapa mau pergi kemana yang penting Gavin jujur padanya, dan pokok pertamanya Gavin bisa menjaga hati hanya untuk dirinya.


"Ya sudah saya berangkat ya, soalnya sudah sore takut kemalaman, kalau orang tidak penting akan secepatnya saya pulang".


"Heem, kalau dia cewek ingat ada istri dan anak di rumah yang nungguin, kalau cowok jangan sampai berkelahi, kalau urusan bisnis semoga sukses".


Perkataan dan pesan itulah yang harus Gavin ingat setiap saat setiap waktu.


.


Tidak membutuhkan waktu lama hanya 10 menit Gavin sampai ke kafe YH, keluar dari mobilnya, pengunjung yang ada di sana mulai bisik bisik berisik.


Langsung masuk ke ruangan vvip sebab Gavin sudah di tunggu, setelah turun dari mobil tadi langsung beberapa orang meminta foto dengannya, sudah seperti aktris saja banyak yang meminta foto padahal hanya salah satu pengusaha muda yang sangat sukses.


Gavin masuk ke sana dan masih santai, matanya menelusuri ruangan itu dengan tajam.


Cih, Gavin berdecih setelah tau siapa yang mengajaknya bertemu ini.


"Selamat sore Vin".

__ADS_1


"Apa mau mu?, berani juga kau sekarang muncul di hadapanku".


"Gavin santai gue hanya ingin bertemu dengan anak gue".


"Kemana saja kau selama ini ******".


"Vin maafkan gue yang sudah menghianati elo dan persahabatan kita".


"Sayang sekali dari pada memaafkan gue lebih baik membunuh lo sekarang juga".


"Gavin jangan bercanda ya".


"Sejak kapan seorang Gavin Matthew bercanda".


Sorot matanya sangat tajam mengisaratkan kebencian yang sudah lama Gavin tahan dan kini manusia tidak punya akhlak ini datang sendiri ke hadapannya.


.


.


.


.


Happy reading❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2