JODOH YANG TIDAK TERDUGA

JODOH YANG TIDAK TERDUGA
Bakso Tusuk bikin nostalgia


__ADS_3

Elvan memakaikan helem ke kepala Rena, sebenarnya Rena merasakan takut yang luar biasa, ini pertamakali naik motor.


Keduanya sudah ijin ke mami Nesya, bahkan dapat banyak wejangan dari ibu yang baru saja mempunyai anak remaja itu, pulang jam 8 harus sudah ada di rumah, emang beda dari yang lain ketika yang lain jangan lewat dari jam 10 nah ini jangan lewat dari jam 8 malam.


"Mau kemana sih kak takut gue sumpah".


"Ck tinggal ikut doang juga bawel banget lo ini, untung tante Maya sabar punya anak kaya lo".


"Kan nanya sewot mulu jawabnya".


"Kita kemana aja lah nyari angin biar lo gak tambah stres".


"Stres juga gara gara lo kak".


"Cepet naik".


Keduanya jalan tanpa tujuan, Elvan juga bingung mau kemana sebenarnya, ini pertamakalinya jalan ngajak cewek.


Melihat deretan jajannan pinggir jalan, di pinggir danau membuat Elvan bernostalgia, ingat pertamakali jajan dengan mami nya, aaa masa itu tidak akan pernah iya lupakan.


Memberhentikan motornya, mengelus tangan Rena yang dari pertama jalan sudah memeluknya erat.


"Mau jajan apa?", tanya nya lumayan lembut.


"Udah sampai ya?".


"Buka matanya Rena".


"Takut banget sumpah kak gue merasa melayang layang tadi".


Ck ya jelas merasa melayang lah orang dari pertama jalan sudah memejamkan mata.


"Iya gue tau ayo buka matanya, gimana mau liat jalannan kalau merem terus".


Rena membuka matanya dengan pelan, "Jajan apa?, emang boleh di sini?, gak kotor?".


"Gue sama mami dari dulu sering banget jajan di sini".


"Mami merakyat banget emang gue salut deh gak ada sombong sombongnya".

__ADS_1


Ya emang awalnya orang biasa, toh dimata tuhan juga semuanya sama.


Elvan ingat apa yang pertama dirinya beli dulu, gak apa apa sesekali makan micin, kata itu yang selalu dirinya ingat juga.


Mana bisa jauh dari mami nya, apapun yang dirinya ingat selalu tentang mami Nesya, ibu sambung yang luar biasa.


"Enak?", tanya Elvan sambil tersenyum.


Yang pertama mereka beli bakso tusuk dan es jeruk pinggir jalan.


"Banget ini pertama kali nyobain ternyata enak hehee".


Hihiwww inikan impian Rena melihat senyum Elvan, berduaan pergi bareng, berbagi cerita.


"Lo mau apa lagi?".


"Tar dulu habisin ini, gue mau itu kak", menunjuk salah satu pedagang yang sedang mengayuh sepedanya.


"Yang benar aja lo bocah banget", Elvan menggelengkan kepala.


Yang di tunjuk Rena tukang balon, Astagfirullohalazim.


"Kita beli itu terus bagiin sama mereka", tunjuknya pada segerombolan anak anak penjual tissu di lampu merah.


"Ayo", Elvan langsung bangkit dari duduknya, mengulurkan tangan pada Rena.


"Punya uang kan?, aku gak bawa uang kan niatnya mau di rumah mami aja gak jalan kaya gini".


"Lo mau beli helikopter juga gue bisa bayarin".


"Pake uang Daddy?", cengir Rena.


"Ya uang gue ngaco, lo pikir gue pengangguran selama ini hah", menyentil kening Rena sampai mengaduh kesakitan.


"Aduhh sakit kak, kdrt lo gue laporin baru tau rasa".


"Lapor aja serah lo, gak ada gue takut sedikitpun".


Kecuali lo mau pindah sekolah ke luar negri baru gue takut itu terjadi.

__ADS_1


"Asik banget ya jalan sama bos muda hehee".


Bukan hanya balon yang Elvan dan Rena beli, Elvan memberi makannan dan sedikut uang jajan pada kelima anak penjual tissu di sana.


Kebahagiaan dari lima anak itu sangat terpancar gelak tawa dan senyum nya terlihat dan terdengar.


"Beruntung kita ya kak".


"Iya kasian mereka, makanya harus bersyukur nurut sama mama papa lo, jangan suka makan yang aneh aneh terus, harus ingat kesehatan".


"Hehehee kemaren khilap habisnya lagi cemburu".


"Cemburu apa lagi".


"Cemburu liat lo lagi sama cewek di perpus mana deket banget lagi duduknya".


"Gue lagi bahas buat persiapan pelulusan nanti, otak tu makanya dipake jangan suka nyimpulin yang aneh aneh".


"Lo janji dulu kalau lo punya gue doang, gue punya lo kak".


"Hmmmm".


"Gak mau jawabnya hmmm doang gak mau gitu, jawab yang benar".


"Ck, mending ke pantai yuk mumpung baru jam lima".


Haihh suka sekali mengalihkan pembicaraan, Elvan gengsi banget orangnya.


Katanya gak suka tapi giliran orangnya mau pergi sampe rela relain gak tidur semalaman buat membelok semua data data untuk keberangkatan nya.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Happy reading❤❤❤


__ADS_2