JODOH YANG TIDAK TERDUGA

JODOH YANG TIDAK TERDUGA
(Sayang) Racun Bagi Gavin


__ADS_3

Alana Risa dan Sena menjadi nyamuk, Nesya berbeda jika di dekat Gavin begitupun Gavin yang berubah 180° jika bersama Nesya.


"Mas aku kenyang kamu yang habisin ini ya".


"Saya juga sama sudah kenyang Sya", Gavin menggeleng.


Dari tadi dirinya menghabiskan makannan Nesya terus.


"Mas gak boleh buang buang makannan pamali".


Ya Tuhan, dirinya yang makan gue yang abisin dari tadi batin Gavin.


"Aku suapin deh ya sayang".


Racun bagi Gavin kalau Nesya sudah mengucapkan kata sayang padanya, sebab bisa di hitung berapa kali Nesya memanggilnya sayang.


Mau tidak mau nanti jika tidak mau akan di ungkit sampai minggu depan, dengan alasan sudah di manisin sudah di baikin sudah di sayang tapi gak sayang balik, kalau sayang ya harus nurut.


"Ya suapi saya, kedua tangan saya sedang sibuk", Gavin sedang mengerjakan pekerjaan nya.


"Baik Daddy, terimakasih udah sayang sama mami", Nesya menirukan suara anak kecil sambil mengelus perutnya.


Sumpah ketiga sahabat Nesya ingin menghilang saja dari sana, lama lama geli juga dengan tingkah dua sejoli yang ada di depan mata.


"Sen Ris ke toilet anter gue yuk".


"Nah gue juga mau ke toilet nih Lan", saut Sena.


Akhirnya mereka keluar dari ruangan Gavin dari tadi sudah mencari cara, ngimana caranya agar mereka bisa keluar dari sana tanpa di cegah oleh Nesya.


"Bayi gedenya mami, kamu tambah embul ya mas".


Gimana badan gue gak tambah lebar, sisa makan dirinya selalu gue yang habisin, sedangkan olah raga sudah gue lupanin, batin Gavin.


"Kamu masaknya enak terus".

__ADS_1


"Iya aku udah hampir 1 minggu gak masak".


"Gak apa apa jangan terlalu capek pulang kuliah nemennin Elvan main terus masak, itu capek sayang".


"Aku senang jalannin nya mas, apalagi kalau liat suami sama anak lahap makan, dari dulu belajar masak karena cita citaku kalau sudah nikah ya manjain lidah suami dan anak".


"Iya terimakasih sayang", mengelus kepalan Nesya dengan lembut.


"Sama sama suamiku".


Nesya memeluk Gavin, waktu mereka mesra memang hanya di ruangan Gavin jika tidak ada orang dan di tempat tidur,


.


Huwhhh "Aman", ucapnya serempak sambil tertawa setelah keluar dari ruangan Gavin.


Ketiganya memilih masuk lagi ke kelas, perut kenyang enaknya tidur sambil menunggu jam mata kuliah ketiga.


Alana baru saja mendaratkan bokongnya ke kursi, ponselnya sudah bergetar bertanda ada pesan masuk.


Cowok Aneh: 📩 Bagaimana makannan nya enak?


Cowok Aneh: 📩 Semangat kuliahnya cantik😍.


Alana membalas pesan dari Benny kali ini.


Cowok Aneh: 📨 Sudah.


Cowok Aneh: 📨 Enak, Terimakasih, lain kali jangan repot repot kalau diri sendiri tidak ikut makan.


Cowok Aneh: 📨 Ya.


Maaf gue masih belum bisa membuka hati, menurut gue ini terlalu cepat, entahlah gue juga bingung maunya apa ini hati, batin Alana.


Di luar dugaan Alana, Benny malah mengirimkan foto dirinya yang sedang meeting melalui zoom.

__ADS_1


Cowok Aneh: 📩 Syukur kalau sudah.


Cowok Aneh: 📩 Aku ada meeting cinta, Benny melampirkan foto sefi dirinya bserta laptop yang menyala mengarah pada 11 orang disana.


Cowok Aneh: 📩 Aku cuma memberi tahu kalau gak suka fotonya langsung hapus saja ya.


Ternyata kalau mode serius lumayan cakep ni orang, batin Alana setelah melihat foto Benny dengan pakaian pormalnya.


.


Benny yang berada di apartemennya tersenyum senang, lumayan ada kemajuan Alana mau membalas pesannya.


Alana Cantik❤: Katanya meeting ngapain pegang ponsel


Alana Cantik❤: Ya


Alana Cantik❤: Sudah lanjutkan saja meeting nya.


Alana Cantik❤: Saya sudah ada dosen.


Huhuyyy Benny bersorak ria sampai lupa diri kalau sedang meeting bersama karyawannya.


Meningkat dalam waktu 1 minggu ini Alana sudah mau membalas pesannya dan bilang bahwa dirinya sudah ada dosen masuk, Setidaknya ada sedikit peluang untuknya.


.


.


.


.


.


Happy reading❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2