
Nesya dan Elvan lebih dulu pamit keluar dari tempat itu, lebih tepatnya Nesya tidak nyaman dengan peria asing yang terus memperhatikannya.
"Lana, Ris, Sen gue duluan pulang ya, lo pada masih mau nonton kan?".
"Iya mau nonton dulu tadinya tapi pas sini agak malas, kayanya kita juga pada mau pulang deh Nes", ucap Alana.
"Iya Nes, kek nya kita juga pulang takut my bunda ngambek kalau gue kesorean pulangnya apalagi kalau tau gak sama elo", saut Sena.
"Yaudah kalau gitu gue duluan ya".
"Lo udah di jemput doi?", Alana tau Nesya tidak nyaman sebab dari tadi wanita itu terlihat gelisah.
"Udah bentar lg sampe katanya".
"Yaudah hati hati bumils sayang, ponakan tampan aunty juga hati hati ya jagain Mami cantiknya".
"Siap aunty", senyum Elvan.
Nesya dan Elvan setelah pamit mereka langsung menuju ke tempat perjanjian dengan Gavin yang akan menjemput.
10 menit menunggu Gavin masih di jalan sebab macet karena memang waktunya pulang kantor juga.
"Hay belum pulang?", dengan gaya sok akrab nya, Benny tersenyum manis.
Ya peria asing itu bernama Benny yang baru saja pulang setelah merantau 10 tahun ke negara Turki.
"Ehh iya masih nunggu suami terjebak macet", ucap Nesya hanya melirik sekilas.
"Bareng saya boleh saya anter, takutnya pegal nunggu di sini", tawarnya.
"Oh tidak terimakasih", terpaksa Nesya memberi sedikit senyum nya pada peria asing itu.
Ampun tuhan manis imut banget nih cewek, gila bisa bisanya gue jatuh cinta pada pandangan pertama sama istri orang lagi.
Siapa sih cowok yang beruntung mendapatkan nih wanita manis imut cantik juga, badan mungil lagi tidak terlihat sudah punya anak ko masih seperti gadis.
__ADS_1
"Takut lama nungguin suaminya, ibu hamil tidak boleh terlalu lama berdiri".
"Om mending pulang saja sana", usir Elvan sudah mulai kesal, kekesalannya sudah iya tahan dari tadi.
"Sayang pintar anak mami tidak boleh seperti itu ya itu tidak baik", Nesya memeluk Elvan menyandarkan pada perutnya.
Meskipun Nesya juga kesal pada peria itu.
"Hahaa tidak apa apa namanya juga anak kecil masih bisa di maklum", Benny terkekeh, padahal dalam hatinya mendidih bisa bisanya dirinya di usir oleh bocah.
"Daddy masih lama", panggilan Elvan terhubung menggunakan jam tangannya.
"Sebentar boy Daddy sudah dekat, kamu sama mami aman kan?".
"Aman Dadd hanya saja tiba tiba ada laler yang menyebalkan".
Gavin terkekeh, tau anaknya sedang sebal pasti ada laki laki yang berusaha mendekati istrinya, bapak dan anak itu sudah punya kode komunikasi.
"Mami aman kan boy tidak terkena laler itu".
"Mana mau mami sama laler Daddy ada ada saja".
Hahh Nesya merasa heran sejak kapan bapak dan anak ini kompak banget, terus sambungan tlpon menggunakan jam tangan haihhh dirinya ketinggalan info.
Terus apa tadi laler, mami tidak akan mau sama laler maksudnya apa, perasaan di sini tidak ada laler dari tadi.
"Yasudah kalau suaminya sudah sampai saya permisi", ucap Benny.
Huwhhh merasa kesal, maksud bocah itu apa laler, Benny merasa dirinya yang menjadi perumpamaan laler itu.
"Iya silahkan", Nesya menunduk.
Tidak lama mobil Gavin sampai, langsung keluar membuka kan pintu untuk istri dan anak nya.
"Senang?", tanya Gavin setelah menjalankan mobilnya.
__ADS_1
"Lelah", keluh Nesya.
Andai dirinya tau akan lelah seperti ini, sudah di pastikan tidak akan jalan mengelilingi mall.
"Kan tadi sudah saya peringatkan", Gavin mengelus kepala Nesya dengan lembut menggunakan tangan kirinya.
"Gak tau kalau bakalan selelah ini, kan udah biasa muter mas".
"Mungkin karena sekarang ada babby di perutnya Sya", Gavin tersenyum.
"Iya kali ya", Nesya mengelus perutnya.
"Hay boy, kenapa diam saja?", Gavin melirik anaknya melihat dari pamtulan kaca".
"Tidak ada Dadd aku hanya merasa gerah".
"Anak sama bapak sama gak bisa nerima orang asing langsung emosi", celtuk Nesya.
"Ada siapa tadi memangnya?", tanya Gavin.
"Gak tau orang gak jelas tiba tiba datang, aku gak begitu bicara tadi Alana Risa sana Sena yang bicara dengannya".
"Cakep istriku", Gavin terkekeh.
Heyy merasa bangga dong istrinya tidak gampangan, Nesya memang tipikal orang yang susah sekali kenal dengan orang baru apalagi menurutnya orang itu kurang sreg di hatinya.
Bahkan dulu sebelum bersahabat dengan ketiga sahabatnya juga memerlukan waktu 1 tahun di bangku SMA.
Tapi jika sudah kenal dan akrab akan keluar bagaimana sipat peribadinya.
.
.
.
__ADS_1
.
Happy reading❤❤❤