
1 meja makan penuh dengan pesannan Nesya, mama Diana menggelengkan kepala bingung bagaimana cara ngabisinnya.
"Nak ini banyak sekali loh", Ayah Ardi berkomentar.
"Makannan nya enak semua Yah jadi Nesya bingung tadi pilih yang mana".
"Seharusnya pilih salah satu yang paling srek ke hati sayang", bukan tidak bisa membayar hanya saja bingung ngabisinnya porsi besar semua lagi, batin ayah Ardi.
"Sudah jangan di permasalahkan biarkan saja Di".
"Papa emang baik banget, Masya Allah do'a Nesya terkabul punya mertua baik heheee".
Iya deh iya yang punya mertua baik, gimana cara makannya coba gue liatnya aja udah eneg, batin Gavin.
"Iya sayang makan yang banyak pilih yang enak", mama Diana pasrah.
Benar saja Nesya makan dengan kalap seperti tidak makan 2 hari 2 malam.
Gavin sampai menggeridik ngeri melihat istrinya makan, sampai makan yang ada di piringnya juga tidak habis.
Yang lainnya hanya melihat saja bahkan papa Aditya membantu memecahkan kepiting besar yang mau Nesya makan.
"Mih itu abis semua?", tanya Elvan sambil bengong.
"Iya enak banget sayang mau cobain gak?".
"Nggak mih terimakasih, mami aja yang makan", cengir Elvan.
Katanya jijik sama kepiting tapi ko ini makan banyak banget kepiting besar lagi, ahhh ingin sekali Elvan bicara seperti itu tapi iya urungkan.
Yang lain hanya diam ngobrol setelah makan sambil sesekali memperhatikan Nesya yang masih makan.
__ADS_1
Tidak lama Nesya selesai makan, wanita itu langsung ijin ke toilet karena kekenyangan mungkin jadinya minta langsung di keluarkan.
"Vin apa dia suka marah marah?", tanya Ayah Ardi.
"Bukan lagi Yah, akhir akhir ini ngambek terus".
"Percis Bundanya dulu, coba cek ke dokter atau pakai alat siapa tau, kalian tidur bersama kan?".
"Maksudnya apa Di?", bingung papa Aditya.
"Maksudnya mas, menantuku hamil atau apa?", mama Diana sampai melotot girang.
"Ya semoga Bundanya juga dulu seperti itu".
"Yessss pah kita punya cucu lagi", aaaa girangnya mama Diana sambil tepuk tangan.
Hahhh Gavin masih blank belum konek, gila gue mau punya anak, gila istri gue mengandung, sumpah gue masih gak nyangka bakalan secepat ini tambah anak, batin Gavin masih dengan lamunnan nya.
"Gavin kenapa?", tanya mama Diana.
"Apa kamu tidak senang Vin?, atau kalian tidak pernah melakukannya selama ini".
"Ayah maksudnya apa?, saya kaget campur senang kalau memang Nesya hamil sudah pasti anak Gavin tapi rasanya ini seperti mimpi".
"Cobe cek aja dulu, ayah juga tidak bisa memastikan hanya saja caranya dia makan dan tingkah lakunya seperti bundanya pas ngidam dia dulu".
"Iya Yah, besok saya akan membawanya ke dokter".
"Syukur kalau mau tambah cucu emang itu yang Papa mau", kebahagiaan terpancar dari raut wajah papa Aditya.
Ini cucu sah secara agama dan negara, bukan tidak sayang sama Elvan bahkan sayang banget, hanya saja kelahiran Elvan dulu tidak di rencanakan dan beliau sangat benci dengan ibunya Elvan.
__ADS_1
Nesya duduk lagi di samping Gavin setelah keluar dari toilet, "Mas mual", ucapnya, sambil meringsut semakin mendekat pada Gavin.
Gavin dengan cepat mengusap usap pundak Nesya, "Minum dulu", memberikan teh hangat pada Nesya.
"Makasih mas", mengusap usap dadanya, rasa eneg semakin bertambah.
"Ko bisa mual sayang", mama Diana sampai bangun dari duduknya mendekat pada Nesya.
"Kebanyakan makan kali mah", ucapnya sedih.
Tidak ada yang bicara dan menyalahkan karena makan banyak sebab takut Nesya tersinggung akhirnya ngambek.
"Gimana Yah?", bingung Gavin, bertanya pada ayah Ardi.
Meskipun sudah punya anak 1 tapi pengalaman mengurus ibu hamil belum pernah Gavin lakukan.
"Pesankan jus kedongdong Vin, mau gak jus kedongdong?", tanya ayah Ardi pada Nesya.
Nesya mengangguk, "Mau Yah sepertinya itu seger".
Dengan cepat Gavin memanggil waitres memesan jus kedongdong, tangannya masih setia mengusap usap punggung Nesya.
Tidak lama jus itu datang, Nesya langsung meminumnya lagi lagi minuman itu hanya beberapa kali di minum langsung tandas.
Elvan sangat anteng memang sejatinya anak itu sudah dewasa sejak dini, tidak merepotkan atau minta yang aneh aneh hanya diam memperhatikan orang dewasa, soal hamil hamil atau ngidam dan apalah Elvan tidak tau dia akan cari tau sendiri nanti.
.
.
.
__ADS_1
.
Happy reading❤❤❤