JODOH YANG TIDAK TERDUGA

JODOH YANG TIDAK TERDUGA
Punya Gue


__ADS_3

Di pusingkan karena tidak jadi berangkat lebih baik Rena pergi ke rumah mami Nesya yang selalu rame rumahnya.


"Assalamualaikum", seperti biasa dengan suara yang tidak ada canggung canggungnya.


"Walaikum salam, ehhh udah sampe Rena, sini sayang udah makan belum?".


"Mami aku gak jadi berangkat".


"Ohh iya mami lupa, kan kata mami juga apa ngapain sekolah jauh jauh".


Nesya tidak mengetahui kelakuan anak nya, mungkin jika dirinya tau entah sudah di jewer kuping Elvan.


"Mami sama yang lain baru aja selesai makan, makan sana Elvan juga belum makan gak keluar keluar dari kamar dia".


"Tumben biasanya olah raga ini kan libur".


"Mami juga gak tau".


"Daddy Assalamualaikum".


Daddy Gavin sekarang sudah terbiasa mendengar teriakan atau panggilan keras dari masing masing anak anak nya.


"Walaikum salam, heii gak jadi berangkat kata papa kamu, mau nganterin kamu hari ini".


"Gak tau Dadd tiba tiba visa sama paspor tidak bisa di pakai tiket juga hangus tiba tiba".


Ck Gavin sedikit menyunggingkan senyum nya, langsung tau siapa dalang dari ini semuanya.


"Tandanya gak boleh pindah itu, kalau kamu jadi pindah nanti ada yang galau".


"Udah sayang bangunin kak Elvan sana kalian pada makan dulu ini udah mau jam 2".


Setelah mengiyakan Rena langsung menaiki tangga.


Nesya langsung menarik tangan suaminya, butuh penjelasan sepertinya ada yang di sembunyikan.


.


.


"Woyy bangunnnnnnnnn".


"Berisik lo, ngapain kesini".


"Kak gue mau cerita kalau gak bisa dan gak jadi pergi, huhuuuw sedih banget gue".


"Ya terus apa masalahnya sama gue".

__ADS_1


"Lo gak asik kak gue lagi sedih juga".


"Sini naik", Elvan menyuruh Rena naik ke kasurnya.


Dengan cepat Rena naik dan memeluk Elvan, "Mau di peluk dong", pintanya.


"Ck banyak maunya banget dasar cebol".


"Hehehee gue lagi sedih gini marah marah mulu".


"Cerewet sih".


"Laper padahal, dari pagi nangis terus".


"Ya suruh siapa nangis", Elvan memeluk Rena dengan erat.


Entah gue juga gak tau sama perasaan gue sekarang, yang jelas setelah dengar dan tau lo mau pindah sekolah dan pergi jauh dari kehidupan gue, gue marah gue gak mau lo pergi, hari hari gue sepi tanpa teriakan lo lagi Na.


"Gagal move on kalau gini, wangi banget sih padahal masih pake baju tidur kayanya belom mandi deh".


"Geli Na", Elvan mengeliat geli karena Rena menelusupkan kepa ke dadanya, sambil terus mengendus ngendus bau wangi tubuhnya.


"Besok kalau sudah bisa di perbaiki semuanya gue langsung pergi ya kak".


Cih tidak akan gue ijinnin lo pergi, batin Elvan.


"Makan yuk tapi gue mau mandi dulu".


"Gue mandi dulu bentar ya, habis makan kita pergi yuk jalan kemana aja, lo pake jens kan kita bawa motor".


"Mau banget,,,,,,,, ada angin apasih tumben baik, aaa lo jangan bikin gue tambah cinta kak".


"Bawel tunggu sini gue mandi dulu bentar".


"Mau ikut".


"Ayo", senyum Elvan.


Aaa manis banget senyumnya babang, bukannya lupa gue malah tambah cinta kalau gini terus.


Elvan masuk ke kamar mandi dengan senyum nya, "Ahhh gila gue lama lama", rutuknya.


Tidak perlu banyak waktu Elvan mandi hanya 10 menit, keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk sebatas pinggang.


"Aaaa mesum kakkkk kenapa gak pake baju dulu sih".


"Nanti juga biasa", dengan santainya Elvan melewati Rena.

__ADS_1


"Haihhh es balok ternyata mesum juga".


"Hal wajar, gue cowok ".


"Kita belum bisa bikin anak kak hahahaaa".


"Gue sih bisa sekarang juga".


"Ihhhh najis sumpah lo kak, kepentok apa sih pala lo ini tiba tiba mesum".


Tanpa meladeni Rena ngoceh Elvan dengan cepat mengganti baju dan siap siap, mengambil 2 jaketnya.


"Udah laper banget ya?, habis makan kita langsung pergi".


"Mau kemana".


"Gue lagi baik hati kali ini mau ajak lo jalan biar gak sedih lagi gak jadi berangkat kesana".


"Bilang mau kemana dulu, belum ijin mama".


"Gue yang ijin nanti sama Om dan tante".


"Ini dalam artian ngedate atau apa sih?".


"Serah lo mau anggepnya apa".


"Gak boleh cakep cakep coba tu muka, gue gak mau lo di liat orang terlalau cakep gini kak, nanti semakin banyak saingan gue".


"Udah cetakan dari sananya".


"Pake masker, topi dan kacamata pokonya cukup gue yang liat lo setampan ini".


"Ck banyak banget suruhannya".


"Serah gue lah, lo punya gue hari ini titikkkk".


Selamanya bakalan punya lo terus cebolllll astaga sumpah cerewet banget, kalau jadi isteri bisa pecah pala gue saking pusingnya ngadepin dia.


Apalagi sih gue ini pikirannya ck, Elvan kesal dengan dirinya sendiri.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Happy reading❤❤❤❤


__ADS_2