JODOH YANG TIDAK TERDUGA

JODOH YANG TIDAK TERDUGA
Bahagianya Kalian Bahagia Saya


__ADS_3

Gavin Nesya dan Elvan bergandengan tangan mereka benar benar terlihat keluarga yang sangat harmonis dan bahagia, mencoba setiap wahana yang ada bahkan jangankan Elvan Gavin juga pertama kali ke tempat wisata ini meskipun dari dulu sudah terkenal namanya dan tempat wisatanya.


Salah satu tempat wisata yang mereka kunjungi Ancol, pertama masuk mereka ke sea world, keluar dari situ masuk ke dolphin show lagi dan kini sedang berada di pasar seni.


"Asik juga ya Mih", ucap Elvan yang tidak terlihat kelelahan sama sekali.


"Baru ke sini Van?", tanya Nesya.


"Iya Mih".


"Jangan bilang kamu juga baru kesini dan ini pertama kali mas".


"Yah kau benar", Gavin terkekeh.


Astaga gue kira orang kaya bebas mau kemana aja namanya juga banyak duit kan tinggal poya poya mencoba setiap wisata, batin Nesya.


"Haihhh aku kira kamu sering ke sini mas, sore kita nanti ke pantai nya ya, pantai di sini bagus banget sunset nya".


"Pantai itu yang ada pasirnya itu ya Mih?".


"Iya sayang nanti kita main pasir".


"Itu terlihat jorok Sya, saya tidak mengijinkannya".


"Ya Allah mas", huhhhh gedeg juga lama lama, dari tadi Gavin selalu komplen jika tepatnya berantakan, namanya juga tempat umum mau gimana lagi.


"Kali ini kita jangan dengarkan Daddy ya Van".


"Saya takut kalian kena kuman, bakteri atau virus", konyol memang.


"Apa sih mas", saking sudah gemasnya Nesya mencubit pinggang Gavin.

__ADS_1


"Sakit Sya", padahal sakitnya tidak seberapa namun gelinya lumayan terasa.


"Cari jajan lagi yuk Van", malas juga mendengarkan bapak bapak dari sejak pertama kali datang selalu bilang ini jangan ini juga jangan.


"Ayo Mih".


Semangatnya Nesya dan Elvan langsung mengunjungi gerobak sosis bakar yang harganya sudah tertera di sana 15000.


Nesya membeli 4 sosis dengan uang 100 ribu lagi lagi kembaliannya tidak di ambil, Gavin melongo lagi dengan tingkah istrinya selain doyan jajan recehan doyan menunda sisa uang jajan nya di setiap pedagang juga.


Tidak masalah hanya sepuluh atau dua puluh ribu baginya, hanya saja caranya Nesya bersedekah sangat unik menurut Gavin.


"Gak apa apa kan mas", cengir Nesya.


"Tidak jadi masalah hanya saja cara kamu itu unik".


"Ini makan, udah buka aja itu masker sama kacamata untuk hari ini aku rela suamiku di lirik orang asal jangan di ambil aja".


"Lihat saja bahkan aku bukan menjambak nya lagi nanti, aku bisa membuat kakinya patah dengan satu tendangan dan tangannya hilang dengan satu pelintiran".


Haihhh Gavin menggeridik sendiri, masa iya Nesya bisa melakukan itu, batinnya.


Untung Elvan sedang membuang botol bekas minumnya jadi tidak mendengar ucapan Maminya yang berutal.


"Ngeri juga kamu Sya", Gavin terkekeh.


"Mangkanya jangan coba coba jika itu tidak mau terjadi".


"Tidak akan, Maminya Elvan dan anak anakku nanti hanya kamu dan akan terus kamu", gemas sendiri melihat Nesya makan sambil bicara.


"Mau ini", menyodorkan sosis yang dirinya gigit tadi.

__ADS_1


Meski sedikit ragu Gavin membuka masker, "Ini produk kita Sya kalau mau kamu tinggal datang ke pabriknya".


"Aku jadi penasaran sekaya apa sih kamu ini mas".


"Daddy punya pesawat sendiri juga Mih", celetuk Elvan, anak itu pokus ke sosis yang dirinya makan lagi, Elvan sangat pintar makan tidak pernah acak acakan tidak belepotan meskipun saus mayo banyak di sosis itu, tapi Elvan makan dengan rapih.


"Benar mas?".


"Heem", Gavin mengangguk.


"Mau cobain naik dong boleh gak".


"Itu sekarang punya kamu sama Elvan, bebas kalian mau pergi kemana".


"Nanti liburan kita ke bali ya", ahhh bahagianya aku punya suami kaya raya, saking bahagianya Nesya menepukan tangan nya sendiri senyumnya mengembang.


"Saya akan atur jadwalnya dari sekarang, tidak mau ke luar negri?", tawar Gavin.


"Mau tapiiiii hmmm nanti aja deh kalau ada waktu lagi kali ini mau cobain pesawat punya suami dulu".


Bahagianya kamu bahagia saya Sya, terimakasih sudah hadir di tengah kami, apapun akan saya lakukan demi kebahagiaan kalian untuk menebus dosa saya selama ini terutama untuk kamu Van, Daddy akan berusaha menuruti apapun yang kamu inginkan.


.


.


.


.


Happy reading❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2