KAWIN KONTRAK

KAWIN KONTRAK
BAB 111


__ADS_3

" Apa kamu sudah bicara dengan Dimas ?"


Arya yang tengah sibuk dengan laptop di depannya , berhenti sebentar , menatap ke pintu ...Ardi sudah berdiri disana yang langsung berjalan masuk dan menutup rapat pintunya .


" Sudah Pa ."


" Kalian bertemu langsung ?" Tanyanya lagi .


Arya mengangguk .


" Lalu ..."


" Dia membuat kesepakatan ."


Ardi menatapnya lekat .


" Kalau mau dia tidak menyebarkan kontrak itu ke publik ...aku harus melepaskan Luna ."


" Luna ..." Ardi terkejut mendengarnya ." Kasih dia uang , bukankah itu pasti dia tertarik .


Arya menggeleng ." Dia tidak mau uang , hanya mau Luna kembali padanya .


Ardi mengusap keningnya , lalu duduk di kursi .


" Dia memberikan waktu seminggu untuk berpikir ." Lanjut Arya .


Ardi masih diam .


" Berarti keputusan kapan ?" Tanyanya kemudian .


" Hari Minggu ."


" Keputusan kamu ?" Tanya Ardi lagi .


Arya menatap Papanya yang nampak menunggu jawaban darinya .


" Papa juga pasti tahu , nggak perlu aku ngomong kan ..."


Ardi mengangguk . " Tapi kita nggak tahu ...saat berita ini menyebar bagaimana reaksi orang sama kamu , apa kamu siap menghadapi dampak terburuknya ....?"


Arya menarik nafas panjang , menutup laptop di depannya , lalu menyandarkan punggung di kursi .


" Mau tidak mau aku harus mempersiapkan diri ..." Ucapnya sambil menutup wajah dengan telapak tangan .


" Semua ini tidak seperti yang kamu bayangkan ,bisa jadi lebih buruk ...ingat kamu sudah berusaha keras membangun karier sendiri dan membuat perusahaan melejit seperti sekarang dan ...akan hancur begitu saja karena satu kesalahan ...kamu yakin siap ?" Tanya Ardi memastikan .


Arya menatap yakin ." Aku akan lebih hancur kalau sampai kehilangan Luna ." Ucapnya pelan .


*****


" Sini perbannya dilepas ya ." Mereka sedang di kamar , kondisi Sasa sendiri sudah semakin membaik sekarang .


Sambil melepaskan perban , kemudian membersihkan bekas lukanya , pergelangan kaki Sasa memang masih sedikit bengkak .


" Aku nggak bisa sekolah lama ya , Ma .." Seru Sasa kemudian .


Walaupun sehari saja di rumah sakit , cukup membuatnya sangat bosan .


" Makanya , Sasa harus nurut apa yang dibilang dokter ...biar kakinya cepat sembuh terus bisa ke sekolah lagi ."

__ADS_1


Sasa mengangguk .


" Kok manyun gitu cucu Oma ..." Karina sudah berdiri di depan pintu .


" Sudah mulai bosan dia , Ma ...nggak ketemu teman-temannya ." Jawab Luna .


Karina mendekat .


" Besok juga sembuh ..." Hibur Karina , tapi Sasa tetap saja manyun .


" Atau mau Oma buatin brownies ?" Tawar Karina lagi .


Sasa langsung menatapnya ." Mau Oma ." Ucapnya antusias . " Tapi aku mau lihat .." Tambahnya .


" Sudah bisa jalan ...?" Tanya Karina Ke Luna .


" Udah Ma ."


Luna membantunya berdiri dan memang masih sedikit pincang .


" Mau buat sekarang ?" Tanya Karina .


Sasa mengangguk .


" Ya udah yuk ." Ajaknya .


Luna menuntunnya keluar dan Sasa menurut untuk mau berjalan pelan-pelan .


Mereka bertemu dengan Ardi dan Arya di ruang makan .


" Mau kemana ini ?" Tanya Ardi .


" Oh ya ...Opa mau juga deh ."


" Tapi Opa jangan banyak-banyak , nanti aku nggak kebagian ." Cetus Sasa .


Ardi terbahak mendengarnya .


Luna menatap Arya yang berdiri di depannya . Mungkin senyuman di bibirnya menunjukkan tidak sedang terjadi apa-apa , tapi matanya tidak bisa berbohong , ada sesuatu yang mengganggu pikirannya .


Ia jadi teringat cerita Kinan waktu di rumah sakit , apa benar itu semua dan Arya akan membuat keputusan sendiri tanpa menceritakan padanya .


" Mia , bantuin buat brownies ya ." Ucap Karina melihat Mia keluar dari dapur .


" Baik Bu ."


Sasa sudah berjalan lebih dulu ke dapur , lalu Mia berbalik menyusulnya .


Dilihatnya Arya membalikkan badan dan berjalan ke kamar .


Luna mengikuti di belakangnya .


" Mas kamu kenapa ?" Tanya nya begitu mereka berdua di kamar .


Arya menatapnya ." Nggak papa ."


" Ada yang dipikirin ?"


" Nggak ada ." Arya mengusap bagian belakang lehernya ." Cuma lagi banyak kerjaan aja ." Lalu duduk di sofa .

__ADS_1


" Mau aku buatin teh atau apa gitu .." Tawarnya .


Arya menggeleng , lalu menarik tangan Luna dan membawanya duduk berhadapan .


" Pusing ?" Tanya Luna sambil mengusap keningnya .


Lagi-lagi Arya hanya menggeleng , lalu mendekat dan membenamkan kepalanya di dada Luna . Satu hal yang menjadi kebiasaan di saat hatinya merasa tak nyaman , setidaknya ini sedikit membuatnya tenang .


" Mas , aku buatin coklat panas ya ."


" Nggak mau ."


" Terus ?" Tanya Luna lagi sambil mengusap punggungnya .


" Nggak mau apa-apa ."


Arya lalu menegakkan badannya dan mendekatkan wajah mereka , tak ada yang dilakukan , hanya menatapnya .


" Kenapa ngelihatin gitu ..." Seru Luna heran .


Arya tak menjawab .


" Mas ..." Panggilnya lagi .Ia tahu Arya tak akan menceritakan apapun soal Dimas dan mungkin lebih baik ia mencari tahu sendiri soal itu .


" Oh ya , aku masih punya hutang sama kamu ." Ucap Luna , mengalihkan pembicaraan , setidaknya Arya bisa melupakan sejenak masalah ini .


" Hutang apa ?" Tanya Arya bingung .


" Soal kado waktu itu ?"


" Kado ?" Tanya Arya ulang .


Luna mengangguk ." Bukannya kamu bilang mau memikirkan dulu ,sekarang sudah ada jawabannya ...,?"


" Apa ya ..?" Arya malah diam pura-pura berpikir ." Nggak usah deh ." Jawabnya .


" Kok nggak usah ..." Luna manyun ." Iya , apapun kadonya , nanti aku belinya pakai uang kamu juga kan ...?"


Arya terbahak mendengarnya . " Nah itu tahu ..." Balasnya .


" Ya udah deh ..." Ucap Luna akhirnya .


Tiba-tiba Arya mengangkat tubuhnya .


" Mas mau apa ?"


Arya menidurkannya di kasur .


" Mau ngapain ini masih sore ." Seru Luna .


Arya tertawa , lalu berbaring di sampingnya .


" Emang kenapa kalau masih sore ?" Tanyanya balik , lalu mulai membuka kancing baju bagian atas yang dikenakan Luna .


Disaat Arya mendekapnya ,Luna melingkarkan tangan di leher suaminya .


Setidaknya cuma ini yang bisa dilakukannya , apapun masalah yang di hadapinya sekarang , semoga bisa dilewatinya .


Semua yang terjadi juga karena kesalahan mereka berdua , jadi apapun itu , ia harus bisa membantu menyelesaikan semua .

__ADS_1


__ADS_2