
Ceu sinta menarik lembut tangan hana ke ruangan yang cahaya nya remang remang dengan lampu kelap kelip di atas sudut ruangan
"neng, nanti kamu di dampingi mas bayu ya, mas bayu ini yang akan memberi arahan neng bekerja. Untuk tempat tidurnya nanti dia juga akan mengantarkan neng ke tempat pegawai beristirahat "
Ceu sinta mempertemukan hana dengan bayu selaku penanggung jawab tempat nya bekerja
"iya ceu "
Hana mengangguk
"ya sudah neng, ceuceu mau pulang dulu ya. Mudah mudahan neng betah disini "
Ceu sinta mengelus tangan hana
"Bayu, saya titip neng hana ya, dia sangat pemula belum mengerti apa apa.
Oh iya saya belum memberi tau kalau neng hana ini seorang janda"
Ceu sinta menatap bayu
"iya ceu, nanti saya akan menjaga nya, saya juga akan mengajari nya dengan baik "ucap bayu yang berjalan berdampingan dengan ceu sinta menuju pintu keluar, meninggalkan hana yang masih berdiri .
Tak berselang lama bayu kembali masuk menghampiri hana, mengajak nya berjalan melewati lorong dengan beberapa pintu, lalu bayu mempersilahkan hana masuk ke sebuah kamar yang di ikuti nya dari belakang.
"hana, untuk sementara kamu istirahat dulu disini.
Oh iya apa malam ini kamu sudah siap bekerja atau mau mulai kerja besok saja?"
"ssss saya istirahat dulu aja mas bayu, " hana terbata bata karena gugup
"tidak usah gugup, dan panggil saja saya bayu,
Ya sudah besok saya akan memberi tau pekerjaan mu apa saja , berdandan dan perpakaian sopan saja sebisa kamu . Sekarang saya keluar dulu, silahkan beristirahat"
Bayu berlalu meninggalkan hana di kamar yang terdapat kamar mandi di dalam nya.
Selepas kepergian bayu, hana mulai membuka tas nya yang berisi pakaian . Mengeluarkan pakaian untuk ganti dan seperangkat alat solat yang dia bawa dari rumah nya.
Hana membersihkan diri dan berganti pakaian , lalu menunaikan solat asar karena jam sudah menunjukan pukul 5 sore .
Sepanjang solat dia merasa sedikit terganggu dengan suara orang yang yang berisik. Ada yang tertawa ada juga yang berbincang dengan suara keras, apalagi suara musik yang terdengar berdegum .
Hana sedikit membuka pintu untuk mengintip ,dia penasaran dengan suara berisik orang dari luar, terlihat beberapa orang tengah berbincang bincang sedikit tak jelas akibat lampu yang kurang terang.
Hana sedikit kebingungan, saat pertama kali dia menginjak ke tempat itu dia mengira bahwa tempat itu adalah tempat jualan minuman seperti di tivi tivi , namun saat dia masuk malah dia mengira bahwa tempat itu seperti tempat kantoran dengan berdiri 2 orang security yang gagah dan tampan di samping kiri dan kanan pintu masuk.
__ADS_1
Dia berfikir lagi bahwa tempat itu kontrakan atau kost kostan yang elit dengan beberapa pintu, melihat penampilan bayu sebagai penanggung jawab tempat itu yang begitu rapih .
Dia juga melihat beberapa orang yang berlalu lalang masuk ke pintu pintu di sebrang kamar yang dia tempati juga di samping kiri dan kanan nya.
(wah.. Tempat ini sangat luar biasa , dari luar tidak terlihat kalau di dalam nya terdapat beberapa kamar, bahkan saat masuk hanya ada meja besar yang panjang dengan beberapa kursi di depan nya, sayang sekali disini gelap , hanya ada cahaya lampu yang kurang terang, Coba aja lampu nya di ganti sama lampu yang terang pasti enak )
Ucap hana sendirian
Semakin lama hana di dalam kamar, hana semakin merasa tidak nyaman dengan suara berisik yang tiada henti nya. jangan kan untuk istrirahat tidur, untuk silat saja dia tidak khusu, sekedar tiduran saja dia kaget kagetan mendengar suara musik yang berdentum lebih kencang dari sebelum nya,
Bahkan suara adzan pun tak dia dengar sama sekali karna suara musik yang begitu bedentum.
Karena terlalu lelah dan mengantuk, hana memaksakan dirinya untuk merapat kan mata nya, lalu ahirnya dia tertidur pulas tanpa di sadari nya .
Hana terbangun mendengar suara teriakan dari luar, segera dia mendekati pintu tanpa membukanya, dia hanya mendengarkan dari balik pintu jeritan perempuan dari luar
"aku tidak mau, tolong aku mam "
"kamu sudah menerima uang nya, dan kamu tidak bisa menolaknya begitu saja .
Bayu, saga! Bawa kembali dia ke kamar "
"baik mam "
Mendengar percakapan orang orang di balik pintu itu membuat hana ketakukan sampai jantung nya berdetak sangat kencang , dia tak berani berjalan dan tetap diam di balik pintu
Batin hana . Matanya melihat jam dinding yang ada di samping tempat tidur.
setelah merasa lebih tenang hana kembali duduk di atas tempat tidur, tiba tiba perut nya merasa lapar dan mengeluarkan suara
(aww.. Aku lapar sekali)
Ucap hana seraya menyentuh perut nya
Hana keluar membuka pintu dengan memakai baju tidur, dia berniat menemui bayu untuk membantunya mencari makanan di jam yang masih sangat pagi.
Dia mulai berjalan melewati lorong yang kiri kanan nya terdapat beberapa pintu, dia juga berpapasan dengan beberapa pasangan laki laki dan perempuan yang berpenampilan seksi dan terbuka, mereka yang berpapasan dengan hana melihat aneh penampilan hana namun hana tak menyadari nya, dia hanya fokus mencari bayu, orang yang mungkin bisa ia mintai tolong.
Hana terhenti saat mendengar suara musik yang begitu keras menurutnya, suara musik tersebut berarah dari ruang yang berada di depan nya, lalu hana memasuki ruangan itu dengan harap menemukan bayu.
namun bukan nya menemukan bayu, hana justru di buat bingung melihat orang orang yang berada di dalam nya yang sangat ramai juga karena penerangan yang minim membuat nya sulit menemukan orang yang di cari nya.
Hana mencoba melihat lihat beberapa orang di sekitar nya, tanpa dia sadari ada seseorang yang memperhatikan nya dari ujung meja . Hana terus berjalan hingga mendekati meja , matanya terus melihat ke segala arah mencari seorang bayu yang tak terlihat sama sekali .
"anak kecil jam segini cari minum? "
__ADS_1
Seorang laki laki muda berjalan mendekati hana dan menyapa nya , hana terperenjat kaget menyadari laki laki tersebut sangat dekat sekali dengan nya
"bukan mas, aku lagi cari makanan, kebetulan aku lagi cari seseorang untuk membantu ku membeli makan "
Ucap hana polos suaranya sedikit kencang
"oh.. Kamu lagi cari makan, ya bukan disini tempat nya cantik, kamu salah masuk "
Ucap lelaki yang mendekati hana
"aku baru datang kesini, jadi belum tau tempat mas "
Ucap hana masih sedikit kencang karena suara musik yang sangat kencang.
"tempat makan ada di sebrang sana, mari biar aku antar "
Ucap lelaki itu ikut bersuara keras , tangan nya menunjuk ke luar
"ya sudah boleh "
Hana berteriak lagi.
Lelaki itu berjalan lebih dulu, sementara hana mengikuti nya dari belakang. Mereka keluar dari bangunan tersebut lalu berjalan ke sebrang dimana ada gerobak bertuliskan nasi goreng .
Setelah sampai di depan gerobak nasi goreng, hana memesan 1 porsi nasi goreng dan satu gelas teh manis .
"mas mau makan juga? "
Tanya hana pada lelaki yang mengantarnya yang tengah duduk di kursi yang di sediakan tukang nasi goreng tersebut
"tidak usah, aku hanya mengantarmu saja "
Ucap lelaki itu
"ya sudah kalau begitu.
Pesanan nya itu saja ya bang "
Ucap hana pada tukang nasi goreng . Kemudian hana duduk di kursi samping lelaki itu
"oh iya, kita belum kenalan.
Namaku saka "
Lelaki yang bernama saka menyodorkan tangan pada hana untuk berjabat
__ADS_1
"nama ku hana "
Hana membalas jabatan tangan saka