
Arya diam .
Kinan berjalan masuk ...lalu duduk di depannya .
" Ada apa ?" Tanya Arya langsung .
Kinan menaruh box makanannya di meja , lalu membukanya .
" Ini tadi aku masakin ayam rendang ,kamu belum makan kan ?"
Kinan berniat menatanya di meja , tapi Arya langsung melarangnya .
" Stop ...nggak usah !" Sentaknya .
Kinan menatapnya . " Kenapa ?"
" Terima kasih tapi aku sudah makan ..."
Kinan menutup lagi box nya dan wajahnya terlihat kecewa .
" Apa maksud kamu datang kesini ?"
Kinan menatapnya lekat ." Aku hanya mau membawakan kamu makan siang ,mungkin Luna nggak akan sempat membuatkan makan siang buat kamu ."
" Ya sudah terima kasih ...kamu taruh situ aja , kalau memang masih ada yang perlu kamu bicarakan ...cepetan , aku mau ada tamu ."
Kinan masih menatapnya tak berkedip , seolah ia tak memperdulikan ucapannya tadi .
" Kinan ..." Panggil Arya lagi .
" Iya ...maaf , sebenarnya tadi aku mau mengajak kamu menemani ke acara kondangan ..."
Arya mengernyitkan alisnya ." Kamu nggak salah ?" Tanyanya heran .
" Mas ...tolong , kamu mau kan ?" Rayunya lagi , ia berdiri dan berniat mendekat .
" Stop ...!" Sentaknya ." Aku sudah muak dengan kelakuan kamu ,selama ini aku hanya membiarkan kamu dekat demi Sasa , kalau kamu memang punya tujuan lain , sebaiknya jangan pernah muncul lagi disini maupun di rumah ..." Kali ini Arya tak bisa lagi menahan emosinya .
Kinan menatapnya ,air mata mulai membasahi pipinya ." Mas tolong jangan bersikap seperti ini sama aku ."
" Memangnya kamu mau aku bersikap bagaimana sama kamu ?" Tanyanya balik .
" Kamu bilang sudah bisa memaafkan aku kan ..?" Tanya Kinan .
" Terus ...?"
__ADS_1
" Aku tidak bisa membohongi hati aku sendiri ..." Kinan mulai terisak ." Sejak kita bertemu lagi , perasaan itu muncul lagi dengan sendirinya ."
" Maksud kamu apa ?"
" Aku masih mencintai kamu , Mas ." Ucapnya pelan .
" Oh ya ...?" Tanya Arya ." Memangnya kemana pacar gelap kamu ?"
Kinan menatapnya tajam ." Aku sudah tidak bersama Dimas ."
Arya mencibirnya ." Apa karena dia sudah membuang kamu sekarang ?"
" Mas cukup ...aku sudah tidak mau berurusan dengan dia lagi ."
" Itu urusan kamu , aku nggak peduli ."
" Mas ...aku janji akan berubah , aku janji akan mengurus Sasa dengan baik ..."
Arya diam .
" Apa kita bisa memulai semua dari awal lagi ?"
" Nggak ...!" Sentak Arya .
" Tapi kamu sama Luna hanya karena Sasa kan ?" Tuntutnya lagi .
Kinan menatapnya dengan mata berkaca-kaca ." Aku nggak percaya itu ..."
" Terserah ...itu bukan urusan aku ." Arya menatap jam ditangannya ." Sekarang sebaiknya kamu pergi dari sini ,aku ada kerjaan ."
" Tapi Mas ..."
" Cukup ..!" Arya berdiri ." Kamu tahu kan pintu dimana , atau perlu aku panggil satpam untuk mengantar kamu keluar ."
Kinan terkejut mendengarnya ,dengan terluka dan malu ia membalikkan badan dan keluar .
Arya mengambil ponsel dan menelpon seseorang .
Tak lama Maya masuk ke ruangannya .
" Iya Pak ."
" Lain kali , kalau ada yang bernama Kinan mau bertemu bilang saya nggak ada ."
" Oh ya ." Arya menunjuk box makanan di meja ." Ini tolong bawa keluar , bisa kasih OB atau siapapun terserah kamu ."
__ADS_1
" Baik Pak ." Maya mengambil box makanan ." Kalau begitu saya permisi ." Maya keluar dan menatap wajah bos nya itu yang masih nampak marah .
*****
Malamnya ...
Begitu sampai rumah Arya duduk di atas tempat tidur , pertemuannya dengan Kinan selalu saja membuatnya kesal .
Apalagi reaksi orang kantor yang sebagian tahu status Kinan dulu ...alhasil ia mendengar sendiri kasak-kusuk mereka .
Mungkin mereka berpikir ada sesuatu dan pastinya akan menimbulkan pemikiran negatif tentangnya .
Sekarang ...Kinan sudah mulai berani menunjukkan niatnya yang tidak baik , meski dari awal ia sudah merasa akan menjadi seperti ini nantinya .
" Kamu kenapa ?" Tanya Luna yang sudah berdiri di depannya .
Arya menatapnya , lebih baik ia menceritakan semua ke Luna daripada nanti mendengar dari orang kantor dan bisa menimbulkan kesalahpahaman diantara mereka .
" Sini ..."
Arya menarik tangannya , meminta duduk di depannya .
" Kamu sakit ?" Tanya Luna sambil menyentuh keningnya .
Arya menggeleng .
" Kenapa ?" Tanya Luna cemas .
Arya diam dan hanya menatapnya tak berkedip .
" Mas ..." Panggil Luna lagi .
Arya melingkarkan tangannya di perut Luna , lalu membenamkan wajah di dadanya .
" Mas kamu kenapa sih ?" Tanya Luna semakin penasaran .
Arya hanya diam sambil memejamkan matanya , merapatkan pelukannya ...setidaknya hal ini membuat suasana hatinya kembali membaik .
Selang beberapa menit ...Arya mengangkat wajahnya .
Mereka duduk berhadapan .
" Ada masalah ?" Tanya Luna .
" Tadi Kinan datang ke kantor ."
__ADS_1
Luna membelalakkan matanya .