KAWIN KONTRAK

KAWIN KONTRAK
BAB 98


__ADS_3

Setelah beberapa saat , ia mundur perlahan . Mereka tak terusik sedikitpun .


Membalikkan badan lalu berjalan keluar .


Ia mengusap pipinya yang basah .


Di depan kamar Sasa , seseorang menatap tajam ke arahnya .


" Kinan , bisa kita bicara sebentar ..." Ucap Ardi serius .


Kinan mengangguk .


" Di ruang tamu saja ."


Ardi berjalan terlebih dulu , Kinan mengikuti di belakangnya .


" Duduk ..." Ucap Ardi mempersilahkan .


Kinan duduk di depannya , menaruh cangkir yang dari tadi di bawanya ke atas meja .


" Ada apa ya Pa ?" Tanya Kinan penasaran .


Ardi menatapnya ." Kamu tadi dari kamar Arya ?" Tanyanya langsung .


Kinan menatapnya kaget .


" Kinan ..." Panggilnya lagi .


" I...iya Pa ." Jawabnya sedikit gugup , melihat tatapan nya yang terlihat serius .


" Mau apa ?"


" Tadi Mas Yuda agak sakit , cuma mau memberikan teh jahe ini ..." Ucapnya sambil menunjuk cangkir di meja .


" Terus ...kenapa nggak kamu kasih ?" Tanyanya lagi .


Kinan hanya diam .


" Ada Luna disana ...?" Tebaknya .


Kinan mengangguk .


" Jadi apa kamu sadar kalau itu tidak pantas dilakukan ...?!" Nada suaranya mulai meninggi , membuat Kinan merasa semakin tak enak .


" Pa ...aku cuma mau ngasih ini aja nggak lebih ..." Ia masih berusaha mencari kebenaran .


" Buat apa kamu susah-susah membuatkan minuman buat Arya , dia sudah ada istri yang mengurusnya ..."


Lagi-lagi ia hanya diam , matanya mulai berkaca-kaca , ia tahu laki-laki yang pernah menjadi mertuanya itu sedang dalam kondisi marah .

__ADS_1


" Kinan ...saya mengijinkan kamu untuk bisa ke rumah ini lagi karena Sasa , bagaimanapun kamu itu ibu kandungnya , bukan untuk menganggu rumah tangganya Arya ."


Kinan mendelik ." Pa , aku kesini juga untuk Sasa ..."


" Untuk Sasa ...?" Tegas Ardi ." Tapi yang terlihat tidak seperti itu , kamu tidak berusaha untuk bisa dekat dengan Sasa , apa memang ada hal lain yang kamu inginkan disini ..?" Tuduhnya .


" Aku berusaha dekat dengan Sasa , Pa ...tapi kalau ada Luna , Sasa selalu menolak ...Aku sudah berusaha dengan berbagai macam cara ..."


Ardi menarik nafas panjang dan menyandarkan punggungnya di sofa .


" Itulah harusnya yang perlu kamu pikirkan , Luna bukan ibu yang melahirkannya ...tapi Sasa bisa begitu mudah dekat , sementara kamu ...harusnya kamu introspeksi diri ...kenapa sampai anak kandung kamu sendiri bersikap begitu ..."


Kinan diam sebentar .


" Iya Pa , aku tahu pernah berbuat salah , untuk itu aku ingin memperbaiki semuanya dan memulai semua dari awal ."


" Memulai dari awal ...maksudnya ?"


" Aku ingin memperbaiki semua kesalahan aku dulu , baik kepada Sasa maupun Mas Yuda ..."


Ardi menatapnya kaget ." Apa maksud kamu juga ingin memiliki Arya lagi ...seperti itu ...?"


" Iya ..." Jawab Kinan tegas ." Karena aku tahu , Mas Yuda menikahi Luna hanya karena dia sangat dekat dengan Sasa , bukan karena cinta ."


Ardi mencibirnya ." Sok tahu kamu ..."


" Aku sangat yakin itu , Pa ."


Kinan menatapnya tajam ." Aku nggak yakin itu Pa dan aku akan tetap berusaha meyakinkan Mas Yuda .." Lalu ia berdiri ." Kalau begitu sebaiknya aku permisi dulu ."


Kinan berjalan keluar .


" Tunggu ..." Panggil Ardi .


Ia menghentikan langkahnya .


" Jangan pernah mengusik Arya lagi ...saya tahu bagaimana dia , yang ada kamu yang akan menyesal nantinya ."


Tanpa menjawab , Kinan mempercepat langkah kakinya keluar .


*****


Pukul 21.30


Setelah menidurkan Sasa , ia kembali ke kamar ...kosong dan pintu kamar mandinya pun terbuka .


Ia keluar dan berjalan ke ruang kerja , pintu tak tertutup rapat .


" Mas ...kenapa masih kerja juga ?" Arya menoleh .

__ADS_1


Luna berjalan ke arahnya .


" Tinggal dikit ..."


Begitu Luna mendekat , Arya melingkarkan tangan di perutnya .


" Habis ini minum obat ya , biar besok lebih enakan ."


" Nggak ..."


" Kenapa ...?"


" Aku udah nggak papa ..." Arya menyandarkan kepalanya di perut Luna ." Eh ada yang lagi nendang-nendang ." Candanya .


" Nggak usah ngawur ..." Sentak Luna .


Arya terbahak .


" Udah lanjutin besok aja , sekarang istirahat dulu .." Ucap Luna lagi .


" Sebentar ...nunggu email dari Om Irwan ,buat besok pagi soalnya ..."


Luna memegangi keningnya dan memijatnya .


" Jangan ..." Tolak Arya .


" Kenapa ?" Tanya Luna heran .


" Nanti aku ketiduran disini ..."


Tapi Luna tetap melakukannya .


" Sasa udah tidur ?" Tanya Arya .


" Udah ."


" Duduk sini , nanti capek berdiri terus ..."


Arya meminta duduk di pangkuannya .


" Nggak ."


Setelah itu , Arya kembali sibuk dengan laptop di depannya .


Tak lama , ia mematikan laptop dan menaruh berkas yang berserakan di meja ke dalam laci .


" Udah ?" Tanya Luna .


Arya berdiri ." Yuk ..."

__ADS_1


Mereka berjalan keluar .


__ADS_2