
Kinan masuk ke kamarnya , mengambil sebuah pigura foto , yang masih tersimpan rapi sampai saat ini .
Sasa tersenyum manis , diusianya yang menginjak tahun ke 3 saat itu , mereka berfoto bersama disaat pesta ulang tahun Sasa di restoran Mama Karina .
Rambutnya panjangnya terkuncir dua . Yuda nampak lebih kurus disana ...tersenyum lebar sambil memeluk Sasa ditengah-tengah mereka .
Saat itu menjadi hal yang biasa dulu ,tapi kini ...ia begitu merindukan nya .
Tawa Sasa selalu mengiringi kebahagiaan mereka , meski semua ternoda dengan keegoisannya sendiri . Merusak kebahagiaan keluarga yang mungkin membuat banyak orang iri .
Ia menjadi istri seorang pengusaha muda yang sukses .
Yuda memang sosok yang cerdas , saat masih menjadi mahasiswa pun ia bisa memimpin perusahaan Papanya dengan baik ,sampai saat lulus dan sekarang menjadi salah satu perusahaan terbesar di negara ini .
Ia mungkin menjadi sosok yang sangat diinginkan bagi perempuan lain diluar sana , selain paras yang tampan , kemapanan pun didapatnya . Yang terpenting ia sosok yang lembut , selalu memanjakannya dengan uang dan kasih sayang .
Yah ...kesalahan fatal yang amat sangat disesalinya adalah mengkhianati cinta dari suami yang sangat sempurna untuknya .
Apa yang didapat dari semua ini ...tidak ada .
Dimas ...
Laki-laki yang membuat nya terpesona ...meski semua yang ada pada diri Yuda tidak ada di dirinya .
Dan setelah itu ...ia terbuang setelah bosan .
Mungkin ini karma dari apa yang sudah dilakukannya dulu .
Ia menarik nafas panjang ...memikirkan semua itu membuat hatinya perih .
Pernah terlintas pikiran itu di benaknya ...Yuda masih sangat mencintainya dan saat ia kembali semua akan sama seperti dulu . Ia berjanji pada dirinya sendiri untuk menjadi sosok yang lebih baik dan memperbaiki dirinya .
Tapi ...semua sirna .
Pernikahan Yuda yang dilihatnya waktu itu , ternyata meruntuhkan semua harapannya ...dan kini tak ada lagi yang tersisa , selain Sasa .
" Kenapa Kamu ?" Dewi berdiri di ambang pintu .Melihatnya duduk di pinggiran ranjang sambil menatap pigura foto .
Kinan menatapnya ." Aku cuma kangen sama Sasa ."
" Sabar aja , sebentar lagi kalian pasti bertemu ."
Dewi duduk disebelahnya .
__ADS_1
Kinan tersenyum hambar . Mungkin ia memang bisa bertemu Sasa lagi , tapi ia hanya takut membayangkan bagaimana reaksi Sasa saat melihatnya nanti .
" Lusa Sasa ulang tahun ..."
" Oh ya ?" Tanya Dewi .
Kinan mengangguk ." Aku cuma berharap bisa merayakannya bersama seperti dulu ." Harapnya .
Dewi menepuk bahunya ." Nanti saat bertemu Yuda , kamu bilang aja soal ini ."
" Aku nggak yakin akan diijinkan ."
" Dicoba dulu ...aku yakin Sasa juga pasti senang di acara ulang tahun ada Papa Mamanya ."
" Tapi Sasa sudah punya Mama sekarang ."
" Kamu Mama kandungnya dan pasti Sasa akan lebih sayang sama kamu , lagipula kamu juga belum tahu kan apa Sasa juga bisa dekat sama Mama sambungnya itu ..."
" Iya sih , aku akan coba bilang ke Mas Yuda nanti ." Ucapnya yakin .
Sementara dirumah ...
Luna baru saja pulang menjemput Sasa di sekolah .
" Bu Luna , ini ada paket ."
" Oh iya Pak , makasih ya ."
Itu kiriman dari Mamanya .Pagi tadi saat berbicara di telpon , Mama bilang ada banyak mangga muda di rumah dan berniat membuat manisan . Jadilah siang ini ia minta Mama mengirimkannya ke rumah .
Luna membuka paper bag itu . Ada dua kotak ternyata .
Satu berisi manisan mangga , satunya ada salad buah .
Tadi Mama bilang akan membuatkan salad buah untuk Sasa .
Luna membawanya ke dapur dan memindahkannya ke mangkok .
" Itu apa Ma ?" Tanya Sasa yang menyusulnya ke dapur .
" Ada salad buah dikasih Oma Widya , Sasa mau ?"
" Mau ."
__ADS_1
Luna mengambil 2 piring dan menaruh sedikit salad dan manisan disana , lalu membawanya keluar .
" Yuk ." Ajaknya .
Sasa mengikuti di belakangnya dan mereka duduk di ruang tengah sambil nonton tv .
" Itu apa Ma ?" Tanya Sasa , melihat ke piring Luna .
" Mangga ...tapi ini pedes , Sasa makan itu aja ya ."
Sasa mengangguk dan menyendok anggur di piringnya .
Tak lama terdengar pintu depan terbuka .
Karina dan Ardi masuk dan langsung menghampiri mereka di ruang tengah .
" Wah lagi makan apa nih , enak banget ."
" Salad Oma ... " Jawab Sasa lantang .
" Ini tadi dikirimi Mama salad sama manisan mangga ."
" Mama kamu buat sendiri ?" Tanya Karina .
Luna mengangguk ." Masih banyak kok dibelakang , Papa sama Mama mau ?"
" Nanti aja lah ."
Karina menatap Luna yang nampak lahap memakan mangga .
" Kamu suka sama mangga muda ?" Tanya nya .
" Nggak terlalu sih Ma , cuma ini pingin aja ."
Karina menatapnya . " Kamu pingin mangga muda ?" Tanyanya lagi .
Luna mengangguk .
Karina mendekat ." Tapi kamu tadi mual-mual nggak ?" Tanya nya lagi .
Luna menatap Mamanya heran ." Nggak Ma , aku baik-baik aja kok ."
" Oh ya sudah ,lanjutin aja makannya ..Papa sama Mama ganti baju dulu ."
__ADS_1
Luna mengangguk meski masih sedikit heran dengan sikap mama mertuanya itu .