KAWIN KONTRAK

KAWIN KONTRAK
BAB 57


__ADS_3

Mereka sampai di restoran tepat jam 7 malam . Semua langsung berkumpul di ruang VIP di lantai 2 .


Sebelum mulai makan , Karina mengajak Luna keluar , mereka turun ke lantai 1 .


" Oh ya Lun , nanti kapan-kapan kamu harus mulai belajar untuk pengelolaan restoran ini ...Mama yang bantu .."


Luna menatapnya heran ." Aku ..Ma ?"


Karina mengangguk ." Sebenarnya Mama mulai capek kalau harus urus restoran juga dan Arya nggak mungkinlah mau ...ya memang harus kamu , kan cuma kamu menantunya Mama ."


Luna terdiam . Melihat kebaikan mertuanya selama ini membuatnya tak sampai hati kalau suatu saat mereka mengetahui status pernikahannya yang sebenarnya .


Bagaimana mungkin Mama memberikan amanah untuk mengurus restorannya , sementara pernikahan mereka nanti hanya akan berjalan setahun ...dan waktu terus berjalan sekarang . Ia hanya takut kalau sampai hal itu nantinya terjadi , disaat pernikahannya harus benar-benar berakhir .


" Pak Irwan ." Karina menyapa seseorang yang menghampirinya , mengenakan jas hitam .


" Bu Karina ...sedang ada acara apa ini , kok tumben dinner disini ..."


" Ini ...acara ulang tahun menantu saya ..." Lalu ia beralih menatap Luna . " Oh ya Pak , kenalkan ini istrinya Arya ."


Luna mengulurkan tangan dan bersalaman dengan laki-laki itu .


" Luna ..."


" Ehm ..Luna ini Pak Irwan , yang bantu Mama ngurus restoran ."


" Oh iya Bu ...saya sudah bertemu dengan Mbak Luna , waktu konferensi pers dulu .."


" Oh begitu ...baguslah kalau begitu ."


Ponsel nya berdering saat mereka ada di halaman belakang restoran .


" Iya Mas ." Arya yang menghubungi .


" Oh iya ."


" Kenapa Lun ?" Tanya Karina .


" Makanan sudah siap diatas ..Ma ."


" Ya sudah ,kita naik aja kalau gitu ."


Saat mereka sampai , memang makanan sudah penuh tersaji di meja .


Widya sedang berbicara dengan Ardi , ini kali pertama mereka bertemu secara langsung .


Setelah selesai makan , tiba-tiba semuanya menyerahkan bingkisan ke Luna .


" Bu , ini dari kita , mudah-mudahan suka ya ." Mia dan Minah memberikan bingkisan kado untuknya .

__ADS_1


" Wah makasih ya , pakai repot-repot segala ."


" Sama-sama Bu ."


" Lun ...ini dari Mama . " Widya memberikan kotak berwarna merah .


" Makasih Ma ...ini apa ?" Tanya Luna .


" Udah nanti aja dibuka dirumah ."


" Luna , ini dari Papa sama Mama ..." Karina menyerahkan kotak hitam dengan ukuran lebih kecil .


" Makasih ya Pa ...Ma .."


Luna menumpuk kado , di kursi sebelahnya .


" Ini buat Mama ." Sasa menyerahkan kertas putih berukuran besar padanya .


" Ini apa ?" Tanya Luna .


" Buka aja ."


Luna membukanya . Ternyata gambar seorang perempuan dan itu pasti dirinya . Ada tulisan diatas ...Selamat Ulang Tahun Mama ...


" Ini yang gambar Sasa ?"


Sasa mengangguk .


Sasa lalu memeluknya .


Pukul 22.00


Mereka sampai rumah , setelah tadi juga mengantarkan Mamanya pulang lebih dulu .


Di kamar ...Luna membawa kado-kadonya tadi ke sofa dan membukanya satu persatu .


Arya yang duduk disebelahnya juga sepertinya penasaran dengan isi kado itu .


Mia dan Minah memberikan nya setelan baju dan celana , sementara Mamanya memberikan sepasang sepatu cantik berwarna merah maroon .


Tinggal kado dari Mama dan Papa yang baru mau dibuka .


Sebuah kalung emas dengan liontin inisal namanya .


Ternyata dibawahnya masih ada bungkusan lain , yang membuatnya penasaran dan langsung membuka bingkisan dengan plastik warna abu , ia merobeknya .


Ternyata baju dan tulisan yang tertempel disana membuatnya terkejut .


...biar cepat punya cucu ...

__ADS_1


Mereka membacanya berbarengan , semakin penasaran Luna menyobek plastik bening itu dan mengambil baju didalamnya .


Sebuah baju tidur warna kulit , yang teramat sexy kalau menurutnya .


Arya terbahak melihatnya dan Luna langsung memasukkan baju itu kembali ke plastiknya .


" Lucu ya ?" Tanya Luna .


Arya menggeleng .


Luna berdiri dan berjalan ke kamar mandi .


Begitu keluar ia sudah berganti piyama dan langsung naik ke tempat tidur , Arya menyusulnya .


" Gimana ,udah kepikiran mau apa ?"


" Apa ?" Tanya Luna balik .


" Soal yang tadi siang ..."


Iya , hampir saja lupa ...tadi Arya menyuruhnya berpikir dulu untuk kado yang mau diberikannya .


Ia pun bingung , karena sedang tak menginginkan apa-apa juga , semua sudah diberikan untuknya di rumah ini .


Tapi tiba-tiba ia teringat sesuatu . Tadi sore begitu sampai rumah Bu Nurul menelponnya dan menceritakan keadaan di panti . Apa mungkin ia bisa minta Arya untuk melakukan ini , siapa tahu bisa sedikit membantu .


" Kok diam ?" Tanya Arya , melihatnya melamun .


Luna menggeleng .


" Udah ada jawaban ?"


" Iya ."


" Apa ?" Tanya Arya penasaran .


" Besok aja ."


" Emang mau beli apa ?" Tanya Arya lagi .


" Nggak beli ."


Arya menatapnya bingung .


" Udah besok aja dikasih tahunya ."


Luna mulai membaringkan tubuhnya dan menguap .


" Tumben udah ngantuk jam segini ?"

__ADS_1


" Nggak tahu ."


Arya membetulkan selimutnya dan mematikan lampu .


__ADS_2