KAWIN KONTRAK

KAWIN KONTRAK
BAB 94


__ADS_3

Hari Sabtu ...


Tadi pagi hanya Arya yang mengantarkan Sasa ke sekolah , karena kondisi Luna sendiri masih mual dan untunglah Sasa mulai bisa mengerti sekarang .


Kali ini pulangnya , disaat kondisinya sudah mulai enakan , Luna ikut menjemput ke sekolah dan memang agak lebih siang dari biasanya , karena pulang sekolah masih ada acara makan-makan di kelasnya .


Acara ulang tahun pernikahan orang tuanya Claudia juga di rayakan di sekolah dengan makan bersama teman-teman sekelasnya .


" Mampir dulu ke rumah Om Irwan ya , balikin dompetnya Sarah ." Seru Arya , mereka sudah dalam perjalanan .


Luna mengangguk , lalu menaruh dompet milik Sarah dan meletakkan di sebelahnya .


Mereka sampai di depan rumah Irwan , Arya mengambil ponsel dan menghubungi Sarah .


Tak lama kemudian , pintu gerbang terbuka ...Sarah menghampiri ke depan .


Arya keluar terlebih dulu , lalu Luna menyusul .


" Hay Luna ..." Sapa Sarah lalu memeluknya . Walaupun belum pernah bertemu sebelumnya , Sarah terlihat orang yang cukup ramah ternyata .


Luna memberikan dompetnya .


" Makasih ya ..." Ucapnya .


Sarah menatapnya ." Bumil udah enakan nih kok ikut ?"


" Udah nggak papa kok , ini sekalian jemput Sasa soalnya ." Jawab Luna .


" Baguslah ...masuk dulu yuk ..."


" Nggak usah , nanti telat jemput Sasa ." Tolak Arya .


" Kamu nggak ngantor ?" Tanya Sarah .


" Ini hari Sabtu ..."


Sarah menepuk keningnya ." Oh iya aku lupa ..."


Setelah mengobrol sebentar , mereka berpamitan .


Langsung menuju sekolah Sasa .


Ketika sampai didepan sekolah , masih sepi ...karena kelas lain mungkin sudah pulang dari tadi ...


" Kayaknya belum selesai .." Ucap Luna .


" Ya udah ditunggu disini aja dulu ."


Luna teringat sesuatu tentang omongan Sasa kemarin ,soal ulang tahun pernikahan mereka . Mungkin sebaiknya ia menanyakan ke Arya soal ini ...mereka sudah lama tidak pernah membahas lagi soal kontrak pernikahan .


Sekarang , hanya tinggal menghitung hari saja dari tanggal yang sudah disepakati dulu .


" Mas .."


" Ya ..." Arya menatapnya .

__ADS_1


" Kemarin Sasa minta sesuatu ..."


" Minta apa ?" Tanya Arya penasaran , mendekatkan wajahnya .


" Waktu cerita soal orang tuanya Claudia yang merayakan ulang tahun pernikahannya di sekolah ...dia juga mau seperti itu .."


" Ya nggak papa ..." Jawab Arya santai .


" Kok nggak papa ?"


" Emang kenapa ?" Tanyanya balik .


" Mas ...pernikahan kita bukan seperti mereka , tidak akan ada yang namanya ulang tahun pernikahan ."


Arya menatapnya tajam ." Kenapa bilang begitu ..?"


" Memang seperti itu kenyataannya , ini sudah tinggal beberapa hari saja ...bagaimana nanti menjelaskan semua ke Mama , Papa dan juga Sasa ."


Arya menarik nafas panjang .Hal seperti ini sudah dipikirkannya dulu ...jauh sebelum pernikahannya dengan Luna .


Yang dianggapnya tak akan ada masalah besar , ketika semua selesai ...ia akan menjelaskan ke orang tua dan juga Sasa .


Selesai ...dan ia akan menjalani kehidupan masing-masing seperti sebelumnya .


Sekarang ...semua berubah , bahkan tak pernah terlintas sedikitpun dipikirannya dulu , akan berada di posisi seperti ini .


Ia menatap wajah Luna yang nampak cemas .


" Semua akan baik-baik saja ." Ucap Arya menenangkan sambil mengusap rambutnya ." Aku yang akan menyelesaikan semua , berbicara ke Mama , Papa dan juga Mama Widya ." Ucapnya yakin .


" Kalaupun mereka marah , pasti nantinya akan mengerti itu ."


Luna menghela nafas lega ." Sasa gimana ?"


" Sebaiknya Sasa nggak perlu tahu masalah ini ...dia nggak akan ngerti juga ."


" Tapi bagaimana mungkin dia nggak tahu ...semua akan berubah setelah kontrak itu selesai ."


" Berubah ...maksud kamu ?" Tanya Arya bingung .


" Aku nggak mungkin tinggal di rumah kamu lagi setelah kontrak berakhir , itu sesuai perjanjian dulu kan ..." Tegasnya .


Arya nampak kaget mendengarnya .


" Nggak ." Jawab Arya pendek .


Luna menatapnya ." Kenapa ?"


Arya mendekat , hampir tak berjarak diantara mereka .


" Kita memang terikat kontrak dan ada aturan di dalamnya ..." Ucapnya pelan , berbisik di telinga Luna .


" Tapi kita sudah melanggar semua setelah menjadi suami istri seutuhnya ..."


Mendengar itu ,air mata Luna meleleh .

__ADS_1


" Itu berarti surat kontrak tidak berlaku lagi ..." Arya menatapnya dan mengusap air mata di pipinya ." Jadi jangan pernah berpikir untuk pergi , kamu akan tetap disini selamanya ." Setelah itu Arya mendekapnya sangat erat yang membuat perasaannya campur aduk , tak tahu harus senang atau sedih mendengar itu semua .


Suara celotehan anak-anak membuat mereka tersentak .


Arya melepaskan pelukannya .


" Sasa udah pulang ."


" Tunggu disini biar aku yang kedalam ." Seru Arya , lalu keluar dari mobil .


Luna mengambil kaca kecil di dalam tas dan tissue , lalu mengusap wajahnya . Sasa pasti menanyakannya kalau melihatnya seperti ini .


Pintu belakang terbuka .


" Mamaaaaa...." Panggil Sasa .


Luna menoleh ke belakang .


" Dapat apa itu ?" Tanya Luna .


Sasa menyerahkan tas warna merah yang dibawanya .


Ada kue dan juga souvenir .


" Pa ..." Panggil Sasa begitu Arya juga masuk .


" Ya ..."


" Jalan-jalan ya ..."


Arya menoleh ." Kemana ?"


" Ke Mall aja ."


Arya menatap Luna sebentar .


" Nanti sorean ya ...sekarang pulang , Sasa sama Mama tidur siang dulu biar nggak capek , ke Mall nya sorean aja ."


Sasa mengangguk setuju .


Luna mengambil ponselnya , 1 pesan masuk .


~ Luna , nanti sore aku ke rumah , mau ketemu Sasa ~


" Ma ..."


" Iya ..."


" Mau maen games ."


Luna menutup pesan masuk dari Kinan , lalu memberikan ponselnya ke Sasa .


Sebelum menjalankan mobil . Arya menatap Luna dan mengusap rambutnya .


Luna hanya menatapnya tanpa berbicara .

__ADS_1


__ADS_2