
Luna keluar dari kamar mandi dan Arya sudah bersiap dengan pakaian rapi .
Melihatnya datang Arya mendekat .
" Mas , Sasa bareng sama kamu kan hari ini ?"
Arya mengangguk .
" Ya udah jadi aku nggak usah ikut , biar nggak bolak-balik ."
Luna mendekat ke meja rias , ketika Arya sedang menyemprotkan parfume di pergelangan tangannya .
" Pakai shampo baru ?" Tanya Arya saat mendekat dan mencium aroma rambutnya yang masih basah .
Luna mengangguk ." Merk baru ...wanginya aku suka aja ."
" Enak ..." Komentar Arya , semakin mendekat dan menyibakkan rambutnya .
Luna mengambil hair dryer di meja .
" Jangan dikeringin dulu ,biar gini aja ."
" Kenapa ...?"
" Lebih seksi ..." Bisiknya .
" Ih...."
Arya mengembalikan hair dryer ke meja .
" Jangan ,nanti ditanyain lagi sama Sasa kok keramas pagi-pagi ..."
" Memangnya kenapa kalau ditanya..?" Tanyanya balik .
" Ada Mama sama Papa juga , kan malu ...dikiranya habis ngapain ..."
" Emang habis ngapain semalam ?"
" Nggak ngapa-ngapain ." Jawabnya polos .
Arya terbahak .
" Lucu ya ..." Cetus Luna .
Arya menggeleng .
" Kalau begitu ngapa-ngapainnya sekarang aja ..." Bisiknya di dekat wajah Luna , lalu menempelkan bibirnya di pipi .
Luna melotot .
Setelah mengeringkan rambut , mereka keluar dan langsung ke ruang makan .
Semua sudah menunggu disana rupanya .
Sasa cuma mau makan roti saja pagi ini ...
Selesai sarapan mereka berangkat . Ardi juga keluar pagi ini , menemui rekan bisnisnya .
__ADS_1
" Kamu hari ini kemana ?" Tanya Karina , tinggal mereka berdua di meja makan .
" Nggak kemana-mana , Ma ."
" Ikut Mama ke salon aja ya ..."
Luna mengangguk .
" Ya ..." Jawab Arya , menjawab telpon dari Sarah , ia sudah masuk halaman kantor sekarang .
" Aku mampir ya ...kamu di kantor kan ?"
" Iya , ini mau nyampe kantor ."
" Oke deh , aku juga udah dekat kok ."
Sambungan terputus , Arya memarkir mobil di depan lobi , lalu keluar dan satpam menghampirinya .
" Pagi Pak ."
" Pagi ."
Ia langsung masuk lobi dan naik ke ruangannya ,Maya sedang berbicara di telpon saat lewat . Jadi hanya tersenyum menyapanya .
" Hai ..."
Sepuluh menit kemudian , Sarah sudah sampai di ruangannya .
Arya menatapnya ." Dari rumah ?"
Sarah mengangguk . " Ini mau bawain berkas dari Papa ."
Sarah duduk di depannya .
" Kejadian waktu itu , tidak mempengaruhi kondisi perusahaan kamu kan ?" Tanya Sarah tiba-tiba .
" Maksudnya ?"
" Soal ..maaf , tentang perjanjian pernikahan kamu dengan Luna ."
Arya menggeleng .
" Syukurlah ..."
" Papa sudah berhasil meyakinkan semuanya kemarin ."
" Om Ardi ?"
" Ya ..."
" Bukannya yang menjelaskan semuanya itu Luna ..."
Arya menatapnya kaget ." Papa yang bicara semuanya , karena aku baru keluar dari rumah sakit ..."
" Arya ...Papa aku juga ikut dalam pertemuan itu dan iya ...Om Ardi memang bicara , tapi kata Papa ...sepertinya semua klien kamu kurang menyukai mendengar itu semua ...lalu keesokan harinya Luna sendiri yang membuat janji pertemuan lagi dan menceritakan kejadian sebenarnya .
Arya mengernyitkan alisnya ." Tunggu ...maksud kamu Luna juga mengadakan pertemuan disini ?"
__ADS_1
" Ya ...kata Papa begitu ."
Ia mengusap wajahnya perlahan . Ada apa ini ...ia tak pernah tahu Luna ke kantornya dan waktu itu ...sehari setelah Papa ke kantor , seingatnya Luna memang keluar pagi hari sendirian dan bilang mau ke rumah Mamanya .
Apa mungkin Luna sudah membohonginya ...
" Apa Papa kamu cerita soal apa saja yang Luna bicarakan waktu itu ..?"
Sarah mengangguk .
Setelah itu Sarah menceritakan semua yang didengar dari Papanya .
Arya sangat terkejut mendengar penjelasan dari Sarah . Semua yang diceritakan sangat menyudutkan Luna dan pasti sekarang yang ada dipikiran mereka , Luna hanya menginginkan hartanya semata .
Kenapa Luna harus mengatakan ini semua , sesalnya .
Saat Sarah pulang , Arya memanggil Maya ke ruangannya .
" Ada apa Pak ?"
" Setelah Papa saya ke kantor kemarin lusa , apa Luna juga kesini keesokan harinya ?"
Maya menatapnya kaget ,apa semua sudah terbongkar sekarang .
" Iya Pak ." Jawabnya pelan .
" Apa kamu juga ikut dalam pertemuan itu ?"
Maya mengangguk .
" Sekarang kamu ceritakan apa saja yang Luna bicarakan waktu itu ..."
Setelah diam beberapa saat , karena merasa tak enak ..ia sudah berjanji untuk tidak menceritakan hal ini .
Pada akhirnya ... ia menceritakan semua .
Dan Arya mendengarkan dengan seksama dan ternyata ...semua sama seperti yang diceritakan Sarah tadi .
Ia menarik nafas panjang .Diambilnya ponsel di meja lalu menelpon Luna .
" Iya Mas ."
" Kamu dirumah ?"
" Nggak , lagi di salon sama Mama ..."
Mungkin lebih baik nanti saja menanyakannya . Nggak mungkin juga bicara di telpon apalagi posisi Luna juga tidak di rumah sekarang .
" Mas ..." Panggil Luna lagi karena Arya hanya diam .
" Oh iya tadi aku lupa bilang , nanti sore ikut ke hotel ya ...untuk cek persiapan grand opening besok ."
" Iya ..."
" Ya sudah , nanti paling aku pulang jam 4 sorean ."
" Sasa ikut boleh kan ?" Tanya Luna lagi .
__ADS_1
" Iya nggak papa ."
Arya menaruh ponsel di saku nya . Nanti ia harus konfirmasi soal ini ke Luna . Apa yang dikatakannya akan membuat nama nya buruk di depan relasi nya .