KAWIN KONTRAK

KAWIN KONTRAK
BAB 127


__ADS_3

Luna keluar dari kamar mandi dan Arya sudah bersiap dengan pakaian rapi .


Melihatnya datang Arya mendekat .


" Mas , Sasa bareng sama kamu kan hari ini ?"


Arya mengangguk .


" Ya udah jadi aku nggak usah ikut , biar nggak bolak-balik ."


Luna mendekat ke meja rias , ketika Arya sedang menyemprotkan parfume di pergelangan tangannya .


" Pakai shampo baru ?" Tanya Arya saat mendekat dan mencium aroma rambutnya yang masih basah .


Luna mengangguk ." Merk baru ...wanginya aku suka aja ."


" Enak ..." Komentar Arya , semakin mendekat dan menyibakkan rambutnya .


Luna mengambil hair dryer di meja .


" Jangan dikeringin dulu ,biar gini aja ."


" Kenapa ...?"


" Lebih seksi ..." Bisiknya .


" Ih...."


Arya mengembalikan hair dryer ke meja .


" Jangan ,nanti ditanyain lagi sama Sasa kok keramas pagi-pagi ..."


" Memangnya kenapa kalau ditanya..?" Tanyanya balik .


" Ada Mama sama Papa juga , kan malu ...dikiranya habis ngapain ..."


" Emang habis ngapain semalam ?"


" Nggak ngapa-ngapain ." Jawabnya polos .


Arya terbahak .


" Lucu ya ..." Cetus Luna .


Arya menggeleng .


" Kalau begitu ngapa-ngapainnya sekarang aja ..." Bisiknya di dekat wajah Luna , lalu menempelkan bibirnya di pipi .


Luna melotot .


Setelah mengeringkan rambut , mereka keluar dan langsung ke ruang makan .


Semua sudah menunggu disana rupanya .


Sasa cuma mau makan roti saja pagi ini ...


Selesai sarapan mereka berangkat . Ardi juga keluar pagi ini , menemui rekan bisnisnya .

__ADS_1


" Kamu hari ini kemana ?" Tanya Karina , tinggal mereka berdua di meja makan .


" Nggak kemana-mana , Ma ."


" Ikut Mama ke salon aja ya ..."


Luna mengangguk .


" Ya ..." Jawab Arya , menjawab telpon dari Sarah , ia sudah masuk halaman kantor sekarang .


" Aku mampir ya ...kamu di kantor kan ?"


" Iya , ini mau nyampe kantor ."


" Oke deh , aku juga udah dekat kok ."


Sambungan terputus , Arya memarkir mobil di depan lobi , lalu keluar dan satpam menghampirinya .


" Pagi Pak ."


" Pagi ."


Ia langsung masuk lobi dan naik ke ruangannya ,Maya sedang berbicara di telpon saat lewat . Jadi hanya tersenyum menyapanya .


" Hai ..."


Sepuluh menit kemudian , Sarah sudah sampai di ruangannya .


Arya menatapnya ." Dari rumah ?"


Sarah mengangguk . " Ini mau bawain berkas dari Papa ."


Sarah duduk di depannya .


" Kejadian waktu itu , tidak mempengaruhi kondisi perusahaan kamu kan ?" Tanya Sarah tiba-tiba .


" Maksudnya ?"


" Soal ..maaf , tentang perjanjian pernikahan kamu dengan Luna ."


Arya menggeleng .


" Syukurlah ..."


" Papa sudah berhasil meyakinkan semuanya kemarin ."


" Om Ardi ?"


" Ya ..."


" Bukannya yang menjelaskan semuanya itu Luna ..."


Arya menatapnya kaget ." Papa yang bicara semuanya , karena aku baru keluar dari rumah sakit ..."


" Arya ...Papa aku juga ikut dalam pertemuan itu dan iya ...Om Ardi memang bicara , tapi kata Papa ...sepertinya semua klien kamu kurang menyukai mendengar itu semua ...lalu keesokan harinya Luna sendiri yang membuat janji pertemuan lagi dan menceritakan kejadian sebenarnya .


Arya mengernyitkan alisnya ." Tunggu ...maksud kamu Luna juga mengadakan pertemuan disini ?"

__ADS_1


" Ya ...kata Papa begitu ."


Ia mengusap wajahnya perlahan . Ada apa ini ...ia tak pernah tahu Luna ke kantornya dan waktu itu ...sehari setelah Papa ke kantor , seingatnya Luna memang keluar pagi hari sendirian dan bilang mau ke rumah Mamanya .


Apa mungkin Luna sudah membohonginya ...


" Apa Papa kamu cerita soal apa saja yang Luna bicarakan waktu itu ..?"


Sarah mengangguk .


Setelah itu Sarah menceritakan semua yang didengar dari Papanya .


Arya sangat terkejut mendengar penjelasan dari Sarah . Semua yang diceritakan sangat menyudutkan Luna dan pasti sekarang yang ada dipikiran mereka , Luna hanya menginginkan hartanya semata .


Kenapa Luna harus mengatakan ini semua , sesalnya .


Saat Sarah pulang , Arya memanggil Maya ke ruangannya .


" Ada apa Pak ?"


" Setelah Papa saya ke kantor kemarin lusa , apa Luna juga kesini keesokan harinya ?"


Maya menatapnya kaget ,apa semua sudah terbongkar sekarang .


" Iya Pak ." Jawabnya pelan .


" Apa kamu juga ikut dalam pertemuan itu ?"


Maya mengangguk .


" Sekarang kamu ceritakan apa saja yang Luna bicarakan waktu itu ..."


Setelah diam beberapa saat , karena merasa tak enak ..ia sudah berjanji untuk tidak menceritakan hal ini .


Pada akhirnya ... ia menceritakan semua .


Dan Arya mendengarkan dengan seksama dan ternyata ...semua sama seperti yang diceritakan Sarah tadi .


Ia menarik nafas panjang .Diambilnya ponsel di meja lalu menelpon Luna .


" Iya Mas ."


" Kamu dirumah ?"


" Nggak , lagi di salon sama Mama ..."


Mungkin lebih baik nanti saja menanyakannya . Nggak mungkin juga bicara di telpon apalagi posisi Luna juga tidak di rumah sekarang .


" Mas ..." Panggil Luna lagi karena Arya hanya diam .


" Oh iya tadi aku lupa bilang , nanti sore ikut ke hotel ya ...untuk cek persiapan grand opening besok ."


" Iya ..."


" Ya sudah , nanti paling aku pulang jam 4 sorean ."


" Sasa ikut boleh kan ?" Tanya Luna lagi .

__ADS_1


" Iya nggak papa ."


Arya menaruh ponsel di saku nya . Nanti ia harus konfirmasi soal ini ke Luna . Apa yang dikatakannya akan membuat nama nya buruk di depan relasi nya .


__ADS_2