KAWIN KONTRAK

KAWIN KONTRAK
BAB 53


__ADS_3

Hari Minggu pagi ...


Mereka sholat subuh berjamaah dan kebetulan Papa dan Mama juga sudah tinggal disini .


Sasa nampak senang karena rumahnya terlihat lebih ramai , bahkan kemarin ia mau tidur ditemani Opa dan Omanya .


Selesai sholat mereka masih berbincang di ruang tengah dan ini cukup berbeda juga , biasanya Sasa minta tidur lagi , kali ini ia terlihat ceria sejak bangun tidur tadi dan sekarang ia ikut ngobrol bersama semuanya disini .


" Aku mau jogging dulu deh ...kalau kalian mau sarapan , duluan aja . " Ucap Arya .


" Kamu mau jogging dimana ?" Tanya Ardi .


" Di komplek depan aja Pa ."


" Ya udah Papa ikut kalau begitu ."


" Aku juga mau ikut ." Sambung Sasa .


Arya menatapnya . " Udah Sasa tidur lagi aja kalau masih ngantuk ."


" Nggak mau , aku mau ikut Papa ." Rengeknya .


" Ya udahlah , biarin aja dia ikut ." Bela Ardi .


" Yeaaay ..." Sasa berteriak ." Sama Mama juga ya ."


Luna menatap Sasa yang duduk di sampingnya . Ia belum pernah jogging sebelumnya dan memang kurang menyukainya juga . " Nggak deh ." Tolaknya .


" Yaaahhh..." Sasa nampak kecewa mendengarnya .


" Udah Lun , ikut aja sekalian ." Ajak Ardi .


" Iya udah sana ikut , biar Mama yang bantu Minah siapin sarapan ." Sambung Karina .


" Aku ganti baju dulu ." Arya berdiri dan berjalan ke kamar , Ardi mengikuti dibelakangnya .


" Ya sudah Sasa ganti baju dulu yuk sama Suster ." Ajak Mia yang sedari tadi di dapur , lalu menghampiri mereka .


Sasa mengangguk dan berdiri ." Mama cepetan ganti baju juga ."


" Udah Lun , sana ganti baju ..."


" Iya Ma ."


Di kamar , Arya sudah selesai mengganti baju dan menatap Luna yang baru masuk kamar .


" Kok lemes gitu kenapa ?"


Luna menggeleng .


" Nggak biasa jogging ?"


Lagi-lagi ia menggeleng .

__ADS_1


" Ya sudah mulai sekarang biasakan setiap hari ."


" Setiap hari ?" Tanya Luna kaget .


Arya mengangguk ." Cepetan ganti baju ."


" Iya ." Jawabnya pendek .


10 menit kemudian ...mereka sudah ada diluar gerbang .


Suasana komplek ternyata cukup ramai juga pagi ini . Mungkin karena hari Minggu .


Arya sudah berlari duluan dengan Papanya .


Sementara Sasa dan Luna hanya berlari kecil jauh dibelakang mereka .


" Ma , Papa udah jauh tuh ." Seru Sasa sambil menunjuk ke Papanya .


" Iya biarin aja ..."


Ini baru setengah perjalanan , tapi ia sudah terengah-engah juga , karena ia tidak pernah olahraga sebelumnya . Sementara Sasa malah lebih cepat mendahuluinya .


" Sa ..tunggu .."


Sasa berbalik ." Mama cepetan ."


Terus berlari ...sampai akhirnya mereka sampai di taman depan komplek .


Arya dan Papa sudah menunggu dan melambaikan tangan ke arahnya .


" Kalian kok lama ?" Tanya Ardi .


" Mamanya lama ." Sahut Sasa .


Arya menatapnya yang nampak ngos-ngosan dengan pipinya yang mulai kemerahan , lalu mendekat .


" Masih kuat Sis ..?" Ejek Arya , sambil mendekatkan wajahnya .


Luna melotot , membuat Arya terbahak .


" Nih minum dulu ." Ardi menyodorkan segelas air mineral yang dibawanya .


" Makasih Pa ." Luna langsung membuka dan meneguknya sedikit .


" Ya sudah yuk lanjut , pelan-pelan aja ." Ajak Ardi .


" Yuk ." Sasa nampak sangat bersemangat , meski kelelahan tapi ia tetap berlari cepat disamping Opanya .


Ditengah perjalanan , Arya berlari lebih dulu dan Sasa menemani Luna dibelakang .


" Loh Mama kok berhenti ...?" Tanya Sasa heran .


Luna berhenti dan langsung duduk di trotoar .

__ADS_1


" Capek Sa , duduk dulu yah .."


Ardi dan Arya yang mendengar ucapan Sasa , berbalik menghampiri mereka .


" Yah ...Mama payah ." Ucap Sasa sambil menepuk keningnya .


Arya dan Ardi tertawa melihatnya .


" Ya udah Sasa duluan aja sama Opa yuk ." Ajak Ardi .


Sasa mengangguk dan langsung mengikuti Opanya .


Luna meringis kesakitan saat meluruskan kakinya , yah ...ini karena ia jarang bahkan tidak pernah berolahraga sebelumnya .


" Kenapa ?" Tanya Arya yang berdiri di depannya .


Luna mendongak ." Nggak papa , udah duluan aja , nanti aku nyusul ."


Arya tiba-tiba berjongkok di depannya .


" Cepet naik ." Perintahnya , menyuruh Luna naik ke punggungnya .


" Nggak mau , udah duluan aja sana ."


Arya menoleh . " Luna cepetan , ini udah gerimis ...kamu mau kehujanan disini ."


Luna diam .


Arya menarik tangannya dan berdiri .


Dan memang gerimis mulai mengguyur , mereka dalam perjalanan pulang yang sudah cukup dekat .


Di gerbang ada satpam dan Pak Sanusi yang sedang meminum kopi di pos , mereka tertawa melihatnya .


" Mas udah turunin , aku malu ." Bisiknya , tapi Arya cuek dan langsung berjalan masuk .


Sesampainya di dalam rumah , rupanya Ardi dan Sasa sudah sampai lebih dulu , ada Karina juga yang selesai menyajikan sarapan di meja .


" Mama manja ." Seru Sasa , melihat Luna masuk rumah dalam gendongan Papanya .


Sementara Ardi dan Karina malah menggoda mereka .


" Kalian kayak pengantin baru aja ." Ucap Karina .


" Emang masih baru kan Ma ." Ardi menimpali .


" Mas turunin cepetan ." Luna menepuk bahu Arya , tapi lagi-lagi tak dihiraukan dan langsung membawanya ke kamar dan menurunkannya di atas tempat tidur .


" Mas , malu kan ada Mama sama Papa ."


Arya menatapnya . " Malu kenapa ?" Tanyanya santai .


Luna meringis kesal dan Arya hanya tertawa lalu berjalan ke kamar mandi .

__ADS_1


__ADS_2