KAWIN KONTRAK

KAWIN KONTRAK
BAB 89


__ADS_3

" Pak nanti jangan ditinggal ya , tunggu di parkiran aja , cuma sebentar kok ."


Ucap Luna saat di mobil .


Ia menuju sebuah coffe shop tak jauh dari rumah .


" Baik Bu ." Jawab Pak Sanusi .


Luna turun di parkiran , mengambil ponsel dan menghubungi Kinan , yang ternyata sudah sampai , menunggu di dalam .


" Mas Yuda tahu kamu kesini ?" Tanya Kinan begitu ia duduk di depannya .


Luna menggeleng .


" Kamu mau pesen minuman dulu ..."


" Nggak usah makasih ...langsung aja aku nggak bisa lama , jawaban apa yang kamu minta ..."


Kinan menatapnya serius . " Kamu sudah membuat keputusan ..soal hubungan kalian ..?"


" Sudah ..." Jawab Luna pendek .


" Kamu bersedia meninggalkan Yuda ?" Tanya Kinan antusias .


" Nggak ."


Kinan membelalakkan matanya . "Apa maksud kamu ...haahhh ..?"


Luna tersenyum . " Kenapa aku harus meninggalkannya , kan dia suami aku ..." Jawabnya santai .


" Tapi Mas Yuda nggak mencintai kamu ..." Balas Kinan tak mau kalah , sama sekali tak menyangka Luna akan mengatakan ini padanya .


Luna mendekatkan wajahnya ." Memangnya Mas Arya juga mencintai kamu ?" Tanyanya balik .


" Ya tentu saja ..."


" Kinan ...Mas Arya mungkin dulu sangat mencintai kamu , tapi sebuah pengkhianatan akan selalu meninggalkan luka tersendiri dan walaupun sudah ada kata maaf , semuanya tak akan bisa sama seperti semula .."


Kinan mencibirnya ." Sok tahu kamu ."


" Aku memang tahu itu ..."


Kinan balas menatapnya ." Kamu nggak tahu apa yang terjadi antara aku dan Yuda ..."


" Aku tahu ...bahkan sangat tahu ...!" Ucapnya memperjelas .


" Maksud kamu apa ?"


" Kamu mungkin lupa kita pernah bertemu , jauh sebelum aku menikah sama Mas Arya ..."


" Bertemu ...?" Tanya Kinan tak yakin ." Aku nggak pernah kenal sama kamu ..."


" Kamu memang nggak kenal sama aku , tapi sama Dimas kenal kan ...?"


Kinan mendelik ." Dimas ?" Tanyanya pelan .


Luna mengangguk ." Kamu pasti sangat kenal kan nama itu ..?" Sindirnya .


" Apa hubungan kamu sama Dimas ?"


Luna diam sebentar ." Aku yang melihat kamu di hotel waktu itu ..."


Kinan diam . Teringat saat itu ...saat sedang bersama Dimas di hotel . Seorang perempuan menerobos masuk kamar dan dia menatap marah ke Dimas , langsung berbalik dan berlari keluar . Dimas berlari mengejarnya dan meninggalkannya sendirian disana .


" Kamu pacarnya Dimas ?" Tanyanya tak percaya .


Luna mengangguk ." Kamu ingat kan sekarang ?"


Kinan hanya menatapnya tanpa menjawab .


" Apa karena Dimas sudah mencampakkan kamu sekarang ?" Tanya Luna pelan .

__ADS_1


Kinan menatapnya marah ." Cukup ...nggak usah bahas soal Dimas lagi ..!!!"


" Bukannya kalian saling mencintai ?"


" Cukup Luna ...!" Sentaknya ." Kalau kamu masih mencintai Dimas , ambil saja silahkan ..."


Luna tersenyum sinis ." Aku nggak akan pernah kembali dengan seorang pengkhianat ."


" Terserah ...aku sudah tidak berurusan lagi dengan Dimas ...sekarang aku hanya mau kembali kepada keluarga aku , itu saja .." Tegasnya .


" Keluarga ...?"


" Ya ...Mas Yuda dan juga Sasa tentunya ."


" Mereka keluarga aku sekarang ."


Kinan menatapnya ." Aku akan mengambil lagi mereka dari tangan kamu ..."


" Silahkan , kalau kamu bisa ..." Tantangnya .


" Mungkin kamu bisa mengambil hati Sasa ..." Ucap Kinan yakin ." Tapi aku yakin Yuda nggak mungkin jatuh cinta sama kamu ..."


Luna mengangguk ." Ya ..itu mungkin , tapi sepertinya nggak mungkin juga kalau Mas Arya bisa jatuh cinta lagi sama kamu ..." Balasnya , membuat Kinan semakin murka .


" Tunggu saja , aku pasti bisa membuat Mas Yuda kembali cinta sama aku ." Tegasnya .


" Silahkan ...tapi hati-hati saja , nanti kamu malah bisa kehilangan semuanya , bahkan mungkin Sasa ..."


Luna menatap jam di tangannya . " Ya sudah aku harus pergi , nggak ada lagi kan yang harus dibicarakan ...?"


Ia berdiri , berbalik dan berjalan keluar . Merasa lega urusannya dengan Kinan sudah selesai sekarang ...


" Kita langsung pulang ?" Tanya Pak Sanusi begitu ia masuk mobil .


" Sekalian jemput Sasa aja , Pak ."


" Baik ..."


" Bu , sebaiknya tunggu dimobil saja , biar saya yang masuk jemput Sasa ."


" Iya deh , makasih Pak ..."


Pintu mobil terbuka ...


" Mamaaaaa ..." Sasa menyapanya ,langsung duduk disamping ." Mama udah pulang dari rumah sakit ?"


" Udah dong ..."


Luna mengambil tas di pangkuan Sasa .


" Ada PR ?"


Sasa mengangguk . " Ada menggambar ."


Lalu Luna mengambil kotak makan dan membukanya .


" Kenapa nggak di makan ?" Tanyanya , melihat sandwich nya masih utuh .


" Nggak mau ..."


Ia meletakkan lagi kotak makan dan mengambil ponsel di tas .


Video Call...


" Siapa Ma ?" Tanya Sasa .


" Papa ."


" Ya Mas ..." Sapanya .


Arya nampak memperhatikannya .

__ADS_1


" Kamu di mobil ini ?" Tanyanya langsung .


" Iya ..."


" Luna ...kan di bilang harus istirahat ,kenapa malah keluyuran ."


Sasa mengambil ponsel di tangan Luna .


" Papa ...jangan marah-marah ."


Arya nampak kaget melihat Sasa disana .


" Ini Sasa di sekolah ?" Tanyanya .


" Iya ..."


" Sa , nggak boleh minta gendong sama Mama ya ..."


" Kenapa ?" Tanya Sasa .


" Kasihan adeknya nanti ..."


" Adek ?" Tanya Sasa bingung .


Arya mengangguk ." Kasih ponselnya ke Mama ya .."


Sasa memberikan ponselnya .


" Iya ..."


" Kalian langsung pulang jangan kemana-mana ..."


" Iya , ini juga udah jalan pulang ."


" Jangan lupa vitaminnya diminum .."


" Iya Mas ...kamu kayak dokter aja ." Sindir Luna .


" Luna please ...kali ini jangan bandel ..." Seru Arya lagi .


" Iya ...iya ."


" Papa galak ya , Ma ." Celoteh Sasa .


Luna terbahak .


Sementara Arya nampak sewot disana .


Luna memberikan lagi ponsel ke Sasa sebelum Arya marah .


" Ya udah , Papa masih ada kerjaan , Sasa langsung pulang ya sekarang ." Ucap Arya akhirnya .


" Da ...da Papaaaaaaa ....." Sasa mematikan sambungannya .


" Ma..."


" Iya .."


" Kata Papa tadi ada adek ..?" Tanyanya .


Luna mengangguk .


" Dimana Ma ...?"


" Disini .." Luna menunjuk perutnya .


Sasa bertepuk tangan ." Berarti nanti perut Mama gede gini ya .." Sasa menirukan dengan menaruh bantal mobil di perutnya .


Luna terbahak .


Ponsel di tangannya berbunyi , pesan masuk .

__ADS_1


~ ingat sampai rumah langsung istirahat , jangan kemana-mana lagi ...nanti aku telpon ~


__ADS_2