KAWIN KONTRAK

KAWIN KONTRAK
BAB 61


__ADS_3

Luna menatapnya .


Laura memberi tanda untuk diam dengan menempelkan jari telunjuknya ke mulut .


Arya yang masih di depan tv sendirian , mengambil ponsel yang disebelahnya .


Telpon masuk .


Laura .


" Ya , kenapa ?"


" Yuda ...ini Luna tiba-tiba sakit , tapi aku nggak bisa antar pulang soalnya ada keperluan mendadak ."


Arya langsung berdiri mendengarnya .


" Memangnya kalian dimana ?"


" Di Panorama Cafe ...kalau kamu nggak bisa jemput nggak papa , biar aku pesenin taksi online aja ."


" Jangan ...kamu tunggu dulu disitu , jangan pulang dulu , 15 menit lagi aku sampai ."


" Oke deh ."


Arya berlari masuk kamar mengambil kunci mobil .


Di cafe ...


Laura terbahak setelah ponsel dimatikan .


" Laura ...kenapa pakai bohong segala sih ...?"


" Lun...kamu aja yang nggak dengar tadi , Yuda kelihatan panik banget ...15 menit lagi dia pasti sudah disini ."


" Iya , dia akan marah-marah ke kita pastinya ."


" Hmmm ...tenang aja dia nggak bakal bisa lama marah sama kamu .."


Luna meminum kopinya yang baru saja datang .


Sebentar lagi Arya akan datang dan pastinya marah besar karena sudah dibohongi .


" Luna ..." Panggil seseorang dari arah sampingnya .


Luna menoleh ." Kak Rafi ."


Rafi berjalan menghampiri .


" Nggak sama Arya ?" Tanya nya lagi .


Luna menggeleng ."Kakak sendirian aja ?"


" Iya , tadi habis ketemu klien di atas ."


" Oh ya Kak ...kenalin ini Laura , temannya Mas Arya juga ."


Rafi mengulurkan tangan , yang disambut hangat oleh Laura .


" Rafi ."


" Laura ."


" Boleh gabung nggak nih ...masih males pulang soalnya ."

__ADS_1


" Oh ya tentu aja ..." Jawab Luna , yang juga dibarengi anggukan dari Laura ." Sebentar lagi Mas Arya kesini kok ."


" Oh ya ..." Rafi menarik kursi di sampingnya ." Baguslah kalau gitu ..."


" Pasti Yuda datang langsung marah ..." Seru Laura .


Rafi menatapnya ." Yuda ?"


" Oh iya sorry aku lebih terbiasa panggil Yuda soalnya , kita udah berteman dari kecil ."


" Oh gitu .." Rafi nampak kaget mendengarnya ."Sama dong , aku juga kenal Luna dari kecil ." Lanjutnya .


" Oh ya .." Laura pun nampak terkejut . " Kok bisa sama gini ya .."


Rafi tertawa , lalu memanggil waiters dan memesan minuman .


" Oh iya ...tadi katanya Arya pasti marah kalau datang kesini , memangnya ada apa ?"


" Kita ngerjain dia tadi ..."


" Bukan aku ..." Sela Luna .


" Iya ...ini ide aku sendiri kok ." Balas Laura .


" Memangnya ngerjain apa ?" Tanya Rafi penasaran .


" Aku bilang kalau Luna lagi sakit , tapi nggak bisa antar pulang soalnya ada keperluan mendadak , mau aku pesenin taksi online aja gitu ..."


" Terus ...?" Tanya Rafi lagi .


" Ya jelas nggak boleh lah ...dia bilang ...jangan ditinggal pulang duluan , 15 menit lagi aku sampai ..gitu .."


Rafi terbahak mendengarnya .


" Laura ." Luna memelototinya , tapi tak dihiraukan .


" Oh ya ..?


Laura mengangguk ." Dulu pernah ya aku ajak Luna keluar ke cafe ...jam 9 malam nggak pulang , langsung disamperin kita ."


" Wow ...udah cinta mati kayaknya Arya sama kamu Lun .."


" Nggak gitu juga kak ..."


10 menit kemudian ...diluar sudah nampak mulai gerimis mengguyur .


Laura yang duduk menghadap pintu keluar nampak sedikit terkejut melihat yang baru saja masuk .


" Luna , Yuda sudah datang ." Bisiknya ." Kok cepet banget ya , kayaknya belum 15 menit deh ini ."


Luna mau menengok ke belakang , tapi Laura melarangnya .


Di depan... Arya melihat sekeliling mencari meja mereka dan melihat Laura melambaikan tangan nya .


Ia bergegas masuk dan begitu sampai di meja , langsung mendekat ke Luna .


" Kenapa heh ...?" Tanyanya cemas sambil kedua tangannya memegangi wajah Luna .


" Aku nggak papa ..." Jawab Luna , sambil melepas tangan Arya dari wajahnya karena malu juga dilihat orang disana .


Arya menatap Laura , yang langsung terbahak ...begitu juga dengan Rafi .


Ia terlihat kesal , mulai sadar kalau mereka sedang mengerjai nya .

__ADS_1


" Ya ampun Pak Arya ...segitunya kalau udah jatuh cinta ." Goda Rafi .


Tanpa menjawab , Arya berbalik dan berjalan keluar .


Luna berdiri ." Aku duluan ya ." Pamitnya , lalu berlari mengejar Arya .


Waiters datang mengantarkan pesanan Rafi tadi .


" Masih mau disini kan menemani aku ngopi ..?" Tanya Rafi .


Laura mengangguk .


Diluar ...hujannya lumayan deras juga . Mereka harus menerobos hujan karena Arya memarkirkan mobilnya diluar tadi .


" Mas aku minta maaf ..." Ucap Luna , tapi Arya mengacuhkannya .


Luna menatapnya sebentar , lalu memilih diam . Sebaiknya mungkin nanti ia bicara lagi , sekarang Arya pasti sedang kesal .


...Haciiihhhh!.....


Di dalam mobil , Luna mulai bersin-bersin . Sesekali ia menggosok hidungnya yang mulai gatal .


Arya cuma menatapnya sebentar , tanpa berkomentar .


Sampai masuk halaman rumah pun tak ada percakapan diantara mereka .


Begitu turun dari mobil , Arya berjalan duluan masuk rumah .


Karina yang sedang di ruang tamu heran melihatnya , karena Arya tak menyapanya dan langsung masuk .


Luna yang baru masuk , langsung menghampiri Karina .


" Kenapa dia ...ngambek ?"


Luna mengangguk ." Iya Ma , tadi Laura ..."


" Iya Mama tahu , Laura barusan nelpon nih ..."


" Iya Ma . "


" Ya udah ...biarin aja dulu kalau ngambek memang gitu , ntar juga baik sendiri ."


Luna mengangguk .


Karina menatapnya ." Rambut sama baju kamu basah itu ."


" Oh iya Ma , tadi disana hujannya agak deras soalnya ."


" Ya udah cepetan ganti baju sana nanti masuk angin ."


Luna mengangguk lalu masuk ke dalam .


Di kamar , Arya sedang di dalam kamar mandi .


Luna menaruh tas nya di sofa .


....Haciiiihhhh!....


Ia mengambil tissue di nakas dan mengusap hidungnya . Kepalanya mulai sedikit pusing sekarang . Mungkin efek kena air hujan tadi .


Ia berbalik dan berniat mengambil baju ganti di lemari .


Ternyata Arya sudah berdiri tak jauh dari tempatnya sekarang . Rupanya sudah keluar dari kamar mandi , tapi ia tak mendengarnya tadi .

__ADS_1


Hanya menatapnya sebentar , lalu berjalan keluar kamar .


__ADS_2