
Al Birru Rashdan Putra Perwira
Al berarti juga singkatan Arya - Luna .
Ooeeee ....oooeeee
" Sayaaang ...kayaknya haus ini ." Teriak Arya , masih berusaha menenangkan bayi dalam gendongannya , tapi tak cukup membuatnya bisa diam .
" Sebentar ..." Jawab Luna dari dalam kamar mandi .
Beberapa menit kemudian ...
Luna tergopoh keluar dari kamar mandi , masih mengenakan piyama .Ini sudah cukup siang di hari Minggu ,tapi belum sempat mandi dan juga sarapan , karena dari pagi Baby Al cukup rewel setelah imunisasi kemarin .
Mengambilnya dari gendongan Arya kemudian ia duduk di sofa .
Arya mengambilkan bantal untuk penyangga saat menyusui dan Baby Al langsung terdiam saat mulai menyusu .
" Mau makan , biar aku ambilin .." Tawar Arya , sambil menyibakkan beberapa helai rambut yang menutupi wajah Luna .
Luna menggeleng ." Tolong lihat aja ,Sasa udah makan apa belum ."
Arya mengangguk , lalu berjalan keluar .
Cukup lama ,hampir 30 menit berlalu .Arya tak juga kembali ke kamar .
Setelah Baby Al terlelap ,Luna menidurkannya di box , lalu berjalan keluar kamar .
Di meja makan nampak sudah selesai sarapan Papa , Mama dan juga Sasa disana .
Tak ada Arya juga .
Dan yang lebih mengejutkan ada Kinan disana , disampingnya ada seorang laki-laki memakai kemeja coklat ,ia juga sibuk menghabiskan sarapannya .
" Ma , Mas Arya kemana ?" Tanyanya pada Karina .
" Oh di ruang kerjanya , ada yang harus dikerjakan katanya tadi ."
" Hai Luna ." Sapa Kinan .
Luna tersenyum padanya .
" Oh ya kenalin ..." Kinan menunjuk laki-laki di sebelahnya ." Ini Mas Andri , suami aku ."
Cukup tersentak , Luna mendengarnya .Tanpa ada kabar beberapa bulan ini dan tiba-tiba saja Kinan kesini bersama suami barunya .
" Kamu sudah menikah ?" Tanya Luna .
Kinan mengangguk ." Beberapa hari lalu dan kita menikah di Surabaya ...cuma 2 harian aja disini , kebetulan libur , sekalian mau mengenalkan ke Sasa juga ."
Luna beralih ke Sasa , sedari tadi hanya memainkan sendok di piring , tanpa menyentuh makanannya , ia pun berjalan mendekat dan berdiri di samping kursi Sasa .
" Kenapa belum dimakan ?" Tanyanya .
Sasa menatapnya , lalu menggeleng .
" Itu tadi aku yang bawa ,sepertinya Sasa kurang menyukai nya ." Seru Kinan yang duduk di sebelahnya . Memang Sasa belum menyentuh sedikit pancake strawbery di piringnya .
" Sasa mau makan sama apa ?" Tanya Luna .
" Mau sama telor aja ."
" Ya udah tunggu disini ." Luna berbalik , berjalan ke dapur .
" Ikut ..." Sasa turun dari kursi dan mengikuti di belakangnya .
" Ma , aku berniat ajak Sasa jalan-jalan ,mumpung kita disini sekarang ." Ucap Kinan , setelah Sasa sudah di dapur bersama Luna .
Karina dan Ardi saling bertatapan .
" Ya kamu bicara langsung sama Arya dan Luna ." Jawab Karina .
Berbarengan dengan Luna yang kembali dari dapur , membawa piring dengan telor ceplok di dalamnya .
Arya pun juga keluar dari ruang kerja dan duduk di kursi makan .
Luna menyiapkan makanan Sasa , dengan menambahkan kecap di atas nasi nya . Arya pun baru mulai sarapan .
" Kamu makan juga ." Ucapnya pada Luna .
" Iya nanti ." Jawab Luna ,lalu duduk di samping Sasa dan menyuapinya yang langsung lahap .
" Mas ..." Panggil Kinan pada Arya ." Aku mau ajak Sasa jalan-jalan ,boleh ?" Tanyanya .
Arya menatap Luna sebentar .
" Terserah Sasa nya ." Jawab Arya .
Kinan beralih menatap Sasa yang masih menghabiskan makanannya .
" Sasa ikut mama sama papa Andri jalan-jalan ya ." Bujuknya .
Sasa menatap Luna ." Sama Mama ?" Tanyanya .
Luna menggeleng ." Kan mama harus ngurus adiknya juga di rumah , Sasa kalau mau jalan-jalan nggak papa , sama mama Kinan ya ."
" Kita ke playground baru itu ,Sasa belum pernah kesana kan ?"
Sasa menggeleng .
" Bagus loh tempatnya ." Bujuk Kinan lagi .Akhirnya membuat Sasa tertarik juga ,ia mengangguk setuju .
Luna membantunya bersiap , kali ini pun tanpa ditemani Mia .Mereka hanya keluar bertiga .
Satu jam setelah itu , mereka berangkat .Suami barunya Kinan itu pun nampaknya juga menyukai anak kecil .Dia langsung menuntun Sasa masuk ke mobil .
Setelah itu , Luna mulai mandi dan melakukan kegiatan lain selama Baby Al terlelap .
Minah kebetulan sedang pulang kampung . Jadilah Mia yang harus memasak untuk makan siang , dibantu Karina .
Luna membersihkan rumah ,biasanya selalu ada Minah yang membuat rumah selalu bersih .
Sekarang mereka semua harus berbagi tugas di rumah .
Arya bersiap keluar untuk meeting minggu ini .
Selesai bersiap , ia menghampiri Luna yang tengah menyiram bunga di halaman samping .
" Sayang ..." Panggilnya ,sambil memeluk dari belakang .
" Kamu nggak lama kan ?" tanya Luna .
" Sebentar ,cuma bahas proyek buat besok aja ."
" Ya udah , cepetan berangkat nanti telat ."
__ADS_1
" Kok ngusir ?"
Luna menoleh . " Nggak ngusir ,biar klien kamu nggak nunggu lama juga ."
Arya mengeratkan pelukannya di perut Luna .
" Jangan capek-capek ..udah habis ini istirahat di kamar aja ."
" Iya ..."
Arya menempelkan wajahnya dan mulai menjelajahi wajah istrinya itu , dimulai dari sudut bibirnya .
" Mas ..."
" Iya "
" Cepat berangkat ."
" Sebentar ."
Saat Luna menoleh , Arya dengan cepat meraih bibirnya ...menyatukan dalam kehangatan .
Luna berhasil melepas kecupannya ." Mas udah sana berangkat ."
Tapi Arya merengkuhnya lagi dan kembali menyatukan bibir mereka .
Cukup lama berlalu ...sampai posisi mereka berhadapan .
Luna mendorong Arya menjauh .
" Udah berangkat ..." Ucapnya tegas .
" Sekali lagi ya ..." Rayu Arya lagi .
" Nggak ..!"
Arya manyun .
" Nanti lagi ." Ucap Luna .
" Beneran ?" Tanya Arya antusias .
" Iya ."
" Nggak bohong ."
" Iya mas ."
" Ya udah aku berangkat ." Arya hendak berbalik , tapi lalu mengurungkannya dan dengan cepat ia kembali mengecup bibir Luna sebentar .
" Mas ..."
" Iya ,ini berangkat ." Arya berbalik dan berjalan keluar .
*****
Pukul 20.00
" Kok Sasa belum pulang ya ?" Tanya Luna cemas .
" Coba kamu telpon Kinan ." Jawab Arya .
" Nggak enak juga ,takut ganggu ."
Luna mengambil ponsel di nakas , baru saja mau mencari nomor Kinan , ternyata ada telpon masuk .
Kinan .
" Halo ." Jawabnya cepat .
Setelah itu ia hanya diam , mendengarkan cerita Kinan disana .
" Oh ya udah nggak papa ."
" Iya ..."
Luna menatap Arya sebentar ." Iya nanti aku bilang ke Mas Arya , makasih ya ."
Sambungan terputus .
Arya yang tengah menggendong Baby Al , menatapnya heran .
" Kenapa ...mereka masih di jalan ?" Tanyanya .
Luna menggeleng ." Sasa ketiduran saat pulang tadi ,mungkin kecapekan "
" Terus ...?"
" Kinan mengajaknya ke hotel tempatnya menginap ."
" Sasa menginap di sana maksudnya ?"
Luna mengangguk .
" Ya udahlah nggak papa ,mereka besok pulang ke Surabaya kan .." Ucap Arya akhirnya , coba menenangkan .
Tetap saja membuat Luna sedikit cemas .
Sampai saat Baby Al sudah terlelap , Arya pelan-pelan menidurkannya di box .
Setelah itu ia naik ke tempat tidur , Luna duduk diam di sana .
" Kenapa ?" Tanya Arya .
" Nggak papa ."
" Nggak usah bohong , mikirin apa ?"
Luna menatapnya ." Nanti kalau Sasa bangun terus rewel gimana ?" Tanyanya .
" Ya ...harusnya Kinan bisalah membuatnya tenang ."
Luna mengangguk . Benar saja , Kinan itu ibu kandungnya Sasa ,pasti bisa membuat Sasa lebih nyaman ada di dekatnya .
" Udah , nggak usah dipikirin ." Arya menariknya ke dalam pelukan .
Luna mendongak , menatap Arya .
" Mereka kan masih pengantin baru ya , kalau Sasa disana apa nggak mengganggu ?" Tanya nya lagi .
Arya menarik nafas panjang , ia tahu betul ..Luna akan seperti ini sampai nanti , karena untuk pertama kalinya Sasa tak bersamanya saat keluar , apalagi harus menginap .
" Kenapa harus mengganggu , kamu ingat kan saat malam pertama kita dulu...waktu itu kan juga tidur bertiga sama Sasa ." Goda Arya coba mencairkan suasana .
" Ya ...situasinya berbeda juga kan Mas ." Selanya .
__ADS_1
Setelah itu ...cukup lama mereka saling diam . Luna sendiri coba menenangkan hatinya sendiri , bagaimanapun ia harus mulai terbiasa dengan semua ini .Apapun itu tak bisa diubahnya . Kinan juga lebih berhak atas Sasa dan mungkin kejadian ini nantinya juga akan sering terjadi .
Ia sedikit kaget , saat Arya mengeratkan pelukannya .
" Besok pagi kita jemput Sasa ." Ucap Arya kemudian , sesaat ia mulai mendekat dan menyentuh wajah Luna dengan telapak tangannya , sedikit mengangkatnya sehingga wajah mereka sangat dekat sekarang .Saat hendak mendekatkan bibirnya , terdengar suara ketukan di pintu .
" Ya ." Jawab Luna .
" Bu , ada Bu Kinan di depan ." Suara Mia disana .
Luna segera duduk ." Kinan disini ." Serunya kaget ,lalu turun dari tempat tidur dan berjalan keluar kamar .
Arya mengikuti di belakangnya .
" Mamaaaaa ..."
Di ruang tamu sudah ada Kinan dan suaminya .Sasa berlari ke arahnya , matanya terlihat sembab .
" Kenapa ?" Tanya Luna kaget ,Sasa langsung memeluknya .
" Tadi memang kami langsung ajak ke kamar ,dia sempat tertidur 15 menitan ..." Cerita Kinan ." Tapi saat bangun Sasa kelihatannya kaget dan bingung sedang ada dimana , langsung nangis cari kamu ...kita sudah coba bujukin untuk tidur disana , besok baru pulang ...Sasa nya nggak mau ."
Setelah itu Kinan dan suaminya berpamitan pulang .
" Makasih sudah antar Sasa pulang ." Ucap Arya pada Andri , suami Kinan .
Andri hanya mengangguk sambil tersenyum .
Mereka ke kamar setelah Kinan pulang .
Luna mengganti baju Sasa .
" Tidur sama Mama aja ." Cetus Sasa , selesai berganti baju .
" Ya udah ."
Luna menuntunnya keluar dan langsung ke kamarnya .
Di dalam Arya sudah di atas tempat tidur dan berbaring disana .
Sasa naik ke tempat tidur .
" Kenapa Sasa nggak mau tidur di tempatnya Mama Kinan ?" Tanya Arya begitu Sasa di atas tempat tidur .
Sasa hanya menggeleng .
Saat Luna naik ke tempat tidur , Sasa langsung meringkuk dalam pelukannya . Setelah kemarin seharian penuh ia hanya sibuk mengurus Baby Al yang rewel , tak ada waktu juga untuk berdekatan dengan Sasa .
Luna menarik selimut nya .Sasa masih berbicara dengan Arya sebelum menguap berkali-kali dan matanya mulai berat .
" Udah tidur ..." Seru Luna sambil mengusap punggungnya dan Sasa mulai terlelap di pelukannya .
Setelah melihat Sasa terlelap ,Luna turun tempat tidur dengan hati-hati ,lalu berjalan ke kamar mandi .
Saat ia keluar kamar mandi , kamar sudah gelap , hanya lampu tidur yang menyala .
Anak-anak memang sudah terlelap , tapi dilihatnya Arya malah sedang duduk di sofa .
Luna menghampirinya .
" Kenapa disini ?"
Arya menatapnya ." Belum ngantuk ."
Saat Luna duduk di sebelahnya ,Arya melingkarkan tangan di pinggangnya .
" Jangan macem-macem , kalau Sasa bangun bahaya ." Cetus Luna .
" Udah tidur kok ." Jawab Arya .
Tanpa berkomentar lagi , Arya segera melancarkan aksinya .
Untuk kali ini Luna membiarkannya ,karena ia baru ingat tadi siang sudah menjanjikannya juga pada suaminya itu .
Ia menurut saat Arya dengan cekatan merengkuh bibirnya mendekat dan dengan cepat mengecupnya . Mereka terbawa suasana kehangatan di dalamnya sampai mendengar suara di belakang Arya .
" Papa ngapain ?"
Arya yang kaget langsung melepaskan ciumannya dan berbalik , hanya berharap Sasa tak melihatnya tadi karena keadaan gelap juga .
" Kok Sasa bangun ?" Tanyanya balik .
Sasa mengangguk .
" Papa ngapain ?" Tanya Sasa ulang ,karena belum mendapat jawaban .
" Oh itu apa ...ada sedikit kotoran tadi di bibir mama , jadi papa membersihkannya ."
Luna menutup mulutnya dengan telapak tangan , menahan tawa .
Arya memelototinya .
" Oh gitu ..." seru Sasa ,sepertinya ia mengerti dan puas dengan jawabannya .
Ia lalu beralih ke Luna ." Mama ayo ." Sasa menarik tangannya .
Luna berdiri dan kembali naik ke tempat tidur .
Saat ia memeluk Sasa , Arya menatapnya sedikit kesal yang membuat Luna tertawa .
" Mama kenapa ?" Tanya Sasa heran ,lalu beralih ke Arya .
" Nggak ..itu Papa nya lagi ngambek ."
" Ngambek kenapa ?" Tanya Sasa .
Luna mendekat dan berbisik di telinga Sasa ." Mau minta jajan ." Bisiknya .
Sasa langsung beralih menatap Arya .
" Kenapa ?" Tanya Arya .
" Papa nggak boleh jajan ,kan ini udah malam ." Cetusnya .
Arya melotot ." Jajan ?" Sentaknya .
Sasa mengangguk ." Kata mama tadi ..papa ngambek soalnya minta jajan ."
Arya menatap Luna dan melihatnya sedang menertawakannya disana .
" Nggak ,udah cepetan tidur ."
Arya melingkarkan tangannya di perut Sasa ,lalu Luna juga melakukan hal yang sama .
Sampai akhirnya benar-benar terlelap semua .
__ADS_1