KAWIN KONTRAK

KAWIN KONTRAK
BAB 34


__ADS_3

" Mungkin kalian saling cinta ...?"


Laura nampak terkejut mendengarnya . " Kamu kenapa bisa bilang begitu ..?" Tanyanya gusar , kali ini mungkin tak bisa menyembunyikan perasaannya .


" Aku bisa melihat itu dari mata kamu ..." Jawab Luna yakin .


Laura menarik nafas panjang . Rasanya tak pantas ia menceritakan perasaannya karena mungkin saja ia bicara dengan orang yang kurang tepat . Bagaimana kalau nanti akan marah , ketika tahu perasaannya yang sebenarnya , karena statusnya sekarang sebagai calon istri Yuda .


Ia teringat saat itu , sekitar 3 bulan yang lalu ...sebelum ia memutuskan kembali ke Amerika . Padahal sebelumnya ia punya keyakinan penuh akan bisa meraih cinta yang sudah lama dipendamnya ...disaat tahu hati Yuda telah kosong , karena kepergian Kinan .


Keyakinannya semakin memuncak karena ia tahu tak ada perempuan lain yang ada di dekatnya . Ditambah dengan dukungan Tante Karina , yang bahkan terang-terangan mendukungnya kalau ia bisa menggantikan posisi Kinan .


*****


" Tante mau kamu yang bisa jadi istri Arya ..." Ucap Tante Karina kala itu .


Seketika kebahagiaan itu menyusup di dadanya . Meski ia tak tahu bagaimana perasaan Yuda padanya , tetapi setidaknya ada Tante Karina yang bisa mendekatkan mereka , yang ia tahu ...Yuda sangat menyayangi Mamanya dan pasti ia mau menuruti apa yang diinginkan .


" Tante ...kenapa tiba-tiba berpikir begitu ?"


" Ya ...Tante pikir cuma kamu yang bisa mendampingi Arya , selama ini ia tak pernah mau dekat dengan siapapun ...Tante cuma mau Arya punya keluarga yang utuh , semua demi Sasa ."


Sasa...ia memang cukup dekat dengannya , tapi tak tahu juga apa bisa ia dekat dengan gadis kecil itu .


" Jadi Tante harap kamu bisa dekat dengan Sasa , karena cuma Sasa yang bisa menentukan seseorang yang akan mendampingi Papanya , setidaknya itu yang Arya bilang ke Tante ..."


Ia mendesah pelan . Yah ...sudah ada Sasa di hidup Yuda .Jadi kalau ia mau menjadi bagian dari hidupnya , harus ada lampu hijau dari Sasa dan itu tak mudah .


Selama 1 bulan lamanya ...ia memang coba mendekati Sasa dan cukup mudah . Sasa terlihat bahagia saat mereka bersama , hampir setiap hari mereka bertemu dan melakukan kegiatan berdua . Keyakinan itu muncul , ia sangat percaya Sasa akan menerima nya sebagai pendamping baru Papanya , sekaligus menjadi Mamanya .


Saat itu mungkin paling membahagiakan dalam hidupnya .


Sampai harapan itu pupus ...


Sore itu ia datang ke rumah Yuda dan tanpa sengaja mendengar percakapan Tante Karina dan Sasa di ruang tengah .


" Sasa mau sama Mama ..." Rengeknya ,saat menceritakan ada kegiatan wisata di sekolahnya .


" Mamanya Sasa sedang pergi ." Jawab Karina .


" Oma bilang pergi terus ...kenapa nggak pulang-pulang ?" Tuntutnya .


Karina mendesah pelan . " Suatu hari pasti Sasa ketemu sama Mama lagi yah .." Rayunya .


" Tapi kapan Oma ?"


Karina hanya diam .


" Sa ...kalau misalkan ada Mama baru buat Sasa , apa Sasa mau ...?"

__ADS_1


" Maksud Oma ?"


" Kalau Sasa punya Mama baru ...selain Mama Kinan ..."


" Siapa Oma ?"


" Tante Laura ."


" Kenapa Tante Laura ..?" Tanya Sasa terus .


" Karena Tante Laura itu sudah kenal sama Papa dari kecil , jadi pasti bisa jadi Mamanya Sasa yang baik ."


Sasa diam sambil menundukkan kepalanya .


" Sa , kok diam ?" Tanya Karina .


Sasa menatap Omanya ." Aku nggak mau ..."


" Nggak mau ?"


Sasa mengangguk ." Aku nggak mau Tante Laura jadi Mama aku ..."


Kata-kata itu serasa menusuk jantungnya , penolakan Sasa memberikan tamparan keras baginya .


Tak ada lagi harapan itu ...semua sirna dan lagi-lagi ia harus mengubur perasaannya dalam-dalam .


*****


Ia mendesah pelan .


Mengingat itu terasa sangat menyakitkan buatnya .


" Laura kamu nggak papa ?"


Luna menatapnya cemas .


" Nggak kok ." Jawabnya pendek .


" Aku minta maaf ya , kalau pertanyaan tadi membuat kamu sedih ..." Ucapnya tak enak .


Laura tersenyum ." Nggak kok , aku nggak sedih ." Jawabnya parau .


Luna memegangi tangannya .


" Iya ...aku memang pernah punya perasaan itu ."


Luna nampak terkejut .


" Aku memang mencintai Yuda , jauh sebelum ada Kinan juga di hidupnya ."

__ADS_1


Luna menarik nafas panjang , ternyata benar dugaannya .


" Apa dia tahu ?" Tanya Luna .


Laura menggeleng .


" Kenapa ?"


" Aku nggak punya keberanian untuk itu ,karena semua bisa merusak persahabatan kita nantinya ." Jawabnya parau . Matanya nampak mulai berkaca-kaca .


Luna menatapnya iba ." Laura ...tapi nggak ada salahnya kan ..siapa tahu kalian memang punya perasaan yang sama ."


Lagi-lagi Laura menggeleng . " Semua nggak mungkin Lun ...karena Sasa jelas-jelas menolak ..."


" Maksudnya ?"


" Sasa nggak mau kalau aku yang jadi Mamanya ." Pungkasnya .


Pukul 21.00


Di rumah ...Arya mengambil jaket , kunci mobil ..lalu berjalan keluar kamar .


" Mau kemana kamu ?" Tanya Karina .


" Keluar sebentar ."


" Kemana ?"


" Queen Cafe ."


Karina terkejut mendengar nya . " Mau menemui Laura ?"


Arya mengangguk .


" Mau ngapain ..kan tadi Laura bilang akan mengantarkan Luna pulangnya ."


" Mama kayak nggak tahu Laura aja , bilang jam 9 ,tapi bisa aja disana sampai tengah malam ...itukan cafe 24 jam ."


" Ya nggak papa , Laura kan biasa diluar rumah sampai tengah malam juga ." Sela Karina .


Arya menatap Mamanya ." Mama lupa dia keluar sama siapa ?"


Karina menggeleng .


" Apa kata Tante Widya nanti kalau tahu Luna diajak keluar sampai tengah malam sama Laura ?"


Tanpa menunggu jawaban Mamanya , Arya bergegas keluar .


Karina menatapnya bingung .

__ADS_1


__ADS_2