KAWIN KONTRAK

KAWIN KONTRAK
BAB 92


__ADS_3

" Papa kamu masih lama ini ...?" Arya menatap jam ditangannya , pukul 19.00


" Tunggu bentar lagi ..." Sarah mengaduk-aduk orange juice di depannya ." Lagian kita udah lama kan nggak nongkrong bareng ?"


Arya terbahak ." Kan susah juga janjian sama kamu , kebanyakan bisnis ...sampai cari pacar aja nggak sempat ..." Sindirnya .


" Mulai kan ...." Sarah meringis kesal menatapnya .


Ponsel di sakunya berdering , Arya mengambilnya .


Video Call .


" Bentar ya ..."


Sarah mengangguk .


" Iya ..."


" Mas kamu masih lama pulangnya ..." Tanya Luna .


" Masih 1 jam an lagi mungkin , mau bahas proyek dulu sebentar ...itu kenapa tiduran disitu ...?" Tanya nya balik , melihat Luna tidur di sofa panjang ." Pindah ke kasur ..." Lanjutnya .


" Iya ...kamu pulangnya ke minimarket tadi ya ..."


" Ngapain ?"


" Beliin burger lagi ..."


" Burger lagi ...Luna tadi pagi udah 2 ya , sekarang masih mau makan itu ..."


" Tapi aku pingin ..." Luna memasang wajah memelas .


Arya mengusap wajahnya ." Iya ,ya sudah nanti dibeliin ..."


" Kamu galak juga sama istri ..." Bisik Sarah .


Arya menoleh sebentar .


" Iya udah deh ..."


" Mamaaaaaa..." terdengar suara Sasa memanggil dari kejauhan .


" Udah dulu ya Mas , dicariin Sasa .."


Ucapnya lalu menaruh ponsel di sofa tanpa mematikannya .


" Luna ...hey jangan lari-lari ." Sergah Arya , tapi sesaat menghilang karena Luna sudah keluar dari kamar . Ia mematikan sambungannya .


" Lagi ngidam istri kamu ?" Tanya Sarah .


" Ya begitulah ..."


" Kelihatannya kamu posesif banget gitu ..."


" Bukannya posesif , dia suka bandel kalo nggak diingetin ."


Sarah terbahak . " Aku tahulah bagaimana cara kamu memperlakukan perempuan seperti apa ..."


Arya menatapnya kaget .


" Maksud aku istri ..." Sarah membenarkan ucapannya .


Arya hanya diam .


" Setidaknya beruntunglah istri kamu ..."


" Kenapa ?"


" Walaupun banyak dikelilingi wanita cantik , tapi kamu cukup setia orangnya ..."


" Jangan bikin besar kepala ." Gurau Arya .


Sarah terkekeh .


Tak lama orang yang mereka tunggu datang .


" Papa ..."

__ADS_1


Sarah melambaikan tangannya keluar .


Di rumah ...


" Ma , besok pulang sekolah lebih siang , soalnya ada ulang tahun ?"


Luna menatapnya ." Siapa yang ulang tahun ...kok Sasa nggak bilang buat beli kado ."


" Yang ulang tahun Papa sama Mamanya Claudia ."


" Ulang tahunnya barengan ?"


" Bukan Ma ...apa sih namanya .." Sasa mengggaruk-garuk kepalanya , coba mengingat sesuatu .


" Atau ulang tahun pernikahan ?"


Sasa bertepuk tangan ." Iya benar ...."


" Kenapa dirayain di sekolah ?" Tanya Luna lagi


Sasa hanya mengangkat kedua bahunya .


" Ya udah deh nanti Mama tanyain Bu Intan ..."


" Kalau ulang tahun Papa sama Mama kapan ?" Tanya Sasa tiba-tiba membuat Luna tersentak .


Ulang tahun pernikahan ...itu berarti juga berakhir kontrak mereka , tak tahu apa yang akan terjadi di saat itu yang tinggal menghitung hari . Mungkin saat itu nanti orang tuanya juga akan mengetahui semuanya .


" Ma ...." Panggil Sasa lagi .


" Iya ."


" Kapan Ma ?" Tanya Sasa .


" Masih lama , Sa ." Jawabnya berbohong .


" Yaaaah ...." Sasa nampak kecewa ." Nggak bisa dirayain di sekolah dong .."


" Hmmm ..lihat nanti yah ."


" Mama udah nggak sakit ...?" Tanya Sasa lagi .


" Nggak ." Jawab Luna pendek ." Sekarang selesaikan PR nya ya ..."


Sasa mengangguk , lalu mengambil tasnya .


*****


" Nggak papa nih nebeng ....?" Tanya Sarah .


" Nggaklah searah juga ..."


" Papa sih nggak langsung pulang , tahu gitu kan aku bawa mobil sendiri ." Gerutunya .


" Kenapa nggak sekalian ikut aja tadi ..."


Sarah menatapnya . " Ogah ...nggak kenal juga , udah tua-tua ngobrolin apaan coba ..."


Arya terbahak ." Nggak papa deketin aja ...siapa tahu anaknya ada yang cakep dan masih jomblo ..."


" Mulaaaiiiii ....."


Arya membelokkan mobil di depan mini market .


" Kamu mau sekalian ?" Tanya Arya .


" Nggak deh ."


Ia mengambil ponsel dan menghubungi seseorang .


" Hallo Ma .


" Kenapa ?"


" Ini aku beli burger , Mama sama Papa mau sekalian ?"


" Nggak deh udah kenyang ."

__ADS_1


" Oh ya udah ..."


" Tumben kamu beli burger ?"


" Tadi Luna yang minta .."


" Oh baguslah , dia belum makan memang ..."


" Kenapa nggak makan ?"


" Tadi sore muntah- muntah terus ,katanya agak pusing jadi tadi cuma nyuapin Sasa aja ..."


" Gitu , iya deh Ma ...biar aku telpon ."


Arya mematikan sambungan dan beralih menelpon Luna .


" Iya Mas ..."


" Kata Mama tadi belum makan , pingin apalagi ...ini mau beli burger ."


" Nggak deh itu aja ."


" Beneran ?"


" Iya ."


" Ya udah ...tiduran aja kalau masih pusing ..."


" Iya Mas ..."


" Hmmm pingin deh digituin ..." Goda Sarah ketika Arya sudah mematikan ponselnya .


" Maksudnya ?"


" Dimanjain sama suami ...."


" Makanya buruan nyari ..."


Sarah tertawa lebar , lalu Arya keluar mobil dan berjalan ke stan burger .


******


" Loh Luna disini ...Mama kirain di kamar ..." Karina menghampirinya di kamar Sasa .


" Ini Ma , bantuin Sasa kerjain PR ."


" Kalau udah selesai kamu istirahat di kamar , palingan bentar lagi Arya pulang ..."


" Iya Ma ."


" Oma ..." Panggil Sasa .


" Iya Sa ..."


" Nanti kalau ulang tahun Papa sama Mama dirayain di sekolah juga ya ." Celotehnya .


" Ulang tahun ...kan ulang tahun Mama udah kemarin itu ."


" Bukan itu Oma ..."


" Terus ...?" Tanya Karina bingung .


" Ulang tahun ...pernikahan ."


Karina menatapnya kaget ." Kok Sasa bisa kepikiran itu ...Oma aja lupa ..." Serunya ." Loh , bukannya bulan ini ya ...?" Tanyanya lagi .


" Kata Mama masih lama ."


Karina menatap Luna ." Nggak sampe sebulan lagi lah ...Sa ."


" Berarti udah dekat dong ...?"


Karina mengangguk .


Luna hanya diam tak berkomentar .


" Boleh nggak Oma ?" Tanya Sasa soal usulnya tadi .

__ADS_1


" Yah ....nanti kamu tanya ke Papa deh ..."


Sasa mengangguk .


__ADS_2