
" Papa kamu masih lama ini ...?" Arya menatap jam ditangannya , pukul 19.00
" Tunggu bentar lagi ..." Sarah mengaduk-aduk orange juice di depannya ." Lagian kita udah lama kan nggak nongkrong bareng ?"
Arya terbahak ." Kan susah juga janjian sama kamu , kebanyakan bisnis ...sampai cari pacar aja nggak sempat ..." Sindirnya .
" Mulai kan ...." Sarah meringis kesal menatapnya .
Ponsel di sakunya berdering , Arya mengambilnya .
Video Call .
" Bentar ya ..."
Sarah mengangguk .
" Iya ..."
" Mas kamu masih lama pulangnya ..." Tanya Luna .
" Masih 1 jam an lagi mungkin , mau bahas proyek dulu sebentar ...itu kenapa tiduran disitu ...?" Tanya nya balik , melihat Luna tidur di sofa panjang ." Pindah ke kasur ..." Lanjutnya .
" Iya ...kamu pulangnya ke minimarket tadi ya ..."
" Ngapain ?"
" Beliin burger lagi ..."
" Burger lagi ...Luna tadi pagi udah 2 ya , sekarang masih mau makan itu ..."
" Tapi aku pingin ..." Luna memasang wajah memelas .
Arya mengusap wajahnya ." Iya ,ya sudah nanti dibeliin ..."
" Kamu galak juga sama istri ..." Bisik Sarah .
Arya menoleh sebentar .
" Iya udah deh ..."
" Mamaaaaaa..." terdengar suara Sasa memanggil dari kejauhan .
" Udah dulu ya Mas , dicariin Sasa .."
Ucapnya lalu menaruh ponsel di sofa tanpa mematikannya .
" Luna ...hey jangan lari-lari ." Sergah Arya , tapi sesaat menghilang karena Luna sudah keluar dari kamar . Ia mematikan sambungannya .
" Lagi ngidam istri kamu ?" Tanya Sarah .
" Ya begitulah ..."
" Kelihatannya kamu posesif banget gitu ..."
" Bukannya posesif , dia suka bandel kalo nggak diingetin ."
Sarah terbahak . " Aku tahulah bagaimana cara kamu memperlakukan perempuan seperti apa ..."
Arya menatapnya kaget .
" Maksud aku istri ..." Sarah membenarkan ucapannya .
Arya hanya diam .
" Setidaknya beruntunglah istri kamu ..."
" Kenapa ?"
" Walaupun banyak dikelilingi wanita cantik , tapi kamu cukup setia orangnya ..."
" Jangan bikin besar kepala ." Gurau Arya .
Sarah terkekeh .
Tak lama orang yang mereka tunggu datang .
" Papa ..."
__ADS_1
Sarah melambaikan tangannya keluar .
Di rumah ...
" Ma , besok pulang sekolah lebih siang , soalnya ada ulang tahun ?"
Luna menatapnya ." Siapa yang ulang tahun ...kok Sasa nggak bilang buat beli kado ."
" Yang ulang tahun Papa sama Mamanya Claudia ."
" Ulang tahunnya barengan ?"
" Bukan Ma ...apa sih namanya .." Sasa mengggaruk-garuk kepalanya , coba mengingat sesuatu .
" Atau ulang tahun pernikahan ?"
Sasa bertepuk tangan ." Iya benar ...."
" Kenapa dirayain di sekolah ?" Tanya Luna lagi
Sasa hanya mengangkat kedua bahunya .
" Ya udah deh nanti Mama tanyain Bu Intan ..."
" Kalau ulang tahun Papa sama Mama kapan ?" Tanya Sasa tiba-tiba membuat Luna tersentak .
Ulang tahun pernikahan ...itu berarti juga berakhir kontrak mereka , tak tahu apa yang akan terjadi di saat itu yang tinggal menghitung hari . Mungkin saat itu nanti orang tuanya juga akan mengetahui semuanya .
" Ma ...." Panggil Sasa lagi .
" Iya ."
" Kapan Ma ?" Tanya Sasa .
" Masih lama , Sa ." Jawabnya berbohong .
" Yaaaah ...." Sasa nampak kecewa ." Nggak bisa dirayain di sekolah dong .."
" Hmmm ..lihat nanti yah ."
" Mama udah nggak sakit ...?" Tanya Sasa lagi .
" Nggak ." Jawab Luna pendek ." Sekarang selesaikan PR nya ya ..."
Sasa mengangguk , lalu mengambil tasnya .
*****
" Nggak papa nih nebeng ....?" Tanya Sarah .
" Nggaklah searah juga ..."
" Papa sih nggak langsung pulang , tahu gitu kan aku bawa mobil sendiri ." Gerutunya .
" Kenapa nggak sekalian ikut aja tadi ..."
Sarah menatapnya . " Ogah ...nggak kenal juga , udah tua-tua ngobrolin apaan coba ..."
Arya terbahak ." Nggak papa deketin aja ...siapa tahu anaknya ada yang cakep dan masih jomblo ..."
" Mulaaaiiiii ....."
Arya membelokkan mobil di depan mini market .
" Kamu mau sekalian ?" Tanya Arya .
" Nggak deh ."
Ia mengambil ponsel dan menghubungi seseorang .
" Hallo Ma .
" Kenapa ?"
" Ini aku beli burger , Mama sama Papa mau sekalian ?"
" Nggak deh udah kenyang ."
__ADS_1
" Oh ya udah ..."
" Tumben kamu beli burger ?"
" Tadi Luna yang minta .."
" Oh baguslah , dia belum makan memang ..."
" Kenapa nggak makan ?"
" Tadi sore muntah- muntah terus ,katanya agak pusing jadi tadi cuma nyuapin Sasa aja ..."
" Gitu , iya deh Ma ...biar aku telpon ."
Arya mematikan sambungan dan beralih menelpon Luna .
" Iya Mas ..."
" Kata Mama tadi belum makan , pingin apalagi ...ini mau beli burger ."
" Nggak deh itu aja ."
" Beneran ?"
" Iya ."
" Ya udah ...tiduran aja kalau masih pusing ..."
" Iya Mas ..."
" Hmmm pingin deh digituin ..." Goda Sarah ketika Arya sudah mematikan ponselnya .
" Maksudnya ?"
" Dimanjain sama suami ...."
" Makanya buruan nyari ..."
Sarah tertawa lebar , lalu Arya keluar mobil dan berjalan ke stan burger .
******
" Loh Luna disini ...Mama kirain di kamar ..." Karina menghampirinya di kamar Sasa .
" Ini Ma , bantuin Sasa kerjain PR ."
" Kalau udah selesai kamu istirahat di kamar , palingan bentar lagi Arya pulang ..."
" Iya Ma ."
" Oma ..." Panggil Sasa .
" Iya Sa ..."
" Nanti kalau ulang tahun Papa sama Mama dirayain di sekolah juga ya ." Celotehnya .
" Ulang tahun ...kan ulang tahun Mama udah kemarin itu ."
" Bukan itu Oma ..."
" Terus ...?" Tanya Karina bingung .
" Ulang tahun ...pernikahan ."
Karina menatapnya kaget ." Kok Sasa bisa kepikiran itu ...Oma aja lupa ..." Serunya ." Loh , bukannya bulan ini ya ...?" Tanyanya lagi .
" Kata Mama masih lama ."
Karina menatap Luna ." Nggak sampe sebulan lagi lah ...Sa ."
" Berarti udah dekat dong ...?"
Karina mengangguk .
Luna hanya diam tak berkomentar .
" Boleh nggak Oma ?" Tanya Sasa soal usulnya tadi .
__ADS_1
" Yah ....nanti kamu tanya ke Papa deh ..."
Sasa mengangguk .